Dia adalah Kenan Arka Wijaya. lelaki tampan yang taruhan dengan sahabatnya untuk meniduri seorang mahasiswi cantik bernama Nadia Arista. karena kesalahan itulah Nadia harus menanggung beban yang sangat berat.
Season 1 ( Kisah Raka & Raina=> di Novel LELAKI TAMPAN ITU ATASANKU )
Season 2 ( Kisah Kenan & Nadia )
Season 3 ( kisah Kevin & Iis )
Season 2& 3 di Novel PLAYBOY TAMPAN IDAMAN
☆Tanpa membaca Season 1 kalian akan tetap nyambung kok gaess, karena ini hanya menceritakan kisah anak-anak mereka ketika dewasa.
Lanjut baca yukkkk🤗🤗🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Taruhan balap motor
Kenan yang sedang bersantai di kamarnya mendapat panggilan telpon dari Reyhan.
dia segera mengangkat panggilan telpon itu.
📞"Hallo Rey" ucap Kenan dari balik telpon.
📞"Hallo Bro, ayo kita ke tempat sirkuit sekarang. Elvan mengajak kita taruhan."
📞"Taruhan apaan Bro?" tanya Kenan
📞"Uang cash 100juta Bro, bagaimana? loe mau ambil tidak?" tanya Reyhan
📞"Siap, gue pasti menang bro. salah dia kalau ngajak taruhan ke kita."ucap Kenan
📞"Oke deh, gue siap-siap pergi dulu." ucap Reyhan lalu dia memutuskan panggilan telponnya.
Setelah sambungan telpon berakhir, Kenan juga mulai bersiap-siap. dia segera mengenakan celana jeans warna hitam dan jaket kulit yang selalu dia pakai untuk balap.
Kenan keluar dari kamar dan berjalan mengendap-endap. dia takut jika Nek Sandra melihat kepergiannya. Kenan yang sudah berada di ruang keluarga tak sengaja menyenggol vas bunga sehingga terjatuh ke lantai.
Pyyaarr
Terdengar suara vas jatuh begitu nyaring.
"Siapa itu?" tanya Nek Sandra yang sedang berada di dapur.
Kenan hanya diam tak menjawab. dia langsung buru-buru berjalan ke arah pintu keluar. baru juga Kenan hendak menarik handle pintu, tiba-tiba ada yang menepuk bahunya dari belakang.
"Eh Nenek" Kenan hanya bisa tersenyum menatap Nek Sandra.
"Mau kemana kamu?" tanya Nek Sandra
"Nggak kemana-mana kok Nek. Kenan hanya menutup punti saja karena tadi sedikit terbuka." ucap Kenan beralasan
"Jangan banyak alasan Ken, Nenek tahu kok kalau kamu berbohong. lalu, kenapa kamu pecahkan vas bunga itu." ucapanya sambil menunjuk pecahan vas bunga yang sudah tergeletak dilantai.
"Ehh, kok Nenek nuduh Kenan si?" Kenan sudah bingung beralasan. karena Neneknya tidak bisa dibohongi.
"Ya kamu, memangnya kamu pikir siapa lagi?" tanya Nek Sandra
"Kenan tidak sengaja Nek." ucap Kenan
"Ada apa sih? Nenek dari tadi bicara kedengeran sampe ke dalam kamar." Kakek Wijaya menghampiri Nek Sandra yang sedang bersama Kenan.
Nek Sandra segera menoleh ke arah Kakek Wijaya.
"Ini loh Yang, vas bunga pecah oleh Kenan. nah sekarang dia akan pergi kelur." jelas Nek Sandra
"Memangnya dimana Kenan?" tanya Kakek Wijaya kepada istrinya.
"Ini loh...."Nek Sandra berbalik arah dan melihat Kenan yang sudah tidak ada disana.
"Mana?" Kakek Wijaya masih menanyakan keberadaan Kenan.
"Tadi disini Yang, tapi kok sudah tidak ada sih." Nek Sandra kaget saat Kenan sudah tidak disana.
"Pergi kali dia, sudahlah Nek mending kita tidur saja. Nenek tidak usah khawatirkan Kenan lagi. dia itu sudah besar dan pastinya bisa menjaga dirinya sendiri." ujar Kakek Wijaya memberikan pengertian agar Nek Sandra tidak terlalu menghawatirkan cucunya.
"Aiisshhh kebiasaan deh, selalu saja membela anak itu." Nek Sandra memang tak seperti Kakek Wijaya yang selalu mengijinkan cucunya kemanapun pergi.
Nek Sandra segera membersihkan pecahan Vas bunga yang berserakan. sedangkan Kakek Wijaya kembali lagi ke kamarnya.
•••
Kenan sudah sampai di tempat sirkuit. dia menunggu kedayangan Reygan dan lawan mereka yang akan balapan motor. beberapa saat kemudian datanglah Reyhan dan di belakangnya ada Elvan dan gengnya yang baru datang.
"Hey Bro, loe sudah lama?" Reyhan bertanya kepada Kenan.
"Baru sampai Bro." jawab Kenan lalu pandangannya beralih menatap Elvan dan gengnya yang sedang berjalan menghampirinya.
Sebenarnya Elvan dan gengnya itu merupakan musuh Kenan dan Reyhan. Kenan sendiri tidak menganggap mereka musuh. mungkin karena selalu kalah dari Kenan sehingga Elvan dan gengnya memusuhi mereka. memang Elvan dulunya yang paling hebat dan selalu jadi yang pertama saat ada lomba balap motor dikotanya. tapi setelah Kenan ikut balapan, Elvan selalu jadi yang nomor dua. itulah yang menyebabkannya untuk ingin selalu mengalahkan Kenan.
"Apa kabar Ken?" tanya Elvan yang sudah berada di hadapannya.
"Seperti biasa Bro." jawab Kenan
Lalu mereka segera pergi ke tempat yang sudah disiapkan untuk balapan.
"Jadi, apakah sudah bisa dimulai?" tanya Reyhan
"Sudah, tapi gue hanya minta dia lawan gue. kalian semua hanya menonton saja." pinta Elvan sambil menunjuk Kenan.
"Lalu kenapa loe panggil kita semua jika yang balapan hanya kalian berdua?" tanya Reyhan
"Biar lebih rame, ayo kita mulai!" pinta Elvan lalu mereka semua pergi ke tempat balapan.
Kenan dan Elvan sudah bersiap menaiki motor masing-masing. setelah mendapat aba-aba, mereka segera tancap gas. kini keduanya sedang berlomba-lomba untuk memenangkan taruhan 100juta. Kenan sangat percaya diri karena dia memang selalu jadi yang pertama.
Elvan terlihat masih dibelakang. sedangkan Kenan sudah di depan dan tak terlihat lagi karena dia mengendarai dengan kecepatan penuh.
Akhirnya gue hampir sampai garis finis duluan." gumam Kenan lalu dia mengerem motornya namun rem motor dia tidak berfungsi.
Ahhh kenapa ini? kenapa tidak berfungsi. " Kenan tampak panik dan segera membelokan motornya karena di depannya jalan yang lumayan rawan. namun saat membelokan motornya dia langsung menabrak pembatas jalan dan Brrakkkkk....Kenan langsung terpental jatuh dari motornya.
Elvan tampak menyunggingkan senyum devilnya. dia melanjutkan mengendarai motornya hingga ke garis finis.
Elvan sudah kembali dan ikut bergabung dengan geng motornya. sedangkan Kenan masih belum terlihat. Reyhan sangat panik karena Kenan tidak seperti biasanya yang selalu sampai paling awal.
"Dimana Kenan?" tanya Elvan
"Mana gue tahu, di belakang tadi dia." ucap Elvan tampak santai.
"Cepat, gue minta uang taruhannya! gue mau langsung pulang." pinta Elvan
"Nanti tunggu Kenan dulu." ucap Reyhan
"Ah kelamaan, cepat!" Elvan dan teman-temannya menghadang Reyhan yang hendak pergi.
"Gue mau cari Kenan dulu." ucap Reyhan agar mereka tidak menghadangnya lagi. namun mereka malah memegang kedua tangan Reyhan sehingga dia tidak bisa bergerak.
"Serahin uangnya atau kita pukul!" ancam Elvan
Reyhan langsung mengambil cek bertulisan nominal 100juta.
"Ini ambilah, dan sekarang gue mau nanya. dimana Kenan?" tanya Reyhan
"Loe mau tahu Kenan dimana, oke, ini jawabannya." Elvan dan geng motornya langsung memukul Reyhan.
Bugh bugh bugh bugh bugh
"Kenan" gumam Reyhan sebelum dia memejamkan kedua matanya.
Nadia yang sedang berada di dalam taxi tak sengaja melihat asap dan api dari area sirkuit yang dia lewati.
"Pak, berhenti sebentar!" pinta Nadia
"Baiklah Nona" lalu supir taxi itu langsung menghentikan taxinya.
"Pak, coba lihat deh itu di area sirkuit ada asap dan api." Nadia meminta supir taxi menoleh ke arah luar.
"Sepertinya ada kecelakaan." ucap supir taxi yang sudah menatap ke arah luar jendela.
"Kecelakaan? bukankah ini sudah malam. apa ada yang balap motor malam-malam."
"Biasanya balap liar Non." kata supir taxi itu.
"Saya mau turun disini saja Pak. saya mau lihat pusat dari asap dan api itu."
"Tapi Nona ini perempuan loh. bahaya perempuan keluar malam ditempat sepi seperti ini." Supir taxi itu berkata kepada Nadia.
"Insya'allah akan aman Pak." ucap Nadia lalu dia membayar ongkos taxinya sebelum dia keluar.
Memang Nadia tidak biasa keluar malam. itu juga dia keluar karena memang sedang ada kepentingan mendesak.
°°°°
cara nya hanya wajib follow akun saya sebagai pemilik Gc Bcm. Maka saya akan undang Kakak untuk bergabung bersama kami. Terima kasih.