Kisah Naimah yang tiba-tiba berubah dingin ketika mendapat kenyataan suaminya menduakan cinta nya dan juga mempermainkan pernikahan suci ini.
"Aku tidak menyangka, kamu mas Nabil. Bisa menduakan kesucian ini." ucap dingin seorang istri.
"Maafkan mas, Naimah. mas khilaf." balas pria itu suami Naimah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aaswidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nabil mulai menyesal
Karena tidak sanggup melihat selingkuhan nya sedang bercinta dengan pria lain, Nabil sampai jatuh pingsan juga ia tidak tahan dengan rasa panas tubuhnya ini sampai Nabil kehilangan kesadarannya.
''Sa, dia kenapa ?'' pria teman kencan Sania kaget ketika Nabil tergeletak semakin kehilangan kesadaran juga benar-benar pria lemah
''Udah lah biarkan dia, mungkin pingsan ayo kamu mainin Aku, ahhh aku gak tahan ini Aku masih mau.'' balas Sania dengan nafas terengah-engah antara menikmati juga masih besar rasa nafsu nya
''Ohhh Ohhh Reno, iya ahh lagi Ren.'' Sania sudah di puaskan oleh Pria itu bukan Nabil.
Karena Nabil jatuh pingsan, Naimah pun tidak melanjutkan melihat pemandangan menjijikkan itu apalagi ada pria asing yang bertelanjang bulat itu bukan Marham nya Naimah, sedari tadi memang Naimah tidak memperhatikan dua insan yang lagi bercinta melainkan melihat reaksi Nabil.
Untuk sementara Naimah mematikan ponselnya kemudian perempuan itu tersenyum puas dia pun menyenderkan tubuhnya pada kursi .
''Rasakan itu Nabil, pembalasan atas perbuatan mu yang keji. Kamu begitu hina Nabil, kau torehkan luka di dada ku ini bahkan kamu mengkhianati janji suci pernikahan sungguh kau prima bajingan.''
''Sekarang kau tersiksa kan, ketika melihat pacar mu itu berbuat begitu bahkan di hadapan mu langsung, seperti itulah Nabil sakit hati yang ku rasakan ketika kamu bersenang-senang bahkan kamu membelinya cincin yang sama dengan ku untuk nya juga.''
''Nabil, rasa sakit ku ini masih belum hilang walaupun aku sudah melihat karma mu juga kehancuran mu sekarang..Memang aku puas tapi rasa sakit ini tidak akan pernah hilang.'' pekik Naimah meluapkan amarahnya
Saat Nabil juga Sania dan satu pria itu tertidur pulas, kini Naimah pun menjemput Sifa untuk membawanya pulang.
Untunglah Sifa tidak melihat pemandangan yang menjijikkan antara ayah nya dengan wanita selingkuhan nya karena rupanya Sifa masih di buat tidur oleh obat sialan yang Nabil berikan.
Naimah pun di bantu oleh pekerja waiters tadi untuk membawa Sifa keluar, karena Naimah tidak Sudi menginjakkan kakinya di kamar tersebut.
''Mas, terima kasih banyak ya sudah menolong ku.'' ucap Naimah dan menggendong Sifa
''Iya sama-sama Mbak, eh tapi obat apa sebenarnya yang Mbak berikan saya jadi Bingung karena di dalam sana malah jadi ada Tiga orang dan Pria nya jadi ada dua, apakah se besar itu dosis nya?'' tanya si waiters mungkin ia jadi sangat penasaran
Naimah pun tak tahan mendengar nya ia sampai terkikik ''Hhhiii, kamu tidak usah tahu itu obat apa, karena bahaya takutnya kamu meminumnya lagi, karena itu hanya untuk membalas kan dendam pada si pengkhianat.'' balas Naimah terkekeh
''Tapi Mbak aku gak mengerti, yang katanya suami mbak malah tergeletak di lantai sementara wanita itu justru tidur dengan pria satu lagi di atas ranjang, aku semakin bingung siapa pria yang satu lagi apa mereka bermain bareng-bareng?'' Naimah jelas melihat kebingungan di wajah nya si waiters yang menolong nya ini.
''Sebenarnya perempuan itu tidak hanya berselingkuh dengan suami saya saja, tapi juga dengan pria yang kamu bilang tadi itu adalah selingkuhan nya juga dan mungkin banyak lagi pria lainnya yang sudah ia tiduri.'' kata Naimah pun menjelaskan
''Apa, kenapa bisa?''
''Karena aku ingin wanita itu tersiksa dengan obat yang ku kasih, Sementara pria itu atau suamiku dia justru burung nya jadi lemah jadi impoten lah makanya si Sania malah meminta selingkuhan nya yang lain datang untuk memuaskan, tapi kalau soal itu aku juga baru tau sih, bahkan iya aku juga sangat terkejut tadi.'' ucap Naimah menceritakan yang terjadi
''Oohh jadi gitu, iya sekarang saya mengerti eh tapi Mbak saya acungin jempol buat mbak yang pintar bisa balas Pelakor itu saya bangga.'' puji si waiters
''Kamu bisa aja, mungkin semua orang juga akan sama dengan ku dia akan membalas rasa sakit hati nya itu dengan membalas langsung atau mungkin akan langsung meninggalkan si pengkhianat.'' ucap Naimah
''Apa Mbak nya akan bersama dengan Pria itu lagi?'' tanya waiters tiba-tiba
Naimah langsung diam tapi detik kemudian ia menggeleng ''Tidak akan, itu sama saja saya menjilati ludah saya sendiri.'' jawab Naimah mantap
''Wahh saya setuju dengan pendirian Anda Mbak kau hebat.''
Naimah sangat terkekeh mendengarnya, ''Baiklah saya harus pulang dan sekali lagi terima kasih banyak mas.''
''Sama-sama, hati-hati Mbak.''
''Ok.''
**
Pagi hari, Sania membuka mata dan ia pun bangun di lihatnya keadaan nya ini sangat berantakan bahkan seluruh tubuhnya sangat kesakitan.
''Ahhh badan gue pegel pegel semuanya ini.'' keluh nya
''Astaga, kenapa ada mereka? Oh gawat ini gak boleh di biarkan.'' gumam Sania ia terkejut melihat ada dua pria nya dalam satu ruangan.
''Reno, Reno bangun ayo.''
'Ada apa sih.'' Reno pun bangun
''Cepat Lo pakai baju dan pergi.'' perintah Sania dengan tergesa-gesa
''Kenapa emangnya?'' Reno kebingungan semalam menyuruhnya datang Cepat, kini mengusirnya dengan cepat juga
''Nanti ku ceritakan, sekarang pergi sebelum pria itu ditambang emas kita bangun Reno.'' Sania menunjuk Nabil yang masih tidur
Reno akhirnya menurut dan ia pun segera pergi dari tempat itu.
Tak lama kemudian Nabil pun bangun,
''Abang, Abang kamu sudah bangun.'' Sania menyapa dengan wajah yang ia tunjukkan polos tanpa ada rasa bersalah
''Ini dimana?'' Nabil memegang kepalanya kemudian ia melotot kan matanya saat ingat yang terjadi.
Dan langsung menatap tajam pada Sania yang ketakutan hingga Wanita itu menelan ludah kesusahan.
Nabil pun teringat pada Naimah dan tiba-tiba ia jadi menyesal atas perbuatannya selama ini Nabil sadar Naimah lah yang terbaik dan yang bisa menjaga kehormatan Nabil selama ini.
'Nimah, maafkan Mas.' batin Nabil menyesal
Yuk baca karya pertamaku " Aku Seorang Mafia" silahkan cek di profil ku. semangat berkarya author ♥️