Setelah menikah dengan Silas Crane, Nara Aeris mulai merasakan kebosanan. Hidupnya hanya dipenuhi dengan berbaring, makan, dan menghabiskan uang suaminya.
Tapi ternyata itu cuman bertahan beberapa hari.
Sejak sebuah sistem informasi harian yang bernama Lyra, tiba-tiba muncul di atas kepalanya dan memberikan satu informasi setiap hari. Hidupnya tidak jadi membosankan!
Hari-hari dipenuhi gosip menyenangkan.
【 Ketua Cabang Grup Ardent diam-diam memindahkan tiga puluh miliar sebelum menandatangani surat perceraian. 】
【 Pewaris keluarga Rothwell menikahi sekretarisnya secara diam-diam. 】
Mata Nara berbinar.
"Bukankah gosip seperti ini terlalu menyenangkan?"
Karena Nara Aeris suka berbagi, ia akan selalu melakukan siaran langsung untuk berbagi kepada para penggemarnya. Tentu saja! Gosip bagus harus dibagikan.
Internet mulai macet akibat tingkah laku Nara, dan dia dijuluki Ratu Gosip.
Let's Start The Story!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ly-Ra?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1. Sistem Informasi Harian - Lyra
Nara Aeris mulai curiga, bahwa seekor kucing liar di pinggir jalan memiliki kehidupan yang jauh lebih produktif darinya.
Kucing itu berjalan santai di sepanjang trotoar, sesekali berhenti mengendus pot tanaman, kemudian mengejar daun kering yang tertiup angin. Setelah itu, ia duduk di bawah pohon dan menjilati bulunya dengan tenang, seolah tidak memiliki sedikit pun kekhawatiran tentang kehidupan.
Nara mengarahkan kamera ponselnya kepada kucing tersebut.
"Lihat," ujarnya kepada para penonton siaran langsung. "Dia sudah berkeliling dari tadi. Kelihatannya punya banyak urusan."
Komentar langsung bermunculan.
( Hahaha, siaran langsung mengawasi kucing yang sibuk. )
( Kucingnya lucu! )
( Kak Nara, bilang aja kamu kalah produktif sama kucing. )
Nara tertawa, lalu membalik kamera hingga wajahnya memenuhi layar.
"Yah, aku tidak punya kegiatan."
Kali ini para penonton mendapatkan pemandangan yang jauh lebih menarik.
Rambut panjang Nara diikat longgar, beberapa helai jatuh membingkai wajahnya. Ia mengenakan atasan rajut berwarna krem, dan celana panjang sederhana. Riasannya tipis, tetapi wajahnya tetap terlihat cerah di bawah cahaya siang.
Mata jernih dengan sudut sedikit naik, hidung yang proporsional, serta bibir merah muda alami. Membuat penampilannya tetap seperti seorang aktris yang baru keluar dari pemotretan, bukan seseorang yang sedang menghabiskan waktu luang di pinggir jalan.
Komentar pun langsung berubah arah.
( Kak Nara cantik banget hari ini! )
( Kenapa makeup tipis tetap kelihatan begini? )
( Aku masuk karena lihat kucing, sekarang malah terpesona sama Nara )
( Nara, tolong jangan terlalu cantik! )
Nara mengambil sebungkus keripik kentang dari tasnya, membukanya, dan lalu mengambil satu.
"Kalian hari ini terlalu banyak memuji, ada maunya?"
( Nggak ada! )
( Kan cuman mengatakan fakta )
Sebagai salah satu aktris papan atas di Lyrantara, sebenarnya hidup Nara tidak kekurangan kesibukan. Ia masih aktif menerima pekerjaan, hanya saja sejak menikah dengan Silas Crane. Jadwalnya tidak lagi sepadat dulu.
Ia mulai memilih proyek yang benar-benar menarik, dan menolak pekerjaan yang terlalu melelahkan.
Sayangnya, terlalu banyak waktu luang juga bisa menjadi masalah.
Terutama bagi orang yang terbiasa hidup dengan jadwal padat.
Setelah menghabiskan beberapa keripik, Nara menutup bungkusnya agar tidak mudah tumpah, dan kemudian memasukkannya ke dalam tas.
"Kalau aku terus begini, mungkin aku harus mencari pekerjaan baru."
( Pekerjaan apa? )
Nara berpikir sebentar.
"Jadi pembawa acara gosip?"
( Cocok! Bongkar gosip keluarga kaya, aku bakal nonton terus! )
( Auto langsung favorit kalau begini )
( Tidak baca gosip, tidak menyenangkan! )
( Kak Nara, aku dukung! )
Nara tertawa melihat komentar para penonton, "kalau aku benar-benar punya gosip. Kalian mau dengar?"
( Tunggu-tunggu, aku belum ambil camilan! )
( Mau-mau, aku suka gosip )
( Gosip tidak baik, tapi tidak apa untuk didengarkan )
Tepat saat itu, sebuah panel transparan berwarna putih kebiruan muncul di hadapannya.
Nara yang mau membalas komentar penonton, jadi sedikit terdiam.
Tidak mungkin! Kode curangnya aktif karena dia ingin bergosip?
Panel itu kemudian menampilkan kata-katanya dengan jelas.
[ Sistem informasi Harian - Lyra ]
[ Pengguna : Nara Aeris ]
[ Informasi Harian #1 ]
[ Jenis : Gosip Unik ]
Nara membaca baris pertama, sambil melebarkan matanya tidak percaya. Lalu menghembuskan napasnya, berusaha untuk tenang.
[ Ethan Hale, ketua cabang Ardent Group. Sedang bertengkar hebat dengan istrinya, Lydia Ardent. Di kediaman pribadi mereka di kawasan elit Stellaris. ]
Matanya sedikit berkedut ketika membaca nama tersebut, dia lumayan mengenal orang ini.
Ethan Hale adalah suami dari nona ketiga dari keluarga Ardent, Lydia Ardent. Dia berasal dari keluarga kecil, dan mengandalkan kekuasaan dan kekayaan istrinya untuk naik jadi ketua dari cabang perusahaan Ardent Group.
Walaupun cuman memimpin perusahaan cabang, tapi bagi orang lain itu sudah cukup untuk naik ke tampuk kekuasaan.
Baris berikutnya muncul.
[ Penyebab pertengkaran : Ethan diketahui menghabiskan waktu bersama seorang perempuan bernama Vivian Monet selama beberapa bulan terakhir. Lydia baru mengetahui hubungan tersebut hari ini, dan langsung pulang dari luar kota untuk meminta penjelasan. ]
Nara mulai mengambil bungkus keripik yang dimasukkan tadi dalam tas, lalu mulai memakannya.
Gosip sebesar ini tidak mungkin dinikmati dengan tangan kosong.
Sambil mengambil sepotong keripik kentang, ia melanjutkan membaca.
[ Lokasi : Rumah pribadi Ethan Hale dan Lydia Ardent, Blok 7. Kawasan Astoria Hills, Stellaris. ]
Nara mengunyah perlahan.
Astoria Hills?
Bukankah itu masih berada di kawasan yang sama dengannya?
Astoria Hills merupakan salah satu kawasan hunian elite terbesar di Stellaris. Luasnya hampir seperti sebuah distrik kecil, dengan puluhan blok yang terbagi menjadi berbagai zona hunian, taman pribadi, area komersial, fasilitas olahraga, serta jalan-jalan yang hanya bisa diakses penghuni tertentu.
Keluarga Crane juga memiliki kediaman pribadi di salah satu area paling eklusif di Astoria Hills, yang sekarang jadi tempat tinggal pribadi Nara Aeris dan Silas Crane.
Ia memasukkan satu keripik lagi ke mulutnya, sambil memandang jalan di depannya.
Jadi gosip hari ini ternyata tidak jauh dari tempatnya?
Nara merasa sistem aneh ini cukup perhatian, tahu saja kalau dia suka menonton gosip secara langsung.
Wanita itu menatap panel tersebut, informasi sudah muncul didepannya. Siapa yang bisa menyalahkan rasa ingin tahu?
Nara memasukkan bungkus keripik kentang ke dalam tas, lalu berjalan menuju blok 7.
Ia melewati beberapa persimpangan, lalu melewati beberapa mansion yang masing-masing memiliki halaman luas, dengan sistem keamanan sendiri.
Kamera ponselnya masih mengarah pada wajah cantiknya.
( Nara mau kemana? )
( Kak Nara kenapa tiba-tiba diam ya? )
( Jangan bilang, kamu beneran ada gosip? )
( Ekspresi itu mencurigakan. )
Nara melirik komentar-komentar tersebut, tetapi tidak menjawab secara langsung. Setelah berjalan beberapa langkah, ia hanya berkata, "Aku baru saja menerima sesuatu yang cukup menarik."
( Apa? )
( Pasti itu gosip! )
( Kak, jangan bikin penasaran. )
( Kasih tahu, kak! )
Nara tersenyum kecil. "Ayo jalan dulu."
Ia tidak mengatakan apapun lagi. Bagaimanapun juga, ia tidak mungkin menjelaskan sebuah sistem misterius baru saja memberinya sebuah informasi lengkap, sekaligus alamat tempat perselingkuhan sedang terbongkar.
Tidak lama kemudian, nomor blok 7 mulai terlihat.
Nara mencocokkannya dengan alamat yang diberikan sistem tersebut. Hm, beneran ada.
Ia berjalan sedikit lebih cepat, sambil mengambil kembali bungkus keripik dari tas. Namun baru beberapa meter dari rumah yang dituju, suara seorang perempuan terdengar dari depan.
"Ethan!"
Nada suaranya tajam, dan penuh kemarahan.
Nara memperlambat langkah.
Di depan sebuah rumah besar, seorang perempuan baru saja turun dari mobil. Ia mengenakan pakaian yang sederhana tetapi tetap terlihat elegan, sementara wajahnya menunjukkan kemarahan yang bahkan tidak berusaha ia sembunyikan.
Lydia Ardent.
Nara mengenalinya dari berbagai pemberitaan bisnis dan acara sosial. Sebagai putri ketiga keluarga Ardent sekaligus istri Ethan Hale, Lydia memang cukup sering muncul di media.
Lydia menutup pintu mobil, dan langsung berjalan menuju rumahnya.
Hari itu, Lydia baru mengetahui bahwa Ethan berselingkuh.
Informasi tersebut datang kepadanya secara tiba-tiba, disertai beberapa bukti yang menunjukkan bahwa Ethan telah beberapa kali bertemu dengan Vivian Monet selama beberapa bulan terakhir. Awalnya Lydia mengira seseorang sedang mencoba memfitnah suaminya, tetapi setelah menerima informasi itu. Lydia langsung membuka aplikasi kamera keamanan rumah, yang diam-diam ia pasang beberapa waktu sebelumnya.
Ethan sama sekali tidak mengetahui keberadaan kamera-kamera tersebut.
Awalnya Lydia hanya memasangnya karena kecurigaannya terhadap suaminya semakin kuat. Namun hari itu, rekaman tersebut akhirnya memberikan jawaban yang selama ini tidak ingin ia lihat.
Di layar ponselnya, Ethan terlihat duduk di ruang keluarga bersama Vivian.
Jarak keduanya terlalu dekat untuk disebut sebagai teman.
Tangan Ethan melingkar di pinggang Vivian, sementara perempuan itu bersandar di bahunya sambil tersenyum. Beberapa saat kemudian, Ethan bahkan menunduk dan mencium kening Vivian dengan begitu alami. Seolah mereka sudah melakukan hal tersebut berkali-kali.
Lydia menonton rekaman itu sampai selesai.
Tidak ada lagi yang perlu dipastikan.
Ia langsung mematikan aplikasi, mengambil barang-barangnya. Dan pulang tanpa menghubungi Ethan lagi.
Ia ingin mendengar kebohongan itu langsung dari mulut suaminya.
Dan sekarang, setelah menempuh perjalanan semalaman dari luar kota, Lydia akhirnya berdiri di depan rumahnya sendiri.
Namun sebelum mencapai pintu, ia menyadari seseorang sedang berdiri tidak jauh dari sana.
Nara Aeris, istri Silas Crane.
Dengan ponsel yang kameranya menyala, dan sebungkus keripik kentang di tangannya.
Keduanya saling menatap.
Nara akhirnya menunjuk ponselnya sendiri. "Eh... Aku sebenarnya cuma lewat."
...----------------...
tetap sehat dan semangat Thor