NovelToon NovelToon
Siapalah Diriku

Siapalah Diriku

Status: tamat
Genre:Patahhati / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:83.5k
Nilai: 5
Nama Author: T. L. Handayani

Siapalah diriku?Apalah dayaku? Kirani yang tak pernah berniat untuk masuk dalam kehidupan Aldo dan Tania, namun takdir telah mempertemukan mereka.

Aldo adalah suami Tania, namun selama satu tahun lebih Tania mengalami depresi gangguan jiwa akibat keguguran yang menyebabkan rahimnya di angkat.

Orang tua Aldo meminta Aldo menikah lagi supaya mendapat keturunan. Namun Aldo lebih memilih tinggal dengan Tania meski dalam keadaan gangguan jiwa, hingga membuat Aldo di usir dari keluarga nya.

Takdir menuntun Aldo bertemu Kirani dan membuat nya move on. Tania di rawat di RSJ , kemudian Aldo dan Kirani menikah.

Namun ketika Kirani hamil,kondisi kejiwaan Tania mulai membaik, hingga berniat untuk kembali berumah tangga dengan Aldo.

Lalu bagaimana dengan Kirani? dan bagaimana Aldo menghadapi situasi tersebut?

Ikuti terus kelanjutannya 😇🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T. L. Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sendiri dulu

Kirani bergegas untuk keluar dari tempat kerja nya dan segera ingin langsung sampai di kost karena di sana Aldo pasti sudah menunggu.

Seperti tadi yang sempat mereka bicarakan di telpon kalau sore ini Aldo akan datang ke kost sepulang nya Kirani dari kerja.

Dan benar, sesampai nya Kirani di kost dia melihat Aldo sudah menunggu nya.

"Sudah lama ya nunggu nya, maaf aku lama datang nya soal nya kena macet di jalan", Kirani memulai percakapan nya.

" Belum terlalu lama juga, kamu mandi aja dulu biar seger", Jawab Aldo.

"Oke", Kirani pun lekas masuk dan segera mandi. Dia tak ingin membuat Aldo menunggu terlalu lama, karena dia sendiri pun juga sudah tak sabar ingin mendengar kan cerita Aldo.

Selesai nya mandi Kirani keluar dari kamar mandi lalu duduk di samping Aldo sambil menyisir rambut nya.

"Aku siap denger cerita kamu, apa yang sebenar nya terjadi? ", Kirani tanpa basa basi langsung menanyakan rasa keingin tahuan nya yang sudah dia pendam sejak dua hari lalu.

Aldo tersenyum kecil dan memulai cerita nya kepada Kirani, " Tania sudah pergi".

Mendengar itu Kirani langsung menghentikan gerakan tangan nya yang sedang menyisir rambut nya. Wajah nya langsung mengarah ke Aldo dengan mata yang agak terbelalak.

"Apa maksut kamu pergi, Tania pergi kemana? "

"Tania sekarang di rawat di Rumah Sakit Jiwa, kondisi nya semakin memburuk", Aldo menjelaskan semua nya dengan pandangan sayu.

Kirani bisa mengartikan pandangan tersebut dan bisa memahami apa yang sedang Aldo rasakan.

" Lalu? ", Kirani ingin Aldo menceritakan semua nya.

" Entah lah, aku tak bisa mengungkap kan nya. Rasa sedih, kehilangan dan rasa bersalah bercampur menjadi satu dalam pikiran ku" Aldo bercerita sambil menjambak rambut nya sendiri dengan kedua tangan nya dalam posisi kepala tertunduk ke bawah.

Kirani hanya bisa mengelus bahu Aldo, dia pun tak tahu apa yang harus dia katakan.

Yang Kirani tahu cinta Aldo kepada Tania sangat lah besar dan tulus, lagi lagi Kirani merasa bersalah dan tak pantas ada di antara mereka berdua.

Beberapa menit mereka terdiam, hingga kemudian Aldo mulai mengangkat kepala nya dan menoleh ke arah Kirani.

Aldo melihat Kirani diam dalam lamunan, entah apa yang ada di pikiran Kirani. Aldo pun tak bisa menebak nya.

Terlalu lama lamunan iku membuat Kirani tak sadar kalau Aldo sedang memandangi diri nya.

Sampai akhir nya tangan Aldo meraih tangan Kirani dan hal itu membuat Kirani kaget.

"Kirani apa yang sedang kamu pikirkan, sayang? " Aldo mencoba menanyakan isi pikiran Kirani.

"Entah lah, aku terkadang merasa sangat bersalah ada pada posisi ini. Ada di antara kalian", Kirani menjawab dengan nada yang lemah sambil menunduk kan pandangan nya.

" Kenapa kamu berpikir seperti itu?kita tak pernah tahu apa yang akan menjadi suratan takdir kita. Meski pun kita berpegang teguh pada prinsip kita,tapi jika Tuhan berkehendak lain, kita tidak akan sanggup menolak nya" Aldo mencoba memberi kan penjelasan untuk menenangkan pikiran Kirani. Walaupun pikiran nya sendiri sedang tidak karuan.

Belum sempat Kirani menjawab sepatah kata pun Aldo kembali mengutarakan pemikiran nya, "Ini bukan salah kamu, bukan salah kita apalagi salah pada takdir kita. Kalau kamu berpikir takdir kamu salah itu sama hal nya kamu menyalah kan suratan Tuhan pada hidup mu".

Kirani masih belum mampu membuka mulut untuk menjawab perkataan Aldo, dia malah bersandar di bahu Aldo dengan sesekali mengelap air mata yang sudah sempat terjatuh di pipi nya.

Aldo mengelus lembut rambut Kirani, mencoba memberi ketenangan pada hati nya. Tapi yang ada Kirani malah tersedu sedu di dada Aldo.

Kini kedua insan tersebut hanya bisa saling meluapkan kegundahan nya masing masing.

"Jangan pernah mencoba untuk pergi meninggal kan ku jika alasan mu hanya karena perasaan bersalah", Aldo mengangkat dagu Kirani agar dia bisa menatap wajah nya. Kirani hanya bisa mengangguk kan kepala tanpa mampu melontarkan kata kata apapun. Padahal di dalam hati nya penuh kata kata yang ingin dia utarakan, bahkan dia ingin berteriak sekencang kencang nya agar beban tersebut tidak menyesak kan dada nya lagi.

"Sungguh beruntung aku bertemu laki laki seperti Aldo. Terima kasih Tuhan.. tapi kenapa kehadiran Aldo di hidup ku saat Aldo tak lagi sendiri. Saat hati nya sudah terisi satu cinta, walaupun Aldo mengakui kalau dia juga sangat mencintai ku", sungguh ingin dia teriakan semua isi hati nya agar dia merasa lega. Tapi yang keluar hanya lah air mata mewakili seluruh perasaan nya.

"Kirani, kenapa kamu masih terdiam. Setelah Tania pergi apa kamu juga berniat ingin meninggalkan ku juga? ", tanya Aldo dengan nada yang sedikit putus asa.

Mendengar semua itu Kirani merasa sangat tak tega dan akan meyakinkan Aldo kalau dia tak ingin meninggalkan nya.

" Tidak,, aku tidak akan meninggalkan mu. Aku tak seegois itu", Kirani menggenggam tangan Aldo.

"Apa yang bisa aku lakukan untuk bisa membuat mu lebih tenang? " berharap penawaran yang Kirani berikan bisa mengurangi beban pikiran Aldo.

"Kamu tak perlu melakukan apa apa, cukup kamu tetap di sini dan jangan pergi, tapi... "Aldo menahan ucapan nya.

" Tapi apa...? "

"Tapi saat ini aku cuma ingin sendiri dulu untuk sementara waktu", Jawab Aldo dengan perasaan yang khawatir jika ucapan nya di salah artikan oleh Kirani. Hingga akhir nya sebelum Kirani memberi kan jawaban Aldo kembali melanjutkan ucapan nya.

" Kamu jangan salah paham, aku bukan ingin menjauhi diri mu. Aku hanya ingin menenangkan diri. Mencoba berpikir lebih positif dan mengambil langkah dengan bijak. Aku harap kamu bisa mengerti, jika ku rasa keadaan ku sudah lebih baik aku pasti langsung menemui mu".

Kirani tersenyum sambil mengangguk, "Aku sangat mengerti Aldo. Jujur yang membuat ku jatuh cinta kepada mu adalah sikap kedewasaan mu dan cara berpikir mu yang sangat bijak".

" Terima kasih Kirani, aku tak ingin bertemu kamu di saat pikiran ku belum tenang memikir kan keadaan Tania karena aku tak ingin melukai hati mu", jelas Aldo untuk lebih meyakinkan hati Kirani.

Kedua nya berpelukan, dalam dada mereka sama sama menahan sesak yang luar biasa. Menyalahkan keadaan pun percuma, yang bisa mereka lakukan hanya berusaha melewati tiap tiap bait dari suratan takdir yang mereka punya.

Waktu semakin larut , hingga pelukan mereka terlepas karena bunyi cacing dalam perut.

Yah sejak tadi siang kedua nya sama sama belum mengisi perut mereka.

"Ayo kita pergi mencari makan, nanti kamu sakit", Kirani menarik tangan Aldo dan kemudian kedua nya keluar dari kamar kost untuk mencari makan malam.

.....

(beri koment ya guys, syukur syukur di kasih like vote and hadiah nya🤩🤩)

1
Rhya dong
menyesal sy baca smp begadang klo akhir kisahnya begini. sakit hati saya
T. L. Handayani: sebelumnya terima kasih kak udah membaca sampai selesai, tetapi maaf jika keinginan hati kaka tidak sesuai ending🙏
total 1 replies
Sovi Yana
makin seru n penasaran ceritanya
Kiswan
👍👍👍
fifid dwi ariani
trusbahagia
T. L. Handayani: terima kasih🙏🤩
total 1 replies
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus sehat
Ratu Anu👑
Halo, Bun. Aku mampir yaaa🥰

Ceritanya udah keren. Tapi masih ada beberapa yang perlu dibenahi, ayo belajar lagi.

Semangat yaaaa 🤗
T. L. Handayani: siap komandan👍👍😇
total 1 replies
Misra S
jangan ada kesedihan lagi Thor di keluarga kirani
T. L. Handayani: iya kak.. biar nggak menyimpang dari judul aja kak 😇
total 1 replies
T. L. Handayani
bagus sekali
enungdedy
emg bisa ya donor rahim?
T. L. Handayani: searching google kak😁😁 katanya sih ada
total 1 replies
enungdedy
koq tania gk ada niat minta maaf sm kiran
enungdedy
utk kisah tania sptnua trlalu cepat...dr awal dia ingin kmbali merebut aldo to dg scepat itu langsunh berpaling
enungdedy
keluarga tania kmn thor ktany ank org kya....msak ankny sakit jiwa gk diurusin
T. L. Handayani: ikuti terus episode nya kak .nanti bakal ada jawaban dr pertanyaan kaka😇😇😇😇
total 1 replies
enungdedy
koq gk ngundurin diri dlu dtmpat krj yg lama
enungdedy
koq org tua aldo gk nanya hubnya sm tania gmn gtu
Lina Zascia Amandia
Sy cicil. like ya...
T. L. Handayani: oke kak..nanti saya kunjungi n saya like n favorit...👍👍
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Kak Novelnya terpampang lagi di beranda. Hrs bersyukur,m dan bersemangat lagi, sbb karya Kakak justru sering sy lht di beranda dibanding karya saya.
T. L. Handayani: ok aku coba buka
total 5 replies
Lina Zascia Amandia
Semangat Kak...
T. L. Handayani: oke ..terima kasih😊😊
total 1 replies
SquigglyMunchkin
Sip karyanya udah masuk rak buku! Lanjut thor‾
Kekasih Dropper
Fix ceritanya bikin aku kecanduan buat terus baca huah
T. L. Handayani: terima kasih.. jangan lupa like dan dukungannya😇🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!