Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 12
Bai Qing langsung terdiam dalam esakanya sendiri,ia ingin percaya sekaligus takut jika hal itu benar-benar akan berlaku.
"Tidak..kamu tidak bisa mati..jika mahu mati kita enggak usah nikah.."jelas Bai Qing protes hal itu membuat Cheng Lei tersenyum seraya menarik kedua tangan Baik Qing ke dadanya.
"QingEr kamu setuju untuk menikah dengan ku"jelas Cheng Lei bertanya pada Bai Qing yang saat itu langsung tersadar kembali.
"Emm..tapi kamu harus janji jangan mati lebih dulu..aku masih ingin hidup bersama mu..jika kamu berani mati maka..aku..aku akan menikah dengan seribu pria saat dunia kiamat nanti",jelas Bai Qing langsung bersumpah membuat wajah Cheng Lei yang bahagian langsung berubah masam.
"Tidak!..aku tidak akan mati Qing Er tenang saja..kamu tidak akan dapat menikah dengan seribu pria di dunia kiamat ini selagi aku masih hidup.."jelas Cheng Lei membuat Bai Qing tersenyum riang.
'apa ini moment yang paling berharga yang bisa aku rasai sebelum hari itu tiba,aku takut memikirkan tentang hari itu tapi saat memikirkan aku tidak sendirian diriku merasa lebih tenang. Tekad untuk hidup masih ada'batin Bai Qing menatap wajah Cheng Lei.
"Sekarang..Sudah malam..besok kita akan mendaftar pernikahan kita.."bisik Cheng Lei langsung diangguki oleh Bai Qing.
"sekarang udah malam..harus tidur.."bisik Baik Qing menunduk hidung keduanya saling bertemu.
"bersama.."bisik Cheng Lei memeluk pinggang ramping Bai Qing di dalam pelukan nya dengan erat dan penuh kelembutan.
Keduanya terlihat begitu akrab walau saling tidak kenal di awal,kini pertemuan mereka terikat dengan sebuah takdir yang merubah segalanya efek kupu-kupu yang dikhawatirkan mula berlaku tanpa kedua sedari malam sudah menenggelamkan mereka berdua dalam asmara yang entah akan bertahan selama mana.
...
Keesokan harinya mereka telah rasmi mendaftarkan diri sebagai pasangan suami isteri, keduanya saling tersenyum layaknya pasangan pada umumnya.
"Baik lah Tuan Cheng Lei..sekarang kita telah rasmi"jelas Bai Qing hal itu membuat Cheng Lei langsung menundukkan wajahnya mendekat ke wajah Bai Qing yang saat itu hanya tersenyum denagn wajah memerah.
"isteriku.. QingEr.. bukankah kita perlu saling menukar panggilan..hem"bisik Cheng Lei membuat Bai Qing malu saat ini mereka masih berada di depan umum jadi sangat malu.
"yuk..bicara di rumah saja..deh..oh..Aku ingin kembali ke Villa..kamu harus lihat-lihat Villa..dan lakukan seperti yang aku inginkan mengerti"jelas Bai Qing langsung memberikan perintah membuat Cheng Lei dengan sigap meletakkan satu tangan di samping jidatnya.
"Baik Komander..akan saya jalankan Segera perintahnya!"jelas Cheng Lei berperilaku layaknya seorang perajurit militer membuat Bai Qing langsung menahan tawanya dihati merasa lucu dengan sikap yang sebelumnya Cheng Lei yang terlihat kaku kini bisa bercanda sedemikian rupa.
"Baik,Komander ini ingin semuanya siap dalam masa tiga minggu"jelas Bai Qing berperan sebagai seorang komander yang layak untuk diikuti.
"Baik Komander!"teriak Cheng Lei lantang bersuara membuat anak-anak kecik yang melihatnya tertawa senang begitu juga Bayi Qing gembira Kerna sosok Asli Cheng Lei bukanlah seperti yang ia fikirkan terlalu kaku hingga sukar untuk saling memahami.
Mendengar tempoh waktu itu,Cheng Lei langsung tidak keberatan malah ia langsung memerintahkan orang-orang melalui koneksinya untuk membangun pertahanan yang luar biasa di Villa itu dalam tempoh masa yang ditetapkan oleh Bai Wong padanya.
Bersambung..
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys <( ̄︶ ̄)>