WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bursis Nakal
Warning 21+
Pembaca bijak tahu bacaan yang cocok sesuai umurnya💚
.
.
“Huhhhh” desah Bobby yang kini sudah keluar dari kamar mandi
Sisca tertawa terbahak bahak melihat raut wajah kekasihnya itu
“Gimana?! Seneng udah bisa bangunin? tapi gak mau ditidurin?!” balas Bobby ikut duduk disamping Sisca untuk makan siang
“Yaudah maaf hehehehh aku suapin ya Mas” balas Sisca sambil menyodorkan makanan kearah kekasihnya itu
“Mas.. aku boleh nanya sesuatu?” Tanya Sisca sambil melihat kekasihnya sedang lahap menikmati makanan hasil suapannya
“Bu lolita sering masuk keruangan mas ya?”lanjutnya pelan
“Pernah.. tapi gak sering..” balas Bobby sambil mengunyah
“Jangan-jangan Dia pernah bantu nidurin si Bursis?” Tanya Sisca menyeleneh
“Bursis? Siapa dia?” Tanya Bobby hendak memakan makanannya lagi
“Burung Sisca, Burung Mas… punya aku” balas Sisca tak terkontrol
“HUK HUK HUK” Bobby pun tersedak mendengar ocehan mesum kekasihnya itu
“Jadi Bursis itu panggilan untuk burung mas? wkwkwk kamu ini ada-ada aja” lanjutnya sambil menoel hidung kekasihnya itu
“JAWAB Mash…” ucap Sisca penasaran
“Enggaklah sayang, burung kamu masih aman” balas Bobby sambil berbisik ditelingga kekasihnya itu
Sisca langsung tersenyum malu-malu
“Aku ngerasa seperti menjadi simpanan dosen deh Mas” ujar Sisca pelan
“Kok ngomong gitu.. kita kan saling mencintai, kamu juga satu-satunya kekasih Mas kan..” terang Bobby sambil membereskan bekas makanan mereka
Bobby mendudukkan kekasihnya itu dipangkuannya sambil menyentuh pipinya “kamu cinta Mas kan?” Lanjutnya
Sisca mengangguk “Aku tulus sama Mas.. bukan karena kepengen dapet nilai bagus” terangnya lagi
“Iya Mas percaya kok… Kamu mau Mas publikasikan hubungan kita biar gak ada yang bisa ganggu hubungan kita lagi?” ujar Bobby
Sisca menggeleng “Engga Mas.. Aku lebih suka sembunyi-sembunyi hehe tapi Mas jaga hati yaa”
“Pasti dong Sayang” balas Bobby sambil merekatkan tubuh mereka lagi
CUP
Bobby memulai perpagutan itu lagi, saling melilit menjadi satu, kepalanya masing-masing mencari tempat ternyaman
CUP
“Kamu itu candu banget…” ucap Bobby setelah perpagutannya
Tangan Bobby merayap menuju puncak gunung tertinggi dan membuat pemiliknya terkejut, namun mereka masih fokus dengan perpagutannya
“emmmm.. shhh” lenguh Sisca
CUP
CUP
Bobby berupaya membuka kancing kemeja Sisca setelah di rasa bahwa pemiliknya sudah memberikan ijin
Setelah berhasil membuka seluruh kancing itu Bobby merasa bahwa hobbynya mungkin bukan membaca buku lagi tapi mendaki, mendaki ke gunung kembar itu setiap hari WKWK
Bobby melepaskan pagutannya dan terfokus untuk melihat pemandangan indah didepannya, sedangkan Sisca kini hendak bangun dari posisinya namun semua itu sudah terlambat, karena Bobby segera menc*ium leher kekasihnya itu.
C*iumannya semakin turun sampai didepan gunung kembar milik kekasihnya itu, sungguh wangi dan mempesona, tangan kirinya berupaya agar merapatkan posisi sedangkan bibirnya sedang asik bermain dipuncak gunung itu (kebayang kan?🤫)
“emmmm.. shhh” lenguh Sisca tak tertahan dan menekan kepala kekasihnya itu
Bobby semakin ganas memainkan mainan barunya itu “manis..” batinnya
Disaat situasi panas itu Sisca tak sengaja menggesek area bawah yang tentu saja bisa membangunkan Si Bursis
“awhhhh…” bobby menjerit pelan
“kamu bangunin bursis” lanjutnya
“Gimana dong mas?” Tanya Sisca
“Bantuin Mas ya..” balas Bobby yang sudah panik
“Gak mau mas..” balas Sisca cepat
“Lakukan seperti ini sayang” ujar bobby sambil memperagakan gaya saling gesek walaupun saling berpangkuan
“emm.. shhh” erangan Sisca sambil menggesek-gesekannya sesuai arahan Bobby
Sedangkan Bobby kembali melahap pucuk gunung kembar kekasihnya itu, akhirnya keduanya mencapai puncak walaupun tidak melakukannya secara langsung.
“Enak sayang…” ujar Bobby sambil membetulkan kemeja kekasihnya itu
“Kamu sih.. aku malu” ujar Sisca menutup wajahnya karena malu
“Sayang nanti nginep dirumahku yuk?” Ajak Bobby
“Ketemu Bursis” lanjutnya sambil tertawa cecikikan
“Gak mau.. Bursis nakal” ejek Siska
“Yahhh.. kasihan banget nasib Bursis belum ketemu sarangnya, jangan nyari sarang lain ya” ujar Bobby sambil menyentuh burungnya
“Awas aja Bursis nyari sarang lain, aku potong” balas Siska menyeleneh
“Yaudah.. nginep yaa yang?” bujuk Bobby sambil mengecup pipi kekasihnya itu
#Bursis🤭
🙂 : jangan lupa di like, comment ya guys, jangan pelit-pelit nanti jodohnya lama datengnya🤪
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/