NovelToon NovelToon
Di Cintai Bosku Yang Bucin

Di Cintai Bosku Yang Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:111.3k
Nilai: 5
Nama Author: AKu Sipendiam Nih

Selly Kirana, gadis berusia 22 tahun dan merupakan anak tunggal dari mantan seorang pengusaha harus bekerja keras untuk menghidupi dirinya sendiri dan sang ayah yang sakit-sakitan. Karena biaya yang dibutuhkan Selly untuk mengobati sang ayah tidak mencukupi,maka Selly memutuskan melamar kerja di sebuah perusahaan. Dan di sana dia bertemu dengan bosnya yang terkenal dingin. Setelah begitu banyak drama pertemuan akhirnya mereka saling menyatakan perasaan. Dan ternyata kedua ayah mereka adalah sahabat lama. Selly menemukan banyak hal ganjil pada diri Genta, akankah seiring berjalannya waktu rahasia Genta terkuak dan Selly masih bisa menerima siapa Genta sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AKu Sipendiam Nih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

Salah satu kebahagiaan Bu Santi(Ibunya Selly) adalah melihat putrinya bahagia bersama orang yang dia sayang. Dan hari ini, Selly akan resmi bertunangan dengan lelaki pilihannya Genta Bagaskara.

Selly kaget ketika membuka mata sudah ada di kamar, sedang di peluk oleh kekasihnya.

"Pasti kelakuan kamu kan Mas, aku ada disini," ucap Selly sambil memainkan hidung Genta.

Selly masih tak menyangka kalau dia akan secepat ini di ajak tunangan oleh Pria. Dan tak di sangka kalau Pria itu adalah pemilik perusahaan tempat dia bekerja.

Selly beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi. Karena hari ini dia ingin pergi mencari cincin bersama sang kekasih.

Ceklek

Selesai mandi, Selly tak melihat Genta ada di atas kasur. Selly pun teriak-teriak sambil memakai baju.

Tak berapa lama Genta masuk ke dalam kamar. Tanpa melihat ke arah Selly, Genta masuk ke dalam kamar mandi.

"Tua-tua marah terus, aneh,"

Selly menyiapkan pakaian untuk Genta, lalu keluar kamar. Ternyata sudah ada makanan yang tersaji di si meja makan, sudah di taruh di piring tinggal menyantapnya

Sambil menunggu Genta, Selly memainkan handphone di meja makan. Dia mengirim pesan kepada sang Ibu, karena nanti Ibu akan di jemput oleh salah satu bodyguard Genta.

Ceklek, Genta keluar dari kamar.

"Sarapan, Mas," Selly mencoba sabar.

"Hmmm..." dia duduk di bangku sebelah Selly.

Selly tak napsu makan pagi ini, karena melihat wajah Genta dari semalam bikin emosi. Dia pilih masuk ke dalam kamar, untuk merapikan pakaiannya, tempat tidur dan kamar mandi.

Selesai merapikan semua, selly bersiap-siap untuk pulang. Dia gak bisa kalau di cuekin berlarut-larut.

Selly menaruh tas kecilnya di samping bajunya, agar tak terlihat oleh Genta. Selly langsung membuka pintu dan berkata, "Aku pulang, Maass,"

"Selly... Selly..."

Selly langsung berlari kencang meninggalkan apartemen Genta. Dia langsung masuk ke dalam lift, karena gak mungkin Genta menyusulnya hanya menggunakan boxer.

'criiiiinngg'

Genta : "Kembali, atau aku seret,"

Selly : "Terserah kamu, aku gak takut. Besok aku resign,"

"Maaf Mas Genta," ucap Selly lirih.

Selly berjalan cepat untuk sampai didepan jalan, dia ingin naik ojek yang lewat aja biar cepat.

'HAP'

"Diam, jangan bergerak. Ayok masuk!!" tiba-tiba Genta datang dan memegang tangan Selly erat.

"Aku gak mau,"

"Kita mau beli cincin,"

"Aku batalin tunangan sama kamu,"

"Gak bisa,"

Genta langsung menarik tangan Selly, untuk masuk ke dalam apartemen. Selly berusaha ingin melepas tangannya dari genggaman Genta, tapi tak bisa.

Mereka berdua sudah masuk ke dalam lift, Genta memeluk tubuh Selly erat. Ketika pintu lift terbuka, Genta langsung mengurai pelukannya dan menuntun Selly berjalan masuk ke dalam apartemennya.

"Sudah ku bilang jangan tinggalkan aku,"

"Sudah ku bilang juga, kita itu gak cocok. Kamu sukanya cuekin aku, sedangkan aku gak suka di cuekin," jelas Selly.

Genta langsung memangku Selly, "Maafkan aku, CUP CUP CUP," Genta mencium wajah Selly.

"Cuma kamu yang bikin aku gila, dan membuang rasa malu ku. Demi kamu aku keluar apartemennya gak pakai sendal, Sayang,"

"Aku gak peduli,"

"Jangan gitu sayang, baikan kita," semakin erat pelukan Genta, semakin membuat Selly nyaman.

"Sekali lagi kamu begitu, aku pergi,"

"Insya Allah aku gak akan begitu,"

"Kita beli cincin Yuk!! Dendi mau bawa pembantu ke sini, buat bantuin kita,"

"Selamanya kah?"

"Gak sayang, hanya sampai acara kita selesai," Selly mengangguk.

setelah mereka berdua baikan, Genta pun bersiap-siap untuk pergi membeli cincin. Ada beberapa Bodyguard yang akan ikut Genta ke Mall.

...****************...

Sekarang mereka berdua sudah sampai di toko perhiasan yang cukup besar di Mall ini. Selly tak mau memilih yang mahal, yang penting cocok di jari manisnya aja.

Dia tidak mau di bilang aji mumpung karena dapat Bos. Kalau dia boleh beli sendiri, mungkin dia akan beli sendiri.

Lagi asik melihat-lihat cincin, ada seorang wanita memeluk Genta dari samping. Genta langsung menepis tangan itu.

"Apa-apaan kamu, jangan asal peluk saya. Kamu gak lihat sebelah saya ada calon istri saya,"

"Ya ampun Gen, selera kamu kenapa jadi berubah gini,"

"Rian, usir dia!"

"Baik, Tuan,"

"Genta, suatu saat nanti pasti kamu bakal ninggalin dia dan memilih aku," seru wanita itu sambil berjalan keluar toko.

"Jangan dengerin dia, Sayang," ucap Genta seraya merangkul pinggul Selly.

"Sis, yang ini ukuran 6 ada?" tanya Selly pada salah satu karyawan di toko itu.

"Yang untuk pria, cocok dengan model itu yang mana ya Sis" tanya selly kepada karyawan satunya.

"Di sebelah sana, Non,"

Selly berjalan ke arah yang di tunjuk oleh orang itu. Karyawan tersebut mengeluarkan beberapa pilihan, Selly pun langsung mencoba ke jari kekasihnya tanpa harus berbicara.

"Yang ini aja, kalau di kasih nama berapa hari kira-kira, Sis?"

"Kurang lebih 7 hari Bu,"

"Oke deh, nanti aja di kasih namanya,"

"Buat apa di kasih nama segala," bisik Genta.

"Biar kamu gak hilang," ucap Selly cuek.

Genta langsung membayar perhiasan yang sudah dipilih oleh kekasihnya. Selesai membeli Cincin untuk tunangan. Selly mengajak Genta untuk melihat sepatu untuk kerja.

"Tenang aja, aku bisa bayar sendiri. Aku cuma minta temenin aja,"

"Jangan gitu sayang ngomongnya, kamu tinggal pilih aja. Nanti semua aku yang bayar,"

"Aku bukan cewek matre,"

"Berubah lagi, pasti gara-gara wanita itu,"

"Sudah pasti, dimana-mana wanita menyapa. Kenapa harus aku yang di pilih,"

"Diam ya Sayang, jangan sampai kamu aku cium di sini. Kamu lihat kan! ramai sekali di sini,"

Selly langsung diam, takut juga dia kalau di cium di keramaian kayak gini. Karena kekasihnya dia suka asal cium aja, mau di tempat ramai sekalipun cium ya cium.

"Oke di sini aja,"

Selly langsung membelokkan langkah kakinya ke outlet persepatuan dan persandalan.

"Duduk situ aja,"

PLAK

"Auw.." seru Selly karena bokongnya di tabok oleh Genta.

Selly pun membalas memukul lengan Genta, dan melirik tajam.

"Bokong mu menggoda, Yank,"

Selly berjalan mencari sepatu yang dia inginkan. "Cakep ga Mas?" tanya Selly pada Genta.

"Cantik," jawab Genta sembari memandang wajah Selly.

"Aku minta pendapat sepatunya, bukan aku nya Mas,"

"Oh sepatunya, maaf sayang aku terpanah kecantikan mu,"

"Sudah sudah, gak jadi aku minta pendapat kamu,"

Selly langsung membayar sepatu yang dia pilih. Setelah itu, mereka berdua mencari tempat makan.

"Rian dan kawan-kawan, duduk sana!" perintah Genta.

"Siap, Tuan,"

1
sunshine wings
Luar biasa
Irdayanti Irawan
sumpah Selly udh kek ga pernah makan sebulan ajh dlm sehari udh berapa kali dia bolak balik makan Mulu tapi ga kenyang ²😆
Irdayanti Irawan
hdehh bumil emang kalo moodnya lagi berantakan semua pngen d lahap
Irdayanti Irawan
kan kan masih berlanjut berantemnya kamu egois genta selly tlfn temen cowo nya kamu marah lah kamu sendiri tlfonan sama monica d depan Selly trus Selly ga boleh marah gitu?
Irdayanti Irawan
hayolohhhh genta tanggung jawab Selly udh marah besar kamu sendiri juga gitu udh tau Selly ga suka kamu berhubungan sama cewe lain masih ajh ngobrol sama Monica
Irdayanti Irawan
hmmmb berakhir panas d sore yg panas😅
Irdayanti Irawan
siapa tuh cewe yg manggil Genta 🤔
Irdayanti Irawan
kapok nggak sekarang harus extra sabar kamu genta menghadapi bumil yg moodnya suka berubah biar ga cuma kamu ajh yg jadi kang ngambek nya
Irdayanti Irawan
Herman deh sama genta terlalu posesif jadi suami pantesan Selly ngebantah kamu terus lama² jengah tau kalo d cemburu in mulu
Irdayanti Irawan
fix sih si Selly bneran hamil tuh udh minta yg aneh²
Irdayanti Irawan
sikap n mood Selly suka berubah ubah apa jgn² Selly udh hamil yah
Herlina
aku fkir gunung selly besar g taunya kecil
Herlina
siapa ni wanita yg manggil genta
Herlina
selly marah" mulu
Herlina
genta dia cemburuan ih
Irdayanti Irawan
ceritanya bikin Readers nya greget bgt sama sikap genta yg posesif si Selly nya harus tebel sabarrrrrr nya 🤭 keren pkoknya nih novel 😘
Irdayanti Irawan
pngen anak 4 di kira Selly kucing kali yha😅😅
Zi Story
kapan up lagi kak.....
Irdayanti Irawan
Gedeg lama² Sama genta sikapnya kek anak kecil apa² ngambek apa² cemburu cuekin Selly jgn salahkan selly jika suatu saat kesabaran nya habis untuk mu genta
Irdayanti Irawan
astaga genta kamu jangan kek gitu donk kasihan Selly nya dia merasa sama sikap mu yg terlalu lebay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!