NovelToon NovelToon
DROWNED SOULS Jiwa Jiwa Yang Tenggelam

DROWNED SOULS Jiwa Jiwa Yang Tenggelam

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mengubah Takdir / Bad Boy
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: NABILA_08.p

"masukkan kartu penyegelnya sekarang, atau kita akan mati di tempat ini!,
saat satu persatu siswa lenyap misterius dan hanya memisahkan debu hitam, itsuki ikawasi dan teman temannya terjebak oleh siluman pemangsa manusia, situasi menjadi gila ketika sahabat mereka berbalik menyerang di bawah sihir hitam!
dipojokkan oleh amukan api dari raja siluman pemangsa manusia dan penyanderaan di atas kawah lava gunung valerius, itsuki terpaksa meledakkan rahasia terbesarnya: kebangkitan murni kekuatan 7 elemen.
berhasilkah mereka menyegel monster legendaris tersebut, ataukah ini awal dari perang dimensi yang jauh lebih besar? .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NABILA_08.p, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 Cahaya Di Ujung Keputusan

Malam yang panjang di atas tanah yang bersumpah darah itu kian mencekam. kubah pelindung Hinata berada di ambang kehancuran total. Monster bertentakel itu kembali mengamuk dengan beringas, melancarkan pukulan bertubi-tubi menggunakan puluhan tentakel raksasanya.

Suara dentuman keras terdengar berulang-ulang, memekakkan telinga, bagai suara petir yang menyambar di malam hari. Setiap hantaman keras itu meninggalkan retakan baru yang semangkin melebar di dinding transparan kubah Hinata.

Pertahanan gadis itu benar-benar berada di titik nadir, bersiap untuk hancur berkeping-keping. Namun, dengan sisa-sisa tenaga yang hampir habis, Hinata tetapi berdiri tegak. Ia mendedikasikan seluruh sisa hidupnya demi mempertahankan kubah tersebut.

Hanya untuk memberikan sedikit waktu bagi Kaguya di saat-saat kondisi yang amat genting, ketika harapan seolah telah sirna dan kematian terasa begitu dekat, sebuah suara yang sangat aneh tiba-tiba menggema dari kegelapan. Suara itu berbaur dengan deretan besi yang bergesekan, bersumber dari dasar sumur tua yang berada tak jauh dari mereka.

Sebelum monster itu sempat melayangkan pukulan penghancur terakhirnya, sebuah keajaiban terjadi. Dari dalam sumur tersebut, sosok bayangan melesat keluar dengan kecepatan tinggi. itu adalah Roy! dengan heroisme yang luar biasa, Roy meloncat tinggi demi menggapai mata sang monster.

Sambil berteriak lantang, ia melemparkan segenggam batu-batu tajam yang berhasil ia kumpulkan dari dasar sumur. Serangan tak terduga itu meluncur cepat dan telak menghantam tepat di kornea mata makhluk mengerikan itu. Seketika monster itu melolong kesakitan. Darah hitam pekat mengucur dari matanya, membuat pandangannya membuta dalam beberapa saat.

Roy mendarat di tanah dengan posisi berlutut, napasnya memburu berat bagai pandai besi yang sedang memompa udara, kondisinya sangat mengenaskan: pakaian yang di kenakan nya robek di sana-sini, compang-camping di penuhi noda tanah dan darah.

Namun, keajaiban yang kedua adalah ia ternyata tidak mati, baju besi tebal yang melekat pada tubuhnya telah menjadi penyelamat nyawanya dari benturan maut, saat ia terjatuh ke sumur sebelumnya.

meskipun tubuhnya di penuhi memar dan rasa nyeri luar bias, matanya tetap memancarkan kilat tekat yang tak padam.

"Aku belum mati. Makhluk terkutuk!" teriak Roy, mencoba mengalihkan perhatian di tengah monster yang sedang mengamuk buta.

Tanpa membuang waktu, Roy segera maju ke garis pertempuran. Kali ini, ia tidak sendiri,ia bergerak bersama Kaguya, memposisikan diri mereka sebagai tameng hidup. Di lini belakang, Hinata yang memegang kendali penuh atas taktik, bergerak sebagai otak yang mengatur setiap pergerakan.

Strategi yang di susun Hinata sangat matang, memanfaatkan setiap celah dari kebutaan sesaat sang monster. Namun, seiring berjalannya sedetik demi detik, Roy menyadari satu kenyataan yang sangat pahit, makhluk itu terlalu kuat, perbedaan daya hantam dan ketahanan fisik di antara mereka terlampau jauh berbeda, walaupun strategi mereka berjalan tanpa cela, pukulan tangan kosong dan senjata biasa milik roy sama sekali tidak dapat menembus kulit tebal sang monster.

Situasi kembali berbalik mendesak, epek kenyataan sang monster itu mulai menghilang, dan amarahnya kini berlipat ganda, tentakel-tentakelnya sabetan ke segala arah dengan kecepatan yang mengerikan, menciptakan angin puyuh yang menerbangkan debu dan bebatuan di sekitar mereka, Kaguya terlempar mundur, sementara pertahanan Roy mulai goyah.

Di saat-saat kondisi kritis dan tidak ada lagi ruang untuk mundur, Roy teringat sesuatu. Dengan gerakan cepat dan penuh keputusaan, ia merogoh kantong rahasia di balik pelindung dadanya.

Ia mengeluarkan sebuah botol kecil berisi sebuah pil yang merah menyala, pil itu adalah pil yang di racik khusus dengan ramuan herbal langka, yang sengaja ia siapkan dari jauh hari hanya untuk menghadapi keadaan yang paling genting dalam hidupnya

Sambil terus menahan gempuran angin dari sabetan sang monster, Roy berbalik dan berteriak histeris kepada Hinata .

"Hinata!. Cepat kau ambil pil ini! Bawa dan minumkan ke mulut Itsuki untuk menetralisir racun di dalam tubuhnya!"

Roy melemparkan pil itu tinggi-tinggi ke udara, Hinata yang sedang mempertahankan energi kubahnya menangkap pil tersebut dengan tubuh yang gemetar, pandangan mata Roy beralih, menunjuk dengan jari yang berlumuran darah ke arah itsuki yang terbaring kaku di atas tanah, dengan wajahnya yang membiru akibat racun yang mematikan.

Melihat kondisi Roy yang sudah berada di ambang bata, Hinata berteriak cemas dengan parau, "Tetapi Roy! Bagaimana dengan kondisi mu? Jika aku pergi, kau akan mati di tangan makhluk ini!".

"Sudah cepat pergilah!" balas Roy dengan raungan yang memecah keheningan malam. Tatapannya begitu tajam penuh pengorbanan, "Hanya Itsuki yang bisa menyelamatkan kita semua saat ini! Biar aku yang menahan dan mengulur waktu di sini, jangan pedulikan aku, kau cepat pergilah sekarang juga! Sekarang. Hinata!".....

Mendengar jeritan yang penuh keputusan dari Roy, Hinata tau bahwa tidak ada waktu lagi untuk terus berdebat. Setiap detik yang terbuang adalah taruhan nyawa. Tanpa membuang waktu sedikitpun, Hinata membalikan tubuhnya, ia berlari sekuat tenaga mengabaikan rasa lelah yang terus menguras tenaga dan kesadarannya.

langkah kakinya melompati batu-batu, melesat menghampiri tubuh Itsuki yang terbaring kaku seperti mayat. Sesampainya di sisi itsuki, Hinata langsung berlutut. Dengan tubuh yang bergetar hebat karena panik, ia membuka paksa rahang Itsuki yang sudah mengeras.

Seketika udara di sekitarnya terasa semakin mencekam. Dengan susah payah, ia memasukkan pil merah itu ke dalam tenggorokan Itsuki,lalu memijat leher pemuda itu agar pil tersebut dapat tertelan sempurna ke dalam perutnya.

"Kumohon, Itsuki.... bangunlah...." bisik Hinata dalam hati, air matanya menetes jatuh ke pipi Itsuki.

Di saat pil itu berhasil tertelan sepenuhnya oleh itsuki, sebuah tragedi terjadi di garis depan. Roy yang menggunakan seluruh sisa energinya untuk menjadi umpan, tidak sanggup lagi menahan hantaman maut dari monster tersebut, sebuah sabetan tentakel raksasa berkecepatan tinggi menghantam dada Roy dengan telak, suara hantaman itu terdengar mengerikan.

Tubuh Roy seketika terhempas ratusan meter ke udara, melesat bagaikan peluru, sebelum akhirnya jatuh dengan keras menghantam jajaran batu-batu tajam di ujung area pertempuran.

Benturan itu begitu hebat hingga membuat bebatuan tersebut hancur, tubuh Roy terurai lemas di antara puing-puing, bersumpah darah dan langsung kehilangan kesadaran seketika, hubungan batin mereka seolah terputus; Roy telah tumbang.

Kini tidak ada lagi penghalang di depan monster, situasi semangkin mendesak dan mengerikan. Makhluk itu memutar tubuhnya yang besar, mendatangi Hinata yang masih berada di samping itsuki. Dengan mata yang merah penuh dendam, monster itu mengangkat tangan-tangan tentakelnya tinggi-tinggi ke udara, ujung tentakel itu tampak mengeluarkan cairan hitam pekat yang berdesis. Sebuah pukulan beracun yang mematikan, yang siap menghabisi hidup Hinata dan Itsuki dalam sekali hentakan di udara. Hinata hanya bisa terpaku, bersiap menerima takdir buruknya.

(Bersambung).

1
Alia Kelara
mangkin seru ni aksinya, lanjut terus dong BAB 23 👍👍👍
Alia Kelara
mangkin seru ni adegannya sangat mengharukan, lanjut terus dong autor bab 22🙏🙏🙏
Alia Kelara
wah sepertinya elemen Itsuki kali ini enggak asal keluar, pasti karena perubahan wujud zad dari kalor ke kristal, langsung embat Itsuki jangan kasih ampun lagi, 💪💪💪💪,lanjut dong autor bab 21 🙏🙏🙏
Alia Kelara
memang dasar enggak tau ucapan terima kasih, masih mending ia di beri kesempatan kedua dan tidak di habisi, terus dia pulak yang nusuk dari belakang, memang dasar pagar makan tanaman 🪏🪏🪏
FITRI HIDAYATI
memang enggak tau malu, Uda mau mati baru ia minta maaf, jangan kasih ampun lagi Itsuki, orang kayak gitu memang udah sangat pantas untuk di binasakan,👍👍👍, lanjut terus dong autor bab 21 mangkin seru ni ceritanya 🙏🙏🙏
FITRI HIDAYATI
orang kayak gitu seharusnya tidak perlu di kasihani Itsuki, kalau udah sipat watak asli tidak mungkin berubah, Uda di kasih kesempatan ke dua malah dia yang nusuk dari belakang memang enggak tau malu, mending masih di kasih hidup
fitri Hidayati
Idihh di saat udah mau sakaratul maut baru mohon-mohon di kasihani, memang nggak tau malu, hajar terus Itsuki jangan kasih ampun lagi balaskan dendammu💪💪💪💪, lanjut dong autor bab 21, mangkin penasaran ni👍👍🙏🙏🙏
fitri Hidayati
dasar manusia tidak tau malu, di kasihani malah nusuk dari belakang, memang musuh terbesar itu adalah seseorang yang sudah kita percayai sejak awal.
FITRI HIDAYATI
wah tidak menyangka ternyata musuh terbesar bukanlah makhluk melainkan teman sahabat seperguruan kita🤔🤔🤔, memang benar benar air susu di balas dengan air tuba, lanjut dong autor bab 19 mangkin penasaran ni 🙏🙏🙏🙏
Alia Kelara
jangan menyerah Itsuki kami selalu mendukungmu bangkit dan lawan kau pasti bisa, 💪💪💪, lanjut dong Ator bab 19 mangkin penasaran ni 👍👍👍
Alia Kelara
mangkin bagus ni adegannya semangkin mendebarkan, 👍👍👍
fitri Hidayati
wah mangkin seruni, enggak nyangka ternyata seorang yang terlihat baik di depan dapat menusuk di belakang 🤔🤔🤔, lanjut terus dong autor bab 19 🙏🙏🙏
fitri Hidayati
wah jangan-jangan ini raja bawah tanah yang di ramalkan itu 🤔🤔🤔, lanjut terus dong autor bab 18 🙏🙏🙏
FITRI HIDAYATI
wah mangkin seru banget nih episodenya lanjut terus dong autor bab 17 kami akan selalu mendukung dan setia membaca 🙏🙏🙏🙏
Alia Kelara
bangkitlah tim itsuki kalian pasti bisa jangan mau kalah dengan kegelapan,💪💪💪,lanjut dong autor bab 17 🙏🙏🙏
Alia Kelara
wah hebat banget persahabatan mereka walaupun sudah berdarah-darah tetap bangkit untuk saling menopang satu sama lain dan saling menjaga dengan sesama👍👍👍, lanjut terus dong autor bab 16 udah enggak sabar ni pengen tau ke lanjutannya
FITRI HIDAYATI
wah mangkin seru ni aksinya, lanjut terus dong BAB 16 autor udah penasaran ni 🙏🙏🙏
FITRI HIDAYATI
jangan-jangan ini memang suatu kejadian yang memang di rencanakan oleh sesuatu yang tidak menyukai Itsuki, lanjut terus dong BAB 17 Uda mangkin penasaran ni 🙏🙏🙏
fitri Hidayati
wah mangkin seru banget ni episode nya 👍👍👍 enggak buat bosen ni , lanjut dong autor bab 17 🙏🙏🙏
fitri Hidayati
bangkitlah Itsuki kamu pasti bisa, lanjut dong bab 16🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!