(REVISI)
Cerita ini mengisahkan seorang Wanita pintar,cantik dan sexy yang bernama Hara Pramaswari
Hara memiliki teman baru yaitu pria terpopuler dikampusnya,laki-laki ini menyukai Hara tapi kedekatan mereka membuat sahabat Hara membencinya,karena sahabat Hara juga menyukai laki-laki ini.
Pengusaha tampan dan kaya yang digandrungi banyak wanita,ialah Alexander Pranata pewaris pranata grup,pertemuannya dengan Hara sangat singkat,sampai akhirnya Alex memutuskan untuk menikahinya,akan ada banyak ujian yang akan dilalui mereka berdua,akankah mereka sanggup bertahan atau memilih untuk berpisah..?
Ingin tahu cerita selengkapnya silahkan dibaca😁mari kumpul dulu jangan jaga jarak di antara kita😆
JANGAN LUPA LIKE,VOTE DAN KOMEN ===
😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulandari05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sesak
Pagi pun menjelang di lobi kantor Pratama Grup ada sosok wanita cantik yang baru saja masuk dan berjalan menuju meja resepsionis, hari ini hari senin jadi cukup banyak karyawan yang berlalu lalang tak ingin sampai telat terdengar para karyawan saling berbisik ketika melihat Vera yang berdiri didepan meja resepsionis.
"Eh bentar itu bukannya Nona Vera ya, mantan Pak Bos." ucap wanita berbaju merah.
Mereka empat orang staf senior yang punya jabatan tinggi di antara yang lain, dulu mereka sering melihat Vera berkunjung ke kantor, saat Bosnya dan Vera masih menjadi kekasih.
"Ya bener, ngapain itu nenek lampir kesini lagi." ucap wanita berbaju hijau yang memang suka bergosip, mereka tidak suka jika Bosnya berhubungan dengan Vera karena Vera selalu berprilaku sombong saat berada dikantor.
"Ssttttt udah, masih pagi udah gosip aja ayo masuk nanti telat dapet hukuman kapok lue." kata yang lain.
Ke empat orang itu membubarkan diri, sedangkan Vera yang mendengar 2 wanita tadi sangat geram.
Selama beberapa bulan Vera kembali menghilang, trakhir bertemu dengan Alex waktu ia berkunjung kerumah utama kediaman orang tua Alex, jadi bisa dibilang ini pertemuan keduanya dengan Alex.
"Maaf Nona ada yang bisa saya bantu..?" tanya wanita resepsionis.
"Saya mau ketemu Alex, apa Alexnya ada..?" tanya Vera.
"Kebetulan Pak Alex ada di tempat, tapi apa anda sudah membuat janji dengan Pak Alex..?" tanya resepsionis, dia orang baru mungkin masih 1 tahunan bekerja di Pranata Grup.
"Apa kamu tidak tau siapa saya hah..?" bentak Vera.
Kebetulan saat itu Reno baru keluar dari lift dia yang mendengar keributan di lobi langsung menghampirinya.
"Kamu...ada perlu apa kamu datang kesini?" tanya Reno, Reno tidak tau jika 2 bulan lalu keluarga Vera berkunjung kerumah orang tua Alex.
"Ah untung kamu disini, aku mau ketemu Alex." jawab Vera berjalan menuju lift, dirinya tidak memperdulikan resepsionis yang menghalanginya.
"Biarkan saja, kembalilah." perintah Reno.
"Baik Pak." ucap resepsionis, ia kembali setelah mendapat perintah dari orang berpengaruh kedua di perusahaan.
Reno tidak jadi keluar dia menyusul Vera menuju lift, Vera yang melihat Reno juga masuk satu lift dengannya merasa kesal, dari dulu Vera sangat tidak suka dengan Reno, karena Vera pernah ketahuan jalan sama om-om di saat dia masih berstatus menjadi kekasih Alex, sejak itu Reno selalu mengancamnya untuk menjauhi Alex, suasana sangat hening tak lama terdengar pintu lift terbuka, Vera bergegas keruangan Alex yang di ikuti Reno di belakangnya.
Pintu diketuk "Tok tok.."
"Masuk.." suruh Alex.
Vera segera membuka pintu, dia berlari mendekat dan langsung memeluk Alex dari belakang, disusul Reno yang masuk, Reno yang melihat Vera memeluk Alex sangat tidak suka, dia mengalihkan wajahnya kesembarang arah.
Sedangkan Alex dia hanya diam tanpa melawan, tanpa menolak pelukan dari Vera, Vera melepaskan pelukannya dan berjalan menuju sofa, Reno masih setia berdiri didepan pintu.
"Apa yang kamu lakukan disana Ren, apa tugas yang aku suruh tadi sudah kau kerjakan..?" tanya Alex terlihat sangat berwibawa.
Vera yang melihat itu makin menjadi-jadi, dia berjanji akan mendapatkan cinta Alex kembali tapi tujuannya tidak hanya itu, saat ini perusahaan orang tua Vera bermasalah mereka membutuhkan suntikan dana yang sangat besar jadi orang tua Vera menyuruh Vera untuk mendekati Alex lagi, saat ini Vera juga punya kekasih tapi dia tidak mencintainya Vera hanya memanfaatkan kekasihnya ini untuk kebutuhan biologisnya.
"Belum Bos, saya tadi melihat Nona Vera membuat keributan di lobi jadi saya mengantarkannya kesini." ucap Reno melirik Vera, yang dilirik hanya cuek mengejek Reno.
"Kembalilah, lakukan tugasmu..!" suruh Alex tanpa melihat Reno, dia sedang menanda tangani beberapa berkas.
"Baik Bos, saya permisi." ucap Reno pamit dia sempat melirik Vera sebelum keluar.
Vera sangat senang, ini kesempatan baik untuknya, Vera beranjak dari duduk dan berjalan menghampiri Alex, tanpa rasa malu dia duduk di pankuan Alex, ini adalah kebiasaan Vera dulu saat mereka masih menjalin hubungan, tapi berbeda untuk saat ini, Vera sudah bukan siapa-siapanya Alex, harusnya dia harus lebih sopan menjadi tamu, Alex meminta Vera untuk turun dari pangkuannya.
"Ver apa yang kamu lakukan, cepat turun nanti ada yang masuk." ucap Alex.
"Kenapa sih, kan biasanya aku juga kayak gini sayang, aku kanget banget sama kamu." ucap Vera memeluk Alex.
Hawa di ruangan itu seketika menjadi panas, saat itu Vera memakai dres diatas lutut dengan belahan dada yang rendah, Alex segera menyingkirkan tubuh Vera dan berdiri sebelum terjadi yang tidak tidak, dia berjalan menuju sofa Vera yang melihat Alex berganti tempat tersenyum.
"Aku lapar, tadi belum sarapan ." ucap Vera dengan bergelanyut manja di lengan kekar Alex.
"Ini masih pagi Ver, jam kerja baru saja di mulai, kerjaanku hari ini sangat banyak." ucap Alex menolak.
"Kalau gitu aku mau tetep disini nungguin kamu sampai pulang." ucap Vera menampilkan puppy eyesnya, jurus andalan Vera dulu saat merayu Alex.
Alex yang ingin menolak tidak tega dengannya, dia pun mengiyakan.
****
Ditempat lain Hara yang sudah selesai melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim, dia pergi ke dapur memasak untuknya sarapan, dirumah sakit ibu Hara di jaga oleh orang suruhan Alex dan beberapa perawat jadi Hara tidak terlalu kawatir, hari ini Hara mendapat panggilan interview dari Perusahaan Pratama Grup, setelah memasak Hara bergegas berganti baju, dia memakai celana hitam kain dan atasan berwarna putih, kesan pertama harus berpakaian sopan pikirnya.
Hara pagi ini mendapat sebuah pesan dari Rangga, Rangga masih sangat perhatian dengan Hara meskipun hatinya terluka, Hara sangat senang Rangga tetap seperti Rangga yang dulu, Hara berkata jujur pada Rangga kalau dirinya dan Alex menjalin hubungan, tapi Hara meminta Rangga untuk merahasiakannya, Rangga pun menyetujuinya.
Rangga mulai belajar dari bawah di perusahaan orang tuanya, dia tidak ingin menjadikan kedudukan orang tua sebagai batu loncatan untuk meraih kesuksesannya.
Setelah semua selesai Hara pun melajukan motornya menuju Perusahaan kekasihnya, jam menunjukkan pukul 08.30 menit, itu artinya kurang 30 menit lagi waktu interview tiba , Hara dan beberapa orang lainnya menunggu di lobi.
Hara orangnya juga friendly seperti Rangga, jadi dia mudah akrab dengan siapa pun, saat ini Hara bersama tiga teman lainnya melakukan interview kerja, dia duduk di lobi kantor di himpit oleh dua pemuda sedangkan yang satu lagi wanita tapi tidak terlalu cantik, sambil menunggu mereka mengobrol santai, ke empat orang ini teralihkan saat melihat pemilik perusahaan berjalan mesra dengan seorang wanita.
Hara menautkan kedua alisnya, hatinya terasa terbakar, dia tidak menyangka Alex kekasihnya dengan tega menduakannya, saat itu Alex tidak melihat Hara, dia juga lupa kalau hari ini kekasihnya menjalani interview, dengan santai Alex berjalan keluar dari kantor, bersama Vera yang selalu bergelanyut manja di lengan kekarnya.
Hara merasakan sesak di dadanya, air matanya sudah mulai mengenang, dia menyemangati dirinya sendiri, dia tidak boleh menangis.
Sudah satu bulan ini mereka tidak berjumpa karena kesibukan Alex yang memang sedang mengurus proyek barunya, selama satu bulan ini Hara dan Alex hanya berkomunikasi lewat ponsel, Hara mulai berfikir negatif tentang Alex, dia berfikir sebulan ini Alex tidak menemuinya karena ada wanita lain.
__________________________________
AKU TUNGGU LIKE VOTE DAN KOMENNYA
____________REVISI_________________
lgian sii vera udh d bilang udh slesai masih ajj ngejar",,