NovelToon NovelToon
Sengketa Pernikahan Ningrat

Sengketa Pernikahan Ningrat

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Penyesalan Suami
Popularitas:62.7k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Janitra Widari Pramudya memutuskan kembali ke Tanah Air. Sebelumnya, ia tinggal di luar negeri selama lima tahun karena melanjutkan kuliah. Orang tuanya telah meninggal dunia sejak enam tahun yang lalu karena kecelakaan.

Janitra akhirnya menerima perjodohan dari Keluarga Syailendra sesuai wasiat mendiang kakeknya. Janitra baru mengetahui ternyata dirinya dijodohkan dengan Kresna Maharaja Syailendra sejak lama. Bagi Janitra, Kresna adalah cinta pertamanya.

Aku mencintainya sederas hujan. Namun, dia memilih untuk membangun tembok setinggi langit~Janitra.

Jangan pernah melangkah jauh menembus batasan yang sudah aku terapkan karena itu percuma saja. Kita menikah bukan karena cinta. Hanya sebatas utang budi keluarga. Aku harap kamu tidak pikun~Kresna.

Simak kisah mereka.💋💋
Mohon dukungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 - Sengketa Pernikahan Ningrat

"Kresna awalnya menolak, tapi akhirnya dia setuju menikah denganmu Nduk." Jawab Bu Ayu berusaha jujur di depan Janitra.

"Kalau boleh tau kenapa awalnya Mas Kresna menolak perjodohan ini, Bu?" tanya Janitra didera penasaran.

Sebab, Kresna Maharaja Syailendra bukanlah orang baru dalam hidupnya. Keduanya sudah kenal sejak kecil. Walaupun pertemuan mereka tidak intens. Terlebih saat Kresna sudah masuk bangku perkuliahan.

Kresna adalah cinta pertama Janitra sejak kecil. Ya, Janitra diam-diam sudah kepincut cinta sama calon pewaris tahta Kasepuhan Kota Mawar tersebut.

Beberapa bulan sebelum Bu Ayu pergi ke luar negeri bertemu Janitra.

"Kenapa harus Janitra, Bu?"

"Ngger, Ramamu dan ibu cuma pengin melakukan wasiat kakekmu dengan baik. Wasiat itu adalah utang dan harus ditunaikan," tutur Bu Ayu.

"Apa nunggu Ramamu dan ibu berkalang tanah baru ditunaikan wasiat kakekmu itu?" desisnya.

"Mbak Kirana mawon yang duluan nikah. Jangan aku, Bu." Tolak Kresna. "Katanya dilarang ngelampahi. Nanti takutnya Mbak Kirana malah gak laku-laku nikah. Masa jadi pera_wan tua!"

"Husshh!! Dijogo ucapanmu, Ngger. Kirana itu mbakmu,"

"Maaf, Bu."

"Kamu pasti ngerti piye Mbakmu. Dia masih sibuk lanjut kuliah sambil tugas sosial di pelosok-pelosok desa. Jarang wangsul ten kasepuhan. Cuma awakmu sing bisa gantikan posisi Ramamu sebagai pewaris tahta. Caranya cuma satu yakni kamu nikah dengan Janitra," ucap Bu Ayu.

"Rama dan ibu cuma merestui kamu nikah dengan Janitra, bukan wadon lain! Titik!" tegasnya.

Kresna menghela nafas beratnya mendengar desakan ayah dan ibu kandungnya tentang perjodohannya dengan Janitra.

Kresna tidak menyalahkan sepenuhnya kedua orang tuanya. Sebab, ia juga paham desakan banyak pihak di dalam Kasepuhan agar dirinya segera menikah untuk memudahkan urusan naik tahta.

Polemik pewaris tahta di dalam Kasepuhan Kota Mawar sebenarnya bukan terjadi kali ini saja. Dahulu juga pernah terjadi polemik saat pernikahan kedua orang tuanya. Saat ini polemik tersebut menimpa dirinya. Walaupun dalam konteks yang tidak sama persis.

☘️☘️

Beberapa bulan sebelumnya sempat terjadi perdebatan sengketa pernikahan ala ningrat di dalam Kasepuhan Kota Mawar.

Keluarga inti Syailendra telah berkumpul di Dalem Ageng untuk membicarakan terkait pewaris tahta hingga rencana pernikahan Kresna. Di sana telah duduk Rama Barata, Bu Ayu, Selir Gandawati, Mayang dan Kresna.

Jika kalian bertanya ke mana Arya Gumilang Syailendra yakni suami Mayang ?

Arya telah meninggal dunia setahun yang lalu karena serangan jantung.

"Kenapa harus cari jodoh di luar jika di dalam sudah ada?" desak Selir Gandawati.

"Maksud Mbakyu Gandawati?" sahut Bu Ayu.

"Kresna bisa naik ranjang dengan menikahi Mayang," jawab Selir Gandawati.

Deg...

Semua orang terkejut mendengarnya, kecuali Mayang karena ibu mertuanya tersebut sudah memberitahukan hal ini kepadanya sebelum rapat ini terjadi.

"Kasihan cucuku Aksa kalau ke depan mendapat ayah sambung bukan dari da_rah ningrat. Kresna sebagai pamannya selama ini terlihat begitu sayang ke Aksa. Pasti akan jauh lebih mudah ke depannya. Lagi pula Kresna dan Mayang sudah sahabatan dekat sejak SMA. Mereka pasti dengan cepat beradaptasi sebagai suami-istri," sambungnya.

"Maaf, Mbakyu. Saya gak setuju!" tegas Bu Ayu.

"Yang berhak memberi keputusan cuma Gusti Barata, bukan kamu!" desis Selir Gandawati.

"Ngapunten Mbakyu. Di sini panjenengan cuma selir Kangmas Barata. Kulo-permaisuri sekaligus ibu kandung Kresna Maharaja Syailendra, calon pewaris tahta di sini. Kenapa Mbakyu seakan-akan yang mengatur semuanya?" balas Bu Ayu telak.

Ia sengaja membalikkan keadaan dengan mengingatkan kembali tentang jatidiri asal Selir Gandawati yang memang bukan berda_rah ningrat seperti dirinya.

Ya, Selir Gandawati berasal dari rakyat jelata. Bahkan keluarganya kategori miskin. Usia Selir Gandawati lebih tua dari Permaisuri Ayu dengan selisih enam tahun.

Sebelum jadi selir, profesi Gandawati adalah seorang penari.

"Apa begini sikapmu sebagai permaisuri yang selalu terlihat santun di depan banyak orang tapi sekarang justru merendahkanku dan membahas kasta serta kedudukanku di sini yang cuma selir Gusti Barata?" desis Selir Gandawati.

"Yang mulai Mbakyu duluan, sanes kulo."

"CUKUP !!" pekik Rama Barata berusaha menengahi perdebatan antara permaisuri dan selirnya.

Sedangkan Kresna dan Mayang hanya mampu diam menyimak situasi panas yang terjadi karena orang tua mereka saling berdebat sengit.

Akhirnya rapat keluarga saat itu belum mendapatkan hasil. Mereka semua memutuskan kembali ke kamar masing-masing.

☘️☘️

Selir Gandawati dan Mayang masuk ke dalam kamar mereka di mana area tempat tinggal mereka cukup berjauhan dengan Bu Ayu dan anak-anaknya. Walaupun masih di dalam area komplek Keputren yang sama.

"Kurang ajar Si Ayu!" umpat Selir Gandawati.

"Terus, nasibku dengan Aksa gimana Bu?"

"Tenang saja. Gak akan aku biarkan kalian pergi begitu saja dari Kasepuhan ini untuk hidup di luar sana," jawab Selir Gandawati penuh keyakinan.

Aturan di Keluarga Syailendra.

Ketika calon pewaris baru sudah naik tahta secara resmi dan tetap, maka yang berhak tinggal di dalam Kasepuhan hanya turunan trah permaisuri yang belum menikah, kakek-nenek, orang tua kandung dan para selir. Selain itu, maka wajib tinggal di luar Kasepuhan.

Jadi semisal Kresna Maharaja Syailendra naik tahta, maka hanya Rama Barata, Bu Ayu, Mbak Kirana, Adik Kartika dan istri Kresna yang berhak tinggal di dalam Kasepuhan. Sedangkan Mayang dan Aksa akan tinggal di luar Kasepuhan.

Dikarenakan mendiang Arya bukan turunan permaisuri. Otomatis anak menantu dan cucu yang lahir dari da_rah selir, wajib tinggal di luar Kasepuhan.

Akan tetapi setelah Arya menikah dengan Mayang, mereka diperbolehkan tinggal sementara di dalam Kasepuhan. Semua itu akibat desakan Selir Gandawati pada Rama Barata, suaminya.

Kakek-nenek Kresna posisinya sudah meninggal dunia.

Untuk saat ini, Selir Gandawati masih bisa tinggal di dalam Kasepuhan karena Barata Syailendra masih hidup. Jika Rama Barata wafat, maka Selir Gandawati wajib tinggal di luar Kasepuhan.

☘️☘️

Di dalam kamar permaisuri, situasi suami-istri juga tak kalah panas setelah rencana pernikahan Kresna dengan Janitra berusaha ditentang oleh Selir Gandawati.

"Sudah lebih dari empat puluh tahun aku mengalah karena tak mendapat cinta di hati Kangmas. Kali ini demi hidup putraku, aku tak bisa menyerah begitu saja. Tidak akan!" tegasnya.

"Maaf," ucap Rama Barata tersirat rasa bersalah dan penyesalan mendalam terhadap Bu Ayu.

"Puluhan tahun aku menutupi semuanya. Anak-anak hanya tau kalau Ramane adalah ayah yang baik dan sangat cinta ke ibunya. Padahal faktanya tidak seperti itu," ucap Bu Ayu membahas kembali kenangan buruk di masa lalunya yang terpendam sekian lama. Berusaha ia tutupi rapat-rapat terutama dari anak-anaknya.

"Diajeng, maafkan aku..." ucap Rama Barata seketika bersimpuh di depan kaki Bu Ayu.

Namun, Bu Ayu tak menggubrisnya. Ia memalingkan wajahnya ke samping sembari berusaha menahan laju air matanya yang kini sudah mengumpul secara perlahan.

"Kresna-putramu juga Kangmas. Bukan hanya mendiang Arya yang selalu kau sayang. Perjuangkan masa depan anak-anakku dengan baik sesuai wasiat ayahanda jika memang panjenengan ingin menebus dosa-dosamu padaku di masa lalu!"

Bersambung...

🍁🍁🍁

👉Nduk : sapaan pada anak perempuan.

👉Ngger : panggilan sayang dari orang yang lebih tua kepada anak maupun cucu.

👉Mbakyu : sapaan untuk perempuan yang usianya lebih tua.

👉Diajeng : panggilan sayang dari suami ke istri terutama biasa digunakan untuk trah ningrat atau bangsawan.

👉Rama : bapak atau ayah.

👉Kangmas : sapaan untuk kakak, panggilan sayang untuk suami atau pasangan.

👉Ngapunten : maaf.

👉Sanes : bukan.

👉Kulo: saya atau aku.

👉Panjenengan : Anda atau kamu.

*Usia saat ini :

Barata Syailendra\=61 tahun

Permaisuri Ayu\=56 tahun.

Selir Gandawati\=62 tahun.

1
Sastri Dalila
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sugiharti Rusli
kalo Janitra masih loading sama apa yang suaminya lakukan, tapi ternyata hal" kecil dan sederhana seperti membuat air rendaman mandi khusus dan minuman wedang yang dipersiapkan bagi Kresna, malah itu jadi pintu masuk Kresna buat mendekati istrinya yah🤩🤩🤩
Ani_Sudrajat
Alon² Gusti 😅
Sugiharti Rusli
padahal secara ga langsung mau mulai pdkt pada Janitra tuh, tapi masih gengsi aja dia🤪🤪🤪
Sugiharti Rusli
memang yah dasar si Kresna, dia mah enak tinggal suruh" saja istrinya buat bikin air rendaman dengan dalih biar badannya segar,,,
Ariany Sudjana
good decision Gusti Kresna pulang ke kasepuhan, dan menghindari godaan si pelacur murahan itu
Herman Lim
Kresna mank dah bucin dari awal cuma gengsi aja tuh
Nia nurhayati
ihhh kalean ini yaa gemess banget akuuu
Nena Anwar
jujur aja sih Kresna kenapa harus sembunyi2 dan diam2 mencintai Janitra
Citra Silvia
lanjut ☺️
dyah EkaPratiwi
Kresna kalau udah cinta ngomong dong jangan bikin janitra berpikir sebaliknya🤭
Herman Lim
kenapa sih Kresna tengah malam heboh gitu
Wardi's
seru nih ceritanya.... gk bikin orang ketiga menang., tp sebaliknya,. pelakornya sial mulu... hehehe
Tuti Tyastuti
𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴 𝘬𝘳𝘦𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘮 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘭𝘰 𝘨𝘹 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘦𝘯𝘦𝘬 𝘴𝘪𝘩𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨😂
Nena Anwar
good job Kresna, beruntung kamu pulang tanpa pemberitahuan pada Panca atau Mayang, kamu terselamatkan dari jebakan jin dasim Mayang sangit
Tutik Karlos
pinter Gusti Kresna milih pulang daripada begadang....
gak bisa tidur karna belum berendam racikan rempah cinta ala janitra
Sastri Dalila
🤭🤭🤭🤭
Sugiharti Rusli
yang benar yah kamu samperin istti sah kamu dan kamu juga jangan gengsi kalo ternyata selama ini kamu sangat nyaman dengan ramuan yangdiracik langsung Janitra dan bisa kamu tidur lebih nyenyak
Sugiharti Rusli
apalagi kamu juga membiarkan minuman wedang juga teronggok di meja tanpa kamu sentuh sama sekali, dan si Mayang hanya bisa gigit jari😆😆😆
Sugiharti Rusli
keputusan yang tepat Kres, kamu nekat pulang sendiri malam" karena ga bisa tidur kala rendaman yang disajikan ga bisa bikin kamu rileks saat di hotel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!