Benua timur telah hancur.
Menyisakan sisa-sisa pertempuran yang memilukan.
Semua orang bergantung harapan kepada Liu Feng. Mereka semua mengakuinya sebagai penguasa alam manusia.
Liu Feng telah membulatkan tekadnya untuk naik ke alam dewa, demi menyelamatkan Dewi Yun Xian dan juga Dewi Ning Yudie.
Ini adalah kisah seorang penguasa alam manusia yang mengalahkan segala rintangan. Melawan dewa, melawan iblis surgawi kuno.
Ini adalah lanjutan karya Liu Feng - Penguasa Dunia.
Special Bab pertempuran para dewa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Battle of Gods - Chapter 10
Tanah bebatuan yang menimbun orang kuat itu kembali berguncang hebat, mengeluarkan cahaya keemasan yang menyilaukan.
Puing-puing bebatuan beterbangan ke langit, getaran itu membuat air laut bergejolak.
Tidak ada satupun mahluk yang berani mendekat, mereka semua beriringan melarikan diri. Pulau naga berada dalam kekacauan.
Di atas langit, Liu Feng berdiri tegak menginjak udara sebagai pijakannya. Sosok kuat yang tak kenal kata menyerah. Kedua tangan berada di punggungnya, raut wajah tenang yang menggambarkan suatu keberanian yang tak tergoyahkan.
Dari balik tumpukan batu, orang itu keluar dengan segala kemarahannya. Cahaya keemasan nampak selalu mengikutinya, itu berada di belakang tubuhnya. Cahaya keemasan yang perlahan membentuk tubuh dharma suci Dewa matahari.
"Ho hooo... ternyata kau adalah Dewa Sun Jian, putra matahari!" ujar Liu Feng dengan nadanya yang sangat dingin, namun ia masih tetap tenang ketika mengetahui identitas yang tinggi.
Dewa matahari terbang naik ke langit, tubuh dharma di belakangnya sangat besar, nampak berukuran sepuluh bahkan dua puluh kali lipat dari ukuran manusia dewasa.
"Aku pun tak menyangka, bahwa kau mewarisi kekuatan dari sosok terkuat di jaman kuno. Sepertinya, leluhur alam manusia tidak pernah benar-benar meninggalkan keturunannya!" ujar dewa matahari.
Mendengus, "Tentu saja, pangeran Naga adalah sosok mulia bagi kami semua." jawab Liu Feng.
"Hmmm, Liu Feng, tujuh tahun yang lalu, akulah yang mengusirmu dari Pulau Naga ini, aturan tetaplah aturan, dan itu adalah aturan yang telah ditetapkan oleh yang mulai Pangeran Naga Xiao Xuan sejak jaman kuno. Saat itu, tingkatan ranahmu masih terlalu rendah, kau ... tidak memenuhi syarat untuk berada di Alam Dewa." ucap dewa matahari dengan sangat tegas.
"Ho hoo... lalu bagaimana sekarang, apakah kau akan mengusir aku lagi?" tanya Liu Feng, nadanya begitu memprovokasi dewa matahari.
"Tidak, tidak, itu tidak mungkin. Seharusnya, kau adalah saudaraku!" ucap dewa matahari Sun Jian sembari melambaikan tangannya.
"Hahhh ... saudara!" ucap Liu Feng dengan sangat terkejut. "Apa maksudmu, Sun Jian?" tanya Liu Feng.
"Hmmmm ... Liu Feng, aku adalah keturunan terakhir dewa matahari, semua faksi dewa cahaya telah hancur, hanya menyisakan aku seorang diri. Liu Feng, ketahuilah! Aku adalah putra matahari, dan leluhurku adalah orang yang di tugaskan oleh yang mulia Pangeran Naga Xiao Xuan untuk menjaga pulau naga ini. Tetapi, leluhurku telah tiada, maka dari itu akulah yang menggantikan tugas mereka selama ratusan ribu tahun terakhir ini!" ujar dewa matahari Sun Jian.
Liu Feng pun menghilang dengan sekejap ia telah berada tepat di hadapan Dewa Matahari. Lalu, dengan nada yang begitu dingin, Liu Feng berkata: "Apa yang kau inginkan sekarang, apakah kau ingin mengirim ku kembali ke alam manusia?" tanya Liu Feng.
Sontak membuat Dewa Matahari membungkukkan tubuhnya. "Tidak, aku tidak berani. Kau adalah orang pilihannya, dan mulai saat ini, aku akan setia menjadi pelayanmu!" ujar dewa matahari.
Liu Feng terdiam, dan saat itu, suasana di Pulau Naga telah membaik, semuanya terlihat cukup tenang.
'True God, hmmm ... akan sangat bagus jika aku mempunyai pengawal tingkat true God, dan sepertinya ia selangkah lagi akan mencapai tingkatan ranah Heavenly God. Ditambah lagi dengan Qin Yue dan juga Yun Xiao yang baru saja mencapai tingkatan ranah True God, maka pertarungan melawan Dewa-dewa itu akan lebih memungkinkan untuk menang.' gumam Liu Feng didalam hatinya.
Liu Feng pun segera menatap Dewa Matahari Sun Jian.
"Apakah aku bisa mempercayaimu?" tanya Liu Feng.
"Te— tentu, saudara Liu Feng. Jika anda masih ragu, maka aku bersedia untuk melakukan perjanjian hidup dan mati denganmu!" ucap Dewa Matahari Sun Jian dengan tegas.
'Perjanjian hidup dan mati, hmmm ... itu adalah kontrak darah, dimana jika seseorang berkhianat, maka seketika ia akan binasa.' gumam Liu Feng didalam hatinya.
"Aku tidak tertarik dengan hal seperti itu. Namun, jika kau bisa membantuku dan setia kepadaku, maka tingkatan ranah Heavenly God, aku dapat menjaminnya." ucap Liu Feng sembari mengibaskan jubah hitamnya.
Mendengar perkataan Liu Feng, membuat raut wajah Sun Jian berbinar-binar, lalu ia berkata: "Sudah lima ratus tahun aku terjebak pada tingkatan ranah True God ini, apakah saudara Liu Feng serius bisa membantuku melangkah hingga tingkatan ranah Heavenly God?" tanya Dewa Matahari Sun Jian dengan serius.
Liu Feng pun menjawabnya, " Tentu saja aku bisa, tetapi ... itu tergantung kemampuanmu, dan bagaimana kau setia menjadi pengawal ku!" ujar Liu Feng.
"Bagus, itu sangat bagus. Maka mulai saat ini, anda adalah tuanku!" ujar Sun Jian nampak sangat senang.
Mereka pun turun dari ketinggian langit.
Berdiri di tepi pantai, air laut nampak tenang. Binatang buas kembali bermunculan, para binatang kuno ras naga pun mendekat.
Mereka semua menundukkan kepalanya, memberi hormat kepada Liu Feng dan juga Dewa Matahari Sun Jian.