NovelToon NovelToon
Tobatnya Sang CEO

Tobatnya Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:987.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: santy puji

Mengisahkan tentang sebuah perjalanan cinta pada Tuhan dan cinta pada Makhluk.

Narayan, CEO dari perusahaan telekomunikasi menaruh dendam pada peristiwa di masalalunya yang mengakibatkan ayahnya menderita amnesia retrogade.

Permasalahan pelik di masa kecilnya membuat ia tidak percaya akan adanya cinta sejati, cinta setulus hati sehingga membuatnya menjadi pematah hati perempuan.


Aruna, teman semasa kecilnya datang menjadi sekertaris Narayan, menggantikan Dewi yang kala itu tengah cuti melahirkan.


Tidak ada canggung diantara keduanya. Aruna selalu menjadi garda terdepan menasehati bosnya, dan telinga Narayan begitu menikmati nasehat dari Aruna.


Bagaimanakah kisah Narayan dan Aruna selanjutnya, dan apakah yang sebenarnya terjadi di masalalu Narayan?

Yuk ikuti terus cerita selanjutnya yah.

Jangan lupa baca juga novel lainnya.
@Aku Janda Tapi Perawan
@Percayalah Aku Masih Perawan
@Kekasih Halal
@Surat cinta 2000
@Barista Cafe Jomblo
@Zara Ayyubi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santy puji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berangkat ke Bali

Aruna mengangguk, "Dulu saya pernah dijodohkan sama Abah, Abah bilang laki-laki itu soleh gitu. Eh ternyata, penampilan Syeh kelakuannya Syehtan."

Narayan langsung tertawa terbahak-bahak mendengar secuil dari kisah cinta Aruna. Aruna menatap bosnya dengan heran, sepertinya si bos begitu bahagia melihat Aruna merana, tertawanya saja full power.

"Noh Run, jadi jangan menilai orang dari penampilannya aja, itu buktinya, penampilan syeh saja kelakuan syehtan, jadi saya yang begini-begini belum tentu jahat sepenuhnya," ucap Narayan.

"Ih, nggak gitu konsepnya pak Nara, saya tau banget pak Nara ingin ngasih tau saya kalau pak Nara itu sebenarnya baik, tapi kan nyatanya? Ingin dinilai baik itu tinggal buktikan, bukan mengclaim kalau dirinya baik, kejantanan laki-laki itu bisa dilihat dari tindakannya, bukan omongan semata," cerocos Aruna. Yah di bandara pun masih juga kena ceramah.

Narayan terkekeh, "Kirain kejantanan laki-laki dilihat dari Gunawannya." Aruna langsung menepuk lengan bosnya, seperti biasa, Narayan hanya akan tergelak melihat Aruna yang mendadak menampakan wajah kesal.

Aruna melihat ponselnya, ia ingin tahu jam berapa saat ini. Setelah melihat jam, Aruna melihat ada laki-laki iseng yang DM di Instagramnya meminta kenalan. Aruna langsung membalasnya.

Panggil saja Aruna. Saya sudah makan, sudah salat, hobi rebahan, saat ini hanya menjadi beban fikiran keluarga, uang jajan perminggu 100juta, nggak ada yang marah. Kenapa? mau ghosting?

Buaya cap kuda terbang yang ada di sebelah Aruna tertawa, Aruna tidak sadar jika saat mengetik bosnya memperhatikannya, membaca apa yang ia ketik.

"Weh, bos, kenapa ketawa sih? ini tuh jurus jitu biar mereka nggak ganggu," ucap Aruna.

"Kapan punya pacarnya kalau balasnya begitu terus?"

"Nggak pengen pacaran lah, tapi cita-cita saya ingin dicintai laki-laki seperti Ali Bin Abithalib, ah halu banget ih." Aruna menggelengkan kepalanya.

"Memangnya seperti apa sih cintanya Ali?" Narayan jadi penasaran.

Baru saja Aruna akan menjawab, petugas bandara memberikan informasi jika pesawat yang akan dikendarai Aruna dan Narayan sudah siap. Mereka lalu segera chek in di loker yang sudah tersedia.

Aruna dan Narayan kini sudah duduk berdampingan, mereka menaiki pesawat bussines class agar bisa istirahat dengan nyaman sebelum mulai bekerja, karena agenda ke bali memang untuk bekerja, bukan berlibur.

"Aruna, tadi belum jawab," celetuk Narayan sambil melirik Aruna yang ada di sampingnya.

"Yang mana?"

"Cintanya Ali?" Aruna terkekeh, ternyata bosnya masih penasaran.

"Ya saya ingin sekali dicintai seperti Fatimah yang dicintai Ali. Ali pernah berkata gini bos ke Fatimah waktu mau bobo, matikanlah lilin itu, bahkan bayanganmu saja tidak akan aku berikan pada orang lain. Sweet banget kan bos, benar-benar sangat menjaga marwah istrinya, dicintai sepenuh hati dan sesuci itu." Aruna jadi membayangkan deh betapa bahagianya Fatimah Azzahra. Tapi bahagianya Fatimah itu elegan, tidak sampai berteriak-teriak atau memberikan pengumuman, "My body, My choice."

Narayan menatap Aruna begitu mendalam, melihat Aruna begitu bersemangat saat bercerita membuat Narayan ikut merasakan semangat juga.

"Saya juga bisa mencintai seperti itu Run," ucap Narayan. Aruna mencebikan bibirnya. Narayan selalu saja berkata mustahil.

"Cobalah, saya pengen banget liat pak bos setia sama satu wanita, kan saya adem lihatnya bos."

"Ya udah, ayo jalanin sama saya."

Aruna memutar bola matanya, bercandaan si bos suka semelekete.

"Kenapa? kok diem?"

Aruna lalu menatap bosnya, "Jika dengan janji sederhana yang diiringi bukti bisa membuat tenang, kenapa harus dibuat kecewa dengan sebuah kebohongan." Aruna bosan mendengar ajakan menikah yang keluar dari mulut bosnya. Nyatanya hanya ucapan belaka, besoknya kumat lagi. Lama-kelamaan Aruna bakal nyuruh mbah Tukiyem biar pak Nara disembur pakai ampas kinang nya, biar cepat sadar.🤣

"Kenapa? kok diem?" kali ini Aruna yang balik bertanya demikian. Hemm kapok kan bos, bingung kan mau jawab apa.

"Hoammm, ngantuk Run." Si bos malah memejamkan matanya, menghindari pertanyaan dari Aruna.

☘️☘️☘️ Bersambung...☘️☘️☘️

Lanjut nanti malam yah...

Jangan lupa like, komen dan Vote.

1
Uba Muhammad Al-varo
Aruna.....😁😂😁😂😁😂
Laksa_Naa
Luar biasa ,dulu udah baca sekarang mengulang
RithaMartinE
luar biasa
Ai Hodijah
mampirlah
Nur Aidah
Good
Les Setiyowati
mewek disini
Nani Sumarni
cukup menarik juga untuk ngisi waktu luang
Ika Komala
lucu,menarik,dan banyak pelajaran agama Islam di dalem nya aku suka sekali,
Etih Safitri
Aku ikut nangis bca ny 😭😭😭
Etih Safitri
Da az ucapan aruna yg bikin ngakak
pke cinta pocong segala 🤣🤣🤣
Joeiksa Tree
aku baru mampir thor, semangat berkarya..
lisna Apriyanti
udah baca tiap karya mba san,tpi tetep ya favorit sy mas biru sama rengganis🤗
♍Endah Wahyu♍
Udah mampir kesana semua bunda...
Meskipun ga sering komentar...
Semangat terus ya bunda...
Selalu jaga kesehatan
yuni as
ditunggu karya berikutnya mak
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
aku silent reader mu mak
jadi gak kelihatan komentar nya 😁😁😁😁
Ummi Khai
alurnya ketawa, kesentil wejangan mak San, nangis sampe mewek, ikutan nyesek. yaa anggap aja naek jet coaster lah 😘😘
dan yg penting byk pembelajaran yg didapet ❤️
Ummi Khai
hatiku berbunga² sampe di bab ini 🌹🌹🌹🌹🌹

uhuuuui Nara bentar resmi jadi suami Aruna 🤭
yuks ah bentar lagi kondangan nih
Ummi Khai
membagongkan mak 😱😱
batalin mak kalo Fikri gak baik buat Aruna 🥺
Ummi Khai
makin nangis setelah dapet pencerahan dari Kang Agus 😭😭😭
Ummi Khai
💔💔💔
potek hati ini mak bacanya 😭😭
perihal jodoh emang rahasia sang Illahi. nyesek jadi Aruna & Nara 🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!