New Account IG= min_09maret
Yunita gadis yang tak pernah di pandang oleh pria dingin dan tampan bernama Regan,Ia sudah lama menyukai pria itu bahkan sudah sering menyatakan perasaannya namun selalu di tolak bahkan dengan kata kata kasar,hingga membuat nya menyerah dan memilih menjauh lalu mereka kembali bertemu,bagaimana kisah selanjutnya? Baca Yuk🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisaJm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10
Budayakan like setelah baca,Author juga menerima kritikan dan saran, happy reading 😘
Di ruangan tengah kini semua orang berkumpul memikirkan apa yang harus dilakukan esok hari agar Yunita terbebas dari Bella. “Yah, Apa Nita sudah makan? Dia paling tidak bisa menahan lapar yah, bagaimana jika nanti ia kesal karena lapar dan berkata kasar pada Bella lalu membuat Bella marah dan melakukan hal yang tidak tidak padanya?” tak salah jika pikiran bunda Mira sudah terbang jauh memikirkan Yunita,karena putrinya saat itu sedang berada di tangan orang jahat
“Sudah lah Bun,berdoa lah agar tidak terjadi apa apa pada Yunita.” meskipun ia tengah menenangkan istrinya yang sedang gelisah,namun sejujurnya ia juga tidak tenang memikirkan keadaan Putri nya itu. “Apa tidak sebaiknya kita hubungi polisi?” usul Adiwijaya melihat kini situasi sudah tidak terkendali
“Apa itu tidak akan membahayakan Yunita kek? Bella sudah seperti di rasuki hingga berani berbuat hal semacam ini!” Kini Regan berucap setelah sedari tadi diam memikirkan cara agar segera membebaskan Yunita, terlintas di pikirannya untuk menghubungi polisi namun ia juga memikirkan keselamatan Yunita yang bisa saja semakin terancam jika Bella mengetahui bahwa mereka menghubungi polisi
“Tidak tidak! Lebih baik jangan dari pada nanti Yunita terluka!” perasaan takut seorang ibu memang tidak boleh di abaikan karena mereka memiliki ikatan batin yang kuat dengan anak mereka,kini mereka kembali diam memikirkan cara lain untuk menyelamatkan Yunita
Sedangkan di tempat lain
Setelah hampir di buat mati kutu kala Bella yang menggeliatkan tubuhnya,Yunita kembali mencoba memotong tali yang mengikat tubuh nya dengan pisau yang telah berada ditangannya, meskipun susah dan sempat terluka namun Yunita menahan rasa sakit dengan menggigit bibir bawahnya mencoba agar tidak berteriak meskipun darah bercucuran
“Lepas!” ucap Yunita menghela nafas ketika ikatan nya terlepas namun di saat ia berdiri disaat itu pula pisau yang ia gunakan melepaskan ikatan tersebut jatuh hingga menimbulkan suara,belum lagi suara kursi yang bergeser cukup keras membuat Bella perlahan mengerjapkan kedua matanya berkali kali
Segera Yunita berlari ke arah pintu dan segera membuka pintu tersebut. “Hei kau jangan kabur!” ucap Bella yang baru saja bangun namun nyawa nya sudah terkumpul kala melihat Yunita yang kini telah membuka pintu,Yunita menoleh kearah Bella lalu segera melarikan diri,sialnya pakaian nya terangkut pada gagang pintu
Melihat itu Bella segera mengambil pisau yang tergeletak di lantai berusaha mengejar Yunita,Yunita pun menarik paksa pakaiannya hingga robek namun langkah Bella terlalu cepat hingga Bella berhasil menorehkan luka di lengan Yunita. “Aaahh!!!” ucap Yunita meringis kesakitan lalu tangannya spontan mendorong Bella hingga tersungkur
tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ia pun berlari dengan tangan memegang lengan nya yang terluka akibat pisau yang Bella gunakan untuk melukai nya
Mendengar ada keributan membuat semua orang menoleh ke arah suara,terlihat kini Yunita tengah berlari ke arah mereka,Regan yang melihat itu langsung menghampiri Yunita melihat keadaan Yunita yang tidak baik baik saja. “Kau baik baik saja?” tanya Regan begitu Yunita berada di dalam dekapan nya
“Nanti saja tanya nya,Bella masih mengejar ku.” ucap Yunita menunjuk ke arah Bella yang kini berlari dengan pisau ditangan nya. Melihat itu Regan segera berdiri di depan Yunita menjadi benteng untuk melindungi Yunita. “Bella! Hentikan kegilaan mu sekarang!” sentak Regan pada Bella membuat Bella menghentikan langkahnya
“Kak! Jangan halangi aku untuk melenyapkan wanita ******* itu!!” benar benar seperti sedang dikuasai roh jahat Bella kini kesetanan ingin melenyapkan Yunita saat itu juga. “Kau yang ******* Bella!”
Deg!
Untuk pertama kali nya Regan mengatakan hal yang sangat kasar pada seorang wanita,bahkan dulu saat menolak Yunita ia tak pernah mengatakan Yunita seorang ******* “kau sampai melalukan hal yang berbahaya hanya karena obsesi mu?” entah kenapa ucapan Regan terasa menusuk di hati Bella,entah sejak kapan ia menjadi segila ini hanya karena menginginkan Regan
“Cinta tak harus memiliki Bella! Jika kau memang benar benar mencintai ku maka kau akan bahagia ketika melihat ku bahagia!” tak hanya Regan,banyak orang yang mengatakan hal sama seperti yang Regan katakan,entah itu benar atau salah tapi tidak semua orang bisa melakukannya
Bella merenung memikirkan ucapan Regan,tanpa di sadari air mata nya menetes melewati pipi nya. “Sadar Bella! Tindakan mu sudah sangat melewati batas,apa kau tidak memikirkan kedua orang tua mu?” lagi Bella hanya terdiam seribu bahasa lalu seketika pisau yang berada di tangannya terlepas begitu saja,Bella pun kini bersimpuh di lantai menangisi tindakan bodoh nya
“Apa yang ku lakukan?” ucapnya lirih melihat bercak darah di tangannya yang berasal dari pisau yang ia gunakan untuk melukai Yunita. Melihat Bella yang kini tengah lengah Regan pun segera menjauhkan pisau yang berada di dekat Bella karena tak ingin Bella kembali melakukan hal yang berbahaya
Tak lama kedua orang tua Bella pun datang dan langsung menghampiri Putri mereka yang tengah duduk bersimpuh di lantai. “Paman ada apa ini? Kenapa keadaan Bella seperti ini?” tanya Erik Atmajaya pada pamannya Adiwijaya melihat keadaan Putri nya yang dipenuhi bercak darah,sedangkan Lina ikut bersimpuh dengan Putri semata wayang nya itu
“Tenang lah putri mu tidak terluka,tapi dia yang melukai orang lain.” ucap Adiwijaya menunjuk Yunita yang kini terluka, mendengar itu Erik langsung menatap Bella meminta penjelasan atas apa yang ia dengar. “Dasar anak tidak tahu diri! berani sekali kau mempermalukan keluarga mu sendiri!” ucap Erik menampar wajah Bella dengan keras hingga sudut bibir Bella mengeluarkan cairan kental berwarna merah
“Pah!” pekik Lina mama Bella yang tak terima putrinya di tampar oleh suaminya,bukan hanya kali ini,Bella sudah sangat sering mendapat kekerasan dari sang papa, apapun yang Bella lakukan selalu salah di mata Erik,jika nilai sekolah Bella turun maka papa nya akan menghukumnya,semua keluarga mereka mengetahui bagaimana kejamnya sikap Erik pada Bella hanya karena ia menginginkan anak laki laki namun yang ia dapatkan adalah anak perempuan
Itulah sebabnya Regan selalu memberikan kasih sayangnya kepada Bella karena selama ini Bella tak pernah mendapat kan kasih sayang dari sang papa,Jika orang bilang bahwa Ayah adalah cinta pertama anak perempuan maka itu tidak berlaku dengan Bella,sikap Papa nya justru berbanding terbalik dari perkataan orang orang
“Tidak apa ma,Bella sudah terbiasa dengan sikap Papa pada Bella.” ucap nya tak ingin jika nanti nya kedua orang tuanya kembali bertengkar karena sang mama membela dirinya. “Apa katamu?” ucap Erik yang merasa tersinggung dengan ucapan Bella,tangan nya mulai terangkat hendak menampar Bella namun di tahan oleh Lina
“Tampar pah tampar! Bella udah kebal dengan tamparan papa!” sentak nya meluapkan emosi Yang selama ini selalu ia pendam. “Kau lihat anak pembangkang ini!” ucap Erik pada istrinya yang masih menahan tangan nya. “Erik! Hentikan!” pekik Adiwijaya
“Tapi paman dia sudah keterlaluan!”
“Itu bukan salah nya Erik! Itu adalah salah mu!” bentak Adiwijaya yang selalu diam dengan sikap kasar Erik pada Bella hanya karena Bella anak perempuan. “Apa maksud paman?” tanya Erik yang merasa tak melakukan kesalahan apapun. “Kau yang tak pernah memberikan kasih sayang seorang ayah pada nya padahal dia adalah anak perempuan mu!”
“Tapi paman,selama ini aku selalu menuruti keinginannya!” ucap Erik mencari pembelaan. “Apa kau pikir Bella hanya butuh materi? Dia juga butuh kasih sayang mu Erik,jangan hanya karena keinginan mu untuk memiliki anak laki laki tidak tercapai kau sampai menelantarkan anak perempuan mu!”
Deg!
Author minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya,terima kasih🥺🙏
apakah masalalu regan??