NovelToon NovelToon
Balas Dendam (Pelakor)

Balas Dendam (Pelakor)

Status: tamat
Genre:POV Pelakor / Tamat
Popularitas:180.5k
Nilai: 5
Nama Author: Eneng Selly

Namaku Bela, hidupku hancur ketika kakak yang aku sayangi meninggal karena mendengar kekasihnya menikah dengan wanita lain.

Di hari kematian sang kakak aku berjanji akan membalas dendam pada laki-laki itu, aku akan membuat kehidupannya hancur berantakan bahkan akan jadi duri dalam hubungan rumah tangganya dengan istrinya bagaimanapun caranya.

Bagaimana cara Bela membalaskan dendam atas meninggalnya sang Kakak?? Akankah ia rela menjadi perusak hubungan rumah tangga mantan kekasih sang kakak??

Ikuti terus kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eneng Selly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menurunkan Ego

Bela sudah siap menuju Cafe ia memang punya usaha sendiri sejak ia kuliah, ia merintis cafe ini dari nol sampai sekarang sebesar ini. Sejak ayahnya menikah lagi ia sudah tidak ingin bergantung pada sang ayah, ia mulai belajar membangun usahanya.

Meskipun semua kebutuhan hidupnya sudah di penuhi oleh sang ayah tapi tidak membuatnya manja dan berleha-leha menikmati fasilitas yang sudah di berikan sang ayah. Ia belajar mandiri walaupun selalu di tentang oleh sang ayah.

Ia masuk kedalam Cafe milik nya, tampak semua karyawannya melihat kedatangannya karena wajah sedih bela tidak bisa di tutupi walaupun menggunaka make up sekalipun. Mereka bisa tahu jika bela sangat menyayangi kakaknya terutama ibunya.

" Mba Bela yang sabar ya, kami yakin mba Bela kuat dan bisa melewati semua ini, kami akan selalu ada jika mba Bela butuh kami sebagai tempat untuk berbagi suka dan duka " ucap mereka menghibur Bela

" Benar Mba Bela, jangan sungkan pada Kami, bagi kami Mba Bela sudah seperti keluarga kami sendiri "

" Terima kasih atas perhatian kalian padaku, kalian bisa kembali lagi bekerja keadaan saya baik-baik saja " ucap Bela tersenyum di paksakan

Mereka kembali bekerja seperti biasanya sesuai perintah sang majikan, sedangkan di ruangan Bela sudah ada Bram yang ternyata sudah menunggu dirinya dari tadi. Melihat Sosok laki-laki yang ia benci ada di hadapannya membuat amarahnya pun kembali memuncak tapi sekarang dengan marah tidak bisa menyelesaikan dendamnya. Ia dengan susuah payah mencoba menurunkan amarah dan egonya saat ini.

" Siang Bel, aku sudah menunggumu dari tadi " ucap Bram sudah sadar dari mabuknya

" Ada apa kamu kesin??i, aku kan kemarin sudah bilang padamu jika aku tidak mau bertemu dengan mu lagi " tanya Bela acuh

" Aku hanya mau minta maaf padamu, aku tahu aku salah tapi aku tidak tahu jika ini bisa terjadi, aku tidak tahu jika pernikahan ku bisa membuat Sintia pergi untuk selama-lamanya " ucap Bram dengan nada sedihnya, ia juga terlihat tulus meminta maaf pada Bela

" Apa Bram tidak tahu kejadian sebenarnya, kalau ia tahu jika yang menyebabkan penyakit kak Sintia kambuh itu adalah perbuatan ibunya dan istrinya, aku harus bagaimana ini?? Tapi Ini saat yang tepat untuk aku membicarakan semua perbuatan ibu dan istrinya, biar bagaimanapun Aku harus bisa menghancurkan hidupnya Bram.. " batin bela

" Kenapa minta maaf padaku, minta maaflah pada kak Sintia, dia pasti yang paling terluka saat itu " ucap Bela

" Bela " lirih Bram

" Aku yakin kak Bram tidak tahu jika yang menyebabkan kak Sintia meninggal adalah perbuatan ibu dan istri tercinta kakak " ucap Bela mencoba seperti biasanya memanggil Bram dengan sebutan kakak agar rencananya berjalan lancar.

" Apa maksudnya Bel,.. Bela dengarkan aku,, sebenarnya aku tidak mencintai Desi sama sekali.. kamu harus percaya padaku.. dan mana mungkin ibu tega menyebabkan Sintia meninggal, ibu kan tahu jika wanita yang aku cintai hanya kakakmu Sintia " ucap Bram

" Aku sudah menduganya, ini awal yang baik untuk rencana ku, kak Sintia tenang saja aku pasti berhasil membuat mereka hancur " batin Bela

" Kak Bram Coba lihat ini " ucap Bela memberikan handphone milik sang kakak pada Bram sambil tersenyum sinis

" Ini bukannya handphone milik Sintia " ucap Bram langsung mengambil handphone itu dan melihat apa yang ada didalamnya, ia benar-benar kaget dengan semua pesan yang ibunya sendiri kiriman dan Desi pun berani mengirimkan foto ketika dirinya bertelanjang pada Sintia.

" Astaga Ibu... dan Desi... " Ucap Bram dengan wajah marahnya

" Kak Bram bisa lihat kan, apa yang di lakukan ibu dan istri kakak, apa salah keluarga ku pada keluarga kakak.. kenapa harus kalian menyakiti kak Sintia sampai kak Sintia meninggalkan ku " ucap Bela menagis kembali

Bram dengan inisiatif memeluk Bela mencoba menenangkan hati bela yang kembali bersedih rasanya ia tidak tega melihat bela menagis begitu. Dia juga baru tahu jika semua ini ulah ibu dan Desi. Dia harus menemui ibunya untuk menanyakan kenapa mereka sampai tega melakukan ini pada Sintia.

" Aku minta maaf atas perbuatan ibuku, aku akan membuat ibu dan Desi menemui mu dan meminta maaf padamu, aku juga akan berjanji mulai hari ini aku akan melindungi mu seperti yang selama ini di lakukan Sintia padamu "

" Apa bisa kata maaf bisa menghidupkan kembali kak Sintia " ucap Bela masih menangis

" Aku akan membuat mereka menyesali perbuatannya dan meminta maaf padamu.. kalau perlu kamu bisa melaporkan kejahatan mereka kepada polisi, biarkan pihak yang berwajib yang akan menghukum mereka " ucap Bram

" Enak saja kalau mereka hanya di hukum beberapa tahun sedangkan kak Sintia tidak akan kembali lagi.. ini tidak adil, aku menurunkan egoku agar Bram lebih mudah membalas dendam pada mereka, aku akan membuat mereka menderita " batin Bela

" Terima kasih kak Bram, maafkan aku kemarin sudah memaki kakak, aku hanya belum bisa menerima akan kepergian Kak Sintia, kak Bram tahu kan jika aku dan ka Sintia sangat dekat, tidak mudah bagiku kehilangan sosok ka Sintia untuk selama-lamanya " ucap Bela dengan wajah sedihnya

" Aku bisa mengerti hal itu Bel, aku juga tidak benci padamu.. jadi aku mohon jangan membenci ku, kamu bisa anggap aku sebagai Kakak mu sendiri, aku akan menjagamu dan melindungi mu seperti yang di lakukan Sintia selama ini padamu.. " ucap Bram senang karena hubungannya dengan Bela mulai membaik.

" Kak Bram memang selalu baik padaku sama seperti Kak Sintia.. aku akan menganggap kakak sebagai kakakku sendiri mulai saat ini " ucap Bela sambil tersenyum

" Bagus, hubungan ku dengan Bram mulai membaik, aku harus terus mendekati Bram.. kita lihat saja Desi.. aku akan merebut sesuatu yang tidak seharusnya menjadi milikmu " batin Bela

" Akhirnya Bela memaafkan ku, aku akan membuat perhitungan padamu Desi " batin Bram

Dengan hati marah Bram segera pamit pada Bela, kali ini Bram akan menanyakan akan perbuatan mereka pada Sintia, Bram benar-benar marah pada Desi dan ibunya karena mereka dengan tega bisa bersikap seperti itu pada Sintia padahal mereka tahu riwayat penyakit Sintia.

Bersambung...

1
Fatihah
aq baca lompat2 aja bikin tensi naik dan mood jd berantakan
MissTerry Terry
endingnya ga ngenakin, masa begitu endingnya, suaminya belom ketemu istrinya dan juga anak kembarnya, payah penulisnya.
Nur Wahyuningsih
ending ny gk seruu..klau ad lnjutanny br seruu..gk greget blaas..kurang mengena thor ..kecewa
Ariez Setiawan
heran tiap novel pasti dipaksa nikah orng tua gk ada yg ngelawan..kurang seru..cb pas dipaksa nikah ancam balik.nikahin desi tp akan kusiksa dia jg buat orng tua..ok skr aq nurut tp liat saat kalian tua dan gk bs apaw akan kubalas sakit hati ini..pasti seru
arvi azka
kan bela ma bram blm ktmu
pokoknya endingnya mereka jadi keluarga bahagia
arvi azka
udah end az sih thor 😭😭
pdhal ceritanya bagus lho.....
kasih bonchap ya thor...thor....thor,pliiissss mode maksa nih 🙏🙏
arvi azka: berharap ada bonchap nih 😊
total 2 replies
Bandar Jayalampung
pertemukan bela dan Bram dung prsatukan mereka kasian anak mreka
Yani Cuhayanih
Baru tahu ini masih acara kucing2an antara Bram dan Bela.....othor terlalu.....
Yani Cuhayanih
Thor nanggung niih ....udah di ujung.....kenuru oek oek....
Nada Rama
cepet update kelanjutannya thoor
Yani Cuhayanih
Gk berasa dikit amat thor up nya masih penasaran nih....
Yani Cuhayanih
Seakan akan Bu jeni kejatuhan bom hiroshima duaaaar harapanya musnah...
Yani Cuhayanih
Bram memelum desi dan mencium dahi nya alamak thor aku dah lamaaaa sangat nungguin ko jd pabaliut kie
vira
enak banget nasib si desi langsung dapat org yg dicintainya, ga ada karma atau kesialan gitu.. kok critanya jadi melupakan kakak sibela yg meninggal krna ulah si desi dan jeni.. ga seru tokoh jahatnya ga dapat balasan
Nada Rama
ceritanya sekarang semakin bagus
Nada Rama
sekarang tinggal kasih pelajaran buat bram sma mamanya yg sombongnya selangit... buat bram menderita karena d tinggal bela yg sedang hamil, dl aja waktu tau desi mengandung ank laki-laki bela sampai d telantarkan & lebih perhatian sma si desi yg hamil dr selingkuhan e itu thoor
Nada Rama
makasih udah update thoor...akhirnya terbongkar juga kebusukannya desi. sekarang tau rasa itu ibu jeni menantu kesayangannya yg d banggain ternyata ngebohongin dia selama ini
Nur Wahyuningsih
y Allah thoor aq suka jln cerita ini ..tp aq sebel banget update ny kok lm banget...tlng dong thor jngn lm" biar ceritany gk lp 🙏🏼🥰
Nada Rama
q tunggu kelanjutan ceritanya. jngan d belit"in ceritanya thoor, q pengen si desi terbongkar kedoknya
vira
masih lama kah drama hasil dna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!