NovelToon NovelToon
Penggemar Ku Seorang Ustadz

Penggemar Ku Seorang Ustadz

Status: tamat
Genre:Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:270.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Windii Riya FinoLa

Namaku Nirmala Sari. Mereka yang akrab dengan ku sering memanggilku dengan sebutan Lala atau pun Mbak Lala. Mengapa Mbak Lala? karena dua kata itu adalah Nama Pena ku.

"Aku itu janda, gak bisa punya anak, dan suka jajan ngabisin uang. Masih mau menikahi aku?"

"Ya."

Dalam hati Nirmala rasanya kesal mendapati menggemar rahasia nya sering sekali mengirim pesan mengajak nya menikah. Padahal, jauh dalam lubuk hati nya masih merasa takut untuk menikah lagi karena pengalaman pernikahan sebelumnya yang menyiksa batin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windii Riya FinoLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Laki-laki aneh

Aku semakin kesal membaca pesan dari salah satu pembaca di Novel ku. Aku merasa pria itu sudah gila karena tetap ngotot ingin menikahi ku. Sementara aku belum pernah menunjukkan foto ku di profil ku dan apalagi laki-laki itu. Nama akun orang itu saja 'Calon Jenazah.'

Gila saja aku dilamar orang yang tidak punya nama. Aku pun meminta nomor WhatsApp laki-laki tersebut. Setelah orang itu memberikan, gegas ku telepon untuk memberi peringatan pada orang itu.

"Hal- waalaikumsalam," kataku ketika mendengar suara seorang laki-laki di seberang telepon. Saking kesal nya kepada orang itu sampai lupa mengucap salam.

"Ada apa?"

Aku berdecak mendengar suara laki-laki itu terdengar datar.

"Apa kamu gila? Kamu kan gak tahu gimana aku? gimana kalau aku jelek?" berondong ku dengan pertanyaan yang justru membuatku menyesal karena orang itu hanya menjawab satu kalimat.

"Mau nikah sama aku?"

Bukan nya menjawab, justru balik bertanya dan apa itu pertanyaan nya?

"Kamu waras? Kamu yakin mau nikah sama aku?" tanya ku masih berbicara melalui telepon dengan laki-laki yang masih belum aku ketahui namanya.

"Ya."

Aku menarik nafas dalam-dalam agar hatiku merasa tenang akibat laki-laki tersebut. Aku memijat pelipis karena pusing memikirkan orang aneh ini yang sudah mengganggu nya.

"Aku itu janda, gak bisa punya anak, dan suka jajan ngabisin uang. Masih mau menikahi aku?" Aku berharap, laki-laki aneh itu membatalkan niat nya itu karena jujur saja, aku belum siap menikah lagi.

"Ya. Aku tetap ingin menikahimu."

Aku menghembuskan nafas kasar. Ingin sekali aku mengomel pada laki-laki itu. Tapi, urung.

"Kalau kamu benar-benar ingin menikahiku, datang ke rumah ku dan lamar aku dengan layak. Nanti aku kirim alamat di chat."

Aku ingin tahu seberapa berani dirinya. Biar saja aku dikatakan perempuan sombong.

"Benarkah? Baiklah. Kalau aku berani mendatangi rumah kamu dan membawa perwakilan keluargaku, apa kamu mau menikah denganku dan ikut bersamaku?"

Aku menelan saliva mendengar pertanyaan orang itu. Pikiran dimana pria itu datang kerumah dan ternyata sudah kakek-kakek, gendut, jelek, atau hal lain nya membuatku bergidik ngerih.

"Ya," jawabku singkat dan sangat pelan.

Gila.

Ini benar-benar gila.

"Ya sudah, assalamualaikum."

Aku menutup sambungan telepon karena mendadak takut bila laki-laki itu benar-benar menanggapi.

"Mbak Lala, kenapa?" tanya Nining mengagetkan ku. Nining adalah sepupu mendiang mas Arman dan hanya dia yang dekat dengan ku.

Aku menggeleng saja. Aku bingung harus bercerita mulai darimana. Sebab, aku takut bila bercerita tentang kegundahan hatiku akan sampai dengan ibu mertua ku.

"Mbak gak usah takut. Aku gak akan kasih tahu Bude Sarifah. Wajar kalau mbak ada yang mendekati, mbak juga janda bersih. Mbak ditinggal suami karena meninggal dunia. Bukan yang lain," terang Nining dan aku hanya diam saja karena membenarkan ucapan nya.

Aku menghela nafas panjang meyakinkan hati agar percaya dan menceritakan masalah laki-laki aneh itu. Aku bercerita dengan perasaan jengkel dan reaksi Nining justru semakin membuat ku semakin jengkel saja.

Nining tertawa bahkan berkhayal bila laki-laki itu sudah tua dan perut nya buncit.

"Berhenti meledek mbak, Ning. Mbak juga kesal dan nyesel juga ngomong begitu sama dia."

"Aarrgghh... Mbak pusing. Gimana kalau dia nagih ucapan mbak?"

"Sudah, mbak. Besok saja pikirin itu, sekarang ayo kita ke balai Desa. Di undang rapat untuk acara MTQ."

Aku mengangguk lalu berganti pakaian lebih dahulu memakai gamis dan hijab menutup dada. Sebelum keluar kamar, aku mengirim alamat rumah ku kepada laki-laki aneh itu.

1
bibuk Hannan & Afnan
kok kayak kata²nya ustadz Denis Lim ya yg mengatakan lebih baik terpaksa melakukan ibadah drpd sukarela masuk neraka.
bibuk Hannan & Afnan
semangat 💪 Nirmala hempaskan secara halus tp sadis tu bibit bibit pelakor gak peduli tu ustadzah
bibuk Hannan & Afnan
terus itu knp lg si Farah kok yo mau mau aja dijadiin istri kedua, anak kyai kok gt si ustadzah pula 🤦
bibuk Hannan & Afnan
jangan² Nirmala sudah hamil ni
Sulistyowati Anwar
Lumayan
Siti Romlah
maaf mae
masa udah dan masa nifas beda ya thoor.
tolong pemahaman kembali tentang idah istri yang ditinggal suami meninggal.
idah dengan hamil dan tidak hamil, juga
idah cerai hidup.
semangat berkarya thoor
Asngadah Baruharjo
good job Lala
Asngadah Baruharjo
ihhhh ummi resehh
Asngadah Baruharjo
gimana sih ummi ini hadeehhhhhhh
Asngadah Baruharjo
ummi kok begitu sih
Asngadah Baruharjo
kabooorrrrrrrr
Asngadah Baruharjo
sebenarnya bahagia itu sederhana 😭
Asngadah Baruharjo
aduuhhhh,semoga suamiku seperti ustadz Adnan 🤣
Asngadah Baruharjo
gasspollll ustadz
Rini Ariani Rinathi
tik tok /Facepalm//Facepalm//Joyful/
Rini Ariani Rinathi
ternyata Adnan kelakuannya sama seperti Abi ya?? /Facepalm//Facepalm/
Daliffa
mampir Thor,maaf Bru kasih komen
Daliffa
Kecewa
Daliffa
Buruk
Lastri Naila
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!