NovelToon NovelToon
Pretty Devil

Pretty Devil

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Geraldine, seorang wanita yang mendapatkan julukan Pretty Devil dari pria bernama Roxy. Bukan tanpa alasan gelar itu disematkan, sebab sifatnya seperti iblis tapi wajahnya cantik, tega mencampakkan Roxy begitu saja setelah bercinta.

Namun, sekeras apa pun Geraldine melakukan usaha untuk menjauh dari Roxy, pada akhirnya ada saja cara mereka terikat dalam suatu situasi. Dan Roxy memanfaatkan moment tersebut untuk membalaskan dendam rasa sakit hatinya, dengan cara membuat Geraldine jatuh cinta, lalu balik mencampakkan wanita itu.

Tapi, mampukah Roxy membalaskan dendam tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10

Tak kunjung di jawab, Faydor kembali berbicara. “Apa karena orang itu, Aunty?” tanyanya seraya menunjuk wanita yang ada di samping Roxy. Tentu saja mereka tahu siapa dan mana yang bernama Roxy karena sering diajak bertemu oleh Geraldine.

Geraldine tentu saja langsung menengok ke arah yang ditunjuk oleh keponakannya. Dan saat itu juga Roxy berhenti memperhatikan untuk beralih berpura-pura menyentuh wanita di samping dengan begitu mesra.

“Yang mana maksudmu?”

“Itu orang di samping Uncle Roxy.”

Geraldine mengepalkan tangan ketika Roxy menggerakkan jemari kekar di rambut wanita lain. Rahangnya mengeras karena sedang menahan diri supaya tetap tenang. “Bukan, Sayang.”

Saat Geraldine kembali menengok ke arah dua bocah mungil itu, ternyata Faydor dan Galtero sedang saling berbisik. “Aunty juga mau dibisiki.”

“Tidak, Aunty tak boleh tahu,” tolak Galtero diakhiri lidah menjulur sebagai ejekan.

“Memangnya apa yang kalian bicarakan?”

“Rahasia.”

Begitu gemas Geraldine pada dua balita itu, tangannya terulur dan mengacak-acak rambut Faydor dan Galtero. “Kalian masih kecil, tidak boleh ada rahasia diantara kita.”

Dua bocah itu hanya menyengir dan merentangkan tangan ke arah Geraldine. “Tolong turunkan kami.”

“Kalian mau ke mana?” Sembari bertanya, Geraldine membantu keponakan sampai kaki kecil memijak lantai.

“Mau ambil ice cream dan cake lagi.” Tanpa meminta ditemani, Faydor dan Galtero sudah pergi begitu saja. Nampaknya, keduanya sedang menyusun suatu rencana saat tadi saling berbisik.

Geraldine cukup diam di tempat, matanya saja yang terus mengawasi. Ingin tahu seberapa berani dan mandiri dua keponakan yang sebentar lagi menginjak usia tiga tahun.

Saat balita itu berjalan dengan membawa hidangan di tangan kanan dan kiri, dua jempol Geradine diangkat sebagai pujian karena Faydor dan Galtero berhasil dan berani mengambil sendiri makanan.

Tapi, dua setan cilik itu justru tidak berhenti di meja tempat Geraldine duduk. Mereka melenggang lurus terus.

“Hei, kalian mau ke mana?” tanya Geraldine.

“Rahasia.” Faydor dan Galtero menjawab secara bersamaan dan menjulurkan lidah untuk Aunty mereka.

Geraldine sampai harus memutar tubuh supaya tetap bisa mengawasi keponakannya. Tapi, mata mendadak membulat saat tujuan Faydor dan Galtero adalah meja Roxy. Ia segera berdiri untuk mengajak dua balita itu kembali ke mejanya.

Namun, sayang sekali sudah terlambat karena Faydor dan Galtero telah beraksi sesuka hati mereka.

“Kau wanita jelek.” Faydor sengaja menjatuhkan es krim dan cake ke pakaian orang yang ada di samping Roxy.

“Rasakan ini! Karena kau yang membuat Auntyku putus dengan Uncle Roxy.” Galtero juga melakukan hal sama.

Betapa terkejutnya Geraldine saat mendengar ucapan keponakannya. Dan sialnya, di situ ada Roxy. Apa lagi sekarang ia tengah di pandang oleh pria itu.

‘Dasar setan cilik, membuatku malu saja di depan dia. Pasti Roxy akan menganggap aku yang memberikan perintah.’ Geraldine merutuki keponakannya, tapi dalam hati.

Padahal, Roxy tidak berkomentar apa pun saat Faydor dan Galtero menumpahkan makanan di gaun wanita yang datang dan duduk bersamanya. Cenderung cuek, dingin, serta membiarkan saja dua balita itu melakukan sesuka hati.

“Faydor, Galtero, tidak boleh mengotori pakaian orang lain, ya, Sayang.” Geraldine segera berjongkok untuk menasehati keponakannya. “Ayo minta maaf.”

Namun, Faydor dan Galtero justru melipat kedua tangan di dada dan menunjukkan sisi angkuh. “Tidak mau, salah dia mengambil Uncle Roxy dari Aunty.”

...*****...

...Malu-malu dah lu Betadine, buahahaha *ketawa paling keras*...

1
ayu cantik
daddy yg pengertian
Riana Zahrah
ringan konflik nya, suka deh 😽
ayu cantik
suka
nobita
tuhh kan Geraldine udh ngaku kalo mencintai Roxy... 🤭
nobita
pernikahan kilat namanya nihh
nobita
idenya Roxy agak sedikit gila dan extrem...
nobita
nekat juga itu si Roxy
nobita
dapat keluarga somplak
nobita
ooh ternyata begitu.. karena gadis masa lalunya
nobita
akhirnya menikah juga... bagi Roxy anugerah.. tapi bagi Geraldine musibah
nobita
tuhh kan ketahuan sama camer🤭
nobita
jadilah kesepakatan
nobita
nekat juga nihh kelakuan aunty Geraldine
nobita
jangan lupa like di setiap episodenya pemirsah
nobita
udah dehhh kalian balikan aja. gampang kan
nobita
ya ampun... ngakak parahh aku🤣😄
nobita
seruu dan juga ngakak
nobita
emang bener karya author kesayangan q ini gak kaleng kaleng... para readers di ajak masuk ke dalam alur ceritanya.. mantapp
nobita
kasihan kamu Roxy... ngelamar akuu aja gimana?? langsung ku Terima dehh
nobita
semangat Roxy.. pepet terus pantang menyerah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!