NovelToon NovelToon
Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa

Status: tamat
Genre:Contest / Keluarga & Kasih Sayang / Pernikahan Kilat / Ibu Mertua Kejam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:16.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Trianti Fersa

Haii Readers...

Ini karya Ku yang ke empat semoga kalian suka...

"Dasar wanita ja**ng, aku menyesal menikahimu." Abbas menarik rambutku.

Ppllaakk.
Abbas menampar ku hingga bibir ku mengeluarkan darah segar.

"Mas, maafkan aku. Aku sangat mencintaimu." Aku memegangi lutut suami ku.

"Cepat kamu ceraikan dia, Mommy ngga sudi mempunyai menantu miskin, ja**ng dan mandul seperti dia." Usir Mommy mertua ku.

Air mata ku mengalir deras, Daddy mertua ku hanya diam saja.

Bagaimana kelanjutannya kisahnya?
Kisah ini diambil dari seorang sahabat, bukan plagiat ini kisah nyata. Semoga kalian menyukainya...

Jangan lupa Vote, like dan komentarnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trianti Fersa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lamaran Tak Terduga

4 Tahun Kemudian

Selama 4 tahun Abbas tidak henti-hentinya mengejarku, hingga membuatku bosan. Selama 4 tahun Abbas tidak pernah bermain dengan perempuan lagi, dia Benar-benar menunjukkan keseriusannya mencintaiku.

Hari ini hari kelulusan bagi para mahasiswa dan mahasiswi di kampus ku. Aku dkk sangat senang.

"Akhirnya kita wisuda juga." Aku senang.

"Iya, gue juga ngga nyangka. Secepat ini gue wisuda." Sambung Reina.

"Iya, sebelum kita kedalam. Kita selfi yuk." Icha mengeluarkan ponsel kesayangannya.

"1... 2... 3.... cheese." Serentak. (Reina, Aku dan Icha).

Kami masuk keruangan, tapi tempat duduk kami terpisah. Karena jurusan kami berbeda, aku jurusan Bisnis dan kedua sahabatku jurusan Teknik Komputer.

Satu persatu nama mahasiswa dan mahasiswi di panggil untuk menaiki panggung. Aku mendapatkan peringkat pertama dan pekerjaan di Paris, ku lihat kedua orangtuaku sangat bangga. Aku tersenyum kepada mereka.

"Perhatian semua." Kata Abbas di panggung.

Aku menoleh dan kaget lihat Abbas di atas panggung.

"Assalamualaikum semua, hari ini di hadapan semua orang. Gue ingin melamar seorang gadis yang telah merubah hidup gue lebih berwarna. Walau dia cewek bar-bar dan selalu menolak cinta gue berkali-kali, sehingga membuat gue semakin semangat dan penasaran. Soalnya baru kali ini cewek menolak cinta gue." Abbas menatap ku.

"Waduh! Ini orang ngapain lagi. Jangan sampai orang itu gue." Batin ku, aku menutup wajahku dengan brosur agar Abbas tidak melihatku.

"Hai gadis bar-bar ku, jangan kau tutup wajah cantikmu dengan brosur." Kata Abbas, lampu sorot kearah. Hingga wajah ku merah merona.

Semua orang bersorak senang dan kaget.

"Alsava Putri Alvendra, maukah kamu menjadi istri dan ibu dari anak-anakku nanti? Aku serius mengatakan ini." Abbas turun dari panggung dan menghampiriku. Aku masih bengong dan tidak menyangka Abbas Benar-benar melamarku.

"Sekali lagi Alsava Putri Alvendra, maukah kamu menjadi istri dan ibu dari anak-anakku kelak?." Abbas berlutut dan memegang tanganku.

Aku masih dalam keadaan melamun, lalu Abbas menggoyangkan tanganku. Agar tersadar dari lamunanku.

"Saat ini gue ngga tau perasaan gue ke loe, bukan maksud untuk menolak loe. Tapi kita jalani aja yang terbaik buat kita berdua." Aku berusaha tenang.

"Jadi kamu mau terima aku atau menolak?." Abbas bangun.

"Kan tadi gue udah bilang, jalani aja dulu."

"Maksud kamu, aku Benar-benar ngga ngerti."

"Ya, gue mau jadi istri loe. Tapi loe harus Benar-benar tunjukin keseriusan loe sama gue. Bukan banyak janji atau rayuan yang loe berikan."

"Insya Allah, aku akan tunjukkan keseriusan aku yang sangat mencintaimu." Abbas memegang kedua tanganku.

"Jadi boleh ini aku pasangkan cincin ini di jari manismu." Abbas mengeluarkan cincin berlian dan di tunjukkan.

"Silakan." Aku menjulurkan tanganku. Abbas menyematkan cincin di jari manisku.

Aku tidak menyangka hari ini aku menerima Abbas.

"Terimakasih, sayang." Abbas memeluk ku dan mencium keningku. Semua orang bersorak.

"Iya." Aku malu-malu.

"Gadis bar-barku ini bisa malu-malu ya. Tapi imut, bikin aku ngga sabaran untuk menghalalkanmu." Abbas menarik hidungku.

"Ish... Sakit tau." Aku memegang hidungku.

Reina dan Icha memeluk ku dan memberikan selamat.

Acara wisuda di lanjutkan, Abbas tidak mau kembali ketempat duduknya. Ia bahkan terus menggenggam dan mencium tanganku.

"Bas, lebih baik Loe kembali ketempat duduk loe. Ngga enak sama yang lain." Aku berusaha melepaskan tangan Abbas, tapi Abbas semakin erat menggenggam tanganku.

"Biarin, aja. Aku ngga mau jauh darimu, takut nanti kamu pergi meninggalkan aku." Abbas manja.

Jangan lupa dukungannya... Vote, like dan komentarnya. Terimakasih...

1
Noerlina
Biasa
Noerlina
Kecewa
Reni Ajja Dech
Tadi di jelasin kembar 4.kenapa di bilang twins
Reni Ajja Dech
Lebih cantik Reina daripada Alvana
Reni Ajja Dech
Kasih jodoh yg lebih baik thorrr
Nawalia Mohdlekat
cerita kurang menarik
Lasmi Dewina Wati Siregar
ganti peran cewek nya , yg lebih cantik, menawan dan lembut
Asih Prawawati
Sejauh ini berarti Abbas blm tahu bahwa dia yg sebenarnya bermasalah dgn alat reproduksi nya...bahwa dia yg mandul ...
Ririn Santi
Abbas sungguh bodoh, dia yg ngejalang lalu kenapa Al yg dituduh jalang?
Ririn Santi
aseeek...gaaaas plototin terus tuh isi ATM😁😁😁
Ririn Santi
syukurnya papa mario msh realistis
Ririn Santi
mmg karakter aslinya gak bs hilang, tukang main perempuan . syukur deh lgsg talak 3. ntar nyesel nyesel deh sono
Sue Salmi
Wellcome to*
Soraya
menurutku yg slh itu bukan Abbas klo dri awal Alsava sm Mario jujur ceritanya beda lagi ya thor
Soraya
katanya orang terkaya no dua di dunia ms kulkas nya sampe kosong 🤔
Soraya
lah Mario juga aneh bukannya jujur sama Abbas eh malah ditinggal pergi
Soraya
mengejar cinta Alsava butuh waktu empat thn, nikah baru satu tahun dh cerai
Soraya
jgn ada kata untuk kembali bersama ya thor
Soraya
baru komen, hehehe Alsava cari penyakit sendiri
Soraya
mampir dulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!