NovelToon NovelToon
Amazing Doctor In The City

Amazing Doctor In The City

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:740
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

Lin Xiu returned to civilization confident and proud after training with a master who cannot be named on a celestial island cut off from the real world. In his quest to uphold justice, he courageously picks fights with elites in the community wreaking havoc among the rich and the powerful. Be it ghosts, spirits, or seniors of the daoist association, he is fearless. Will the little girl Xiao Tong stay a little girl as she accompanies him on his journey to track down the rest of his friends from the orphanage they once shared?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14.Langkah pertama di kota imperial

Keesokan harinya, Kota Jiangnan tenggelam dalam kepanikan massal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Berita tentang runtuhnya Konsorsium Empat Besar di puncak Menara Cakrawala bersamaan dengan musnahnya markas pusat Asosiasi Daoist di Gunung Anggrek Hitam menyebar seperti api liar. Namun, sosok yang bertanggung jawab atas badai besar tersebut sudah tidak lagi berada di kota itu.

Sebuah jet pribadi super mewah yang disediakan oleh Keluarga Wang membelah awan menuju arah utara. Di dalam kabin, Lin Xiu duduk santai sembari menatap pemandangan luar jendela. Di sekelilingnya, Da Xiao, Xiao Tong, Er Gou, dan Mei Mei duduk dengan wajah yang dipenuhi kekaguman sekaligus kegembiraan.

Bagi anak-anak panti asuhan yang terbiasa hidup dalam penderitaan dan pelarian, kemewahan ini terasa seperti mimpi. Berkat *Ramuan Sembilan Matahari* yang diracik Lin Xiu, Xiao Tong kini tampak jauh lebih segar. Rambut perak berkilaunya dan sepasang mata bernuansa biru safir justru membuatnya terlihat anggun bagai seorang putri dari negeri dongeng.

"Kak Lin Xiu, apakah kita benar-benar akan tinggal di Ibukota Imperial?" tanya Mei Mei sambil memeluk boneka beruangnya erat-erat.

Lin Xiu menoleh dan tersenyum lembut, mengelus kepala adik kecilnya. "Benar, Mei Mei. Kita akan memulai hidup baru di sana. Kakak sudah menyiapkan rumah yang aman untuk kalian semua, jadi tidak perlu ada lagi yang ditakutkan."

Mendengar kata-kata itu, Da Xiao mengangguk penuh tekad. Sebagai kakak tertua, dia bersumpah dalam hati untuk menjaga adik-adiknya dan tidak akan membiarkan dirinya menjadi beban lagi bagi Lin Xiu yang kini telah tumbuh menjadi sosok pelindung yang begitu luar biasa.

Dua jam kemudian, jet pribadi tersebut mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Ibukota Imperial. Kota ini adalah pusat dari segala pusat—tempat di mana kekuasaan politik tertinggi, para naga militer, dan keluarga-keluarga bangsawan kuno yang telah mengakar selama ribuan tahun berkumpul. Skala dan tekanan atmosfer di kota ini puluhan kali lipat lebih masif dibanding Jiangnan.

Begitu melangkah keluar dari jalur VVIP bandara, sebuah iring-iringan mobil sedan hitam antipeluru berlogo khusus militer sudah berbaris rapi di depan lobi. Beberapa pria berbadan tegap dengan setelan jas hitam dan kacamata hitam langsung berdiri memberi hormat begitu melihat Lin Xiu berjalan keluar.

"Tuan Lin Xiu, selamat datang di Ibukota Imperial," kata seorang pria paruh baya bertubuh tegap dengan potongan rambut militer yang tegas. Dia adalah **Komandan Qin**, salah satu perwira tinggi militer yang dikirim langsung oleh otoritas tertinggi Ibukota setelah mendengar rumor tentang kemampuan medis dewa dari pemuda ini di Jiangnan.

"Komandan Qin, terima kasih atas sambutannya. Saya harap rumah yang saya minta sudah siap," kata Lin Xiu datar tanpa ada rasa canggung sedikit pun di hadapan seorang petinggi militer.

"Semua sudah diatur sesuai instruksi Anda, Tuan. Sebuah kediaman pribadi di kawasan perbukitan suci yang dijaga ketat oleh pasukan khusus telah disiapkan untuk keluarga Anda," jawab Komandan Qin dengan nada yang sangat hormat. Dia tahu betul, meskipun pemuda di depannya ini tampak santai, dia adalah sosok *Grandmaster* yang sanggup meratakan satu faksi mistis sendirian.

Namun, sebelum rombongan mereka sempat memasuki mobil, sebuah mobil sport mewah berwarna merah menyala tiba-tiba melesat dengan kecepatan tinggi dan berhenti mendadak tepat di depan mobil iring-iringan militer, menimbulkan suara decitan ban yang sangat nyaring.

Pintu mobil sport itu terbuka, dan seorang gadis muda berusia sekitar dua puluh dua tahun melangkah keluar dengan anggun. Gadis itu mengenakan pakaian kasual bermerek mewah, kacamata hitam besar, dan memancarkan aura kesombongan khas nona besar bangsawan. Dia adalah **Ye Min**, putri bungsu dari **Keluarga Bangsawan Ye**—salah satu dari tiga keluarga penguasa militer tertinggi di Ibukota Imperial.

"Komandan Qin! Jadi ini orangnya?" Ye Min melangkah mendekat, melepas kacamata hitamnya lalu menatap Lin Xiu dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan pandangan penuh keraguan dan penghinaan. "Kakekku sedang dalam kondisi kritis akibat kutukan racun meridian hitam, dan militer justru mengirimkan seorang bocah ingusan dari kota kecil untuk mengobatinya? Apakah kalian sudah kehilangan akal?!"

Mendengar bentakan Ye Min, wajah Komandan Qin langsung berubah drastis menjadi pucat. "Nona Ye, lancang! Tuan Lin Xiu adalah dokter surgawi yang—"

"Dokter Surgawi? Hmph! Paling-paling dia hanya dukun palsu yang beruntung di Jiangnan!" potong Ye Min ketus. Dia menunjuk ke arah Lin Xiu dengan jarinya yang lentik. "Bocah, jika kau benar-benar punya kemampuan, ikut aku ke Kediaman Keluarga Ye sekarang juga. Jika kau berhasil menyembuhkan kakekku, kau akan mendapatkan kekayaan yang tak habis tujuh turunan. Tapi jika kau gagal atau hanya menipu... aku sendiri yang akan memastikan kau dan seluruh keluargamu ini dijebloskan ke penjara bawah tanah militer paling dalam!"

Suasana di area penjemputan bandara mendadak membeku. Tekanan aura dingin mulai terpancar samar-samar dari tubuh Xiao Tong yang mendengar adiknya diancam, sementara Da Xiao melangkah maju dengan protektif.

Namun, Lin Xiu hanya diam. Dia memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jins, lalu menatap Ye Min dengan sepasang mata emas murninya yang berkilat tenang namun sangat mengintimidasi.

"Keluarga Bangsawan Ye, ya?" Lin Xiu menyunggingkan senyum tipis yang dipenuhi rasa dingin. "Aku datang ke Ibukota ini bukan untuk menjadi pelayan atau dokter panggilan para kaum elite yang sombong. Jika kakekmu ingin berumur panjang, suruh kepala Keluarga Ye sendiri yang datang berlutut di depan pintu rumahku untuk memohon."

"Kau... Berani-beraninya kau?!" Ye Min terbelalak horor, wajah cantiknya memerah karena amarah yang meluap. Belum pernah ada satu pun orang di Ibukota Imperial ini yang berani berbicara seangkuh itu di hadapan nama besar Keluarga Ye.

"Komandan Qin, jalan," perintah Lin Xiu malas, sama sekali tidak memedulikan teriakan nona besar tersebut. Dia memandu adik-adiknya masuk ke dalam sedan hitam antipeluru.

Iring-iringan mobil militer itu pun langsung melaju pergi meninggalkan Ye Min yang berdiri menghentakkan kakinya ke tanah dengan penuh kekesalan di pelataran bandara.

Sambil bersandar di kursi empuk mobil yang melaju membelah jalanan megah Ibukota Imperial, Lin Xiu meraba saku celananya dan mengeluarkan ponselnya. Pesan misterius tentang asal-usul orang tua kandungnya kembali dia baca.

*Ibukota Imperial... tempat ini ternyata jauh lebih menarik dari yang kukira,* batin Lin Xiu sembari mengepalkan tangannya perlahan. *Mari kita lihat, siapa sebenarnya yang bersembunyi di balik layar permainan besar ini.

1
Abady Ehm
kurang mantap, kenapa gak diambil hartanya ya? apa karena karena lupa? atau bodoh othornya?...
EAGLE EZ: hallo bree bisa katakan pada saya bagian mana yang kurang mantap untuk di baca agar sebagai media evaluasi diri saya dalam membuat novel bree🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!