NovelToon NovelToon
TUAN CEO You Love Me

TUAN CEO You Love Me

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:63.1k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Seorang Ceo bernama Bilow kehilangan ponselnya yang sangat penting, namun ponsel itu di temukan oleh seorang gadis bernama Vola. Bilow menganggap Vola telah mencurinya dan apalagi Vola telah melihat data di dalam ponsel tersebut.

Karena Bilow takut Vola menyebarkan isi data tersebut, ia mengurung Vola kedalam ruang kosong sehingga Vola sangat bosan di sana.

Setelah satu minggu Vola di kurung akhirnya Vola di keluarkan dari ruangan kosong tersebut dengan jaminan hidupnya.

Vola menyanggupinya. Dan Akhirnya Bilow membiarkan Vola untuk pulang kekontrakan kecil tersebut.

Tapi sayangnya Vola tidak mengontrak lagi hingga ia menjadi gelandangan 2 hari dan kembali Bilow menemukan Vola dalam keadaan pingsan di jalan dan membawanya kerumah Bilow.

Dan Akhirnya Vola menjadi pembantu si rumah Bilow.

Ingin tau kelanjutannya yuk mampir...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10

Bilow langsung kamarnya dan di ikuti 2 orang pelayan yang akan membantunya membuka pakaian.

"Nona juga ganti banjunya nanti sakit," ujar Bibi pelayan.

"Baik Bi," Angguk Vola dan menuju kamarnya.

"Kupikir dia akan membiarkanku, sepertinya dia sedikit baik, tapi hanya sedikit saja," kata Vola sambil melepaskan baju basahnya. Kemudian mandi sambil bersenandung.

Tok..

Tok..

Tok..

"Nona Vola ini saya Bibi," tariak Bibi dari balik pintu.

"Iya Bibi masuk saja, ngak di kunci kok," balas Vola dari kamar mandi.

"Ini saya bawakan jahe susu buat Nona untuk menghangatkan tubuh," ujar Bibi.

"Iya Bi taruh saja di meja, terima kasih ya Bi," kata Vola kemudian keluar berkemban handuk.

Vola kaget, ternyata Ada Bilow yang menguntit Bibi. Kenapa cepat sekali Bilow berganti pakaian apa dia yang terlalu lama di kamar mandi?

Melihat Vola yang hanya memakai handuk Bilow langsung membalikan badannya.

"Kamu... kamu pakai baju sekarang, cepat," perintah Bilow.

"Bagaimana saya akan memakai baju jika Anda ada di dalam kamar saya," jelas Vola.

Wajah Bilow langsung memerah dan pergi dengan langkah lebar.

"Kenapa dengan Tuan itu? Apa dia marah karena aku mengusirnya?" Tanya Vola bengong.

"Ehem... Mungkin Tuan malu melihat Nona sedang memakai handuk," Jelas Bibi pelayan.

"Apaaa!... Seharusnya aku yang malu Bi, dia telah melihat sebagian tubuhku," kata Vola mengoyang-goyangkan badan Bibi.

Bibi diam tak bisa berkata-kata karena apa yang di katakan Vola ada benar juga.

"Lagian ngapain dia ikut bibi kesini?" Tanya Vola sewot.

"Tuan hanya ingin memastikan jika Nona tidak Flu," jelas Bibi.

"Ooo," Vola langsung melepaskan tangannya dari lengan Bibi.

"Nona cepat ganti bajunya dan jangan lupa di minum jahe susunya, saya pergi dulu," ujar Bibi.

"Terima kasih Bi," jawab Vola yang kemudian berganti pakaian. ya meskipun baju tidurnya ini sedikit lusuh, setidaknya masih layak di pakai.

Vola turun ke bawah.

"Bibi sedanga apa?" Tanya Vola menghampiri Bibi.

"Ini sedang lihat-lihat kerjaan mereka, udah selesai apa belum," kata Bibi.

"Bibi cuma lihat-lihat saja? Berarti Bibi ngak kerja donk?" Tanya Vola menekuk alisnya.

"Iya Bibi kepala pelayan di rumah ini atas kepercayaan Tuan," jawab Bibi.

"Jadi? Kenapa Bibi malah mengantarkan minuman saya tadi?" Tanya Vola tak enak hati.

"Oh itu di perintahkan oleh Tuan langsung mengantar untuk Nona," jawab Bibi lagi.

"Apa Tuan perhatian pada semua pelayan di rumah ini Bi?" Tanya Vola pelan.

"Tidak juga," jawab Bibi, membuat Vola bingung.

"Apa dia hanya perhatian denganku saja?" Bathin Vola.

"Terus di mana Tuan Bi? Kenapa aku tidak melihatnya di rumah?" Tanya Vola penasaran.

"Tuan kekantornya habis dari kamar Nona," jawab Bibi.

"Ooo... jadi apa yang bisa aku bantu sekarang?"

"Tidak ada, kita mempunyai tugas masing-masing, tugas Nona hanya berkebun jadi Nona hanya bekerja di kebun saja tidak perlu melakukan hal lain, apa lagi Nona berkuliah," jelas Bibi.

"Ehem... boleh aku minta tolong satu hal ngak Bik?" Tanya Vola mendekati Bibi dan berbisik.

"Ada apa?" Tanya Bibi dengan wajah datar.

"Ehem, itu... anu... ehemm... boleh ngak aku pinjam laptop tuan 1 hari saja untuk mengerjakan tugas kuliah, untuk 1 hari ini saja pliss," ujar Vola memohon.

..

"Saya akan memberi tahu Tuan dulu, karena saya tak berani meminjamkan barang milik Tuan tanpa sepengetahuannya," kata Bibi memegang ponselnya.

Vola langsung menahan ponsel Bibi.

"Jangan telpon dia Bi, hmm... gini aja, boleh aku pinjam ponsel Bibi mau menelpon temanku Bi?" Tanya Vola.

"Ini," Bibi menyodorkan poselnya ke Vola.

"Terima kasih Bibi, aku pinjam dulu ya, tapi boleh aku bawa kekamar untuk nyalin nomor telpon temanku Bi?" Tanya Vola sambil memegang ponsel Bibi.

Bibi mengangguk.

"Aku tau Bibi yang terbaik," kata Vola mencium pipi Bibi lalu berlari loncat-loncat karena kesenangan.

Bibi tersenyum melihat tingkah Vola.

"Bi, kok di pinjamin ponselnya, kalo rusak gimana?" Tanya salah satu pekerja di situ.

"Udah ngak papa, dia juga sedang butuh," bala Bibi.

"Bibi terlalu baik hatinya, kalo aku, udah ku tendang keluar rumah," jawab mereka sebal.

"Sssttt... jangan ngomong kayak gitu jika suatu saat nanti di dengar Tuan, kena masalah kita nanti," jawab Bibi. Mereka hanya bisa memanyunkan mulutnya karena Bibi lebih membela Vola pembantu baru.

"Telpon siapa ya? Oh ya Zivana, mana nomornya ya, perasaan udah aku catat nomornya sebelum jual ponselku?" kata Vola mencari-cari kertas di tasnya.

Akhirnya dapat juga, Vola mencatatnya dan langsung menelponnya.

Tuuut...

Tuuut...

Tuuut.

Tintintin

Tuuut...

Tuuut...

Tuuut...

"Kok ngak di angkat sih sama Zivana, sedang apa dia ya? Apa masih ngorok? Atau lagi ngising kali ya?" pikirnya.

"Bi, ini aku kembalikan ponselnya, temanku ngak diangkat telponnya, tapi jika dia menelpon kasih tau ya Bi," pesan Vola.

"Iya," angguk Bibi.

"Aku sekarang bantuin apa Bi?" Tanya Vola ingin membantu.

"Tidak usah istirahat saja," kata Bibi.

"Baiklah aku kekamar dulu ya Bi," kata Vola. Bibi mengangguk.

***

Bilow menung di kantornya. Kenapa ia sangat malu ketika melihat Vola memakai handuk.

"Tuan, mau saya buatkan kopi?" Tanya Dinda.

"Iya," jawab Bilow singkat tanpa menatap Dinda.

Dinda menuju tempat pembuat kopi lalu membawanya keruangan Bilow.

"Ini Tuan Kopinya," ujar Dinda tersenyum berharap Bilow melihatnya. Tapi Bilow hanya menatap kosong kerak buku. Bilow mengslurup kopinya.

"Aaaaaa... panas, kenapa panas sekali," teriaknya.

"Maaf Tuan saya akan membuatnya sedikit dingin," kata Dinda kemudian kembali lagi ketempat pembuatan kopi. Ia mengantarkan lagi.

"Ini kopi macam apa, kenapa dingin sekali," sanggahnya.

Kembali lagi Dinda mengantikan kopinya.

"Ini terlalu pahit."

"Ini terlalu manis."

"Ini kurang manis."

"ini kurang pahit."

"Ini kurang pas."

"Ini cangkirnya jelek sekali."

"Ini cangkirnya kurang besar."

"Ini cangkirnya pake warna hitam."

"Ini kenapa cangkirnya ngak ada gambarnya."

"ini...Bla... bla... bla... bla... bla... bla... bla..."

Hingga Dinda melepaskan heels karena lelah bolak balik.

"Ehem... apa Tuan ada masalah di rumah?" Tanya dinda pelan.

"Iya, saya sangat malu ketika dia memakai handuk, itu adalah rumah saya tapi beraninya dia mengusir saya dari kamarnya, seharusnya di sudah mengenakan baju sebelum saya masuk, atau dia harus memberitahu saya jika dia belm mengenakan baju, 'kan saya jadi malu," jelasnya panjang lebar. Wajahnya tiba-tiba memerah ketika ia mengingatnya.

"Jika boleh tau siapa namanya?" Tanya Dinda penasaran, kira-kira siapa yang membuat Tuannya malu.

"Saya tidak mengingatnya," ujar Bilow sebal.

BERSAMBUNG

JANGAN LUPA LIKE DAN SARAN YA

TERIMA KASIH

1
💟노르 아스마💟
/Sob//Sob//Sob/
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Anggaraini Sukm
kenapa setelah berpuluh episode kok tiba-tiba ganti. konsentrasi dong tor
pink blossoms: ini mulai bab 31 ko ga nyambung mlh ky novel lain bkn mslh nama aja tp crt dinivel yg lain kayaknya aku pernah bc
total 2 replies
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
HARTIN MARLIN
kok aku pusing ya 🤔🤔 dengan cerita ini
HARTIN MARLIN
🤔🤔🤔🤔🤔
HARTIN MARLIN
ini ceritanya Vola atau Amanda ya 🤔🤔
HARTIN MARLIN
😂😂😂🤣🤣🤣
HARTIN MARLIN
tuan mu malu-malu Vola 🤭🤭😀😀
HARTIN MARLIN
yang sabar Vola
HARTIN MARLIN
visualnya cantik dan ganteng
HARTIN MARLIN
masih menyimak dulu
HARTIN MARLIN
Assalamualaikum hai 🖐🖐salam kenal dari ku
Marita Ismiratni
udah kurang srek bacanya,,jdi agak MLS,
Riska Riska
lucu2
Naura Assyifa
jadi malas bacanya, udah nggk paham dgn alur ceritanya
Rizki Al-Mubarok
Selamat berkarya
Bunda Kevin
nggak jelas
Zaifa Ifa
Kenapa cerita ini tidak pernah di update.. Sudah2 seronok membaca tidak pernah di update lagi..
less22: nggak sempat bos
total 1 replies
Akun Vivo
novel egk jelas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!