JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 013
✍️happy reading✍️
Tak lama Dylan pun melihat Naura dan ada apa dengan Naura
dan Dylan langsung tanya ke Naura.
"ada apa Naura?" ucap Dylan bertanya.
Tak lama Naura mengasih kertas belum aja mau ditulis udah di kasih kertas.
Tidak ada apa apa.
Dari tulisan Naura dan Dylan udah membacanya.
"tidak ada apa apa, terus kamu kenapa?" ucap dylan tanya lagi.
Naura langsung ngasih kertas lagi ke Dylan.
Hanya ada yang ku pikirkan.
"kamu pikirkan apa? Coba jujur saja!" tanya Dylan ke Naura
Naura ngasih kertas lagi ke Dylan. Sementara Tari dan Fira juga perhatikan Naura dan bingung apa yang dibicarakan Dylan dan Naura.
Tidak ada hanya masalah kecil saja kok.
Isi tulisan dari Naura Dylan membaca dan Tari sama Fira ikutin juga membaca kertas dari Naura itu.
"masalah kecil? Malaslah apa itu?" ucap Dylan bertanya kepada Naura.
Tolong tanya lagi.
Naura udah ngasih kertas lagi, kemudian Dylan, Tari, dan Fira mengikut baca
Tak lama Naura berdiri dan ngasih kertas lagi ke pada Dylan dan Naura pergi ke kasir membayar jajan nya dan mereka.
Sementara Dylan, Tari dan Fira membaca kertas itu.
Aku mau ke kelas, maaf aku buru buru.
Bergitu juga dibaca oleh yang tadi. Lalu dylan, Tari, dan Fira bingung.
"ada dengan Naura?" ucap Tari berkata.
"aku juga kurang tau." ucap Dylan juga berkata.
"tapi kenapa dia gak mau jujur ke kita ya?" ucap Dylan berkata lagi.
"mungkin kayaknya dia diam diam mengalami masalah itu?" ucap Tari berkata.
"apa iya?" ucap Fira yang juga ikutan berkata.
"mungkin sih?" ucap Tari menjawab.
"udah kita selesaikan makan dulu nanti kita tanyakan pada Naura." ucap Dylan berkata dan menyuruh mereka selesaikan makan.
"ya sebentar lagi mau selesai makan kok." ucap Tari.
"tunggu aku dulu, aku juga selesaikan makan." ucap Fira.
🌊🌊🌊
di kelas A.
Naura pun ngchat ibunya untuk mengasih tahu ke ibunya karena dia tidak bisa bantu adiknya.
✉️ibu aku nanti gak bisa bantu Dewanto, karena Aku ada kegiatan di sekolah ku maaf Bu, tolong kasih Dewanto ya!✉️
isi pesan Chat Naura dari ke ibunya nantinya ibunya pun membaca pesan dari Naura.
setelah selesai ngasih pesan ke ibunya Naura pun kembali melihat isi pesan dari seseorang di hpnya.
Entah siapa yang ngchat sama Naura dan seseorang itu siapa sebenarnya.
Kini dylan Tari dan Fira memasuki kelas A untuk melihat Tari keadaan Malasah dan apa yang masalah kecil Naura itu, mereka pun juga membingungkan dengan Naura sebenarnya ada apa dengan Naura itu.
"wah akhirnya aku bisa kembali ke kelas ku ini!" ucap Fira Dengan senang dan bisa kembali ke kesalnya.
Fira yang baru aja ingat di kelasnya saat berkelasan dengan Tari.
"kamu ada di kelas A? Sejak kapan?" ucap Dylan yang tidak tau kenapa Fira bisa berkelas bareng.
"iya aku dan Fira berkelasan di sini selama gak ada kamu dan Naura." ucap Tari yang menjawab setelah Fira mau menjawab.
"iya kita udah lama berkelas dan bisa belajar bareng." ucap Fira yang juga menjawab barusan.
"dan di sini dia berkelas bareng kakaknya." ucap Tari menjawab lagi.
"oh, sejak kapan kalian berkelas?" ucap Dylan bertanya kepada Tari dan Fira.
"sejak kelas 1 SMA." ucap Fira menjawab dari pertanyaan dylan.
"oh pantasan, tapi kita kan berteman sama Tari kelas satu SMA tapi kita beda kelas." ucap Dylan menjelaskan sejak kelas 1 SMA.
"ah iya aku aja hampir lupa, untung kau ingatkan." ucap Tari yang juga mengingat dirinya di waktu SMA kelas satu.
"kamu nih lupa terus, kan itu kenangan masa kita." ucap Fira yang menjawab.
"lain kali jangan dilupain masa kenangan, ini saja teman dilupain gimana." ucap Fira nasehat Tari agar tidak melupakan teman atau masa kenangan.
"hehehe maaf, karena juga mampir gak ingat di waktu tapi bukan lupa." ucap Tari menjelaskan dari Fira.
"tapi kan sama aja." ucap Fira.
"udah ayo masuk ntar keburu guru masuk." ucap Dylan lalu memasuki kelasnya.
Setelah mereka masuk kelas dan mereka melihat Naura yang lagi mulung dan sambil lihat hpnya.
"Dylan, si Naura kenapa? Kok lihat Mulung?" ucap Tari bertanya pada Dylan.
"entahlah aku juga gak tau kenapa dia? Ditanyain masalah dia apa? tapi dia gak mau jujur dan apa penyebabnya dia?" ucap Dylan menjelaskan yang tadi di kantin sekolah.
"lihat deh dia lihat hpnya dan dengan muka mulung, sebenarnya ada apa dengan Naura sama hpnya?" ucap Fira yang melihat Naura dan hpnya.
"aku pun gak tau?" ucap Tari juga gak tau.
"ayo kita lihat dia lagi apa sama hpnya itu?" ucap Fira mengajak mereka untuk melihat isi hpnya Naura.
Kini Naura pun gak mengetahui Kalau mereka mau melihat isi hpnya Naura.
Bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️