NovelToon NovelToon
Istri Polos Tuan Garra

Istri Polos Tuan Garra

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Bad Boy
Popularitas:43.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Tubuh Elisa bergetar hebat di ambang pintu kamar hotel. Di depannya, seorang pria berdiri tegap menatapnya dingin. Asing. Berbahaya dan malam ini, pria itulah yang memegang nyawa ibunya.

Satu malam. Jika Elisa berhasil memuaskan pria itu, ibunya tetap hidup. Jika ia gagal, selang dan alat-alat medis ibunya akan dicabut.

Elisa tidak punya pilihan. Gadis lugu yang bahkan belum pernah pacaran itu harus menukar kesuciannya demi napas ibunya.

"Mandilah. Aku benci menyentuh perempuan kotor!"

Suara itu dingin, menghina, menusuk sampai tulang.

Demi selamatkan ibunya, Elisa terpaksa melakukan ini, hanya satu malam. Tak disangka pria itu menagihnya seumur hidup. Karena pria itu tidak hanya menginginkan tubuhnya. Dia menginginkan seluruh hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mau

Bab 17 Istri Polos Tuan Garra

"Boleh suatu hari jika aku ingin menemuinya?"

Bukannya langsung tanda tangan dan 20 milyar jadi millik nya, Elisa justru mendongak sembari melontarkan sebuah pertanyaan klise.

"Tergantung. Kita lihat nanti!"

Jawaban Anggara tidak menentu, membuat Elisa terdiam. Anak itu satu-satunya yang tersisa. Bagian dari dirinya. Yatim piatu, tidak ada saudara. Punya satu bibi juga sifatnya sangat kejam dan sadis.

Jika bisa, Elisa tetap ingin memiliki anak itu.

"Pak Anggara, bisa tidak aku tetap memilikinya?"

Sorotan mata pria itu berubah tajam, tapi wajahnya kelihatan tenang.

"Kau tidak ingin uangnya?" tanya Anggara.

Elisa menggeleng. "Tidak. Saya tidak ingin uangnya."

Anggara bertepuk tangan, "Gadis pintar. Daripada uang 20 M, kau lebih memilih investasi jangka panjang. Anak ini bisa kau jadikan alat nantinya. Kau sekarang kelihatan semakin serahkan Elisa."

Tuduhan Anggara membuat Elisa terhenyak, ia tak menyangka dinilai serendah itu.

"Maaf, Pak Anggara. Anda sudah salah paham."

"Sudah ... sudah, tidak perlu susah payah menjelaskan. Aku sudah hapal wanita sepertimu."

"Tapi ..." Elisa mau membela diri. Namun, sepertinya di mata pak Garra tersebut, dia sudah dicap wanita mata hijau, mata duitan.

"Lebih baik kamu tanda tangan, sebelum aku berubah pikiran. Aku rasa, 20 milyar sudah cukup besar untuk mu!"

"Maaf, saya tidak bisa!" Elisa berdiri. Mendorong map itu menjauh dari dirinya.

"Jadi kurang? Kau pandai bernegosiasi ... baiklah. 30 Milyar. Setelah itu, jangan muncul lagi di hadapan kami setelah anak itu lahir." Garra menatap dingin. Merendahkan dan seperti Elisa tak punya harga diri sama sekali.

"Ini bukan tentang uang," sela Elisa.

Terdengar tawa Anggara yang meremehkan.

"Jangan lupa, kau jual keperawanan mu Elisa!"

Tangan Elisa mengepal. Andai ibunya tidak kritis, dia juga tak Sudi menjual satu-satunya harta berharga tersebut.

"Saya tidak lupa! Dan sekarang saya sudah berbuah pikiran. Saya mau anak ini!"

"Tidak bisa!" Tangan Anggara mengebrak meja.

"Saya gak mau menjual anak ini! berapapun yang anda tawarkan! Saya menarik keputusan saya. Saya tidak setuju menyerahkan anak ini!"

Elisa melawan. Dia hanya punya anak itu. Kalau diberikan pada pria tersebut. Dia yakin akan menyesal seumur hidupnya.

Anggara menghela napas dalam-dalam, kemudian menatap Elisa tajam.

"Jadi ... sekarang apa maumu? Kau miskin! Kau tak layak membesarkan seorang anak! kau bahkan tidak punya pekerjaan! Kau tak punya tempat tinggal!!!"

"Saya akan mencari kerja! Saya bisa melakukan apa saja! Jadi ... apa boleh sekarang saya keluar dari sini? Saya akan besarkah anak ini sendiri. Kedepannya, saya tidak akan menuntut macam-macam pada anda," janji Elisa.

Janji yang diucapkan Elisa mendapatkan respon yang yang tak enak. Ia ditertawakan oleh pria kaya tersebut.

"Aku bukan tak percaya pada ucapanmu! Hanya saja .... yang kau kandung itu darah Anggara Wijaya. Dia tak pantas hidup menderita bersamamu!"

Hening.

"Tanda tangan saja. Aku tidak suka buang-buang waktu! Daripada kau menderita dan membusuk dalam kemiskinan. Tawaranku ini jauh lebih baik!" ucap Anggara dengan nada penuh kesombongan.

Tangan Garra merogoh saku celana, mengeluarkan kartu hitam dari dompetnya.

"Di dalam sini terdapat 1 M. Sisanya aku berikan bertahap, asal kau tak macam-macam."

Elisa menggeleng, tangannya mengusap perutnya yang masih rata. Dia tidak mau menukar anaknya dengan uang. Pikirannya berubah, dia mau anak itu tetap jadi miliknya.

"Jangan suruh aku pakai kekerasan, Elisa!" desis Anggara.

Elisa mendongak, jantungnya berdegup kencang. Saat Garra beranjak dan jalan ke arahnya, dia perlahan tahan napas.

1
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
sa ae babang gara
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
modus kan lu bang🤣🤣🤣
Kar Genjreng
Garra langsung makan Elisa jadi obat di bikin sendiri ahh dasarnya ya Pria Buaya Muara akale segunung kepalang tanggung. langsung di amboxing ga sabaran Elisa sudah terkunci. mulutnya makanya ga jawab artinya heehh ,,,, boleh boleh buat Mas semua ga pake nanti wisss brokoti sakakabehane ujung dukur tekan ngisor pokoe di ambah kabeh ,,,iki meh di baca ende bengi ngantuk jadi bar shubuh ,,,ga ISO turu neh JM 5 meh jalan sehat,,,dah Elisa teruskan nanti tak enteni update nya lagi bay bay mau jalan dulu,,
Ayla Pratama
oalaahhhh ternyata minum sndri tohhh🤦🤦🤦
Halimatus Syadiah
lanjot thor
Halimatus Syadiah
senjata yg ampuh
Sri Rahayu
Elisa yg lugu selalu dimanfaatkan kepolosan nya si Gara2...🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
stranger
sengaja otor nakal🌚
Bu Yudi Wahono
ih memang licik singkong rebus
Nur Azizah
wes wes to akal²ane garraaa mrai/Awkward//Determined/
ken darsihk
Waduh bakal terjadi rudapaksa ini 🔥🔥🔥
Maya's ❤️
sudah di empet lama itu lisa , nanti ndak makin layu dia 🤭😂
Nur Azizah
awas ra garra nanti elisa kabur lagi🤣
Sri Rahayu
itu Gara2 minum obat sengaja atau dijebak orang... iya kali sengaja biar.bisa mengeksekusi Elisa 🤩🤩🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Eka ELissa
di ksih jatah kah... entahlah hy emak yg tau.... bersambung besok yooo gaess 🤣🤭
Kar Genjreng
🤭🤭 lagi menahan ya Tuan takut singkong rebus nya itu itu Lo anu itu,,,,
gagal kena serangan fajar ini hampir kena serangan setelah Isya 😂Ay ga coment ahhh takut dosa ,,,Tuan lagi di bekukan agar semua kenceng biar ga berisik!!!!!!! besok bangun Bobo panggilan nya ganti ya Elisa jangan Tuan tapi Den Kang Mas Garra,,, Pembaca jangan pada Traveloka ya,,🤣🤣
mrs younge
Hayuk gasss mumpung ada kesempatan gar
PK dokter di macetin dulu aje KK dept 🤭🤣🤣🤣
Mia Camelia
aduh Elisa kena juga🤣🤭😭
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
semoga bukan modus
Sept September: 🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Tiniewiniebitie Mimie Pisae
berisik pngen ngerasain surga y bang🤣🤣🤣👻👻👻🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!