NovelToon NovelToon
Kalung Dimensi : 30 Hari Sebelum Kiamat Zombie

Kalung Dimensi : 30 Hari Sebelum Kiamat Zombie

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Masa Depan / Hari Kiamat / Zombie
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Duna Dara

Gita mati karena penghianatan, ia didorong oleh keluarga dan sahabatnya sendiri ke tengah zombie demi menyelamatkan diri mereka. namun, Gita kembali ke masa satu bulan sebelum wabah mematikan menghancurkan dunia. dengan ingatan masa depan dan sebuah kalung Dimensi misterius, Gita bersiap menghadapi kiamat sebelum menjauh dari orang - orang yang pernah membunuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

"Wah enak banget kak makanan buatan kakak. kakak suka masak ya?" tanya Seli

"Iya kakak suka masak jadi lumayan lah jadi bisa masuk sendiri gak perlu beli" jawab Gita

"Keren ya kak Gita udah bisa masak enak - enak lagi, aku mah boro - boro mamah terus yang masak" balas Seli

"Kalo kamu sering bantu ibu masak, nanti juga kamu akan bisa masak dengan sendirinya kalo kamu udah tau caranya. dulu juga kakak gitu, karena sering liat mamah kakak masak" ucap Gita

"Oh gitu ya. Yaudah deh nanti kalo mamah lagi masak aku bantuin sambil liat caranya juga" balas Seli

"Memang harus gitu, gak cuma makan aja" sindir Zeda membuat semua orang tertawa

"Ada - ada aja anak ini" ucap pak Edward

"Nona maaf, kata nona kan orangtua nona ada di gedung sebelah, gedung mana ya? soalnya saya belum lihat mereka dari hari saya pindah ke sini" tanya pak Edward yang baru kepikiran

"Apartemen mereka yang itu pak. Tuh mereka lagi liatin kita" tunjuk Gita ke arah kaca dan benar saja mereka sedang melihat mereka dengan tatapan tajam.

"Wah saya kira gak terlalu dekat, ternyata dekat banget. Mereka juga bisa liat kita dengan jelas dari luar ya" balas pak Edward

"Bisa pak. soalnya kan saya ubah ke mode bening kacanya pak, kalo mau gelap bisa jadi gak keliatan dari luar ke dalam pak" ucap Gita

"Wah bisa gitu ya non" ucap pak Edward terkesima.

"Pak boleh gak jangan manggil saya dengan sebutan nona?" tanya Gita

"Kenapa nona? Apa nona gak suka di panggil sama saya dengan sebutan nona, tapi kan dari nona kecil saya sudah memanggil seperti itu" jawab pak Edward

"Memang. tapi kan bapa tau sekarang aku bukan lagi pemilik perusahaan tempat bapak kerja lagi, jadi tidak perlu memanggil aku dengan embel - embel nona pak. Panggil nama aja langsung pak, itu lebih nyaman" balas Gita

"Iya nona. Tapi saya sudah sangat lama memanggil nona seperti ini, jadi tak apa. Anggap saja ini panggilan saya untuk nona" kekeh pak Edward

"Yaudah deh terserah bapak saja. Tapi jika Bu nila, Seli dan zeda mau panggil dengan nama tidak apa" ucap Gita

"Saya usahakan nona" balas Bu nila

Gita hanya bisa menghela nafas karena mereka terus memanggilnya dengan nona dan nona, tapi tak apa itu hak mereka juga.

"Kak Gita kita buat sandwich bakar yu, aku liat di internet kayanya enak - enak" ajak Seli

"Di rumah ada sayuran, jadi kita bisa buat ada roti juga" lanjut Seli

"Boleh - boleh. tapi bahan - bahannya gak perlu bawa dari rumah di sini juga, bawa dari kulkas Kakak aja, bahan - bahannya ada semua ko di sana" balas Gita

"Makasih kak" ucap Seli dengan semangat.

"Zeda kita buat api unggun nya di luar" balas Gita

"Iya gi-gita" gagap Zeda

Zeda dan Gita satu umur jadi dia sedikit canggung saat memanggil Gita dengan sebutan nama langsung karena dia selalu di didik oleh pak Edward untuk memanggil Gita dengan sebutan nona.

Gita hanya tersenyum melihat Zeda yang canggung memanggil namanya.

Zeda langsung pergi ke luar untuk mencoba menghidupkan api unggun nya.

Sedangkan Seli sedang mencari bahan - bahan membuat sandwich di Bantu oleh Bu pak Edward

Sedangkan Gita membereskan meja makan bersama Bu nila.

Mereka terlihat seperti satu keluarga yang bahagia, saling membantu dan menolong.

15 Menit Kemudian

Semua orang sudah berkumpul di balkon, mereka terlihat sangat bahagia dengan bercanda dan tertawa bersama melupakan suasana yang cukup mencekam ini.

Dari gedung sebelah terlihat iri melihat kedamaian mereka, apa lagi Livy karena dia tau apa yang akan dia lalui kedepannya.

"Wih enak juga sandwich buatan Seli ini" puji Gita

"Makasih kak. Walupun aku gak jago masak kaya mamah, tapi kalo bikin sandwich aku jagonya" bangga Seli

"Kepedean banget" balas Zeda

"Biarin aja" ketuk Seli

"Ck.. Kalian ini" ucap pak Edward

"Maaf nona saya mau tanya, besok kan akan ada badai besar kita harus melakukan apa saja ya? Saya sudah melakukan perintah dari nona untuk mengganti kaca apartemen, pintu apartemen jug. Apa lagi yang saya harus lakukan?" tanya pak Edward

Entah kenapa pak Edward dan keluarnya sangat menurut kepada Gita seperti tak curiga apapun, karena ini semua bantuan dari sistem yang mengaktifkan mode kepercayaan

100% jadi jika Gita mengucapkan sesuatu mereka akan langsung percaya dan melakukan apapun yang Gita suruh.

"Yang pertama menghemat makanan, karena suhu di luar akan semakin dingin jadi saya harap bapa terus menghidupkan penghangat di rumah. Jangan gunakan genset sebelum listrik padam, dan ini penting juga menghemat air mineral juga. Dan Lebih baik sekarang bapa menampung air di rumah, mungkin saja akan ada banjir dan membuat air kita keruh, lebih baik berjaga jaga kan" jawab Gita

"Baik baik nona saya mengerti" jawab pak Edward yang lainnya hanya ikut mengangguk saja.

Jam 11 Malam

"Saya pamit pulang dulu ya nona, nanti giliran saya yang akan mengundang nona makan malam di rumah" ujar pak Edward

"Bener nona, nanti saya akan buatkan makanan yang paling enak buat nona" lanjut Bu nila

"Siap Bu pak. Terima kasih sudah mau makan malam di rumah saya, jangan kapok makan di sini ya Bu, pak, sel, zed" balas Gita

"Itu tidak mungkin kak. Soalnya kan makanan kakak enak banget jadi aku gak akan kapok makan masakan kakak" ucap Seli

"Hahah iya - iya. Kalau begitu kami permisi nona, susah malam" pamit pak Edward

"Iya silahkan pak" balas Gita

Mereka pun langsung masuk ke dalam lift dan pulang ke unit apartemen nya.

"Huhhhh bahagia banget ya punya keluarga utuh, kalo aja gue punya keluarga kaya keluarga pak Edward pasti di rumah ini sekarang rame banget" gumam Gita sembari melirik ke sekeliling ruangan.

Gita mematikan semua lampu dan keluar menuju balkon, dia langsung memasukan semua barang yang ada di balkon ke ruang dimensi karena besok akan ada badai besar dari pagi sampai 2 hari kedepan.

Setelah mengamankan barang yang ada di balkon, Gita masuk kembali dan mengunci Pintu dengan rapat, agar besok pintu balkon tak terbuka saat terjadi badai.

"Udah selesai waktunya kita bobo cantik" ujar Gita sembari masuk ke dalam kamarnya.

Keesokan Paginya

BRRAAAKKKK!!!

Suara petir seperti membelah langit.

Membuat semua orang terbangun karena suara petir yang menggelegar.

"Kiamat di mulai" gumam Gita sembari melihat ke luar kaca.

Badai di luar begitu dahsyat hembusan angin berputar di sekeliling gedung.

Tanpa mereka sadari jika pusaran angin itu bukan hanya di satu titik saja tapi lebih dari 1000 titik di bumi ini...

1
Sribundanya Gifran
lanjut
Dania
semangat tor
Cristina Billi
lanjut thor /Determined//Determined//Determined/
Buyung Eri p
katanya mau beli mobil tank , kelewat ya
Dara nurlael: udah beli. tapi lupa di tulis 🙏🫣🤭
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
kalo di dunia nyata, sekarang kebanyakan perbuatan baik dibalas dengan kejahatan 😁
Dara nurlael: daging banget 🫣🤭
total 1 replies
Wahyuningsih
mantap 💪💪💪💪 thor
Dania
wih up nya triple, semangat tor
Ellasama
sehari up 2 kek, penasaran selalu aku ny sangking seru bingit /Applaud/
Dara nurlael: hari ini aku update 3 bab /Proud/
total 1 replies
Yolan Melinda
banyak banget typo nya di bab-bab sebelum nya ,haduh..
Dara nurlael: aku lagi revisi ulang kak, keyboard hp ku lagi eror jadi banyak yng typo. mohon di mengerti 🙏
total 1 replies
Ellasama
semangat selalu kak, seru bingit tapi y gitu sering typo tapi bikin ngakak juga,,, up yg banyak kak💪🏻
Dara nurlael: terima kasih. nanti aku revisi ulang, gak tau kenapa sekarang keyboard jadi suka tiba - tiba ganti kata jadi pusing aku. terima kasih udah di kasih tau 🙏👍🥹
total 1 replies
Ellasama
mau request,, kalau mau bikin novel baru cerita ny Transmigrasi+apocalypse y kak seru soalnya 🙏😄
Dara nurlael: novel cerita kaya gimana itu kak, maaf aku gak pernah buat soalnya 🫣
total 1 replies
Ellasama
eh, beneran nih gak beli obat?/Bye-Bye/
Ellasama
enak tuh/NosePick/
Ellasama
Tulang ya Allah bukan tukang kak/Facepalm/
Ellasama
jek? kok aneh sih namanya 🤭
Ellasama
kok makin sepi y? ini pasti tanda2 readers yang suka baca tapi malas like SM Koment, gak menghargai bgt sama yg buat/NosePick/
Ellasama
eh kak, si Gita GK ada niatan apa beli obat dan semacamnya /NosePick/
Dara nurlael: besok. aku lagi revisi ulang jadi kemungkinan up besok aja
total 3 replies
Ellasama
nanti pasangan Gita kek mana ya?,,, spek mafia kak yang tampan, tinggi gagah berurat 🤣 (GK jelas bgt deh gua),,,, si cowok nanti punya teman Deket atau apa kek terus bikin tim bareng pasti seruuu/Hey/
Ellasama
pegang? baru kali ini ada kata itu🤣
Ellasama
jangan lupa kak produk perawatan kulit sama produk lainnya, obat2an juga, meski mau kiamat sekalipun kesehatan adalah yg utama apalagi kecantikan 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!