NovelToon NovelToon
Kakak Itu Jodohku

Kakak Itu Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pajar Wati

"Saya berharap dimasa depan nanti kita akan berjumpa lagi, tapi tidak sebagai teman. melainkan sebagai pasangan yang sudah terikat secara Agama mau pun Negara. Saya akan menjadi seorang Ayah, sedangkan kamu menjadi seorang Ibu bagi anak-anakku kelak." Itulah kata-kata yang diucapkan oleh seorang siswa laki-laki kepada Yuri saat kelulusan sekolah, akankah mereka berdua bisa dipertemukan kembali dikemudian hari? Lalu siapakah siswa laki-laki itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pajar Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 10

“Ada deh.”

“Dih! Kok lo gitu si sama  gue? Kasih tahu gue lah.” Doni terus mendesak Alex untuk menceritakan alasannya, sayangnya ia tidak ingin menceritakannya pada temannya ini, cukup ia saya yang tahu.

Alex masih ingat kejadian kemarin saat Yuri menunggu dijemput oleh mamahnya, awalnya Alex tidak ingin dekat dengan Yuri apalagi mengajaknya bicara berdua. Ternyata ada alasan tertentu kenapa ia melakukan itu semua, ia sempat melihat ada segerombolan siswa laki-laki sedang memperhatikan Yuri, Alex tahu salah satu dari siswa itu ada yang menyukai Yuri. Alex yang tidak terima Yuri disukai oleh salah satu siswa itu, langsung berjalan ke arah Yuri, tak lupa ia menatap ke arah segerombolan siswa itu.

Melihat ada Alex di dekat Yuri, raut siswa itu langsung berubah. Alex menggelengkan kepalanya, dan memberi tanda lewat jarinya mengerakkannya ke kanan dan kiri. Bahwa Yuri miliknya. Paham akan kode yang diberikan Alex, mereka semua langsung pergi dengan raut wajah penuh kecewa.

...

"Lex, jangan lupa kita ada jadwal piket di gudang.” Doni  menepuk pundak Alex, baru juga dia mau beres-beres tahunya ada jadwal piket di gudang.

“Gue libur piket dulu ya”

“Enak aja lo! Minggu kemarin lo udah bolos piket ya. Jangan coba-coba lo libur piket lagi, kalau enggak. Gue bakalan kasih tahu Yuri, kalau lo suka sama dia pas awal dia masuk sekolah di depan Rara!” ancamnya lagi.

“Kasih tahu aja, toh pada kenyataannya gue emang suka sama dia kok.” Alex sengaja menatang Doni, ia yakin temannya hanya mengertak saja. Mana mungkin dia akan bilang seperti itu.

“Lo  sengaja ya bilang kaya gitu? Lo pasti mikir gue cuma gertak aja kan?  Sayangnya lo salah besar bro!”

“Jadi lo sengaja mau kasih tahu dia.” Doni menganggukkan kepalanya dan tersenyum licik, dalam hatinya. Alex sedikit takut dengan ucapan Doni, kalau sampai Yuri tahu bahwa dirinya menyukainya. bisa-bisa Yuri tidak mau lagi dekat dengannya dan menjaga jarak.

“Gimana? Lo mau piket di gudang, atau lo pulang ke rumah, tapi rahasia lo gue kasih tahu ke Yuri.” Alex masih terdiam, sebenarnya ia paling malas jika piket membersihkan gudang sekolah. Alex mengacak  rambutnya, mau tidak mau dia harus piket.

“Iya! Gue piket!” ucap Alex penuh rasa kesal, sedangkan Doni terlihat senang karena temannya mau piket hari ini.

2 jam kemudian semua siswa laki-laki kelas tiga sudah selesai membersihkan gudang.

“Cape banget badan gue bersih in gudang kaya gini, kenapa sih harus anak Futsal harus bersihin gudang kaya gini!” Alex  melempar sapu  ke arah tembok. Semua badanya penuh dengan kotoran debu.

“Ya, enggak Cuma anak futsal aja sih yang dapat jadwal piket di gudang ini, anak ekskul yang lain juga dapat bagian,” jelas Doni sambil merapikan sapu yang  tadi dilempar oleh Alex. Selesai piket Alex langsung bergegas pulang, baru saja ia keluar dari gudang. Ia ingat tas dan dompetnya tertinggal di kelasnya.

“Astagfirullah! Tas gue ketinggalan di kelas, aduh! Kok bisa lupa kaya gini sih!” buru-buru Alex berlari kencang menuju  kelasnya, ia takut isi tasnya hilang diambil siswa lain. Sampai di kelasnya, ia lega tasnya masih ada di atas meja.

“Alhamdulillah, untungnya masih ada tas gue.” Alex bernapas lega, tas dan isinya masih utuh  tanpa ada yang hilang satu pun, sebelum pulang ia memilis istirahat sebentar sambil melihat ke arah kaca jendela yang masih terbuka, ia paling senang melihat langit sore.

Melihat langit sore di sekolah, ia jadi ingat kejadian beberapa hari yang lalu. Saat Alex terciduk oleh Yuri, Alex sampai tidak sadar ada Yuri yang terus memperhatikan dirinya.

“Ya, Allah. Kok bisa ya gue ke ciduk sama Yuri?” ucapnya sambil tersenyum mengingat kejadian itu, membuat jantung Alex semakin berdebar kencang. Ia pun langsung mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya, ia buka aplikasi galeri yang mana di dalam galeri itu ada foto Yuri saat pertama kali bertemu, diam-diam Alex mengambil foto Yuri tanpa sepengetahuan dirinya.

Sialnya Doni tahu kalau dia menyimpan foto Yuri diam-diam.

 

“Wah, parah lo ya. Simpan foto cewek adek kelas, mau modus  lo?" ucap Doni ketika tak sengaja melihat isi ponsel Alex.

“Gue enggak modus! Jangan sembarangan ngomong lo!” buru-buru ia  memasukkan ponselnya ke dalam saku celana.

“Terus buat apa lo simpan foto Ade kalas?”

“Itu—“ Alex terlihat gugup saat ditanya seperti itu, ia tidak mungkin mengatakan bahwa dirinya menyukai Yuri, saat itu Yuri masih kelas 1 sedangkan Alex kelas 2.

“Elo suka ya sama dia ya!” ucap Doni tepat sasaran, tanpa diberitahu pun. Temannya sudah tahu jika Alex  menyukai  Yuri. Seketika wajah Alex  memerah, ia menjadi malu sendiri.

“Lo serius suka sama cewek?” ia kaget ternyata teman mainnya suka dengan perempuan, selama ini Alex tidak pernah dekat dengan lawan jenis apalagi sampai menyukainya.  Doni mengira ia tidak normal.

“Sory ya Bro, gue  kira lo homo.”

“Astagfirullah, jadi selama ini lo ngira gue enggak normal ya?”

“Ya, gimana gue enggak mikir ke sana. Ada cewek suka sama lo, tapi elonya cuek.”

“Kan gue enggak  suka sama dia, buat apa juga gue harus perhatian sama dia. Apalagi model kaya Dewi, malas lah gue sama Dewi!”

“Enggak boleh gitu lo sama cewek, gitu-gitu Dewi cewek cantik loh. Banyak kok cowok yang suka sama dia. Tapi kan dia sukanya sama lo.”

“Buat lo aja, gue sih ogah!”

“Eh, tapi. Ngomong-ngomong, ade kelas yang elo suka itu teman Rara juga loh. Namanya Yuri.”

“Kok lo tahu dia teman Rara? Tahu dari mana lo?”

1
Sri Mulyani Yani
Luar biasa
Sitikhumairoh
tor ini q yg bingung ato gimana sih....tiba2 ude adegan Sandra menyandra
dewi
mkasih ceritany.
Juliai Ani
nyimak dulu
aurel
hai kak yuk mampir juga di lapak aku, siapa tau kakka tertarik, jangan lupa tinggalkan jejak
Owin Kupon
bikin hami kgi thor biar meerka bahgia jngn kecewa mlulu dari pertma smapi terkhit nggk ada kebhagian sm sekalipun thor
Owin Kupon
semngt thor berikan kesalamt pada bai merka biar bhgia thor kasian aku lihtnya
Owin Kupon
udah lma berpisah seharusnya udah melmar dn menika balik bolak trus ceritanya
Yati Maryati
lanjut lagi dong thor ceritanya biar seru
Siti Mutmainnah
good luck
sansan
Yuri yg dicium AQ yg melting...
Natasya
lanjutt thor
Endang Winarsih
akhirnya nikah juga, ceritanya seru..
Endang Winarsih
mampir kak, kelihatannya seru nih
Siti Rejeki
keren
Aqila Azka
pemeran utama cewek ya terlalu munafik..pgang g ble..cium g bole..sok suci x..ceritanya pn muter2 trus g da titik temunya..
Karyati Yati
olh PO
Bundy Tristan
tor ...tolong deh si Yuri suruh Nerima cinta si Alek..lama lama bosen ,,takut saya klw cek jual mahal nanti ujung ujungnya di kerjain laki laki..
Lena Sari
semoga kk
Rika Khoiriyah
lihat cogan, makanya gk konsen🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!