Tiga tahun menyimpan rasa dalam diam bukan hal yang mudah.apalagi kalau orang yang kamu cintai tidak pernah benar-benar melihatmu.
"gue Syakila adzkia putri.hanya ingin satu hal,yaitu bisa bersama kakak kelas yang selalu jadi alasan gue buat datang kesekolah setiap pagi".
Namun,takdir justru mempertemukan dia dengan seorang badboy yang penuh rahasia,namanya Galen athar wijaya.hingga terjadi suatu insiden yang membuat mereka harus menjalin kesepakatan yang dapat menguntungkan satu sama lain.
"Mari kita buat kesepakatan di mana lo harus tutup mulut soal kejadian barusan.dan gue bakal atur lo sama zayyan".
"Lo beneran?tapi sampai kapan?"
"Ya...sampai lo jadian sama dia.setelah itu kesepakatan kita selesai!"ucapnya serius.
"Deal..?"ucapnya mengulurkan tangan.
syakila meraih tangan itu dan kesepakatan pun di mulai.
setelah lama berlalu syakila berhasil dekat dengan zayyan bahkan lebih dari sekedar teman.namun perhatian itu...
kalau penasaran ikutin terus ya kelanjutannya.bye🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alyra Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hal memalukan di hari ultah zayyan
_________
Perkataan itu masih terngiang ngiang di kepala syakila seolah itu adalah sebuah mantra.dia membuka pagar rumah nya, berjalan sembari menepuk pelan pipinya menggunakan kedua tangan.
Rumahnya keliatan sunyi, seperti nya mereka tidak ada di rumah, dengan cepat ia membuka pintu lalu menutupnya kembali.menghela napas sejenak,seraya memeluk paperbag yg isinya kue.
Hendak ingin berbalik badan ia di kejutkan sosok bocah di bawah nya"dari mana?"interogasi nya.
"Itu kakak bawa apa?"
bocah perempuan itu mulai ribut,membuat Syakila meletakkan jari telunjuk nya di bibir"mama mana?"resahnya namun menyembunyikan ekspresinya.
"Mama lagi istirahat."syakila mengerucut kan bibirnya bentuk "o" melihat ke arah kamar mamanya.lalu syakila membawa adiknya itu ke kamar.
"Nih,dessert."
Gadis itu menyodorkan setoples dessert yang memang udah di siapkan untuk si bocah di rumah."jangan kasi tau mama ya."
"kue dari mana ini kak?"
"Gausah banyak tanya,makan saja!"serunya cuek.
"Iya,iya."dia mulai memakannya perlahan hingga memakannya dengan lahap,"gimana,enak?"tanya syakila,gadis kecil itu hanya mengangguk diam sambil menikmati makanan nya.
Setelah habis,syakila menyuruh nya untuk keluar"itu untuk siapa?"gadis kecil itu kembali bertanya.
"Untuk kakak,udah keluar sana orang mau tidur."kesalnya melihat tuh bocah tak henti-hentinya bertanya.bocah itu mencebikkan bibirnya lalu ia keluar.
Gadis itu menghela nafas sejenak,lalu menjatuhkan tubuh nya di kasur empuk milik nya,hingga dia memasuki alam bawah sadar.
________
Matahari pagi yang bersinar dengan lembut menembus jendela kamar, menyinari wajah gadis yang masih lelap tidur, menciptakan suasana yang tenang dan damai, dengan keheningan yang hanya di pecahkan detak jantung.
'ayo bangun...kalo gak bangun aku makan nih Rawrrrrrrrr'
'ayo bangun........kalo gak bangun aku makan nih Rawrrrrrrrr'
Suara itu memekakkan telinga sang gadis,membuat dia melenguh keras sembari meraba-raba ke arah nakas.
'ayo bangun.....kalo gak bang-'
Syakila langsung mematikan alarm yang menurutnya berisik, mengecek ngucek matanya lalu melihat alarm yang di tangannya.
Pukul,10.57 wib
Matanya langsung melotot kaget,astaga selama itukah dia hibernasi?ya, begitulah dirinya ketika sedang libur sekolah.
Dengan cepat dia menuruni anak tangga melihat rumahnya yang sudah sepi,CK.mereka pasti meninggal kan nya lagi.
Dia berjalan mendekati meja makan,mendapati sebuah kertas yang tertulis dari mama untuknya.
Dari kakak.
"Syakila.aku gak sempat bangunin kamu,aku harus buka toko. soalnya lagi banyak kerjaan,kalau papa kamu kerja,kalau adik kamu ikut aku.jadi,kalau kamu lapar,di meja makan udah ada nasi goreng,jangan lupa di makan."
untuk syakila
Huh,mamanya selalu begini, ninggalin dia sendirian di rumah.emang tuh kerjaan lebih penting dari anaknya.
Tapi tak apa,dia hanya memfokuskan diri untuk pergi ke acara ultah nya zayyan.oke, dengan membersihkan rumah,mandi dan tidak lupa untuk memakai skincare di tambah dengan tabir Surya agar senantiasa kulit jadi awet muda.
Lalu mencocokkan baju dengan gaya rambut yang terurai gelombang dengan di tambah jepitan rambut yang berbentuk ceri.menambah kesan ke eleganan nya.
Tok!tok!tok!
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya"Assalamualaikum......syakila?"
Lantas gadis itu membukakan pintu karna tau kalau itu adalah suaranya Lea,"ada apa-"
"Nih gue titip kado buat kak zayyan ya,gue gak bisa ikut rayain soalnya lagi ada acara keluarga."jelasnya sembari nyengir kuda.
"Ouh,pasti nyambut kedatangan nya kak ares ya?"
"Yoi,gue pergi dulu ya dadah..."
Syakila balas melambaikan tangan tatkala lea melambaikan tangan ke arah nya,sampai Lea menghilang dari pandangannya.ia mulai bingung menggigit kuku nya tanpa sadar."duh,gimana ini,jadi gue pergi sama siapa dong."
Pukul 16:30 wib
Hotel bintang lima, sore hari.acara ulang tahun zayyan udah lama di mulai.teman-teman udah berdisko sejak tadi.sedari tadi gadis itu mengintip dari luar pintu yang hanya menyisakan sedikit celah.
"Gue terlambat,gimana ini?"dia bingung menggigit kuku dan terus jalan bolak balik.
Tangannya yang gemetar,menggenggam kotak kecil yang di bungkus sederhana dengan pita kusut.
"Harusnya bukan ini.....tapi setidaknya gue bisa ngasi sesuatu."gumamnya sambil tersenyum tipis melihat kado di tangannya.
Ting.
Suara notifikasi pesan dari Galen.
"Lo di mana?kenapa gak dateng?buruan dateng. kalo lo gak datang kesepakatan kita sampai di sini saja."
"Iya.tapi gue nggak berani masuk."
Balasnya,ia menunggu jawaban dari galen.tapi bukannya jawaban justru cuma centang dua.
Sial!dia di read.sok seleb banget tuh bocah.
Dia menghela napas pendek "oke....ini cuma ngasih kado. K.A.D.O bukan ngaku dosa, gampang.lo udah latihan senyum semaleman di kaca.lo pasti bisa syakila."
Gadis itu menyemangati diri sendiri dan tanpa sengaja bersandar di pintu yang sedikit terbuka,dan-
BRAK!
Suara DJ yang tadinya terdengar nyaring kini menjadi hening,semua mata tertuju pada gadis yang terduduk sambil memegang kado kecil di tangannya.
"aduhh..."ringisnya kecil tapi ia tak berani mendongak menatap sekitar.
"Siapa dia?"
"Dih anak mana,Lo kenal dia buat malu deh?"
"Enggak,siapa juga yang mau kenal sama cewek nggak tahu malu."
"Pasti tuh cewek gak di undang!"
Samar-samar suara itu menusuk gendang telinga syakila,dia panik dan sempat melirik sekilas ke arah Galen yang berada di pojok.tubuhnya sedikit gemetar tatkala menerima pandangan tajam dari mereka.
'Syakila Lo harus apa?'
'Aduh,mati lo kali ini syakila...'
Dia berdumul dengan pikiran nya,dan teringat dengan kata-kata Galen waktu itu.dia mulai meneguk ludah nya kasar sembari memejamkan matanya"ingat kata-kata Galen,oke....Lo harus bisa."
Menetralkan detak jantung,namun dia masih menunduk menatap lantai sembari meremas ujung bajunya.rasanya sangat berat sekali mengangkat kepalanya.
Suara bisik-bisik itu menghilang tatkala terdengar suara langkah kaki seseorang yang mendekat ke arah syakila dan tepat berhenti di depan nya.
"Mau gue bantu?"tawarnya mengulurkan tangan.
Syakila mendongak hingga netra mereka saling bertemu, zayyan tersenyum lembut sambil melirik sekilas tangan nya.dengan perasaan menggebu,syakila menggapai tangan lembut dan hangat tersebut.
gadis itu memberikan kado dengan kedua tangan."K-kak... selamat ulang tahun...."suaranya nyangkut di tenggorokan kayak radio rusak.
"Ini...buat gue."zayyan menatap dua kado,lalu tersenyum mengambil kado itu.memegangnya seperti benda berharga.
"Wah, makasih!lo bungkus sendiri?"syakila mengangguk cepat.
"Dan....ini dari lea buat kakak....."
"Kenapa lea gak datang?"
"Em...itu...Lea...a-ada acara keluarga jadi....gak bisa datang."
"Ouhh,Boleh aku buka?"
"B-boleh..."angguknya sambil nyengir maksa.
"Woah,makasih banyak ya.gue suka banget sama kado lo, kebetulan gue lagi perlu dompet sama sepatu!"ungkapnya senang.refleks syakila memegang lehernya yang tak gatal.
Hening sesaat,angin berembus pelan,dari jauh galen memperhatikan dengan diam,tangannya masuk ke saku celana.sorot matanya datar.
Apa yang sebenarnya terjadi?....
Bersambung~