NovelToon NovelToon
Rencana Bunuh Diri Sang Antagonis

Rencana Bunuh Diri Sang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Hidup Kayna memang sudah hancur, ayahnya sangat membencinya karna sudah membuat ibunya meninggal saat melahirkannya.

Oleh sebab itu, di usianya yang genap 20 tahun.. ia memutuskan mengakhiri hidupnya agar bisa merasakan reinkarnasi ke keluarga yang ia harapkan akan mencintainya, namun..

"Astaga.. kenapa aku harus menjadi tokoh antagonis yang akan mati di tangan tunanganku sendiri?"

Kayna yang kesal karna terlempar ke novel memutuskan untuk bunuh diri sebelum tunangannya yang membunuhnya.

Lalu, apakah rencananya akan berjalan mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Sentuhan Adrian di leher Kayna terasa seperti percikan api kecil di tengah musim dingin.

Jantung Kayna berdetak aneh. Bukan detak panik karena mendekati kematian, melainkan detak yang sama sekali tidak ia kenal.

Gawat!.. Ini tidak ada di skrip. Tokoh antagonis tidak seharusnya merasa hangat di bagian dada hanya karena disentuh oleh algojonya sendiri.

Untuk mengatasi kebingungan yang sangat tidak nyaman ini, otak Kayna langsung melakukan mekanisme pertahanan andalannya: memikirkan cara mati.

Dengan gerakan cepat, Kayna mundur selangkah, melepaskan diri dari jangkauan tangan Adrian. Ia menepuk-nepuk perban di lehernya dengan wajah datar.

"Tuan Duke," ucap Kayna, suaranya kembali datar dan tanpa emosi. "Tanganmu dingin. Dan kalau kau benar-benar peduli padaku, tolong jangan sentuh lukaku. Nanti infeksi. Kalau aku mati karena sepsis, dewa reinkarnasi pasti akan menganggapku mati konyol dan melemparku ke tubuh cacing tanah."

Adrian menatap tangannya yang baru saja ditarik kembali. Jemarinya mengatup kosong di udara. Raut wajah pria itu berubah dari lembut menjadi canggung, lalu kembali ke topeng dinginnya, meski telinga pria itu tampak sedikit... memerah?

"Kau..." Adrian menurunkan tangannya, berdeham pelan untuk menutupi kegelisahannya. "Kau selalu bisa merusak suasana."

"Itu adalah keahlianku yang lain, selain mencoba bunuh diri," balas Kayna santai, kembali duduk di tepi dipan kecilnya. "Jadi, apa rencana selanjutnya? Kau mau mengurungku di sini sampai aku mati tua? Karena kalau iya, tolong pesan tempat tidur yang lebih empuk. Punggungku sakit."

Sebelum Adrian sempat menjawab, pintu kamar ketuk dengan sopan. Tidak lama, Rosa mengintip dari balik pintu, wajahnya pucat pasi.

"M-maaf, Yang Mulia... Nona Kayla..." suara Rosa bergetar. "Ada utusan dari Istana Kerajaan. Mereka membawa dekrit dari Raja."

Adrian langsung tegang, postur tubuhnya kembali menjadi seorang bangsawan tinggi. "Masuk."

Rosa masuk dengan baki berisi gulungan kertas berlilin segel kerajaan, diikuti oleh seorang herald kerajaan yang membungkuk dalam.

"Yang Mulia Duke Adrian," ucap herald itu, suaranya bergema di ruangan batu pualam. "Raja mengundang Yang Mulia dan Nona Kayla untuk menghadiri Perjamuan Bulan Purnama besok malam di Istana Kerajaan. Raja ingin melihat langsung calon menantu perempuannya dan memastikan... kesejahteraan Nona Kayla setelah insiden yang menyedihkan."

Kayna yang sedang melamun tiba-tiba menegakkan punggungnya.

Perjamuan Bulan Purnama di Istana Kerajaan?

Otak Kayna langsung bekerja cepat, memvisualisasikan tata ruang istana kerajaan.

Pisau steak perak yang sangat tajam untuk memotong daging panggang. Tangga marmer raksasa yang licin jika disiram air. Lampu gantung kristal seberat satu ton yang menggantung tepat di atas meja makan. Dan yang paling penting... ratusan bangsawan yang bisa dijadikan saksi bahwa kematiannya adalah sebuah 'tragedi kecelakaan', bukan hukuman.

Ini bukan sekadar kesempatan. Ini adalah surga.

"Yang Mulia Raja juga berpesan," lanjut herald itu, "bahwa ketidakhadiran Nona Kayla akan dianggap sebagai penghinaan terhadap Mahkota, dan akan berdampak pada status House Ardent dan House Adrian."

Adrian mengertakkan rahangnya. Otot di pipinya berkedut. "Katakan pada Raja, tunanganku sedang sakit keras. Dia tidak bisa.."

"Adrian," potong Kayna.

Adrian menoleh, alisnya berkerut. "Apa?"

Kayna berdiri, matanya berbinar dengan antusiasme yang jarang terlihat. "Aku akan pergi. Tentu saja aku akan pergi. Bagaimana mungkin aku melewatkan perjamuan kerajaan? Aku bahkan butuh gaun baru. Rosa! Tolong panggil penjahit istana. Aku ingin gaun berwarna putih. Putih pucat. Sangat cocok untuk... suasana duka."

Rosa hampir menjatuhkan baki. "D-duka, Nona?!"

"Maksudku, putih suci," koreksi Kayna cepat, menatap Adrian dengan senyum tipis. "Tuan Duke, kita harus menunjukkan pada Raja bahwa aku baik-baik saja. Bukankah itu yang kau inginkan? Agar reputasimu tetap aman?"

1
Luna
😣😣ikut tegang 😮😮😱😱😱😱
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
Luna
nah gini kan enak sama sama kerja sama mau menghabisi pemberontak🤭
falea sezi
lanjut
falea sezi
🤣🤣 bahasa Jawa nya di bantu mamah alias di hancurin dalam. mulut trs di pindah🤣🤣🤣 muntah q
falea sezi
mending cari jalan buat kabur dr Duke. dripada mati bundir🤣
Wahyu Ningsih
mungkin dia terlalu lelah dgn dunia yg kejam
Wahyu Ningsih
sending banget ceweknya
Luna
coba kau cari kegiatan baru contoh belajar berperang berperang dan membasmi ayahmu sendiri,mungkin itu bisa membuat keputusasaan mu sedikit berkurang
Luna
kalo dibilang capek semua orang juga capek termasuk aku, apalagi capek hidup mau mati rasanya tapi ngebayangin dampaknya mikir dua kali gimana nasib orang yg kutinggalkan ,jika aku mati bunuh diri nambah dosa iya masuk surga juga enggak,yh dijalanin aja sih hidup sampai tuhan sendiri yg manggil aku.
Luna
diberi kesempatan hidup malah ingin mati terus 🤣🤣🤣🤣,
Luna
ngaku ajalah ,,,GK bakalan dieksekusi kok ,,,,mau bunuh diri tapi kalo dewa atau tuhan belum ngasih cap stempel lulus surga yg ada kau ditime travel ke dimensi 2 lain🤣🤣🤣, jangan ngeluh ah . coba kau pergi dari tempat itu berkeliling dunia dengan Rosa cari pengalaman hidup .
ita aja
shock pasti kayna..tdk sesuai ekspektasi
ita aja
cem mana kau kayna
..gagal terus🤣
Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 balita katanya🤣🤣🤣🤣
Emalia
😄😄
Emalia
Lagi kk,up yang banyak 🤭🤭
Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣mungkin karena berbeda jiwa,Duke Adrian mulai suka ,,,,,
ita aja
lagiii
Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!