NovelToon NovelToon
Terpaut 15 Tahun

Terpaut 15 Tahun

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:19.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: wulan_zai

😍Sedang dalam revisi, perbaikan tanda baca, narasi dan lainnya.😍

Season 1 & Season 2.

Warning!!!
kalau mau baca pliss dari episode awal karena kisah cinta Vino - Ran berawal dari Season 1.

Di season ke dua, author akan fokus pada kisah cinta Vino sang cassanova yang jatuh cinta pada saudara ipar sepupunya. Ran, begitu ia biasa memanggil gadis itu.

(Season 1 )
Adimas bramasta seorang duda kaya berumur 35 tahun,dia sudah dua kali gagal menikah dan kedua nya gagal di pertahankan karena ia selalu di selingkuhi. sehingga membuat nya trauma akan dunia percintaan.
setelah 8 tahun di luar Negeri, ia kembali ke Indonesia dan menggantikan posisi papa nya sebagai presdir perusahaan. lalu ia bertemu kembali dengan Fani yang dulu ia anggap sebagai keponakan nya,kini telah menjadi gadis dewasa berumur 20 tahun.


jangan luka like,vote, dan komennya ya beb😽💙 jangan lupa juga masukan nya.. biar lebih baik lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulan_zai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20: Reuni Sekolah

Hidangan berikutnya datang. Kali ini mereka tampak diam dan tidak berani berbicara karena wajah Dimas belum berubah dari mode gahar.

Fani pun berinisiatif mencairkan suasana yang beku ini. "Apa keinginan ibu di tahun ini yang belum tercapai?" ia berbasa-basi kepada Mila.

"Menikah." Jawab Mila cepat.

"Ibu belum punya pasangan?" Fani sedikit tak percaya, masa iya wanita hebat dan cantik itu tak memiliki kekasih.

"Mana ada lelaki yang tahan dengan wanita tukang gosip seperti dia." celetuk Riko melempar tatapan songong.

"Walau begitu, setidaknya aku masih suka lawan jenis." balas Mila sambil memasang wajah jengah.

"Kalau kamu apa keinginanmu yang belum tercapai?" Mila bertanya balik kepada Fani.

"Ada banyak keinginan saya yang belum tercapai." Fani menjawab sungkan sambil cengengesan agar suasana tidak terlalu mencekam.

"Dulu aku juga sama sepertimu, tapi saat aku mulai berpacaran aku merasa lupa dengan keinginanku yang menggunung."

"Benarkah?" sahut Fani dengan wajah polosnya.

"Benarkah..?" Mila mengulangi perkataan Fani dengan wajah penasaran.

"Jangan bilang kau belum pernah berpacaran." tambah Mila sambil menggoda. Jaman sekarang ada orang dewasa yang tidak pernah berpacaran?

Fani tersenyum tipis, lalu menggeleng sebagai jawaban.

Tiba-tiba Dimas tersenyum tipis. Padahal dalam hatinya sangat senang saat mendengar Fani belum pernah berpacaran. Jika ia berhasil merebut hati Fani, itu artinya dialah pria pertama yang bertahta di hati gadis itu. Sebagai pengusaha jiwa-jiwa teritorialnya memang sangat tinggi.

"Mau saya kasih pengalaman? Saya paling jago kalau masalah pacaran hahahhahah...." Vino tertawa keras, setelah memamerkan bakatnya yang terpendam itu.

"Saya rasa itu bukanlah hal yang perlu di pelajari." ujar Fani santai, membuat tawa Vino kicep.

"hahaha...kamu benar Fani. Untuk apa kita belajar tentang hal yang sia-sia." Mila tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Fani. Mila tampak nya sangat setuju dengan jawaban Fani karena pengalamannya yang selalu membuang buang waktu dengan berpacaran.

...~...

keesokan paginya....

Dimas menjemput Fani ke rumahnya seperti biasa, namun entah kenapa hari ini Fani terlihat pucat dan lemas.

"Kamu sakit?" tanya Dimas kepada Fani yang baru saja masuk ke dalam mobilnya.

"nggak om, cuma melilit sedikit perut Fani. mungkin karena salah makan kemarin."

"Kamu yakin?" tanya Dimas lagi memastikan. Sepertinya bukan sakit perut biasa.

"Iya..." Fani menganggukkan. Ia mengamati wajah sayu Dimas,ia menyadari kalau dari kemarin wajah Dimas tak ceria dan hangat seperti biasanya.

Fani pun memberanikam diri untuk bertanya apakah gerangan yang membuat Dimas murung begitu.

"Om lagi ada masalah ya?" tanya Fani gugup.

"Tidak.." sahut Dimas singkat.

"Atau Fani ada salah sama om?"

"Tidak juga." lagi-lagi Fimas menjawab datar.

"Aku cemburu Fani.! tapi yang lebih menjengkelkan aku tidak punya hak untuk mengatakannya." Batin Dimas kesal sembari menggenggam erat setir mobilnya.

Fani masih memandangi Dimas dengan sejuta tanda tanya di wajah. "Padahal aku kangen sama senyuman hangat nya om Dimas." ujar Fani dalam hati.

"oh iya om, nanti Fani izin pulang agak cepat boleh? Soalnya teman-teman SMA Fani mengadakan reunian."

"hmmm." lagi-lagi Dimas menjawab datar.

"Reunian? Berarti Fani akan bertemu dengan teman-teman pria juga kan? Apakah ada cinta pertamanya juga? Atau ada orang yang dia sukai dulu?" Dimas terus menduga hal yang tidak-tidak di dalam benaknya.

"Kalau saya bilang tidak boleh..?" tanya Dimas basa-basi. Pria tua ini tampaknya mulai dijalari rasa posesif.

"Alasannya?" tentu Fani ingin tau, apa sebab sampai Dimas ingin melarangnya.

"ssh... Lupakan saja. Pergilah semaumu."

Dimas jadi semakin be-te dan kesal mengingat dia tidak berhak melarang Fani. Karena perasaannya saja tidak terbalas, bukankah akan terlihat egois kalau Dimas melarangnya tanpa ada ikatan apapun?

...~...

Tepat setelah jam kerja selesai, Fani berangkat menggunakan taksi menuju cafe yang sudah ditentukan teman-teman nya. Akan tetapi ia tidak menyadari kalau Dimas mengikutinya diam-diam.

Sesampainya di cafe Fani disambut hangat oleh teman-temannya. "haii... sini..." seru salah satu teman nya sambil melambaikan tangan.

"Ya ampun... Sudah lama banget kita nggak jumpa sama kamu Fani." ujar salah satu dari mereka.

"iya.. baru kali ini kamu bisa ikut reunian." imbuh yang lainnya dengan wajah berbinar.

"hehehe yaa maklum lah, dari lulus sekolah aku langsung jadi anak rantau." sahut Fani sembari memegang tangan teman-temannya.

Mereka pun berbincang-bincang melepaskan rindu, ada beberapa yang sudah menikah bahkan ada yang sudah mempunyai anak.

Sementara Dimas duduk tak jauh dari kursi mereka sembari menutupi wajahnya dengan majalah. Tak hanya itu, Dimas juga berusaha menguping obrolan mereka.

"ehh.. omong-omong kemarin aku jumpa sama kak Dio loh.." Ujar teman Fani menggoda, ya mereka semua tahu kalau Dio dulu dikenal sebagai fanboy nya Fani, namun Fani tidak pernah menanggapi perasaan Dio.

"iya.. beberapa hari lalu aku juga ketemu sama kak Dio." imbuhnya membuat semua orang penasaran.

"wah... beneran?"

"Terus, kamu ngerasa nggak sinyal-sinyal cinta yang lama terpendam timbul kembali...hihihi..." goda salah satu teman Fani cekikikan.

"atau jangan jangan kalian sudah tukeran nomor handphone." timpal yang lainnya.

"Sayang banget loh kalian nggak pacaran. Padahal serasiii banget." ujar mereka bersahut-sahutan dengan sangat antusias.

Dimas yang mendengarkan itu langsung meradang,terlebih Dimas juga melihat sendiri seperti apa si Dio itu. Ya Dimas merasa tersaingi karena selain Dio tampan, usianya juga masih muda. Tidak seperti Dimas yang sudah tua dan duda pula. Kalah telak deh pokoknya.... tapi kalau soal duid ya jangan ditanya.🤭

"haiss hentikan lah.., kalian ini,dia bukan tipe idamanku." jawab Fani sambil terkekeh.

"jadi yang seperti apa tipe idaman mu..??" tanya teman Fani diiringi anggukan penasaran teman yang lainnya.

"mmm... aku suka yang mempunyai sifat lembut, hangat, ceria, dan yang paling penting dewasa. Karena aku merasa akan mendapatkan cinta dan kasih sayang dari kekasih dan ayah sekaligus dari orang yang lebih dewasa." tutur Fani sambil tersenyum manis, entah darimana tiba-tiba di kepalanya malah muncul wajah Dimas.

"hahh.. masa iya tipe idaman ku itu ada pada om Dimas?" batin Fani sambil mengerjapkan kelopak mata agar Dimas menghilang dari kepalanya.

Ekspresi wajah Dimas berubah seketika, dari mendidih menjadi senyum-senyum sendiri setelah mendengarkan penuturan Fani.

"wiihhh.. tipe ideal mu benar-benar sempurna." sahut teman teman nya Fani sambil mengacungkan ibu jari mereka.

...************...

1
🌺awan's wife🌺
ayu sama Rey mana
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᴊᴇᴍɪᴍA💘ѕ⍣⃝✰zc❖: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul cowok muda datang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seseorang yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Neneng Tejaningsih
Luar biasa bagus cerita'y sukses sllu untuk author
Mystera11
thor apa novel ini direvisi ulang? klo nggak salah pertama baca th 2019 2020 ya🤔 tp saat itu hiatus,, senangnya akhirnya kisah ayu dilanjutin pdhl kmarin smpat nunggu lama 😢 jujur ini kali ke3 aku baca novelnya saking sukanya sm alur ceritanya
Bzaa
Luar biasa
selir jansen༻
keren
Lili Lintangraya
🤣🤣🤣
Yoana Idris
HAHAHHAAAA PANASSSS
Mis moon: Kipasan🤣
total 1 replies
Yoana Idris
HAHHAA
Yoana Idris
Pelukkk sini Om Vino
Yoana Idris
ahhhhh sweet amat sih Om
Yoana Idris
UHUUYYYYY... AKU YANG MELAYANG LHOO
Yoana Idris
Season 2 eps 31 ini juga fav aku... berkali2 baca selalu bikin halu hahaha
Yoana Idris
aku baca yang season 2 ini entah udah yang keberapa kali dah
Agus Gunarto
👍
Ledy Pani
😍
Ai Ai
capek deh, dimas kan bisa nanya supir, fani kemana aja, kenapa udah berburuk sangka aja,🙄
Yoana Idris
seruuuu ceritanya, gapernah bosennn
Yoana Idris
entah yang keberapa kali cerita ini aku baca ulang 🤣
Yoana Idris: OKEE...
total 6 replies
vty
pusing cari nama novel ini kerena lupa judul nya,beli hp baru otomatis akun nya berubah, cari di hp lama rupanya nya aplikasi novel nya di hapus dan tambah lagi nggak bisa download ulang kerena ruang hp nya penuh, hampir satu jam untuk mengingat judul novel ini dan akhirnya ingat 🤧🤧🤧, terharu aku tuh
Mis moon: hikss... padahal paling gampang judulnya😅
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Dasar cewek bego,plin plan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!