Malam reuni seharusnya menjadi malam penuh kenangan.
Namun bagi Cassandra Elvania, malam itu justru menghancurkan dunia yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Di balik senyum hangat para sahabat lama dan gemerlap pesta yang meriah, Cassandra menemukan kenyataan pahit. Tunangannya, pria yang ia cintai sepenuh hati, ternyata menjalin hubungan terlarang dengan orang yang paling ia percaya,sahabatnya sendiri.
Hancur? Tentu.
Tetapi Cassandra memilih sesuatu yang tidak pernah mereka duga.
Ia tidak menangis. Ia tidak mengamuk. Dan ia tidak membongkar rahasia mereka.
Sebaliknya, ia ikut memainkan permainan yang mereka ciptakan.
Sedikit demi sedikit, Cassandra menyusun langkahnya sendiri. Hingga pada akhirnya, mereka yang merasa telah menang justru kehilangan segalanya.
Saat penyesalan datang, semuanya sudah terlambat.
Karena ada luka yang bisa sembuh. Namun ada pengkhianatan yang tak pernah bisa dimaafkan.
Dan semua itu bermula...
Di Malam Reuni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 23
Bastian menatap punggung Sandra yang semakin menjauh dari pandangannya.
Mata Ibu Linda tertuju pada suaminya bukan lagi pada putranya yang nampak menyedihkan.
"Pa.. Jadi selama ini Papa juga melakukan hal yang sama seperti anak sialan ini. Jadi sudah berapa banyak perempuan yang tidur dengan Papa?"
Amarah Ibu Linda terlihat berkobar itu semua karena ucapan Pak Andi sendiri.
"Tidak seperti itu Ma,tadi Papa hanya mengatakan itu untuk menenangkan Sandra saja."Pak Andi juga berusaha untuk membela diri.
"Jangan bohong Pa,katakan cepat." Ibu Linda semakin terlihat kesal.
Bastian masih terpukul dengan identitas Sandra tapi kini justru dia harus melihat kedua orang tuanya bertengkar.
Bastian menatap Vanessa yang nampak masih berdiri tak jauh dari tempatnya berada.
"Gara-gara kamu wanita sialan. Jika saja kamu tidak menggodaku,jika saja kamu tidak mendekatiku dan jika saja kamu tidak memberikan t***hmu padaku mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi. Aku dan Sandra pasti sudah menikah dan aku tidak akan kehilangan dukungan dari Wijaya Group. Vanessa.. katakan bagaimana kamu akan bertanggung jawab."
Tiba-tiba saja Bastian bangun dan menarik tangan Vanessa dengan gila mendorongnya hingga Vanessa jatuh tersungkur.
"Sakit Mas. Apa kamu ingin melenyapkan aku." Vanessa pun berteriak sembari menangis.
Bastian langsung melepaskan cengkraman tangannya ketika Ibu Linda menampar wajah Bastian dengan keras.
"Apa Mama pernah mengajari kamu untuk kasar pada seorang wanita. Apa Mama pernah mengajari kamu untuk kurang ajar. Bastian ini murni kesalahan kamu dan juga dia,kalian sama-sama salah."
"Dan kamu Pa,urusan kita belum selesai." ucapan Ibu Linda membuat Bastian terdiam untuk beberapa saat.
"Ma.. Aku tahu aku salah. Maafkan aku Ma,aku tidak bermaksud untuk?"
"Sudahlah lebih baik kamu diam saja. Ini semua adalah buah dari apa yang kalian tanam sendiri." Ibu Linda menyela ucapan Bastian membuat Bastian diam membisu.
"Bastian.. Mama memang tidak begitu menyukai Sandra,tapi tidak seharusnya kamu seperti itu menyakitinya tanpa perasaan. Bastian setiap wanita dan manusia mempunyai batasannya masing-masing dan kini kamu benar-benar sudah keterlaluan. Kamu selingkuh di belakangnya dengan sahabatnya sendiri apa kalian tidak memikirkan hal ini akan terjadi."
Untuk pertama kalinya Ibu Linda pun kali ini membela Sandra di hadapan Bastian dan juga suaminya.
"Ma.. Papa tahu Bastian bersalah tapi seharusnya Sandra bisa memaafkannya bukan membatalkan pernikahan seenaknya begini." ucapan Pak Andi membuat Ibu Linda kembali berbicara pedas.
"Dimana-mana buah itu tak pernah jatuh jauh dari pohonnya. Apakah selama ini juga Papa sama seperti Tian suka bermain perempuan.."
Wajah Pak Andi langsung pucat pasi. Dia sendiri tahu jika naluri istrinya itu sangat peka dan dia pun takut jika apa yang ia sembunyikan selama ini akan diketahui oleh istrinya.
"Ma.. Mama itu bicara apa ada-ada saja." Pak Andi hanya bisa berusaha untuk mengalihkan pembicaraan.
Sementara Bastian nampak sangat kacau, wajahnya pucat apa yang dia inginkan tidak akan pernah terwujud lagi.
"Sandra.. Jika saja aku tahu kamu adalah putri tersembunyi keluarga Wijaya aku pasti akan memperlakukan kamu dengan sangat baik. Aku juga tidak akan pernah selingkuh apalagi tergoda oleh rayuan Vanessa. Sandra apakah masih ada pintu maaf untukku mengingat hubungan lima tahun kita."
Bastian pun semakin tenggelam ke dalam kesalahan yang di ciptakan sendiri. Ia tidak penuh menyadari apa yang kini ia dapatkan adalah buah dari kesalahannya sendiri.
"Aku harus minta maaf pada Sandra. Apapun caranya Sandra harus memaafkan aku."
Bastian pun langsung melakukan mobilnya dan tak peduli lagi dengan Vanessa dan kedua orang tuanya..
*******
Sementara di dalam mobil Aditya dan Sandra keduanya masih sama-sama diam.
"Mas...Apakah yang aku lakukan tadi tidak berlebihan? Apakah apa yang aku lakukan tidak membuat Mas malu?" Sandra pun mulai membuka obrolan.
Aditya hanya tersenyum kemudian mengelus pucuk kepala Sandra dengan lembut.
"Apa yang kamu lakukan itu tidak pernah membuat Mas merasa malu. Jika saja Mas tidak bisa menahan emosi tadi ingin rasanya Mas menghancurkan rahang laki-laki brengsek yang telah menyakitimu."
Jawaban Aditya membuat Sandra merasa lega. Ia hanya takut jika apa yang dia lakukan hari ini akan mempengaruhi saham Wijaya Group.
"Mas kali ini aku lega karena bisa mengambil kembali harga diriku yang telah mereka injak selama lima tahun." ucap Sandra sembari tersenyum.
"Apa kelak kamu tidak akan menyesal telah kehilangan Bastian?"tanya Aditya pelan.
Sandra tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya..
"Tidak akan pernah Mas. Aku justru akan menyesal jika aku terus mempertahankan Mas Bastian. Dan kini aku telah melepaskan semuanya kali ini aku hanya ingin hidup untuk diriku sendiri."
Aditya tersenyum mendengar jawaban Sandra, Aditya sempat ragu dengan semua ini tapi kini ia yakin bahwa apapun keputusan yang telah Sandra ambil adalah keputusan yang terbaik untuk kehidupan adiknya kelak.
"Bagus.. Ini yang Mas inginkan. Sandra kamu adalah permata hati Mas dan apapun yang terjadi Mas pasti akan selalu membela kamu,melindungi kamu dan juga menyayangi kamu seumur hidup Mas. percayalah.."
Sandra memeluk Aditya dengan lembut dan tersenyum.
"Mas adalah yang terbaik. Aku sangat beruntung bisa menjadi adik Mas dan semoga Mami dan Papi bahagia di atas sana dan tak kecewa dengan apa yang pernah aku lakukan."
"Mereka pasti bahagia melihat Sandra yang sekarang." ucap Aditya pelan.
Tiba-tiba saja ponsel Sandra bergetar itu adalah panggilan dari Bastian. Laki-laki itu belum juga sadar dengan apa yang telah dia lakukan.
"Sandra...Maafkan aku. Tolong berikan aku satu kesempatan lagi untuk berubah. Aku tahu aku salah aku mohon demi lima tahun yang pernah kita lewati bersama."
lanjut thor 🙏