The Hunter
Note : Cerita Pendek ini berlatar Multiverse dan Prequel dari Novel 'Sequel Of The Hunter : The Guardians', karya Ryn_Frankenstein. ___________________________________ Dimana Sebuah Dunia yang biasa
5
44
Tipe-tipe murid pas diminta jawaban
Tipe-tipe murid yang diminta jawabannya.Chek #Pura-pura nggak tau 👩🦰:Woee 🙎🏻♀️:Paan?? 👩🦰:Nomor lima apa tuh jawabannya? 🙎🏻♀️:Nggak tau gw,satupun juga belum gw jawab,susah nih.. 👩🦰:Pelit ba
0
3
Cinta yang Terbalaskan
Namaku lisa aku sekarang duduk di kelas 12 SMK jurusan Perkantoran. Aku mempunyai sahabat bernama maria dia jurusan Pemasaran. Maria adalah orang yang jahil, tapi dia orang yang paling pengertian. Sua
0
0
[School of Life] Tak Terduga
"Gila ya, Mi, lihat ini!" heboh seorang gadis pada teman di sebelahnya. Ia langsung menyodorkan ponselnya ke depan wajah temannya yang fokus makan. "Ada apa?" Gadis itu hanya merespon malas. 'Paling
2
10
Sebuah Luka yang Belajar Tersenyum
Hujan sore itu turun tanpa suara guntur.Hanya rintiknya yang jatuh pelan,seperti sedang berusaha menenangkan bumi yang sedang lelah.Di balik jendela kamar berdebu,jelita duduk memeluk lutut,menatatp t
0
0
Melodi yang Hilang
Nama gadis itu Nada. Sejak kecil, musik sudah menjadi bagian dari hidupnya. Ia tumbuh di keluarga sederhana yang penuh kasih. Ayahnya seorang pemain gitar di kafe kecil, sedangkan ibunya sering mengir
0
0
Senja Di Halaman Sekolah
Langit sore itu berwarna jingga lembut. Angin berhembus pelan membawa aroma hujan yang baru saja reda. Di halaman sekolah yang mulai sepi, hanya tersisa dua orang: Raka dan Nayla. “Masih nunggu siapa
0
0
Harum Masakan Ibu
Matahari pagi menembus jendela dapur, menari dialas Panci yang beruap. Bau tumisan bawang memenuhi udara bau yang selalu berhasil membangunkan Semangat seluruh Penghuni rumah. "Sarapan siap!" teria
0
0
Bisikan Kabut
Langit pagi yang kelabu di kaki sebuah gunung, tebal kabut yang seolah menelan pepohonan di sekitar jalur pendakian. Angin membawa aroma tanah dan daun gugur. Raka, seorang remaja berumur 17 tahun yan
0
2
Bayangan di Balik Loker Merah
Lorong sekolah SMA Cendekia beraroma lilin dan disinfektan, aroma yang seharusnya bersih dan wangi, namun selalu terasa begitu pekat dengan sisa sisa bisikan yang tajam dan tawa meremehkan yang melaya
0
0
Langit dan Laut yang Berdamai
Suara ombak beradu lembut di bawah lantai papan rumahku, seolah sedang berbisik tentang sesuatu yang hanya laut tahu. Aku duduk di tepi beranda, menatap laut biru yang berkilau terkena sinar matahari
1
9
Kalung ajaib
Benda aneh itu jatuh dari langit tanpa suara, mendarat mulus di tengah kebun jagung pak RT. Mary sedang berjalan pun kaget dan tertegun.”apa itu?”gumamnya pelan. Di kebun itu tergeletak sebuah kalung
2
9
Di bawah payung yang sama
“Hujan di bulan Juni tahun ini beraroma aneh, seperti bau tanah basah dan penyesalan.” Rani berdiri di teras rumahnya memandangi hujan yang jatuh deras dari langit kelabu. Tetes air membentuk garis-g
0
0
Malam yang Dingin
"..." Aku terbangun dari tidurku dan segera meraba tempat tidurku mencari keberadaan Hp "Sekarang jam berapa?" Ucapku dengan suara serak lalu melihat jam di Hp "Jam 1 yaa?" Aku menatap ke depan deng
0
0
Janji masa kecil
Gadis itu bernama kayla Nayyara Rayna, kerap disapa Kayla dia adalah seorang anak yang diamanahkan di pondok pesantren di daerah jawa timur. Ray dia tidak terlalu banyak memiliki teman, bisa di
0
1
Lani
Dikisahkan ada seekor kucing bernama Lani, ia tinggal bersama majikannya di daerah perkotaan padat penduduk. Lani kucing yang manja dan disayang oleh Rani sang majikan. Pada suatu hari Rani harus perg
0
0
✨ “Ketika Aku Hidup Kembali”
Aku mati di usia tujuh belas tahun. Bukan karena penyakit, bukan pula karena kecelakaan. Aku mati karena cinta. Cinta yang kupikir suci, ternyata hanyalah permainan antara dua orang yang terlalu ego
0
1
Gara-gara Rumah Anti Sombong dan Ru...
Gara-gara Rumah Anti Sombong dan Rumah Anti Tak Sombong Mereka Berpisah Tini terbengong-bengong, rumah yang diceritakan sang pacar sebagai rumah mewah benar-benar hanya sebuah gubuk berdinding anyam
0
1
Guling setan
Saat itu aku kelas 3 SD, masih teringat jelas kejadian kejadian saat itu. Malam itu, seperti biasanya aku berebut guling dengan abangku, Akmal. Kamar kita dulu nya adalah ruang tamu yang di sekat ja
3
2
KARMA JANJI
Langit sore tampak keemasan, seperti menyimpan kenangan yang tak sempat diselesaikan. Di pinggir danau yang tenang, seorang lelaki muda sedang berdiri menatap permukaan air. Wajahnya nampak sayu, ta
0
0