NovelToon NovelToon
Senyuman Mahal Sang CEO

Senyuman Mahal Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:16.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: feby_mb

Aska seorang CEO tampan, dan juga cerdas. Sifatnya yang dingin dan juga datar membuat dia susah di dekati, apalagi sama yang namanya wanita.

Aska juga tidak pernah tersenyum, kecuali sama keluarga dan sahabat terdekatnya.

Akankah ada yang wanita yang bisa mendekati dan membuat dia tersenyum?

Yuk langsung kepo in.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alice Zhafira Afsari

Pagi Hari.

Sinar matahari masuk melalui sela kain gorden sebuah kamar seorang cewek cantik. Sinar itu lama kelamaan mengganggu tidur cewek cantik itu.

Ya cewek cantik itu bernama Alice Zhafira Afsari, dan akrab dipanggil Fira. Fira bekerja di perusahaan Wiguna Group sebagai manajer marketing.

Fira bangun dari tidurnya, kemudian dia melangkahkan kaki menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Selesai mandi, Fira memakai pakaiannya. Setelah selesai memakai pakaiannya, Fira keluar dari kamarnya dan sarapan bersama sang Ayah.

Fira hanya tinggal bertiga dengan adik perempuan dan Ayahnya. Sedangkan Ibu Fira sudah meninggal dunia 3 tahun yang lalu.

Ayah Fira sekarang sering sakit-sakitan, jadi tidak bisa bekerja. Sekarang Fira lah yang menjadi tulang punggung keluarganya.

Beruntung Fira bisa bekerja di perusahaan Wiguna dengan gaji yang cukup besar, dia bisa membayar kuliah adik dan pengobatan untuk ayahnya.

Di meja makan, adik dan ayahnya sudah menunggu kedatangan Fira untuk sarapan bersama.

" Kakak lama sekali dandannya" kata sang adik.

" Siapa yang dandan, kakak itu telat bangun. Wah ini siapa yang masak?" tanya Fira.

" Ayah" jawab sang adik.

" Maaf ya Yah, gara-gara Fira telat bangun jadi ayah yang masak" ucap Fira.

" Tidak apa-apa sayang" kata sang ayah.

" Lain kali kalau kakak telat bangun, kamu yang masak ya Dek"

" Kakak ngaco deh, kak Fira kan tau aku nggak suka hal yang berbau dapur" kata sang adik.

" Sampai kapan kamu akan begitu?, gimana kalau kamu sudah menikah nanti?. Apa kamu akan memberikan batu untuk makan suami kamu" kata Fira.

" Kami akan pake pembantu"

" Ya terus saja bermimpi di nikahi sama pangeran berkuda putih" ledek Fira.

" Kakak lihat saja nanti, aku pasti bisa mendapatkan pria tampan dan juga kaya. Karena tidak ada yang bisa menolak kecantikan aku" kata sang adik penuh percaya diri.

" Sudah-sudah cepat habiskan sarapan kalian" titah sang ayah.

Selesai makan Fira membawa piring kotor ke dapur, kemudian mencuci bersih piring itu. Setelah itu Fira berpamitan sama sang ayah.

" Fira berangkat kerja dulu ya Yah" pamit Fira sambil mencium punggung tangan sang ayah.

" Hati-hati ya Nak"

" Iya. Assalamualaikum"

" Wa'alaikum salam"

Fira melajukan mobilnya menuju perusahaan Wiguna Group. Berkat kerja kerasnya Fira juga sudah bisa membeli mobil, walaupun bukan mobil mewah, tapi setidaknya masih bisa di bawa kemana-mana.

Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit Fira sampai di perusahaan Wiguna Group. Fira memarkirkan mobilnya di tempat parkir.

Fira berjalan dengan anggunnya kedalam perusahaan. Di lobi sahabat Fira sudah menunggu kedatangannya.

" Hari ini jadi pergi riset?"

" Jadi dong" jawab Fira.

Mereka berdua berjalan sambil mengobrol menuju lift. Seperti hari-hari biasa di depan pintu lift selalu saja ada antrean.

" Kapan kita bisa mencoba lift khusus CEO"

" Ntar kalau kucing udah bisa bertelur" jawab Fira.

" Ngaco kamu, dimana-mana kucing itu beranak, bukan bertelur"

Ting

Terdengar pintu lift terbuka, semua karyawan langsung berebutan masuk kedalam lift. Fira dan sahabatnya juga tidak mau ketinggalan. Mereka juga ikut dorong-dorongan sama karyawan lain. Ya simboliknya siapa cepat dia dapat.

Fira dan sahabatnya memang paling jago dalam hal itu. Terbukti mereka selalu bisa masuk duluan walaupun mereka datangnya belakangan dari yang lain.

Pintu lift tertutup, dan membawa mereka ke lantai 15. Lantai dimana tempat Fira dan teamnya mengadu nasib.

Ting.

Pintu lift terbuka, Fira dan sahabatnya keluar dari lift. Mereka berdua langsung berjalan menuju ruangan mereka.

Sesampainya di ruangannya Fira di sambut para teamnya. Ya mereka semua sangat mengagumi wanita cantik itu.

" Pagi semuanya" sapa Fira.

" Pagi Buk"

" Wah semangat sekali kalian pagi ini?, apa pekerjaan yang saya berikan sudah kalian kerjakan?" tanya Fira.

" Sudah. Ibuk bisa periksa kerjaan kami, siapa tau ada yang kurang"

" Baiklah, sekarang kita keruang diskusi" kata Fira.

Ya ruang itu memiliki ruang meeting, tapi mereka ubah dengan nama ruang diskusi. Fira lah pencetus ide itu. Di ruang itu mereka bebas mengeluarkan ide dan juga pendapat mereka.

Mereka semua sampai di ruangan diskusi. Sebelum masuk ke sana mereka membuka sepatu mereka dulu. Di ruangan itu kalian tidak akan menemukan kursi, karena mereka duduk lesehan di atas karpet berbulu.

" Baiklah, coba saya lihat hasil kerja kalian?"

Mereka semua langsung memperlihatkan hasil kerja mereka pada Fira. Fira melihat satu persatu hasil kerja teamnya itu.

" Hasil kerja kalian bagus. Kamu langsung berikan desain ini pada pihak produksi" kata Fira pada salah satu karyawannya.

" Baik Buk"

" Saya yakin dan percaya kerja keras kita semua hari ini akan membuahkan hasil"

" Iya Buk"

Fira melirik jam tangannya. " Baiklah, saya mau pergi riset dulu"

" Hati-hati Buk, semoga hasilnya memuaskan" kata mereka.

" Aamiin, mudah-mudahan"

Fira dan sahabatnya pergi meninggalkan ruangan diskusi. Dia harus segera pergi ke supermarket-supermarket. Fira berharap hari ini semua masalah riset bisa selesai dengan cepat.

Di tempat lain.

Aska hari ini agak telat pergi ke kantor, karena dia akan pergi ke kampus dulu untuk menyerahkan skripsi nya.

Aska melajukan mobilnya menuju kampus. Suasana jalan pagi itu tidak terlalu ramai, sama kendaraan yang berlalu lalang.

Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit, Aska sampai juga di kampusnya. Aska memarkirkan mobilnya di parkiran yang ada di kampus itu.

Aska berjalan menyusuri koridor kampus. Sepanjang jalan siswi cewek selalu menatap Aska dengan tatapan mendamba. Aska tidak mempedulikan tatapan mereka, dia terus saja berjalan.

" Aska"

Sontak Aska menghentikan langkahnya. Aska menoleh kebelakang, tampak dua orang laki-laki tampan berlari ke arahnya.

" Akhirnya lo datang juga" kata Yogi.

" Iya, kita pikir setelah resmi menjadi CEO, lo nggak akan pernah datang kesini lagi" kata Dika.

" Nggak mungkin lah gue nggak datang. Gue kan masih mahasiswa di kampus ini" kata Aska.

" Gimana rasanya setelah menjadi CEO?" tanya Dika.

" Biasa aja, sibuk dengan tumpukan dokumen-dokumen" kata Aska.

" Nggak nyangka gue, Lo bakal duluan wisuda daripada kita" kata Yogi.

" Makanya belajar yang rajin, jangan cuma fokus ngurus pacar aja" kata Aska.

" Ya, jomlo selalu benar" kata Yogi.

" Kapan-kapan kita boleh main ke apartemen Lo ya" kata Dika.

" Tentu saja boleh. Kalau gitu gue duluan ya" pamit Aska.

" Ok"

Setelah berpamitan dengan kedua sahabatnya, Aska melanjutkan kembali perjalanannya menuju ruang dosennya. Aska pun sampai di ruangan dosennya.

Tok..

Tok..

Tok..

" Masuk"

Setelah mendengar suara dari dalam, barulah Aska masuk kedalam ruangan itu.

" Pagi Pak"

" Pagi, akhirnya si jenius datang juga"

" Ini skripsi saya Pak" kata Aska.

" Akhirnya mahasiswa tertampan dan juga pintar akan segera memakai toga"

" Bapak bisa saja, ini semua juga berkat bapak. Terima kasih karena bapak sudah memberikan ilmu kepada saya"

Dosen itu tersenyum pada Aska. " Semoga kamu bisa menggunakan ilmu yang kami dapatkan dari sini, dan tetaplah rendah hati" pesan sang dosen.

" Siap Pak. Kalau gitu saya permisi dulu"

" Hmm"

Setelah berpamitan Aska keluar dari ruangan dosen itu, Aska kembali menyusuri koridor untuk sampai di parkiran. Aska menatap kampusnya untuk terakhir kalinya.

Dari kejauhan ada seorang cewek yang menatap Aska. Cewek itu melihat Aska dari atas sampai bawah.

Dia pasti orang kaya.

Cewek itu membuka dua buah kancing kemejanya. Sehingga menampakkan belahan gunung kembarnya. Setelah itu dia berjalan menghampiri Aska.

" Hai" sapa cewek itu.

Aska menatap tajam wanita yang ada di sebelahnya itu. " Menjauh dari saya?!"

Cewek itu kaget mendengar ucapan Aska. Selama ini tidak ada yang bisa menolak pesonanya.

" Kalau mau cari mangsa lihat-lihat dulu" kata Aska.

" M-maksud kamu?"

" Anda pasti tau maksud saya, dan satu lagi jangan coba-coba menggoda saya, karena saya tidak tertarik dengan barang murah" kata Aska sambil pergi meninggalkan cewek itu.

To be continue..

Aska Cakra Wiguna (Aska).

Alice Zhafira Afsari (Fira).

Happy Reading 😚😚

1
Rani R.I
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 gk kebayang betapa wangi nya ituu gass 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rani R.I
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ngakak akuu sama Aska yg bilang istri mau lahiran 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Rani R.I
spil merek minyak rambut Aska thourr 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lucifer
lem pipa
Murni Bpn
alhamdulillah sah sdh ,tinggal pestanya lg tp thor ko aku blum kasih undangan ya🤭🤭🤭❤️
Murni Bpn
wah asyik Aska &Fira sdh mau nikah,kita tunggu undangan nya yabthor jgn lupa...😁😁🤭
Murni Bpn
semoga berjodoh Aska dgn Fira🤗🤗
Stephanie Cornalia
visualx kurang Thor
Erna Sudiastuti
pasangan koplak
Erna Sudiastuti
Luar biasa
HelseyTa
jdi ikut gemes ama kelakuan kanaya semoga karma cepat dtng
HelseyTa
mantu yg sangat baik sayang ama mertua walaupun seorang laki-laki ..yg anak perempuan malah kya setan
HelseyTa
anak durhaka
HelseyTa
semoga kanaya ntarnya jdi gelandangan
Ge Moy
anak tolol Yang ga tau terima kasih ya begitu
HelseyTa
anak durhaka
HelseyTa
😂😂
HelseyTa
adik kurang ajar gk ngrti sopan santun gk ngrti siapa yg nyari duit
HelseyTa
cerita yg sangat seru 😂😂
HelseyTa
thor itu cewek entar jodohnya aska ya 😂😂😂 aska bakalan bucin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!