kisah ini menceritakan empat remaja cowok yang dipertemukan dalam sebuah sekolahan bergengsi yang kemudian pertemuan mereka membuat mata batin mereka terbuka dan dapat melihat mahluk tak kasat mata, mereka sebenarnya adalah sekelompok anak yang terpisah selama belasan tahun lamanya namun mereka tak saling mengenal hinga pada akhirnya kejadian pada perkemahan membawa mereka kepada sosok leluhurnya yang kemudian mencari tau jati diri mereka.
kisah ini diambil dari kisah nyata namun diberikan sedikit unsur fantasinya agar terkesan menarik.
dapat kah keempat remaja tersebut mengetahui jati diri mereka sebenarnya? dapat kah mereka mengunakan kekuatan Yang dimikinya dengan baik? dan siapa sebenarnya mereka? temukan jawabnya dengan membaca novel ini jika membaca jangan lupa berikan jejak ya kasih vote dan dukungan buat author biar bisa lanjutkan terus ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Doni Doni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
misteri kematian dewi bagian 3
rumah kak perki
saat ini aku dan kak perki sedang duduk di teras rumah
" kak katanya tadi punya rencana, rencana apa"
" gini loh don, gimana kalo besok siang sepulang ibadah kita pergi ke sekolah dan mencari tau titik terang kematian dewi "
" iya aku setuju kak tapi masa hanya kita berdua ajah si kak ajak teman kak satu atau dua orang dong"
"sebelum kamu bilang pun kak udah lebih dulu pintar "
" ya deh kak perki emang pintar"
" siapa dulu perki"
aku dan kak perki puntertawa kak perki medkipun orangnya pendiam namun dia juga suka homor orangnya 😜😂
..................................................
setelah kami menyelesaikan tugas kami aku dan kak perki berada dalam kamar
aku dan kak perki sedang duduk duduk di kasur kak perki sambil sesekali bercanda aku merasa saat bersama kak perki itu bahagia sekali serasa dia itu udah kayak saudara aku aajah 😂
setelah cukup lama bercerita akhirnya kami pun tertidur pulas tanpa terasa air terjun pun mulai mendarat di bantal😂
saat orang sedang asik dalam alam mimpinya tapi aku malah mimpi dalam keadan sadar dan tidaknya, saat ini aku kembali di sebuah ruangan kelas nan gelap dan sunyi
tiba tiba ada sosok perempuan yang tak lain adalah dewi sedang duduk di bangku sendiri aku mulai merasa heran kenapa dewi malam malam ada disekolah? apakah dia menunggu seseorang? tak lama setelah itu datang seorang berseragam lengkap guru laki laki namun aku tak dapat mengenalinya wajahnya tidak begitu nampak karena cahaya bulan tak dapat leluasa masuk dalam kelas,
" jadi mau apa kamu memangil saya disini" kata guru tersebut
" bapak harus tanggung jawab terhadap saya, karena bapak sudah menodai saya"
" cih berani kamu bilang tangung jawab,suruh saja dia yang bertangung jawab"
" apa bapak gila, kenapa bapak malah menundingkan masalah ini pada orang lain dia tidak salah apa apa pak saya tidak mau menghancurkan hidup orang lain hanya karena masalah rasa yang saya miliki "
" bukan nya kamu mencintai dia hah"
" aku memang mencintainya tapi, bukan berarti aku memanfaatkan kedaan dengan menghancurkan hidupnya dia tidak tahu apa apa dia tidak salah namun bapak yang salah"
kemudian guru itu mendekati dewi dan mencengram lehernya
" dengar dewi kamu jangan sampai merusak nama baik saya disni, atau kamu akan mati inggat itu"
" saya tidak perduli saya akan laporkan ini semua dan saya akan mengadu kepada istri anda "
" berani sekali kamu mengancam saya hah, apa kamu mau mati"
" saya tidak takut mati"
dewi hendak pergi dari kelas tersebut namun tangan nya di cengram kuat dan tengkuknya di pukul hingga di roboh tak berdaya lalu guru tersebut mengambil tali dan mengikatnya di leher dewi lalu tari tersebut di lemparkan di atas dan kemudian ditarik hingga tubuh dewi ikut terangkat keatas dewi terus meronta ronta muka dan mata nya mulai memerah dia akan kehilangan nafas aku mencoba merampas tali tersebut dari tangan guru itu namun usaha ku gagal tanggan ku selalu menembus saat mengambil barang dewi mulai melemah dan melemah hingga mulutnya mengeluarkan darah dan dia pun mati dalam gantungan
aku tiba tiba tersadar dan terbangun aku melihat kak perki masih terlelap aku lalu mengambil ponsel dan mngecek ternyata jam sudah menunjukan pukul 05'55 WIB aku pun lalu pergi kekamar mandi pikiran ku masih tertuju dalam mimpi ku semalam sebenanya ada apa ini? siapa orang yang dewi maksud dan siapa pembunuhnya? ternyata kematian dewi tidak ada sangkut pautnya dengan pak budi ada apa sebenarnya diantara pak budi dan dewi? pikiran kusaat itu mulai kacau dan aku mencoba hilangkan semua pikiran ku dulu dan aku pun mulai mandi.
god bless you too...
top ceritanya thor... i like it.../Good//Good//Good/
maaf, untuk yang ini agak membingungkan...