kate terpaksa harus menjadi seorang ibu,untuk anak Kaka kembarannya.karena kakanya pergi meninggalkan suami dan anaknya.Dan ini adalah kisah hidup seorang kate,gadis bebas dan penuh kegelapan mulai menemukan sedikit cahaya di hidupnya dan memahami arti kehidupan yg sebenarnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lord Gara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Happy Reading
"Yoo.whats up bro and Kaka ipar" sapa Morgan.
"Yoo" sapa Jayden balik,sedang kan Kate hanya nyimak (maap kan author kalau tulisan nya rada-rada gaje wkwkwk)
"Kaka ipar,lu pendiam bat dah.masa sapaan gw di kacangin"
"Halo" jawab Kate dng malas
"Nah gitu dong,gw kan jadi seneng"
"..."
"Saya akan menunggu di disana" tunjuk kate ke arah salah satu meja yg kosong.
"Baik lah saya akan menyusul"
Kate mulai berjalan kearah meja kosong yg ditunjuk nya.
Kate mulai menikmati kesendirian nya di meja itu,tapi tiba-tiba saja
"Byurr" seorang pelayan terjatuh dan menyiram baju Kate.
"Ma..maf kan saya nyonya sa..saya tidak sengaja"
"Tidak apa-apa"
"Sekali lagi maaf kan saya non..eh nyonya"
"Kau boleh pergi"
"Baik nyonya"
Jayden di yg melihat kejadian itu langsung saja memberikan jas nya kepada Kate,agar baju nya tidak kelihatan transparan.
"Pakai lah jas ini"
"Baiklah"
"Saya akan pulang duluan"
"Saya akan mengantarkan anda"
"Tidak perlu saya akan pulang naik taksi"
"Ya sudah hati-hati di jalan"
"Oke"
*Jayden vop*
"Byurr"
Aku mendengar suara itu dan aku melihat wanita itu tidak sengaja tersiram oleh seorang pelayan.
Aku bergegas memberikan jaket ku untuk nya.
"Pakai lah jas ini"
"Baiklah"
"Saya akan pulang duluan"
"Saya akan mengantarkan anda"
"Tidak perlu saya akan pulang naik taksi"
"Ya sudah hati-hati di jalan"
"Oke"
Sebenarnya aku ingin mengantar nya tapi dia menolak.tapi ya sudah lah,biar kan saja mungkin dia memang ingin pulang sendiri.
Aku kembali ke tempat Morgan berada.
"Bro,Kaka ipar gw gak kenapa-kenapa kan?"
"Ya baik-baik aelah"
"Anjim,lu gercep amat nutup nya"
"Bangke lu"
Ini lah yg aku suka dengan Morgan,saat bersama nya aku tidak merasa terlalu kaku.sejujur nya aku bukanlah lelaki dingin seperti di novel-novel biasanya.tapi yah lumayan cool lah,biar aura tamvan nya keliatan gitu(skippp )
"Woy ***"
"Paan sat"
"Gw ada berita yg bakalan bikin lu kaget setengah idup"
"Apaan?"
"Jadi sebenarnya.... disini itu akan datang"
Dorr..dorr...
Aku mendengar suara tembakan dari luar.
"Kampang lah,gw belum selesai ngomong dah datang duluan orang nya"
Aku dan Morgan langsung berlari kedalam.
"*** cepat keluarin pistol lu"
"Anjim di saku jas bini gw woy"
"Mampos lah lu,gw cuman bawa satu pistol"
"Ya lu lindungin gw bangke"
"Najis,lu lindung aelah diri lu sendiri"
"Kampang emang,sukur gw pakai baju Anti peluru"
Dorrr
Peluru itu hampir saja mengenai ku,syukur saja aku sempat menghindar.
Aku melihat gelang tangan yg ada di lantai terjatuh dari tangan penembak itu.Aku langsung menggambil nya,eh tunggu dulu bukan kah ini ini lambang mafia sekte "Harimau" kenapa mereka menyerang ku tiba-tiba,aku merasa tidak pernah bermasalah dengan sekte mereka.
"Mor"
"Jan panggil gw gitu, serasa lagu Twice gw.more and more"
"Gan"
"Asik gw di panggil ganteng"
"Bacot lu,siniin pistol nya gw mo nembak"
"Eh Sans ubab ku" ni anak banyak bacot juga,apa aku tenggelamin aja kali ya.
"Lu nggak liat gw hampir di tembak,sini gw mau balas one shot"
Setelah Morgan menyerah kan pistol nya kepada ku
"...." Tanpa suara
Aku menebak ke arah orang yg hampir menembak ku.yap tepat sasaran.sukur saja Morgan membawa pistol yg tidak bersuara.
Ngiu...ngiuuu (maap kan kelahaun author)
Suara sirine polisi,dan mereka pun mulai melarikan diri.
Aku melempar pistol nya keluar,dan seolah-olah tidak melakukan apapun.
"Pa Jayden dan pa Morgan apakah kondisi anda baik-baik saja?"
"Ya saya baik-baik saja"
Jawab ku dan Morgan kompak.
**Jayden vop end
Penasaran nggak nih?yg penasaran silahkan di tunggu bab selanjutnya nya.
Bagi yg suka cerita ini jangan lupa like and vote nya,biar saya makin semangat 😀.
Maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan maklum masih penuli baru wkwk**
please... lanjut jangan digantung😭😭