Dari desa yang sederhana tumbuh cinta yang tak pernah disangka...
Hal itulah yang mungkin dirasakan oleh Vallery gadis cantik yang lahir dan dibesarkan di kota dengan berbagai macam vasilitas mewah kemudian dipaksa untuk tinggal didesa terpencil yang jauh dari hiruk pikuk dan kemudahan fasilitas umum yang biasa ia dapatkan setelah diusir oleh nenenk tirinya dari rumah begitu kedua orang tuanya meninggal dunia. Tanpa disang,ka keputusan cepat yang dimabilnya untuk tinggal di Desa Maju Bersama, kampung halaman sang papa untuk tinggal bersama neneknya mengubah seluruh kehidupan Vallery termasuk kisah cintanya yang terejrat kepada seorang kepala desa yang berstatus duda perjaka di kampung neneknya itu yang terus mengejarnya secara ugal-ugalan hingga membuat hati Vallery pun menjadi luluh...
Kisah cinta romantis namun ada sedikit unsur komedi mewarnai kisah cinta keduanya membuat cerita kali ini bisa terbilang sangat ringan karena jauh dari intrik panjang dan berat.
HAPPY READING.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MERIAH
Dirga yang sedari tadi merasa penasaran, begitu rombongan dewan juri telah pergi, iapun berjalan mendekati Vallery.
“Kamu kenal dekat dengan Pak Bupati?”, tanya Dirga sedikit cemburu.
"hmm, dibilang kenal dekat juga enggak. Kebetulan papinya Pak Andreas adalah klien perusahaan dimana saya bekerja jadi saya sempat beberapa kali bertemu beliau", jelas Vallery.
Jawaban santai dan acuh yang Vallery berikan membuat Dirga merasa sedikit lega.
Fitri yang kebetulan ada disekitar Dirga dan menyaksikan interaksi tersebut, datang menghampiri. "Mas, jangan terlalu posesif. Bisa-bisa mbak Vallery kabur karena takut", baiknya.
Melihat Dirga menatapnya sambil melotot, Fitri pun tertawa cekikikan dan segera pergi takut ia kena imbas dari kecemburuan Dirga yang tak berdasar itu.
Semua warga segera berkumpul dibalai desa begitu ketiga dewan juri tersebut telah pergi dengan hati lega.
"Akhirnya selesai juga Sekarang kita tinggal menunggu hasil penilaian", celetuk salah satu warga
"Ya benar. Aku harap tahun ini desa kita bisa mendapatkan nomor", timpal warga lainnya.
"Jika melihat respon dari ketiga juri, setidaknya meski tak juara pertama kita bisa lah masuk tiga besar tahun ini", ucap yang lainnya dengan nada penuh percaya diri.
Semua orang pun satu persatu mengeluarkan pendapat mereka mengenai penilaian lomba kali ini.
Ada rasa kepuasan tersendiri bagi warga karena mereka semua merasa telah mengerahkan semua tengah dengan maksimal. Mengenai urusan hasil, semuanya diserahkan pada keberuntungan karena merak juga tak tahu bagaimana performa desa lainnya dalam menyambut lomba hias desa kali ini.
Apapun hasilnya, mereka siap menerima karena merasa sudah berupaya seoptimal mungkin.
Merasa jika hari susah larut malam dan esok hari semua orang masih banyak kegiatan, semua warga pun kembali ke rumah mereka masing-masing dengan hati senang.
Pengalaman malam ini, baru pertama kalinya mereka rasakan. Di tahun-tahun sebelumnya, biasanya hanya panitia lomba dan perangkat desa yang menyambut kedatangan dewan juri.
Tapi tahun ini, semua warga dilibatkan sehingga semua orang merasakan sangat senang karena bisa menjadi bagian penting dalam lomba untuk mengharumkan nama desa mereka.
***
Waktu berjalan dengan sangat cepat. Anak-anak karang taruna juga sudah mulai menggelar aneka lomba Agustusan di malam hari, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Semua warga Desa Maju Bersama pun dengan kesadaran diri yang ikut berpartisipasi dalam setiap lomba yang digelar.
Menang kalah itu urusan akhir, yang penting bersenang-senang sambil memeriahkan acara HUT kemerdekaan ini dengan suasana yang lebih hangat dan meriah.
Keluarga Dirga, karena masih banyak kesibukan di rumah ketiganya tak bisa mengikuti semua proses acara Agustusan di Desa Maju Bersama sehingga mereka hanya bisa memberikan putra sulungnya semangat dan dukungan untuk mengejar cintanya.
Vallery sendiri yang memang dasarnya mudah bersosialisasi, dengan cepat sudah akrab dengan anggota keluarga Dirga yang berisi tiga orang tersebut dan iapun sempat berjanji jika akan mampir ke kediaman mereka jika memang ada waktu untuk main ke kabupaten.
Dirga sendiri, selain sibuk memantai jalannya lomba Agustusan, juga disibukkan dengan memonitor secara langsung dana bantuan infrastruktur desa dan bantuan sosial untuk warga desa yang baru saja cair, agar dana tersebut telat sasaran dan tak sampai melenceng penggunaannya seperti pesan pak Lurah dalam rapat sebelumnya karena pihak pusat tampaknya telah mencium adanya korupsi dana bantuan tersebut sehingga meminta setiap desa yang ada dalam wilayahnya untuk benar-benar memantau agar kejadian mengenai kasus korupsi dana bantuan tersebut tak sampai terjadi sehingga pemerintah menghentikan dana bantuan kepada desa mereka.
Kucuran dana infrastruktur desa yang cukup besar tahun ini benar-benar dimanfaatkan oleh Dirga untuk memperbaiki jalan, perbaikan saluran irigasi dan membangun kembali tanggul yang telah rusak. Bahkan karena merasa ada kelebihan dana, Dirga pun berinisiatif untuk membangun gedung serbaguna di sebuah tanah kosong, dekat balai desa.
Gedung serbaguna yang rencananya akan dibangun tersebut nantinya akan dipergunakan untuk menampung kegiatan warga dalam skala besar, seperti penyuluhan, kegiatan pelatihan dan bangunan tersebut juga bisa disewakan kepada anggota masyarakat yang membutuhkan untuk menambah pemasukan desa yang nantinya akan dikembalikan kembali ke masyarakat melalui perbaikan sarana dan prasarana yang ada.
Dirga yang tahu jika Vallery seorang arsitek handal pun menggunakan kesempatan ini untuk meminta bantuan agar gadis cantik itu membuatkan desain bangunan serbaguna beserta anggaran biayanya. Dan jika memungkinkan, Dirga juga berencana menggunakan perusahaan konsultan dimana Vallery bekerja untuk mengerjakan proyek tersebut.
Vallery yang memang berencana untuk mengepakkan karirnya di kabupaten Santosa, tentu saja tak menolak permintaan Dirga karena jika pekerjaannya ini sukses maka langkahnya untuk membuka cabang perusahaan miliknya itu akan bisa segera terwujud.
Mendengar kesanggupan Vallery mengemban tugas ini membuat Dirga merasa senang karena dengan adanya kerjasama ini maka akan banyak kesempatan bagi Dirga untuk semakin dekat dengan Vallery dengan alasan membahas pekerjaan sehingga tak akan menimbulkan gosip tak sedap diluar seperti sebelumnya.
Suasana meriah dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan negeri tercinta ini, hampir terjadi disetiap tempat yang ada di kabupaten Santosa.
Semua warga tampak bersemangat menyambut dan memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan ini untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar warga dan membuat desa mereka semakin gugup.
Dilain tempat, di desa tetangga yang cukup jauh dari Desa Maju Bersama, di Kelurahan yang berbeda, dana bantuan yang cair kali ini bukan hanya benar-benar meriah dimana dana yang cair dijadikan ajang pesta pora oleh parah petugas pemerintahan desa setempat karena dana jumlah dana yang dicairkan berbarengan dengan perayaan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan ini sangat besar, terutama dana infrastruktur desa yang diharapkan bisa dipergunakan untuk membenahi desa mereka agar fasilitas umumnya menjadi lebih baik justru dimanfaatkan untuk mempertebal dompet masing-masing petugas yang tak bertanggung jawab.
Selain ada pemotongan bagi dana bantuan uang tunai, untuk bantuan sembako juga telah di potong di jalan, dimana sembako yang di kucurkan dari atas di ganti dengan sembako yang memiliki nilai lebih rendah dari semestinya.
Para pejabat tinggi diatasnya yang ikut menikmati pembagian keuntungan ini tentu saja merasa sangat senang sehingga setiap kali cair, desa tersebut selalu mendapatkan porsi jatah dana bantuan paling besar dibandingkan desa lain agar uang yang masuk kedalam kantong mereka juga semakin tebal.
Mereka tak sadar jika sifat serakah akan menghancurkan karir dan kehidupan mereka dimasa depan.
Para tikus-tikus ini tak tahu jika semua pergerakan mereka telah dicurigai dan pergerakan meraka pun telah dipantau dari atas, tinggal menunggu moment yang tepat maka semua kebusukan mereka semua akan terbongkar dan hukuman penjara serta sanksi denda menunggu mereka lengah dan membuat kesalahan.
TENG TENG TEEEEEEEEEENNNNGGGGG☕️
SELAMAT PAGI SEMUAAAAAA