NovelToon NovelToon
Istri Polos Tuan Garra

Istri Polos Tuan Garra

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Bad Boy
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Tubuh Elisa bergetar hebat di ambang pintu kamar hotel. Di depannya, seorang pria berdiri tegap menatapnya dingin. Asing. Berbahaya dan malam ini, pria itulah yang memegang nyawa ibunya.

Satu malam. Jika Elisa berhasil memuaskan pria itu, ibunya tetap hidup. Jika ia gagal, selang dan alat-alat medis ibunya akan dicabut.

Elisa tidak punya pilihan. Gadis lugu yang bahkan belum pernah pacaran itu harus menukar kesuciannya demi napas ibunya.

"Mandilah. Aku benci menyentuh perempuan kotor!"

Suara itu dingin, menghina, menusuk sampai tulang.

Demi selamatkan ibunya, Elisa terpaksa melakukan ini, hanya satu malam. Tak disangka pria itu menagihnya seumur hidup. Karena pria itu tidak hanya menginginkan tubuhnya. Dia menginginkan seluruh hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mau

Bab 17 Istri Polos Tuan Garra

"Boleh suatu hari jika aku ingin menemuinya?"

Bukannya langsung tanda tangan dan 20 milyar jadi millik nya, Elisa justru mendongak sembari melontarkan sebuah pertanyaan klise.

"Tergantung. Kita lihat nanti!"

Jawaban Anggara tidak menentu, membuat Elisa terdiam. Anak itu satu-satunya yang tersisa. Bagian dari dirinya. Yatim piatu, tidak ada saudara. Punya satu bibi juga sifatnya sangat kejam dan sadis.

Jika bisa, Elisa tetap ingin memiliki anak itu.

"Pak Anggara, bisa tidak aku tetap memilikinya?"

Sorotan mata pria itu berubah tajam, tapi wajahnya kelihatan tenang.

"Kau tidak ingin uangnya?" tanya Anggara.

Elisa menggeleng. "Tidak. Saya tidak ingin uangnya."

Anggara bertepuk tangan, "Gadis pintar. Daripada uang 20 M, kau lebih memilih investasi jangka panjang. Anak ini bisa kau jadikan alat nantinya. Kau sekarang kelihatan semakin serahkan Elisa."

Tuduhan Anggara membuat Elisa terhenyak, ia tak menyangka dinilai serendah itu.

"Maaf, Pak Anggara. Anda sudah salah paham."

"Sudah ... sudah, tidak perlu susah payah menjelaskan. Aku sudah hapal wanita sepertimu."

"Tapi ..." Elisa mau membela diri. Namun, sepertinya di mata pak Garra tersebut, dia sudah dicap wanita mata hijau, mata duitan.

"Lebih baik kamu tanda tangan, sebelum aku berubah pikiran. Aku rasa, 20 milyar sudah cukup besar untuk mu!"

"Maaf, saya tidak bisa!" Elisa berdiri. Mendorong map itu menjauh dari dirinya.

"Jadi kurang? Kau pandai bernegosiasi ... baiklah. 30 Milyar. Setelah itu, jangan muncul lagi di hadapan kami setelah anak itu lahir." Garra menatap dingin. Merendahkan dan seperti Elisa tak punya harga diri sama sekali.

"Ini bukan tentang uang," sela Elisa.

Terdengar tawa Anggara yang meremehkan.

"Jangan lupa, kau jual keperawanan mu Elisa!"

Tangan Elisa mengepal. Andai ibunya tidak kritis, dia juga tak Sudi menjual satu-satunya harta berharga tersebut.

"Saya tidak lupa! Dan sekarang saya sudah berbuah pikiran. Saya mau anak ini!"

"Tidak bisa!" Tangan Anggara mengebrak meja.

"Saya gak mau menjual anak ini! berapapun yang anda tawarkan! Saya menarik keputusan saya. Saya tidak setuju menyerahkan anak ini!"

Elisa melawan. Dia hanya punya anak itu. Kalau diberikan pada pria tersebut. Dia yakin akan menyesal seumur hidupnya.

Anggara menghela napas dalam-dalam, kemudian menatap Elisa tajam.

"Jadi ... sekarang apa maumu? Kau miskin! Kau tak layak membesarkan seorang anak! kau bahkan tidak punya pekerjaan! Kau tak punya tempat tinggal!!!"

"Saya akan mencari kerja! Saya bisa melakukan apa saja! Jadi ... apa boleh sekarang saya keluar dari sini? Saya akan besarkah anak ini sendiri. Kedepannya, saya tidak akan menuntut macam-macam pada anda," janji Elisa.

Janji yang diucapkan Elisa mendapatkan respon yang yang tak enak. Ia ditertawakan oleh pria kaya tersebut.

"Aku bukan tak percaya pada ucapanmu! Hanya saja .... yang kau kandung itu darah Anggara Wijaya. Dia tak pantas hidup menderita bersamamu!"

Hening.

"Tanda tangan saja. Aku tidak suka buang-buang waktu! Daripada kau menderita dan membusuk dalam kemiskinan. Tawaranku ini jauh lebih baik!" ucap Anggara dengan nada penuh kesombongan.

Tangan Garra merogoh saku celana, mengeluarkan kartu hitam dari dompetnya.

"Di dalam sini terdapat 1 M. Sisanya aku berikan bertahap, asal kau tak macam-macam."

Elisa menggeleng, tangannya mengusap perutnya yang masih rata. Dia tidak mau menukar anaknya dengan uang. Pikirannya berubah, dia mau anak itu tetap jadi miliknya.

"Jangan suruh aku pakai kekerasan, Elisa!" desis Anggara.

Elisa mendongak, jantungnya berdegup kencang. Saat Garra beranjak dan jalan ke arahnya, dia perlahan tahan napas.

1
Kar Genjreng
Kabeh iku kerjaan penulisnya aslinya si😂 dan Gara Gara jadi korban bully-an 🤣🤣
Kar Genjreng
orang nya masih segar bugar di bilang sudah KO id masyaallah tabarakallah aduhhh mentolo kapok Ra bersin bersin,,,ga Reti kayanya sudah Modarrrr,,,ga ngertio masih jadi.pemimpin CEO batu meteor di Negara KONOHA 😂😂 aduhhh mumet mumet loe rasano ga taunya ketemu Dokter baik hati dan tidak sombong Duren muda,,,,💪💪 ya BESTie di tunggu MBG ngamuk bikin rusuh di lapak satunya tamat tapi baru baca,,, pokonya lanjut dan 💪💪💪💪semungut 😁😁
Sept September: matur suwun segala suprotttnya BESTie 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sri Rahayu
Alhamdulillah Elisa ada yg nolongin...seorang dr baik pula...uda kamu tinggal disitu aja biar si Gara2 stress sendiri...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
habisnya kamu terlalu terhadap Elisa....ya biarin aja dia kabur drpd dia stress ngadepin kamu yg arogan egois tdk berperasaan...lbh baik dia kabur 🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
ken darsihk
Biar kan Elisa bahagia sejenak author jauh dari Anggara
ken darsihk
Doberman nya pindah ke kamar Phantouse itu 🤣🤣🤣
Maya's ❤️
saking jahatnya sama Elisa kamu disumpah in m ti nohhh gaaa 🤭
Sept September: salah apa gua/kata garra🤣
total 1 replies
ken darsihk
Lha si tuan nggak ikut tidur di kamar VIP itu , menunggu Elisa sadar
rini ningsih
kan kan... murka beneran... jangan ketemuin dulu ya Thor...
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
bang kamu di bilang mati tuh sama Elisa
Sept September: orang masih sehat meger-meger 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
kanakan ngamuk kan tuh
Enny Duraiya
lanjut kak sept😍
Sept September: siyap 😍😍😍
total 1 replies
Bu Yudi Wahono
pertama
Sept September: dapat piring cantik kak🙏🤭🤣
total 1 replies
Kar Genjreng
mulano jangan galak galak dan ,,,, perlakukan dengan manis dan baik lah dah di hana di perlakukan mirip maling rasano kabur Saiki mana bawa benihnya pula kapok saiki belgedes si Bro Garra ,,,biarpun krempeng dan ga berdaya tetap saja mempertahan calon buah hati ya,,,uang banyak berkuasa tetapi hatimu ga damai dan selalu nya menggunakan kekuasaan,,,lagi di ajak nikah kontrakan yang Murmer ga biaya banyak wong cetil medit sumpritttttt
Ayla Pratama
kosong????Elisa sma bibi kmna????🤔🤔🤔
si bibi ni lucu🤭🤭🤭
Ayla Pratama
benar2 yaaa si pak garra ni,,,gak ada baik2 nya,,gak ada mnis2 nya,,,,dikit aza😩😩😩 jdi cowok ko gak peka😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Ayla Pratama
siapa jga yg mo bllg mksih🤭🤭🤪🤪🤪
rini ningsih
semoga Elisa beneran kabur... biar makin murka itu si-gara-ngan .. 😄
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
hnah loh kmna bibi sama Elisa nya
ntar gara ngamuk lagi🤣🤣🤣
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
angker nya melebihi kuburan kuno nya bibi lung nya Yoko y sus 🤭🤭🤭👻👻👻👻
Sept September: aku nonton ini pas SD loh wkwk 🤣🤣🤣🤣🤣 wa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!