transmigrasi seorang anak yang rajin
yang ingin menjadi seorang dokter hewan,tapi karna kecelakaan dia terbunuh,lalu dia terlempar ke dunia dimana para penjinak monster ada.
sketika kerajinannya berubah menjadi malas,dia tidak mau adanya masalah
apakah dia berhasil menjadi tamer terkuat dengan sifat malasnya, atau dia akan terus bermalas-malasan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang Penguasa Langit Malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Uang,mana Uang
*MONSTER TAMER*
Malam yang larut pun usai, kita sambut pagi hari yang cerah.
Rumah dan tempat tidur yang bobrok, aku terbangun.
"Pagi yang cerah, tadi malam bikin kesal aja. Kenapa gue dapat monster kualitas Kaisar, ha.. tapi ya gimana lagi nasi udah jadi bubur. Kalau bisa mengulang malam kemarin mungkin aku bakal dapat sampah. Demi monster sampah dan kemalasan aku rela berkorban" ucap gue merenggangkan otot tubuh.
"Hari Sabtu ya sekolah libur. Mantap ini gue bakal cari tempat buat taruh toko ini" ucap gue sambil melihat bangunan kecil dari data.
Aku pun berjalan sambil membawa partner kesayangan Kambing Tanduk Putih. Aku dan kambing gue berjalan mencari sebuah lahan kosong, lalu tak lama aku menemukannya.
"Wih lahan kosong pas ini buat bangun toko gue, mantap" ucap gue yang mulai melempar rokok itu.
Ding...
Tanah yang Anda pilih bukan tak Anda, silakan cari tanah yang lain, notif sistem.
"Sialan apa aku harus beli tanah dulu, itu merepotkan, aku jadi males. Tapi kalau malas cita-cita gue gak bakal kejadian nih" ucap gue bimbang untuk pertama kalinya.
Ding...
Asumsi tuan rumah benar, cita-cita harus ada modal hahaha, notif sistem.
"Kalau lu keluarin notif itu lagi gue bakal resign jadi tuan rumah mu" ucap gue kesel.
"Kok ngamok" ejek sistem.
"Sistem gue bakal tulis surat resign beneran nih, mana kertas" ucap gue yang bingung cari kertas.
Eh tunggu, nomor telepon, di sana tertulis tanah dijual tapi harganya gila mahal banget 150 juta sialan, mahal banget. Uangku cuma sisa 50 ribu, belum juga harus cari uang untuk SPP. Kenapa hidup malas dan banyak uang sangat sulit, ucap gue pasrah berselonjor di tiang listrik.
Lalu sebuah kertas terbang dan tepat menempel di muka gue.
"Sialan kertas ini bikin gak mood malas-malasan aja" namun saat aku hendak merobek tulisan itu terpampang:
"Battle monster akan dimulai hari ini, jangan lewatkan, jika menang dapat 1 miliar"
Seketika aku berhenti.
"Tunggu tanggal ini, bukannya hari ini? Dan yang lebih penting uang hadiah 1 miliar mantap bos gue. Eh tapi kalau gue datang polosan kayak gini, bakal repot nanti hade males banget" ucap gue pingin rebahan.
Namun...
"Topeng... topeng... topeng yang cantik dan imut, ada yang mau beli" ucap penjual topeng yang sudah ada banyak bocil berkumpul.
"Demi kemalasan dan identitas, gue harus beli topeng itu" ucap gue mendekat.
Di sana ada banyak topeng yang didagangkan, banyak juga bentuknya dan harganya wih murah banget cuma 10 ribu.
Aku mengambil topeng Hello Kitty warna pink.
"Nek berapa ini?" ucap gue yang sudah tau harganya 10 ribu.
"Oh, kamu beli untuk adik perempuanmu ya? Topeng ini memang imut, harganya 10 ribu nak" ucap nenek penjual.
"Baiklah nek aku beli" ucap gue sambil membeli topeng tersebut.
"Demi kemalasan dan identitas, gak papa malu sedikit" ucap gue.
Lalu gue pun balik dan mengambil kaos Spiderman.
"Untung kaos masa kecil gue masih ada. Topeng Hello Kitty dan baju Spiderman, bakal jadi bagus"
Setelah memakai semuanya aku pun menunggangi kambing dan pergi. Di setiap perjalanan banyak yang ketawa.
"Hahaha, topeng Hello Kitty dan baju Spiderman, itu menarik nak, apalagi monster mu, sangat memukau ke sampahannya hahaha" ucap orang random.
"Bu ada Hello Kitty pakai Spiderman lucu bu" ucap gadis kecil.
"Jangan lihat orang gila" ibu anak itu menutup mata anaknya.
"Bajingan keparat, kalau gue gak malas gue bakal ladenin kalian sialan" ucap gue kesel.
Lalu tak lama aku pun sampai di tempat itu, aku mendaftar dan duduk di tempat tunggu.
"Kalau gitu kita mulai event besar-besaran ini. Siapa pun yang bertahan 10 ronde bakal dinyatakan menang. Kita sambut juara bertahan, Andreson sang Titan, lawannya adalah, eh nama apa ini, Hello Kitty Man, eh siapa sih yang daftar nama konyol ini, udah ah lupain kita sambut penantang Hello Kitty Man, segera masuk arena" ucap pembawa acara.
Lalu gue pun muncul sambil disorot lampu arena. Saat gue muncul banyak orang yang ngak.
"Topeng Hello Kitty dan baju Spiderman gila kombinasi di luar nalar, hahaha" ucap para tribun, pembawa acara sampai tepuk jidat.
"Peragaan kostum kok ikut pertandingan, jangan main-main Hello Kitty Man" ucap pembawa acara.
"Sistem lepaskan seluruh kekuatan" ucap gue di benak.
Ding...
Sistem melepas kekuatan host.
Ding... pelepasan berhasil, notif sistem.
Lalu kekuatan yang mengerikan terpancar dari gue sang Hello Kitty Man.
"Eh... wahahaha cuma Tamer pemula hahahaha" ucap pembawa acara.
"Eh kok aura Tamer pemula, ah sialan aku lupa lepasin privasi gue... bikin malu aja" ucap gue menutup topeng dengan kedua tangan.
"Lihat itu dia malu hahaha" ucap para penonton.
"Bocah sialan, beraninya mempermainkan aku Andreson sang Titan ini, sialan pengen gue remukin tubuh bocah itu" ucap Andreson dengan beringas.
"Udah gue males berdebat, mulai aja" ucap gue mulai mengupas semangka.
"Penantang yang gila, Hello Kitty Man memprovokasi sang Titan, ini adalah tamparan mental yang gila" ucap pembawa acara.
Orang yang melihat siaran ini pun jadi ngak, lihat kelakuan Hello Kitty Man.
"Sialan, Hello Kitty Man strategi yang nendang" penonton di TV.
"Kita mulai event nya, kedua petarung keluarkan monster kalian" ucap pembawa acara.
"Keluarlah Raja Badak Bercula Satu" ucap Titan mengeluarkan monsternya.
"Singa Kehancuran keluarlah" sosok yang sangat kuat muncul, auranya membuat badak itu kicep.
Nama: Badak Bercula Satu
Atribut: Baja
Kualitas: Jenderal
Bintang: 5 Kuning
Level: 10
Kelemahan: perut bagian bawah.
"Singa Kehancuran lepas belenggu" ucap gue.
Seketika aura Kaisar pun terpampang jelas, kekuatan yang mengerikan membuat para penonton menelan ludah.
"Gila monster kualitas apa ini, dan lagi bintangnya udah merah, dia Tamer Raja" ucap pembawa acara menelan ludah.
Kenapa semua orang tidak tau tingkatan monster gue? Gue jelasin, dalam buku sejarah dan materi sekolah, tidak pernah memperlihatkan kualitas di atas Raja. Semua orang hanya tau tingkat Raja bukan Kaisar, udah paham kan? Jangan lupa semangkanya saat membaca ya.
Si Titan sedikit gentar melihat aura Kaisar itu.
"Monster dari mana dia sih, Hello Kitty Man beraninya menyembunyikan tingkatannya" ucap Titan terbata-bata.
"Oke paman Titan, maju sini hadapin monster gue. Gue bakal ke pojok makan semangka jangan ganggu kemalasan gue" ucap gue berjalan ke pojok arena sambil memakan semangka.
Tapi Singa gue mendekat dan menyeret gue yang rebahan dengan mulutnya, dia mengaum kayak berkata masa lu nyantai gue yang kerja gitu sih kayaknya.
"Udah lu bisa kalahin dia tanpa campur tangan gue kok" ucap gue yang mau bermalas-malasan di samping arena, tapi monster gue gak biarkan gue bermalas-malasan. Dia terus menarik gue dan ingin aku yang memerintahnya.
"Oke deh oke, Singa Kehancuran gunakan Tekanan Kaisar" ucap gue yang malas.
Singa itu langsung mengeluarkan auranya yang menakutkan, sehingga membuat monster itu terjatuh di arena.
"Ada kata-kata terakhir untuk monster mu?" ucap gue yang masih memakan semangka sambil melihat badak itu tumbang.
"Sialan kau, beraninya membuat kesayangan gue gak berkutik" ucap Titan kayak cewek.
Gue bengong, pembawa acara bengong, tribun hening, bahkan penonton yang menonton dari TV itu bengong.
"Eh" ucap semuanya serentak.
Gue pun langsung muntah melihat sikapnya.
"Singa Kehancuran akhiri dengan Hukuman Api, versi bau mulut" perintah gue.
Singa gue langsung bersin dan api itu membakar badak itu hingga pingsan.
Singa gue terlihat gak senang, dan Singa gue berjalan ke puncak arena, kayak berpikir sialan selemah ini gitu kayaknya.
"Ehm... kalau begitu kita masuk ke pertandingan selanjutnya" ucapan pembawa acara yang terhenti.
"Semuanya yang mengikuti pertandingan ini, masuk ke arena. Jangan buang waktu untuk bermalas-malasan gue dan maju semua" ucap gue dengan keras.
"Semua anak itu meremehkan kita semua, demi kejantanan kita ayo maju serang dia rame-rame" ucap salah satu peserta.
"Maju... bunuh dia... horass" ucap para peserta dengan keras.
Terlihat ada banyak sekali monster kontrak, totalnya 30 monster dan 10 Tamer. Tapi rata-rata mereka ada di bintang kuning, tingkat Jenderal. Dan ada 5 monster tingkat Raja bintang 5 Merah. Mereka semua seketika menggunakan skill mereka, ada yang menghilang, ada yang menyemburkan api, petir, gumpalan tanah, ombak air, angin topan dan tanaman merambat. Monster gue tersenyum puas.
"Singa Kehancuran, gunakan Hukuman Api" ucap gue.
Seketika banyak rantai yang menangkap mereka, totalnya 25 monster yang tertangkap.
"Gunakan Api Kehancuran" ucap gue.
Seketika monster gue menyemburkan api merah selayaknya darah, dan seketika 25 itu pingsan.
Ding selamat...
Monster tuan rumah naik level, level saat ini 5, ding selamat... anda mendapatkan 25.000 poin sistem, notif sistem.
"Gila banyak exp" ucap gue.
Namun 5 monster Raja bintang merah mengepung monster gue.
"Singa Kehancuran gunakan Aura Kaisar" ucap gue.
Tekanan aura mengguncang arena itu, 5 monster mereka tidak berdaya.
"Aku menang, Singa Kehancuran gunakan Api Kehancuran musnahkan mereka" ucap gue.
Seketika kobaran api yang mengerikan menghantam mereka hingga 5 monster mereka mati terbakar.
Ding selamat monster anda naik level, ding Singa Kehancuran berada di bintang 2 level 4, ding tuan rumah mendapat 30.000 poin sistem, total poin 57.000, notif sistem.
"Mantap" ucap gue.
"Monster gue sialan" ucap mereka sedih.
Pembawa acara tidak bisa berkata apa-apa.
"Ini bukan pertandingan, ini pembantaian. Hello Kitty Man kau luar biasa" ucap pembawa acara dan semua penonton hening melihat kejadian itu.
"Gila 1 Tamer menghancurkan 30 monster, monster dari mana sih Hello Kitty Man itu" ucap mereka tak lama para tribun bertepuk tangan.
Ding...
Selamat tuan rumah mendapat julukan Hello Kitty Man...
Efek julukan meningkatkan kekuatan monster 10%, ucap sistem.
"Kita sambut pemenang kita Hello Kitty Man, selamat anda mendapat uang 1 miliar, anda menjadi raja di sini selamat Hello Kitty Man" ucap pembawa acara sambil mengangkat tangan gue.
Lalu aku pun menerima uang tersebut dan kembali ke tanah yang dijual itu.
"Dengan uang ini aku bisa malas-malasan 1 bulan mantap" ucap gue gembira.
Lalu aku menelpon pemilik tanah dan membelinya, dengan begitu tanah berhasil dibeli.
........BERSAMBUNG...........