NovelToon NovelToon
My Ceo

My Ceo

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Indriani Sonaris

Apa yang akan kau lakukan jika harus menjadi sekertaris dari seorang CEO tampan, HOT, menggoda, tapi sangat Bossy dan menyebalkan? Apakah itu sebuah keberuntungan? Ataukah sebuah kutukan?
"Saat berdekatan dengannya, jantung ini selalu berdebar-debar. Ucapannya yang selalu mengintimidasi, selalu membuatku menjadi tak berkutik. Aku tidak tau alasan semua yang terjadi dengan diriku. Karena saat bersama tunanganku, aku tak merasakan itu semua." -Keysa adeeva myesa-
"Aku tak pernah percaya dengan yang namanya cinta, cinta itu penuh kebohongan dan hanya membuat orang menjadi sengsara. Bukan cinta yang aku rasakan kepada sekretaris itu, aku hanya senang bersamanya dan senang mengganggunya. Ini hanya sebuah kebutuhan." -Felix ernest blandino-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indriani Sonaris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10

MAAF TYPO DIMANA-MANA

HAPPY READING

-----------------------------------------------------------------------------

Author pov

Sudah seharian kemarin Keysa terus mengurung diri dikamarnya, sampai kerjapun tidak mau. Semua itu benar-benar merusak mode Felix, hatinya ikut teriris dan ada perasaan tak rela kalau Keysa terpuruk gara-gara pria ******** itu.

Felix baru pulang dari kantornya, dan segera beranjak ke kamarnya. Saat hendak membuka pintu kamarnya, dia menatap pintu kamar Keysa, Felix mencoba memegang knop pintunya dan ternyata tidak dikunci. Felix menerobos masuk ke dalam dan terlihat Keysa sedang tidur dengan posisi seperti bayi memunggungi felix. Felix berjalan mendekatinya dan melihat makan siangnya masih utuh.

'Dia tidak memakannya lagi' batin Felix

Felix duduk disisi ranjang membuat Keysa bangun dan langsung berangsung duduk.

"A-ada apa?" tanya Keysa lirih. Felix menatap Keysa, matanya sembab dan masih ada sisa air mata dipipinya membuat beberapa helai rambutnya menempel dipipi.

"Ck, sampai kapan kau akan seperti ini" ucap Felix lembut tapi penuh penekanan dan Keysa hanya diam. "Kau terlihat sangat menyedihkan dan menakutkan"

"Cinta benar-benar membuat orang lemah" ucap Felix

"Ma-af" ucap Keysa terdengar serak dan lirih

"Makanlah, aku tidak suka lihat kamu seperti ini. Kemana Keysa yang suka makan dan yang selalu berisik" ucap Felix

"Sudah tidak ada lagi" ucap Keysa mantap, membuat Felix kesal mendengarnya.

"Bukan tidak ada, tapi disembunyikan. Ayo makan" Felix menarik pergelangan tangan Keysa

"Aku tidak mau" ucap Keysa

"Ck, dari kemarin kamu belum makan. Mau mati kelaparan hah? Aku tidak mau jadi tersangka nanti karena dituduh tidak memberi makan anak orang, ayo cepat" Felix sudah kesal

"Aku mau makan disini saja" ucap Keysa dan Felixpun berlalu pergi.

Tak lama Felix kembali datang ke kamar Keysa dengan membawa nampan berisi makanan.

"k-ok kamu yang bawain makanannya? Memang pembantu kamu kemana?" tanya Keysa kaget melihat Felix yang datang.

"Kalau sama pembantu kamu akan kembali menyuruhnya untuk menyimpannya." ucap Felix yang sudah duduk disamping Keysa.

Tiba-tiba saja Felix menyodorkan sendok yang berisi makanan ke depan mulut Keysa.

"Eh?.." Keysa tersentak mendapat perlakuan dari Felix.

"Ayo cepat makanlah" dan akhirnya Keysa membuka mulutnya menerima suapan makanan dari tangan Felix

'Ternyata di balik sikap dinginnya, dia lembut dan penuh perhatian juga' batin Keysa

Felix kembali menyuapinya hingga tanpa sadar sudah tandas.

"Nah gini dong, laper kan dari kemarin tidak makan" ucapan Felix  membuat Keysa merona malu dan hanya menampilkan cengirannya saja.

"Sekarang istirahatlah biar besok bisa lebih baik" ucapnya membereskan nampan dan hendak beranjak tetapi di tahan oleh Keysa.

"Kenapa?"

"Makasih yah" Keysa tersenyum

"Ya sama-sama" ucap Felix tersenyum dan beranjak pergi meninggalkan kamar Keysa.

'Senyuman manisnya jarang sekali dia perlihatkan' pikir Keysa.

***

Siang ini Keysa turun ke bawah karena mendengar ribut-ribut di depan rumah.

"Ada apa bi?" tanya Keysa pada salah satu pelayan yang ada diruang tengah

"Gak tau non, dia maksa pengen masuk dan ketemu tuan Felix. Padahal sudah di kasih tau kalau tuan besar sedang ada dikantornya tetapi dia ngotot ingin masuk. Jadi terpaksa saya panggil satpam saja" jelas pembantu itu dan pamit pergi

Keysa berjalan ke arah jendela, dan melihat seorang wanita mungkin usianya sekitar 45thn ke atas tetapi masih terlihat cantik dan anggun. Pikir Keysa

"Siapa dia?" gumam Keysa

***

Malam hari Felix datang, tidak biasanya dia pulang larut dan terlihat lelah sekali. Dia berjalan ke kamarnya untuk membersihkan diri lalu setelahnya dia masuk ke dalam kamar Keysa. Terlihat Keysa sedang melamun dengan posisi yang sama seperti kemarin.

"Kamu sudah makan?" tanya Felix sudah berdiri dihadapan Keysa dengan melipat kedua tangannya di dada. Keysa tersadar dari lamunannya dan menatap ke arah Felix,,

"Belum" ucap Keysa

"Baiklah, ayo makan bersama" sahut Felix

"Aku tidak lapar, nanti saja" jawab Keysa memandang lagi ke arah lain.

Felix mulai jengah dan menghembuskan nafas kasar. Tak menunggu waktu lama, badan Keysa sudah melayang ke udara.

"Aaaaaaaaaaa....!!" Keysa berteriak saat Felix memangku tubuhnya seperti karung beras.

"Apa-apaan kamu Felix turunkan aku" teriak Keysa memukuli punggung Felix. Tetapi Felix tidak menggubrisnya dan terus berjalan menuruni tangga hingga sampai di meja makan.

Felix menurunkan Keysa dan mendudukannya di kursi meja makan.

"Kita makan bersama" ucap Felix penuh penekanan setelahnya dia duduk dikursi samping Keysa. Keduanya makan dalam diam, Keysa benar-benar terlihat tidak nafsu makan. Hanya di aduk aduk saja makanan miliknya

"Cepatlah makan jangan seperti anak kecil" ucap Felix

"Aku kan bilang tadi kalau aku tidak lapar, mister pemaksa" ucap Keysa terdengar sinis

"Benar-benar keras kepala," ucap Felix dan kembali fokus pada makanannya.

"Oh iya tadi siang ada seorang wanita paruh baya kesini mencari kamu" ucapan Keysa membuat Felix tersedak dan tubuhnya langsung menegang, rahangnya terlihat mengeras.

"Wanita itu, mau apa lagi dia" gumam Felix

"Kamu kenal dia? Siapa dia? Tadi dia sampai teriak-teriak" ucap Keysa

"Tidak, aku tidak mengenalnya. Lupakan saja" ucap Felix

Keheningan kembali menyelimuti keduanya hingga akhirnya Keysapun menyuapkan makanannya ke dalam mulutnya.

***

Sinar matahari sudah menerobos masuk ke celah jendela kamar Keysa. Posisi Keysa masih sama tidur seperti bayi. Tatapannya kosong, sudah 2 malam ini dia tidak tidur sama sekali dan hanya melamun. Pikirannya menerawang kemana-mana dan memikirkan apa yang akan dia lakukan selanjutnya.

Tiba-tiba saja kamar Keysa di buka dan masuklah Felix yang sudah rapi dengan jas formal berwarna abunya.

"Ayo ke kantor" ucap Felix

"Aku belum mau masuk hari ini" ucap Keysa seperti biasa

"Ck, sampai kau akan seperti ini? Ini sudah 3 hari kamu tidak masuk kerja. Aku benar-benar kewalahan menyelesaikan pekerjaan di kantor" ucap Felix kesal

"Aku ambil cuti satu minggu" ucap Keysa dengan santai

"Apa??? Tidak bisa,, kamu masih karyawan baru dan seenaknya mengambil cuti selama itu. Cepat siap-siap" ucap Felix

"Aku tidak mau" ucap Keysa menantang

"Oke, aku akan memaksamu" Felix lalu berjalan mendekati Keysa dan membuat Keysa mengernyitkan dahinya bingung.

"Mau ngapain kamu?" tanya Keysa bersiaga.

Felix tidak menjawab dan langsung memangku tubuh Keysa seperti karung beras

"Aaaaaaa.... Lepasin aku Felix,,, kenapa kamu suka sekali memangkuku" teriak Keysa sambil memukuli punggung Felix tetapi Felix tidak menghiraukannya dan terus berjalan keluar kamar. "Turunkan aku Felix,, aku bilang aku belum mau masuk kerja" teriak Keysa membuat para pembantu melihat kearah mereka berdua dengan tatapan bingung dan heran.

Felix memasukkan Keysa ke dalam mobil dan mendudukannya dikursi penumpang lalu memasangkan setbelt. Setelah itu dia mengintari mobil dan masuk ke kursi pengemudi dan langsung menginjak gas mobilnya.

"Kita mau kemana?" tanya Keysa bingung.

"Ke kantor"

"Apa?? Yak.... Aku tidak mau ke kantor, apalagi aku masih pakai piyama tidur. Ayolah Felix, aku mohon sehari ini saja aku ijin tidak masuk" Keysa memasang wajah memelasnya.

"Tidak"

"Felix kau gila,,!! Aku tidak mungkin ke kantor dengan memakai piyama ini. Seenggaknya biarkan aku mandi dulu dan berganti baju" mohon Keysa

"Lama"

"Oh my god,,!! Apa kata karyawan lain nanti" ucap Keysa tak bisa membayangkan bagaimana malunya dia nanti.

"Jangan hiraukan mereka, toh aku bosnya" ucap Felix seenak jidatnya membuat Keysa mencibir kesal.

'Huh dasar bos galak dan nyebelin. Gimana ini? Masa aku ke kantor pakai piyama begini, mana nyeker lagi'  batin Keysa

Keysa terus menggerutu membuat Felix tertawa dalam hatinya,, Senang sekali membuatnya sebal. Batin Felix

Mobilpun sudah terparkir manis di parkiran para petinggi perusahaan. Banyak karyawan yang baru masuk ke dalam kantor karena 5menit lagi tepat pukul 8. Felix turun dari mobil dan memutari mobilnya. Setelah membuka pintu penumpang, Felix kembali memangku tubuh Keysa seperti karung beras lalu menutup pintu dan beranjak.

"Felix turunkan aku, aku mohon Felix" ucap Keysa menutup wajahnya dengan kedua tangannya karena banyak sekali pasang mata yang memperhatikan dan mentertawakan mereka.

"Oh sungguh Felix ini sangat memalukan,. Turunkan aku" ucap Keysa saat sudah di dalam lift.

"Diamlah"

"Seenaknya kau bilang diam,, aku yang menahan malu" ucap Keysa kesal

"Siapa suruh malas-malasan, aku tidak suka karyawan yang malas" ucap Felix

"Dasar nyebelin" ucap Keysa

Felix kembali berjalan saat pintu lift terbuka dan diruang tunggu depan meja sekretaris sudah ada Clara, Remon dan Devan.

"Wow, kau menculik seorang gadis, soub" ucap Remon dan membuat Clara dan Devan tertawa.

Felix menurunkan Keysa,, membuatnya menundukkan kepala karena malu. Rambutnya terlihat berantakan, hanya memakai piyama tidur warna krem dan tanpa sandal.

"Hahahaha,, penculikan yang menarik. Sampai-sampai Key nyeker gitu" tawa Clara

"Selesaikan pekerjaanmu sekarang, dan jangan coba-coba pergi" ucap Felix tegas dan beranjak masuk ke dalam ruangannya

"Sabar yah Key" goda Devan dan masih terus tertawa mengikuti Felix masuk ke dalam ruangan bersama Remon.

"Apa yang terjadi Key? Kenapa Felix bawa kamu seperti itu?" Clara masih terkikik kecil

"Dia memaksaku masuk kerja padahal aku masih pengen ijin sehari lagi" keluh Keysa. "Berhentilah tertawa, ini tidak lucu" dengus Keysa.

"Dia sangat sweetz dan keren, layaknya pangeran yang lagi nyelametin sang putri" ucap Clara

"Yak.... Manis dari mananya? Yang ada gue malu sepanjang jalan sampai kesini semua karyawan mentertawakan gue,,, ini sangat konyol. Aku bahkan belum sempat mencuci muka" ucap Keysa kesal.

"Hhhaaa,, ada-ada saja tingkah kalian. Lebih baik loe cuci muka dulu sana biar muka bantal loe itu ilang" kekeh Clara

"Puas loe ketawain gue,, huft" keluh Keysa membuat Clara terus terkekeh.

Diruangan Felix

"Loe ngapain sih maksa bawa si Keysa ke kantor dengan keadaan masih memakai piyama" tanya Remon

"Gue kesel dia terus meratapi pria brengsek itu, tidak propesional. Apalagi kerjaan banyak banget,, gue keteteran karena pekerjaan ini jadi gue paksa saja dia buat datang kesini" ucapnya

"Lusa kita jadi manggung, gue sudah siapin semuanya" ucap Devan

"Oke,," ucap Felix

"Felix,, kemarin wanita itu menghubungi gue. Dia benar-benar ingin ketemu sama loe" ucap Devan

"Biarkan saja" ucap Felix dingin

****

1
Kenzi Kenzi
akhirmya up.lagi ..tx notifnya thor
Putri Minwa
jangan lupa lirik Dibalik kesetiaan Nayla ya thor
Putri Minwa
keysa kehilangan papa nya ya
Putri Minwa
lanjut thor,
Putri Minwa
mantap thor lanjut
Putri Minwa
ceritanya bikin kk suka Thor
Putri Minwa
kk mampir ya thor
Tanpa Nama
lanjut dong cerita ny. . .
penasaran nii. . .
semangat author ny. . .
udah lama nunggu cerita ny. . .
Putri Minwa
kk mampir thor
Putri Minwa
lanjut, kita saling dukung ya thor
Putri Minwa
bagus tuh Reno selalu menjaga hubungan baik nya
Putri Minwa
keysa salah paham ya thor
Putri Minwa
lanjut thor
Putri Minwa
cerita yang menarik thor
Putri Minwa
semangat terus thor 💪💪💪
Putri Minwa
kk mampir thor lanjut
Nunung Nuraliyah
ceritanya bikin penasaran
Dian Astutik
dokter dhika dokternya kesya dahulu yang oprasi...
Velza
sini tak bantu nampol felix 😂
Dian Astutik
crazy up kak Indri...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!