NovelToon NovelToon
Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:71.5k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Pria yang selama ini mereka remehkan adalah Dewa Perang yang mampu menghancurkan kerajaan dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Riko terduduk di lantai dengan wajah yang benar-benar pucat, celananya bahkan basah karena ia kehilangan kendali atas kandung kemihnya sendiri.

​Dua preman yang tadi mengancam kini merintih kesakitan, terkapar tak berdaya di sudut ruangan setelah dihajar oleh Devan.

​Clarissa berdiri mematung di belakang Devan, matanya tidak bisa lepas dari punggung suaminya itu.

​Selama ini, ia selalu menganggap Devan hanyalah seorang petugas kebersihan yang tidak beruntung, namun pria di depannya sekarang terlihat seperti seorang prajurit elite yang sangat berbahaya.

​"Tolong... tolong jangan sakiti aku, Devan!" rintih Riko sambil mencoba menyeret tubuhnya menjauh.

​"Aku bisa memberikan uang, aku bisa memberikan apa pun yang kamu mau, asal jangan kirim aku ke penjara!"

​Devan berdiri menjulang di depan Riko, menatapnya dengan tatapan merendahkan seolah Riko hanyalah serangga kecil yang menjijikkan.

​"Uangmu? Uang yang kamu curi dari keringat karyawan lain itu tidak ada harganya bagiku," ujar Devan datar.

​Devan kemudian melirik ke arah Clarissa yang masih tertegun.

​"Bos, kurasa orang ini sudah cukup untuk diserahkan ke pihak kepolisian bersama semua bukti yang sudah kita siapkan."

​Clarissa tersentak sadar, ia segera meraih ponselnya dan menelepon tim keamanan serta pihak kepolisian yang sudah ia hubungi sebelumnya.

​Dalam waktu kurang dari lima belas menit, suara sirene mobil polisi terdengar melolong di depan gedung Grup Rajawali.

​Riko diseret keluar dalam keadaan yang memalukan, disaksikan oleh hampir seluruh karyawan yang berkumpul di lobi.

​Setelah situasi di ruang rapat kembali tenang, hanya tersisa Devan dan Clarissa di ruangan yang luas itu.

​Hening yang canggung menyelimuti ruangan, Clarissa merasa suasana hatinya sangat aneh.

​"Terima kasih," ucap Clarissa tiba-tiba, suaranya sangat pelan hingga nyaris tidak terdengar.

​Ia memalingkan wajah, berusaha menyembunyikan pipinya yang memerah karena gengsi yang tinggi.

​"Untuk apa? Itu kan sudah tugasku sebagai asisten pribadimu," jawab Devan dengan nada santai sambil duduk kembali di sofa.

​Clarissa mendengus, ia berjalan mendekati Devan dan berdiri tepat di depannya.

​"Setidaknya aku harus mengakui kalau keputusanku menikahimu adalah langkah paling masuk akal yang pernah kubuat."

​Clarissa menatap mata Devan cukup lama, ada rasa penasaran yang mendalam di balik tatapan dinginnya itu.

​"Siapa kamu sebenarnya, Devan? Bagaimana mungkin seorang petugas kebersihan bisa berkelahi seperti seorang ahli bela diri profesional?"

​Devan hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman misterius yang membuat Clarissa semakin penasaran.

​"Aku hanya pria yang punya banyak waktu luang untuk belajar banyak hal saat bekerja di tempat yang sepi, Bos."

​Clarissa tahu itu hanyalah alasan untuk menutupi masa lalunya, namun ia memilih untuk tidak mendesak lebih jauh.

​Ting!

​[Misi Selesai: Bongkar skema korupsi departemen pemasaran.]

​[Hadiah: Akses database rahasia perusahaan terbuka.]

​[Hadiah Bonus: Segel teknik pernapasan naga kuno terbuka hingga 20%.]

​Devan merasakan aliran energi dingin yang menyejukkan mulai mengalir ke seluruh saraf tubuhnya.

​Luka-luka lama di punggungnya terasa lebih ringan, dan indra pendengarannya menjadi jauh lebih tajam dari sebelumnya.

​"Ada satu hal lagi yang harus kita bicarakan," ucap Clarissa sambil kembali duduk di kursi kerjanya.

​"Malam ini, ada acara perjamuan makan malam di kediaman utama Keluarga Sanjaya."

​"Karena mereka sudah tahu tentang pernikahan kita, mereka pasti akan mencoba mempermalukan kita di depan semua orang."

​Devan berdiri dan merapikan kemejanya, wajahnya kini menunjukkan keseriusan yang jarang terlihat.

​"Tinggalkan saja mereka padaku, Bos."

​"Lagipula, aku memang sudah tidak sabar ingin bertemu langsung dengan orang tua yang berani meneleponku dengan ancaman rendahan itu."

​Clarissa menatap Devan, dan untuk pertama kalinya, ia benar-benar merasa memiliki sekutu yang bisa diandalkan.

1
awesome moment
pengkhianat sll dri org terdekat bahkan mgk...(nampak) berjasa
awesome moment
sistem bekerja mutlak
awesome moment
wir2 menuai hasil tanaman kejahatannya
awesome moment
kekuatan fisik dan kekuatan finansial mmg senjata ampuh
awesome moment
pasukan wir2 tu saking meremehkan ato mmg kere c? masa senjatanya ketengan bgono
awesome moment
clarissa bukan perempuan menye2
kiyoe: bukan dong kak
total 1 replies
awesome moment
sll pulau cayman. d p c y?
awesome moment
clariss bisa tenang skrg. dia g sendiriian
awesome moment
/Drool//Drool//Drool/clarissa g salah pilih. dia dtg disaat yg tpt.
kiyoe: hehehe
total 1 replies
awesome moment
devan mmg jodoh clarissa kek nya. hebat lho clariss. punya energi yin murni. langka tuch
awesome moment
devan, tdtgn c
awesome moment
😄👍😄siska sm riko kena tonjokan beruntun
kiyoe: heheheh
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahaha koplak....merapal mantra kok di depan warung soto tauco🤣
kiyoe: hehe biar tambah enak soto nya kak
total 1 replies
Cui Lan Seng
kospin jasa ga sekalian diakusisi Thor. biar sekalian jadi koperasi multiverse hahahaha
kiyoe: hahah kospin jasa apa itu kak 😄🙏
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahhaha baru benar ini novel khas Indonesia bukan terjemahan novel Daxia yg ga ada sentuhan khas lokal Indonesia 👍👍👍
kiyoe: heheh makasih kak cui Lan Seng🙏
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahhaha authornya pelit ...kenapa ga dikasih kitab kultivasi pedang awan putih sama pil kultivasi dewa saja plus sekantong bafubroh kelas atas wkwkwk sebungkus mendoan mah cuman 10rb rupiah
kiyoe: hahah tapi kan mending enak mendoan kak 🤣
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahahaha author Pekalongannya damana? Kajen kah?
kiyoe: hahah no no yaa 😄
total 1 replies
Cui Lan Seng
ngeri kapitalis itu kayak Rothschild yg jadi dalang kapitalisme sedunia
Cui Lan Seng
wkwkw para pesilat itu kenal drone juga aneh.. aneh
kiyoe: wkwk iyaa dong kak kan zaman modern 🤭🤣
total 1 replies
Cui Lan Seng
Lah kultivasi ganda kok diskip sih...🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!