NovelToon NovelToon
Mutiara Yang Ternoda

Mutiara Yang Ternoda

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Hamil di luar nikah / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: ritasilvia

Mami...mami..."

Kedua bocah-bocah itu kembali mendekati nya, perlahan Mutiara mencoba mundur, namun terlambat.

"Ya Tuhan, apakah mereka Anak-anakku. lalu siapa ayahnya. kenapa semua ini membuat ku semakin bingung dan frustasi. tidak.... tidak...aku bukan mami kalian." teriak Mutiara syok. namun terlalu kedua bocah-bocah mengemaskan tersebut berhasil bergelayut manja di sebelah kanan dan kiri kakinya. dan tidak mau dilepaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ritasilvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menguping

"Ini salah bibi, yang sudah lalai mengawasi Reyhan." ucap bibi menyesal.

"Tidak, ini bukanlah kesalahan bibi. Oya apa bibi melihat laki-laki lain saat kejadian. maksudku laki-laki yang mempunyai wajah mirip sekali dengan Reyhan?" untuk memastikan apakah Devano sudah bertemu dengan Reyhan secara langsung.

"Sepertinya tidak, apa mungkin orang itu sudah keluar duluan." balas bibi karena dia hanya bertemu dengan Jims seorang.

"Bisa jadi."

"Mami maafkan Reyhan." ucap bibir mungilnya seraya memeluk Mutiara selama perjalanan mereka kembali pulang.

"Tidak apa-apa sayang, mami tahu jika Reyhan tidak sengaja melakukan kesalahan ini. lain kali Reyhan harus hati-hati dan dengar perkataan Oma Erika dan mami ya."

"Iya mami."

"Pergilah main dengan Reyhina, nanti mami nyusul."

"Iya mami."

"Bibi sebaiknya bibi saja yang menghubungi mereka, aku takut tidak bisa berbicara ataupun mengontrol emosi dengan baik. bukanya selesai takutnya permasalahan ini semakin rumit."

"Ya nak, sini ponselnya."

Mutiara mengaktifkan speaker agar bisa mendengar suara laki-laki diseberang sana.

"Hallo tuan, perkenalkan namaku Erika. aku orang tua dari anak yang sudah mengotori jaket dan kemeja bos Anda." ucap bibi Erika.

"Ya, apakah kalian sudah menyiapkan uang ganti rugi nya?" terdengar suara Jims dari seberang sana.

"Maaf sebelumnya tuan, aku dan keluargaku hanya masyarakat biasa. kami tidak memiliki uang sebanyak nominal yang anda sebutkan, bisakah kami menyicil atau berilah kami keringanan. mengingat anak saya sama sekali tidak sengaja melakukannya."

"Sengaja atau tidak, ini adalah kelalaian Anda dalam mengawasi. ditambah lagi kejadian ditempat umum." balas Jims.

"Maafkan saya tuan, jadi bagaimana keputusan anda, apakah saya bisa menyicil?"

"Oke baiklah, kami tidak bisa terlalu keras terhadap orang-orang seperti kalian." Jims mengalah seraya menutup telponnya.

"Bibi, aku akan menyisihkan sebagian gajiku setiap bulanya. berhubung aku juga sudah naik jabatan yang tentunya gajinya juga akan lebih besar. mudah-mudahan kita bisa melewati semua nya." bujuk Mutiara agar bibi tidak terlalu kepikiran.

***

"Mutiara, tuan Devan kembali memanggil mu keruangannya." ucap Jims mendekati meja kerja Mutiara.

"Memanggil ku, perasaan aku tidak melakukan kesalahan?" bathin Mutiara ragu untuk kembali masuk keruangan kerja Devano, kejadian beberapa waktu silam masih membekas dibenak nya. Mutiara tidak ingin kejadian itu terulang lagi.

"Tuan Jims, bisa kah aku ketoilet wanita sebentar." ucap Mutiara berharap rasa gugupnya berkurang.

"Silahkan, tapi jangan lama-lama. karena tuan Devan tidak suka menunggu, apalagi itu seorang bawahannya dikantor ini." ucap Jims.

"Saya mengerti."

Mutiara segera menuju toilet, dia juga heran dengan perutnya yang suka mulas ketika sedang merasa gugup, cemas ataupun ketakutan.

Namun saat akan keluar dari toilet, Mutiara secara tidak sengaja mendengar Monalisa dan teman-temannya sedang menyebut namanya. diapun menempelkan telinganya didepan pintu.

"Kenapa mereka membicarakan aku dibelakang?" gumam Mutiara.

"Hati-hati Mon, sepertinya anak baru yang bernama Mutiara itu memiliki pelet." ucap salah seorang temannya.

"Pelet, masa sih?"

"Ya, kalau tidak. mana mungkin dia yang seorang office girl bisa langsung diangkat menjadi staf."

"Benar juga sih, meski dari awal aku melihat kegigihannya dalam bekerja. tapi aku ngak nyangka dia bisa secepat itu mengambil hati presdir kita yang terkenal dingin terhadap wanita, bahkan yang merekondisinya juga presdir langsung."

"Menurutku itu cuma pemikiran kalian, mana mungkin presdir mengukai gadis seperti dia. kita-kita saja yang jauh lebih cantik dan modern dibandingkan Mutiara tidak diliriknya, apalagi dia. mungkin saja cara kerjanya bagus seperti yang dikatakan Mona, gigih dan rajin."

Mutiara tetap menguping, meskipun sempat membuat telinganya panas dingin. sampai tiga orang cewek cantik itu keluar. barulah Mutiara ikut keluar menuju ruangan presdir.

"Mati aku, sudah membuat tuan Devan menunggu lama. ini semua gara-gara tiga gadis itu." umpat Mutiara kembali cemas seraya mengelus perutnya.

1
Rainie Mahadun
lemah
Rainie Mahadun
tolol
Rainie Mahadun
thor ganti la nama Reyhina tu..mcm nda sesuai la..😏
Misaza Sumiati
gavin lagi Gavin lagi
kagome
sabar jims
emang bos go da akhlak
rem dadakan aja jims
biar bos mu kepentok🤣🤣🤣🤣
Misaza Sumiati
kasian twins , maminya gak ada
Misaza Sumiati
aneh kan Devan berkuasa masa tidak tau punya anak
Misaza Sumiati
kenapa mutiara bilang tentang twins
kagome
seneng banget punya sodara baek bantuin. didunia nyata mah ada uang lu sodara, kagak ada uang ya gk kenal
Misaza Sumiati
aneh kelakuan mutiara
Misaza Sumiati
begi di mutiara
Misaza Sumiati
karakter mutiara bukan wanita kuat , lemah
Anifa Anifa
males baca klo peran utama nya bego
Mazree Gati
devan binatang ga mau nikah maunya zinah mulu anjing
Mazree Gati
lupa anak,,gara gara dapat cumbuan dari dev
Mazree Gati
goblok selalu sial tapi ga nge jauh kan tolol
Mazree Gati
anjing devano main paksa mentang mentang kaya
Mazree Gati
bener bener tolol dan goblok..bukanya pergi jauh malah mendekat bego
Mazree Gati
tolol bukanya pindah kota masih di situ2 aja,,END...
R'vina
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!