NovelToon NovelToon
You Make Me Pregnant

You Make Me Pregnant

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alyunda

#adultstory

2 garis merah

2 garis merah

2 garis merah

3x percobaan dan hasilnya masih sama. Paris tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

"ini tidak mungkin... Tidak mungkin aku hamil..!"

Paris menyangkal kenyataan bahwa dirinya tengah mengandung. Testpack itu bisa saja salah. Untuk meyakinkan nya lagi, paris memeriksakannya.

"anda positif hamil."

Dunianya seakan hancur mendengar kalimat itu keluar dari mulut dokter tersebut.

Paris merasa tidak berhak meminta pertanggung jawaban pria yang telah menidurinya. Karena malam itu, kesalahan ada padanya.

Ig: @tosca_mocca_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alyunda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

"karena semuanya sudah ada disini, mari kita mulai makan malamnya." ucap Darius..

Mereka pun memulai memakan hidangan yang tersaji di atas meja.

Perut ku mendadak terasa kenyang melihat nya didepanku.

Paris mengeluh dalam hatinya karena kehadiran Theo membuatnya terasa tidak nyaman.

" Theo, bagaimana keadaan disana?" tanya Darius pada anaknya.

"Daddy tenang saja. Semua sudah teratasi. Para benalu sudah diamankan. Kita hanya perlu memulihkan nya saja." jawab Theo.

"baguslah kalau begitu. Daddy percaya padamu." puji Darius.

"cobalah ini, Paris dan Daddy mu yang membuatnya." Sarah ikut bicara.

"Oh ya?" Theo kembali menatap Paris yang terlihat canggung lalu mengambil makanan yang direkomendasikan sang ibu.

"Hmmm... Ini rasa baru dilidahku. Unik dan bisa dinikmati." lanjut Theo.

"Daddy setuju denganmu. Kau tahu, Awalnya itu adalah produk gagal karena overcook tapi Paris mencoba mengkreasikannya hingga jadilah menu baru ini." puji Darius. Paris hanya tersenyum.

"benar kan kata mommy, Paris memang pandai memasak." sahut bu Sarah.

"Paris.. Kenapa makannya sedikit? Tidak nafsu makan?" tanya bu Sarah.

"Bukan begitu,, cuma tadi sudah terlalu banyak mencicipi saat didapur jadi sudah agak kenyang." jawab Paris

Theo tersenyum samar dalam makannya. Sesekali ia mencuri-curi pandang ke arah Paris. Sedangkan Paris benar-benar merasa tidak nyaman dan berharap makan malam segera berakhir. Dia sebenarnya ingin segera pamit, tapi rasanya terkesan tidak sopan. Jadi dia menunggu saja.

Akhirnya yang ditunggu Paris datang juga. Makan malam itu akhirnya selesai. Dan Paris segera pamit. Dia sudah tidak tahan didekat Theo terus-menerus. Karena hanya dengan melihatnya, itu membuat Paris mengingat kembali malam panas mereka.

Paris berjalan menghampiri motor yang ia parkirkan tapi langkahnya terhenti karena ada yang mencekal tangannya. Dan saat menoleh, ternyata itu adalah Theo.

"ikut aku!" Theo menarik Paris menjauh dari motornya.

"tapi..." Paris tak sempat meneruskan ucapannya karena tangannya sudah ditarik begitu saja.

Sedangkan di kejauhan, ada yang melihat kejadian itu.

"semoga kali ini memang jodohmu, Theo." ucap Sarah lirih

Paris dibawa Theo menuju salah satu Paviliun.

"pak Theo... Apa yang bapak lakukan?" tanya Paris disepanjang jalan..

"pak... Jangan begini... Kalau pak Darius dan bu Sarah lihat bagaimana? Mereka bisa salah paham. " lanjut Paris yang tidak digubris oleh Theo..

Sampai akhirnya mereka sampai di Paviliun yang tak kalah mewah dari rumah utama. Theo membawa Paris masuk kedalam Paviliun.

Sesampainya didalam Paviliun, Paris langsung dipeluk oleh Theo.

Paris yang tidak ada persiapan apa-apa pun terkejut lalu ia mendorong Theo.

"apa yang pak Theo lakukan?" tanya Paris.

"aku merindukanmu!" jawab Theo.

"apa?" Paris tidak menyangka, kalimat itu yang keluar dari mulut Theo.

"jangan menghindar. Berhentilah bersikap bodoh!" ucap Theo tegas.

"tidak bisa." ucap Paris menggeleng.

"melihat pak Theo hanya mengingatkan ku pada mimpi buruk itu." lanjut Paris..

"mimpi buruk?" Theo tersenyum sinis.

"kita sama-sama tidak sadar waktu itu hingga kejadian itu bisa terjadi." ucap Paris.

"kamu benar kita sama-sama dipengaruhi obat waktu itu. Jadi biar aku memperjelas nya hari ini. Disaat kita sama-sama sadar." ucap Theo.

"apa?" Paris bingung maksud dari ucapan Theo..

Theo lalu meraih pinggang Paris dan mendekapnya.

"pak Theo apa yang...." ucapan Paris terputus karena Theo membungkamnya dengan ciuman.

Paris membelalakkan matanya. Terkejut dengan apa yang terjadi. Dia diam membeku. Paris memejamkan matanya dan berharap ini hanya mimpi. Tapi Lum*tan bibir itu terasa sangat jelas.

Theo melepaskan ciuman nya.

"buka matamu dan tatap aku! Ingat lah wajah yang menyentuh mu ini! Ini nyata bukan mimpi."

Paris membuka matanya, menatap wajah tampan yang ada didepan nya.

"panggil aku Theo. Panggil namaku saat kita se intim ini. aku akan melakukannya dengan lembut agar kamu mengingatnya dengan jelas." lanjut Theo semakin merapatkan dekapannya hingga tidak ada celah.

Theo kembali mencium Paris. Paris bingung harus berbuat apa. Dia tidak membalas ciuman itu tapi juga tidak menolak. Dia sudah terlena dalam dekapan Theo dan mulai menikmati nya. Dia seperti tersihir dan hanya mengikuti alur yang disajikan.

Pelan tapi Pasti, Theo sudah berhasil menggiring Paris ke arah ranjang. Bahkan tangannya sudah mulai bergerak mengangkat dress yang melekat pada tubuh Paris.

"kau milikku sepenuhnya, sayang." bisik Theo disela pergulatan mereka diatas ranjang. Sedangkan Paris dibuat pasrah dengan kenikmatan yang disajikan oleh Theo.

Dan malam ini menjadi malam panas untuk kedua kalinya bagi mereka. Dan seperti ucapan Theo, mereka melakukannya dengan penuh kesadaran tanpa obat-obat an penunjang g*irah.

_. _. _

Paris terbangun saat waktu masih menunjukkan pukul 4 pagi. Dia merutuki kebodohannya yang lemah untuk menolak. Karena sejujurnya Paris menikmati nya juga.

Bisa-bisa nya dia melakukannya kembali dan kali ini dengan penuh kesadaran. Dia benar-benar sudah seperti pel*cur. Wanita murahan yang dengan mudah menyerahkan dirinya.

Paris menoleh kearah Theo yang masih terlelap. Dia menatap sendu ke arah Theo.

Andai dari awal kita sudah saling mencintai.

Paris lalu mengerjapkan matanya. Menatap Theo terlalu lama hanya membuatnya mengingat pergulatan panas mereka.

Paris segera bangun dan membersihkan diri. Dia mulai berpakaian dan bersiap-siap untuk pergi tanpa diketahui oleh Theo.

Paris keluar dari Paviliun saat langit belum begitu terang. Ia melangkah menghampiri motornya dan segera pergi dari kediaman Mc Cannon.

Sepanjang jalan, Paris tak henti-henti nya menyalahkan dirinya sendiri. Bisa-bisa nya ia melakukan itu untuk kedua kalinya tanpa ikatan pernikahan.

Mengingat itu, Paris jadi ingat konsekuensi yang akan terjadi. Tapi Paris masih berpikiran positif karena tak ada gejala yang terjadi pada dirinya. Tapi entah bagaimana Setelah malam kedua ini.

Karena bimbang, Paris memutuskan untuk pergi ke apotek yang buka.

Sementara itu, Theo sudah bangun dari tidur lelapnya. Ia mendapati sebelah ranjang nya yang kosong.

"gadis itu melakukan nya lagi."

Theo lalu mengambil smartphone nya dan ada pesan disana yang ternyata dari paris

'aku minta maaf. Aku mengambil jaket di almari. Akan ku kembalikan nanti.'

Theo menyunggingkan senyuman.

"sepertinya aku harus membuatmu tidur diranjangku agar kau mau menghubungi ku." ucap Theo.

. _. _

Sesudah Paris membeli apa yang di butuhkan, ia keluar dari apotek menuju motornya diparkirkan. Sampai seseorang membuatnya berhenti melangkah.

"Paris?" panggil Arka.

Paris menoleh.

"beli obat juga?" tanya Arka.

"eh... Iya.. Kak Arka juga beli obat?" Paris tanya balik.

"kok masih panggil kak sih? Arka saja." Ucap Arka.

"eh iya... Maaf belum terbiasa." jawab Paris.

"kamu lagi sakit?" tanya Arka.

"bukan... Bukan aku yang sakit. Ini titipan temen kok.. Yang tinggal 1 kontrakan denganku." jawab Paris berbohong.

"Oh... Mau ku antarkan... Masih pagi buta, jalanan masih sepi." Arka menawarkan.

"eh tidak usah.. Nanti malah merepotkan... Aku sudah biasa lewat sini." jawab Paris.

"sudah dulu ya... Kasian temen ku udah nungguin." lanjut Paris.

"ya udah hati-hati ya." ucap Arka.

"iya... Kamu juga." jawab Paris yang membuat Arka tersenyum.

Paris segera melajukan motornya dan pergi menjauh.

1
Achakajayes
maaf ya sebelumnya, permisi aku punya rekomen cerita bagus hehe (semoga saja). Judulnya menikahi kakak angkuh, konfliknya gak terlalu menegangkan tapi seru buat diikuti. kalau penasaran langsng aja pencet akunku, Terima kasih banyak🙏 ayok saling dukung tanpa menjelekkan karya lain. salam author💕
Achakajayes
bagus kak ceritanya😍😍 aku suka
Mawar Dawai
Luar biasa
Ryan Jacob
bagus ceritanya...mantul laah
Sheninna Shen
Novelnya bagus
rain03
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
Dewi Soraya
visual cwokny g deh kurng srek
Dwi Kumalasari
aku mampir kak
Evi mugihartati
bgs
rusidah siti
Serel insaf.
rusidah siti
diantara kata teman untuk laki-laki dan perempuan adalah salah satunya memendam perasaan
V
waahh jangan ada cinta segitiga persaudaraan thor, kasian 😊😁
V
yaaahh udah pagi aja 😂😂😂
Maya Ratnasari
setelah beberapa Minggu kali ya Thor. karena kalo setelah beberapa bulan, harusnya Paris udah melahirkan
Rini Haryati
mantap,keren
sukses,semangat
mksh
BLACK HUNTER GAMING
flasback nya karo gerbong kereta.......
Nana effendy
aku nyata loh
Nana effendy
gundulmu😂
Nuraini Aini
udh lupa jln ceritanya krn kelamaan upnya
❄️ Ari Wahyuni ❄️: he'e kk betul tu lupa author sih kelamaan 🙏🙏🤭🤭
total 1 replies
Siti Romdoniah
visualnya ok banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!