Arsyila Qiana Azzahra. Perempuan berusia 32 Tahun. Belum Menikah. Cerdas, Mandiri, Berprestasi dan Berbakti kepada kedua orang tua.
Satu yang belum Arsyila miliki diusianya yang sudah kepala tiga, SUAMI!
Kedua Orang tua Arsyila menginginkan putri satu-satunya menikah seperti anak perempuan keluarga lain seusianya bahkan telah memiliki anak.
Beberapa pria datang melamar Arsyila namun Arsyila menolak hingga disatu titik ucapan Bapaknya seolah mengetuk sanubari Arsyila.
Akankah Arsyila tetap Menanti Cintanya? atau Takdir yang akan mempertemukan Arsyila dengan jodohnya?
Semoga cerita ini bisa menjadi insprirasi dan dapat diambil pelajaran baik dan buruknya jangan diikuti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pradana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KKN (Kuliah Kerja Nyata)
..._________🍃🌺🍃_________...
...Assalamualaikum Wr.Wb....
...Reader jangan lupa support...
...Like dan Kembang Kopinya ya!...
...Selamat Membaca!...
..._________🍃🌺🍃_________...
..."Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus'ahaa, lahaa maa kasabat wa'alaihaa maktasabat, Rabbanaa la tu'aakhidznaa in nasiinaaa aw akhtha'naa, Rabbanaa wa laa tahmmil 'alainaaa ishran kamaa hamaltahuu 'alalladziina min qablinaa, Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaaqata lanaa bih, wa'fu 'annaa waaghfirlanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa 'alal qoumil kaafiriin."...
..."Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."...
...(QS : Al - Baqarah Ayat 286)...
Suasana auditorium Universitas Gemilang ramai dengan persiapan kegiatan pelepasan mahasiswa KKN.
Syila yang ditunjuk menjadi salah satu dosen pendamping lapangan kegiatan KKN tampak hadir duduk bersama jajaran dosen lainnya yang mengampu tugas serupa.
Tampak Rektor, Wakil Rektor, Para Dekan dan Kaprodi-Kaprodi bersama Sekprodi tampak turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Tentu selain itu para mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan KKN telah berkumpul siap mendengarkan arahan Pak Rektor sebagai bekal selama melaksanakan kegiatan KKN.
"Mari bersama kita dengan Sambutan sekaligus arahan dari Bapak Rektor Universitas Gemilang, kepada yang terhormat Bapak Rektor Prof. Sugeng Sadiyo, MBA, Ph.D. kami persilahkan." MC mempersilahkan Pak Rektor memberikan arahan kepada para mahasiswa sekaligus membuka kegiatan KKN yang insha Allah akan dilaksanakan selama 3 minggu ke depan.
Pada pidatonya Pak Rektor kurang lebih menyampaikan bahwa kegiatan KKN Reguler yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Gemilang ini dilaksanakan pada masa libur semester genap ke semester ganjil setiap pergantian tahun akademik.
Esensi KKN ini bukan semata mengisi waktu libur kuliah saja, namun juga merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa melalui berbagai kegiatan langsung di tengah-tengah masyarakat yang dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan permberdayaan masyarakat di wilayah binaan.
Pada sambutan pelepasan, Rektor Universitas Gemilang, Prof. Sugeng Sadiyo, MBA, Ph.D. menyampaikan harapan besar agar peserta KKN dapat terus meningkatkan kualitas pencapaian Tri Dharma perguruan tinggi, terutama dharma pengabdian kepada masyarakat.
Harapan besar tersebut tertera dalam tema KKN yaitu: melalui kuliah kerja nyata kita berdayakan masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi, dan budaya.
Adapun bidang-bidang kegiatan pemberdayaan masyarakat yang menjadi prioritas pada KKN ini meliputi:
Bidang Sosial, antara lain:
a. Pembinaan RPTRA
b. Pengadaan papan informasi
c. Perpustakaan mini
d. Pengadaan tong sampah umum
e. Pengadaan buku-buku bekas yang layak pakai
f. Perayaan HUT kemerdekaan RI
Bidang Ekonomi, antara lain:
a. Pelatihan bengkel motor
b. Pengolahan produksi ikan
c. Pelatihan kerajinan tangan
d. Pelatihan daur ulang sampah
Bidang Agama dan budaya, antara lain:
a. Pembinaan PAUD dan TPA
b. Pelatihan Perawatan Jenazah
c. Diskusi agama
d. Kegiatan bimbingan baca tulis al-Quran
e. Majeli ta’lim Ibu-ibu
Target kinerja LP2M Universitas Gemilang pada masa mendatang adalah pengintegrasian kegiatan KKN secara komprehensif dengan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen Universitas Gemilang.
Dengan demikian kekuatan sivitas akademika benar-benar menjadi modal sosial yang besar untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Semoga Allah SWT senatiasa memberikan kekuatan kepada kita semua untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Secara simbolis Pak Rektor menyematkan selempang kepada salah satu mahasiswa sebagai tanda dimulainya kegiatan KKN berlangsung.
Setelah acara pembukaan telah selesai kini masing-masing dosen pendamping memberikan arahan kepada kelompok mahasiswa yang dibimbingnya.
"Assalamualaikum. Untuk kelompok 9 mulai sekarang Saya akan menjadi Dosen Pembimbing KKN kalian menggantikan Pak Dimas. Saya harap teman-teman mahasiswa tidak sungkan untuk berkonsultasi apapun mengenai kegiatan KKN yang kalian laksanakan. Selain itu, dokumentasikan dan buat jurnal harian selama kegiatan berlangsung. Diakhir, Saya harap kelompok bisa membuat laporan yang kemudian bisa dipertanggung jawabkan."
"Adapun konsen jurusan kita saat KKN lebih cenderung pada kegiatan ekonomi dan kewirausahaan yang berada di wilayah KKN kalian."
"Bu apakah kita diperkenankan untuk membuat atau melakukan sebuah kegiatan sosial seperti memberikan bantuan untuk warga sekitar di wilayah KKN?"
"Boleh-boleh saja asalkan kordinasikan dengan perangkat desa terkait hal itu. Agar tujuan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga sekitar."
"Bu Syila, bisa tidak kita seandainya mengadakan pelatihan untuk warga sekitar mengenai pemasaran digital atau penguasaan teknologi sederhana, seperti bagaimana cara mencari informasi di internet, cara menggunakan sosial media yang tepat,"
"Ide yang bagus, namun semua kalian sesuaikan dengan melihat kondisi dilapangan. Tak lupa kalian juga harus punya unggah ungguh atau tata krama dengan cara melibatkan pihak-pihak terkait seperti RT, RW, Kepala Dusun wilayah tersebut agar bisa dengan lancar melaksanakan kegiatan tersebut."
"Setiap kegiatan yang kalian lakukan, biasakan buat dokumentasi dalam bentuk gambar, foto, video dan bukti tertulis seperti ada daftar peserta yang ikut, materi apa yang kalian berikan pada warga pelatihan."
"Intinya, semua anggota kelompok harus saling bahu membahu, dan saling tenggang rasa satu sama lain. Bagaimanapun kalian berada di tenagh masyarakat tentunya harus mengikuti dan menaati aturan yang berlaku disana. Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun harus selalu dilakukan. Karena kalian membawa wajah lembaga dalam hal ini Universitas Gemilang."
"Baik Bu Syila kami mengerti."
"Bu besok kita berangkat pagi menuju ke Lokasi, Ibu apakah mau berangkat bersama kami? Kebetulan saat dengan Pak Dimas beliau mengatakan agar berangkat bersama."
"Boleh, besok kita berangkat bersama. Untuk teknisnya silahkan kalian rundingkan, lalu kabari Saya."
"Baik Bu. Oh iya Bu, kami sepakat saat datang pertama kali kami ingin. memberiakan semacam buah tangan untuk penerima kami disana. Apakah boleh Bu?"
"Boleh saja, toh niat kalian kan sebagai buah tangan bukan untuk hal yang lain. Dipantaskan saja sesuai kemampuan kalian jangan terlalu dipaksakan."
"Baik Bu. Kami mengerti."
"Baik kalau begitu silahkan jika kalian ingin breafing secara kelompok mengenai persiapan besok menuju lokasi KKN."
"Siap Bu. Terima kasih banyak."
"Kalau begitu Saya pamit. Assalamualaikum."
Syila hendak pergi meninggalkan kelompok mahasiswa bimbingannya namun sang ketua kelompok menahan kepergiannya.
"Maaf Bu Syila, boleh Saya meminta nomor ponsel ibu. Agar Saya bisa mudah menghubungi Ibu jika ada sesuatu yang perlu kami tanyakan."
"Oh iya, ini."
Sang ketua kelompok memberikan ponselnya dan Syila mengetikan nomornya pada HP ketua kelompok bimbingan Syila.
"Bu itu nomor Saya, di save ya. Takut ibu tak mengenali jika Saya menghubungi."
"Siapa nama kamu?" Syila membuka HP nya saat melihat Miss Call.
"Erlangga Putra Darmawan Bu."
"Saya save ya."
Syila mengetik nama Erlangga diponsel dan menyimpan kontak sang ketua kelompok.
"Ok Erlangga, Saya tunggu kabar kamu mengenai besok kita akan kumpul dan berangkat jam berapa."
"Panggil saja Angga Bu Syila. Baik Bu, Insha Allah Saya akan menginformasikan pada Bu Syila mengenai jadwal besok."
"Saya pamit ya, Saya titip teman-teman kamu, persiapkan secara matang. Assalamualaikum."
"Baik Bu. Insha Allah. Waalaikumsalam."
...Barang siapa menginginkan akhirat, hendaklah ia menguasai ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan keduanya (dunia dan akhirat), hendaklah ia menguasai ilmu,"...
...(HR Ahmad)....
..."Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah SWT akan memudahkan baginya jalan menuju surga,”...
...(HR Muslim)....
..._________🍃🌺🍃_________...
...Waalaikumsalam Wr.Wb....
...Reader jangan lupa support...
...Like dan Kembang Kopinya ya!...
...Terima Kasih sudah membaca karya Author...
...Alhamdulillah...
..._________🍃🌺🍃_________...
sementara ibu nya Dimas sudah mau memberikan Restu dan mendatangi kedua orang tua syila
tapi koq gak jadi
ya seperti flasback gitu kak biar gak penasaran aja para readers nya
akhirnya syila menemukan jodoh nya
semoga samawa