NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Masa Kecilku

Menikahi Pria Masa Kecilku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / CEO / Menantu Pria/matrilokal / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:69.4k
Nilai: 5
Nama Author: kenniken

𝐔𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞 : 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐬𝐚, 𝐊𝐚𝐦𝐢𝐬, 𝐒𝐚𝐛𝐭𝐮.

Dia bekerja di salah satu perusahaan ternama, I.F Inglery yang dimana perusahaan tersebut milik dari seorang pria yang di jodohkan dengan dirinya.

Namun siapa sangkah pria asing itu merupakan cinta pertamanya saat waktu kecil, pria yang selalu di kaguminya. Namun dirinya tidak menyadari sosok pria itu yang kini telah berstatus menjadi suaminya.

akankah dirinya suatu saat menyadari sosok pria itu!!
-
-
-
-
-
jika kalian penasaran akan kelanjutan ceritanya, kalian bisa langsung saja membacanya 🖤🖤

*latar, tempat, waktu, tokoh, semuanya sebatas rekayasa.
*tidak niat untuk menyinggung pihak manapun
*murni imajinasi author sendiri
*masih Ongoing
*jangan lupa like, komen, dan pavorite ya readers!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenniken, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

"hiks... hiks.. ibuk, ayah..? Naira tidak mau ayah!" ujar Naira seraya menangis.

"Nai.. kamu tidak boleh begitu nak, lagian tidak akan ada yang nyakitin kamu Nai" ujar sang ibu kepada Naira

"Hiks...hiks.." tangis Naira kepada sang ibu

***

"Nai?.. Naira?"

Plak... Plak...

seketika sebuah tamparan kecil mendarat di pipih Naira.

Deg..

sontak Naira bangun dari tidurnya, dan seraya menatap seseorang yang kini berada di hadapannya.

Naira seketika bangkit dan duduk di atas tempat tidurnya.

"Kamu mimpi apa sih Nai? kok kamu nangis?" tanya buk Rati kepada Naira

"hurrf.. Naira juga gak tau Naira mimpi apa buk!" jawab Naira yang tidak ingat dengan apa yang dirinya mimpikan

"yasudah.. kamu tidur lagi, ini baru jam 3 subuh" ujar buk Rati kepada Naira

Naira seketika menganggukan kepalanya dan kini beranjak tidur kembali seraya memejamkan matanya.

Pukul 06.00.

"Hoamm... !" gumam Naira yang ternyata baru bangun dari tidurnya

Naira mengerjapkan kedua matanya menatap samar kearah jendela yang masih tertutup tirai.

Naira bergegas beranjak turun dari tempat tidurnya dan beralih menuju kamar mandi.

beberapa menit Naira kini telah selesai mandi, tampak gadis itu yang kini menggunakan baju kemeja cream dengan rok setinggi lutut.

Naira yang sudah bersiap siap, hendak melangkah kan kakinya menuju luar kamar seraya menuju dapur untuk sarapan.

Di dapur

"Nai? kamu udah siap siap?" tanya buk Rati kepada Naira

"iya buk, hari ini Naira berangkatnya agak pagi, biar bisa dapet taxi" ucap Naira yang masih mengunyah makanan

"hemm baiklah" sahut buk Rati

"oh ya buk, Naira nanti pulang agak telat ya buk, palingan sekitar jam 7 Naira pulang" tukas Naira kepada buk Rati

"iya Nai" jawab buk Rati

"buk.. Naira sudah selesai, Naira berangkat dulu ya buk!" ujar Naira seraya mencium tekuk tangan buk Rati.

Naira berlalu menuju luar rumahnya dan bergegas menuju keperusahaan tempatnya bekerja.

***

Di 𝐈.𝐅 𝐈𝐧𝐠𝐥𝐞𝐫𝐲

Naira yang baru saja tiba di loby, seketika salah satu karyawan memanggilnya.

"Naira Anandya kan?" panggil orang itu kepada Naira yang kini berdiri disana

Naira spontan membalikan tubuhnya menghadap orang tersebut dan seraya menatap pandang orang itu.

"eng.. iya!" jawab Naira lembut

"oh.. pak Jihan memanggil anda keruangannya, mari saya antar" ucap orang itu yang kini meminta Naira untuk ikut bersama nya.

Naira menganggukan kepalanya dan beranjak mengikuti orang tersebut menuju sebuah ruangan.

di ruangan VIP, Naira yang sudah tiba di sana bersama orang itu, seketika orang tersebut meminta Naira untuk segera masuk kesana.

tok.. tok..

"masuklah?" sahut seseorang dari dalam ruangan itu

Naira beranjak masuk dan kembali menutup pintu ruangan itu, tampak dari sana, pak Jihan telah menunggunya, Naira menatap bingung atas maksud apa dirinya di panggil kemari.

"duduk lah Naira" ujar pak Jihan kepada Naira

"Ah iya pak" jawab Naira yang kini duduk di hadapan pak Jihan

"eng.. ada apa pak Jihan memanggil saya?" tanya Naira yang kini memulai pembicaraan

"begini, posisi sekretaris peribadi saat ini kosong kebetulan.. Direktur utama perusahaan ini sudah pulang, dan sebenarnya saya ingin kamu menjadi sekretaris untuk Direktur utama!" ujar pak Jihan ke inti permasalahan

Naira seketika terkejut, mendengar apa yang di tawarkan kepadanya.

menjadi seorang sekretaris pribadi Direktur utama di perusahaan I.F

"Bagaimana Naira? kamu mau?" tanya pak Jihan yang kini membuyarkan lamunan Naira

"eng.. " gumam Naira seraya menganggukan kepalanya.

"baiklah.. jadi setelah Direktur masuk lusa, kamu sudah harus bekerja jadi sekretaris pribadi, dan soal ruangan kamu nanti juga akan berubah" timpal pak Jihan kepada Naira

"baiklah pak.. saya mengerti" jawab Naira dengan senyuman.

beberapa menit Naira berada di ruangan itu, kini tampak dari luar Naira yang sudah keluar bergegas menuju ruang nya.

***

Di ruang IT, Naira yang kini sudah tiba di sana, dan beranjak menuju meja kerjanya.

Trak...

"wih.. habis dari mana nih?" tanya Winda kepada Naira yang baru saja tiba di sana

"mmh nggak dari mana kok Win!" jawab Naira dengan senyuman.

Winda menganggukan kepalanya dan kini kembali menatap layar laptopnya.

"oh.. ya Nai? nanti kamu ikut kan, makan malam bareng anak IT?" tanya Winda kepada Naira

"mmh.. ikut kok" jawab Naira yang masih pokus menatap layar laptopnya.

Winda seketika menganggukan kepalanya lagi, dan seraya menatap jauh ke arah luar, ruangan.

Namun seketika pandangannya kini terlihkan menatap kearah datangnya seseorang.

"Melisa? ngapain lagi tu orang ke I.F?" gumam Winda yang kini menatap kedatangan Melisa di perusahaan itu.

"aah.. sudahlah" timpalnya lagi yang kini kembali pokus mengerjakan tugasnya.

pukul 11.00

waktu istirahat Naira yang kini masih berada di ruangan kerjanya seketika di kejutkan dengan Winda yang menepuk pelan pundaknya.

Deg..

"Win?" panggil Naira yang kini menatap kearah Winda

"serius banget buk, ada apaan sih cobak ceritain dong!" ujar Winda kepada Naira

"Eng.. ceritain gak ya... enggak usah deh heheh" ujar Naira seraya bercanda

"ceritain dong.." sahut Winda lagi.

"hemm begini..." ujar Naira seraya menceritakan soal tadi pagi saat dirinya sudah tiba di perusahaan.

Deg..

Prak.. suara meja di pukul sedikit keras

"Win.. cobak tangan loe ini diiket, suka banget mukul apa aja gue lihat" gumam Naira yang terkejut.

"hehe maaf, jadi serius nih.. kamu di tawarin naik jabatan jadi Sekretaris pribadi Direktur? wah.. nasib loe bagus banget sih Nai, kencan bareng pak Rendi, jadi Sekretaris Pribadi Direktur, gue juga mau dong Nai, ajarin gimana caranya sih" tukas Winda panjang lebar

"mmh.. Mandi kembang tujuh rupa jam 12 malam terus pake kem****!" sahut Naira

"ih.. itu mah bukan dapet cogan, malah dapet yang putih putih tanpa Kaki" sahut Winda

"haha.. mangkanya ada ada saja kalau nanya!" sahut Naira kepada Winda.

"hehe.. yasudah nanti inget makan malam di Restoran khas Korea!" timpal Winda mengingati Naira.

"iya Win!" jawan Naira

"oh ya hari ini, aku makan siangnya di ruangan saja ya Win" tukas Naira kepada Winda

"hem, nggak kekantin nih, mau titip sesuatu gak?" ucap Winda seray bertanya

"boleh, gue mau milk choco ya!" sahut Naira seraya memberikan uang kepada Winda

"okeh bye" ucap Winda seraya berlalu meninggalkan Naira yang masih sibuk mengerjakan tugasnya.

***

Pukul 17.33

di sebuah Restoran Khas Korea

tampak dari dalam sana Naira dan rombongannya kini telah tiba di restoran tersebut, seraya menikmati sausana elegan dekorasi ruangan tersebut.

"guys.. kita tunggu satu orang lagi ya yang belum hadir!" Ucap Alex sebagai ketua team IT.

"mmh siapa lagi yang akan hadir pak?" tanya Firman kepada Alex

"eng... oh tu orangnya sudah datang" jawab Alex yang kini menatap kearah pintu ruangan itu yang terbuka dari luar

Naira dan yang lainnya kini menatap kearah pintu tersebut dan tampaklah seorang pria dan diikuti pria yang satunya lagi yang kini masuk kedalam ruangan itu

Deg...

1
Ranny
hamil kali tuh nai /Chuckle/
Ranny
hamil kali tuh nai /Chuckle/
Ranny
dari awal sudah bingung dengan kata paku sebenarnya apa sih artinya Thor...
Ranny
nai itu cowok yg selalu kau tunggu dan impikan setiap saat loh 🤭
Ranny
yg di jodohkan dengan mu itu bos mu dan juga cinta pertama mu nai /Chuckle/
Dina Liza
ini gimana....kok g lanjut2 itu ....
Bu sul Nganjuk
tambah seru thor, kasian Naira...... 😭😭
Dina Liza
ceritanya sangat apik dg imajinasi yg tertata....shg kita para pembaca sangat dg mudah memahami alur cerita....walopun dg cerita yg g disangka tp gvmembuat alur cerita jd lari kemana kemana.....
ayo author di tunggu cerita selanjutnya.....
Nyi Arifin Bwi
lanjut thor
Nyi Arifin Bwi
lanjud thor...
Non_name
next part
Nyi Arifin Bwi
kk sudah END ceritanya thor,lanjut dong
💜✓: next part nya udah di up ya, malam ini double up kok!?
total 1 replies
Nyi Arifin Bwi
kk berheti ceritsnya...
Desta
lanjut Thor.
Desta
semangat,ditunggu lanjutannya.
Nyi Arifin Bwi
ini lama aplotnya ya thor
💜✓: sbar ya, masih btuh proses, krena author lgi kerja 😅
total 1 replies
Nyi Arifin Bwi
suka ceritanya
Desta
lanjut Thor
..
Nyi Arifin Bwi
kok ngk di lanjud thorr
💜✓: bru up smpe 46 bab
total 1 replies
Desta
lanjut.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!