Shu Xiang Li seorang gadis yang kehilangan kekasihnya, Lian Cheng. membuatnya patah hati dan merasakan kesedihan yang mendalam, tiga tahun kemudian Xiang Li melihat seorang pria yang tidak lain adalah pengusaha sukses pemilik Li Yuan Group yang bernama Li Zheng Yuan, yang sangat mirip dengan Lian Cheng.
Apa reaksi Xiang Li saat melihat Li Zheng Yuan yang mirip dengan kekasihnya yang telah meninggal itu?
Dan apa reaksi Zheng Yuan di saat bertemu dengan wanita asing yang tiba-tiba memeluk dan menangis di pelukannya?
Di saat Li Zheng Yuan menyelidiki tentang Fan Lian Cheng dia mengetahui satu kebenaran yang membuatnya marah besar terhadap Ayahnya, Li Suen.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Misteri hilangnya Fan Lian Cheng
Jin Xuan restaurant
Di malam itu Li Zheng Yuan sebagai atasan mentraktir karyawannya yang terdiri dari pria dan wanita makan malam bersama di restoran mewah.
Makan malam itu membuat para karyawan sangat senang karena bisa makan bersama dengan atasan mereka, Li Zheng Yuan yang menjadi idola bagi mereka tentu saja membuat mereka menjadi bersemangat..
Mereka bergembira dengan penuh senyuman karena bisa makan bersama pria idaman mereka, ketampanan Li Zheng Yuan selalu menarik perhatian kemana pun dia pergi, sementara Xiang Li yang masih merasa segan terhadap atasannya itu hanya diam sambil menyantap makanannya.
Setelah satu jam kemudian
"Tuan Li, terima kasih karena sudah mentraktir kami makan malam ini" ucap salah satu karyawannya dengan sopan
"Tuan Li, makan malam ini sangat berarti buat kami, dan kami akan berusaha bekerja lebih giat" ucap karyawan lainnya
"Apa kalian tahu tujuan ku makan malam bersama kalian di sini?" tanya Zheng Yuan dengan melihat ke arah mereka semua
"Tidak tahu" jawab mereka dengan serentak
"Dari kalian ada yang sudah lama bekerja, aku berharap kalian tetap bekerjasama dengan baik untuk memperkembangkan lagi Li Yuan Group. dan untuk karyawan baru walau kalian masih baru tapi bukan berarti ini adalah halangan bagi kalian untuk maju, jadi aku sebagai atasan berharap kita semua bekerjasama dengan baik, jika ada kesulitan kalian bisa mencari sekretaris Fa Wei" kata Zheng Yuan
"Baik Tuan" jawab serentak semua karyawannya dengan sopan
Setelah habis makan malam mereka belum meninggalkan restoran tersebut melainkan sedang menikmati minuman mereka, sementara Xiang Li berada di ruangan sebelah karena dirinya memang lebih suka menyendiri
Xiang Li melihat pemandangan kota itu yang di hiasi lampu malam menerangi gedung-gedung tinggi di kota Shang Hai.
Tidak lama kemudian Zheng Yuan masuk ke ruangan yang di mana tempat Xiang Li berada.
"Malam yang indah" sebut Zheng Yuan yang berjalan menghampiri Xiang Li dan berdiri di sampingnya
"Tuan Li" sapa Xiang Li yang merasa kaget dengan pria yang tiba-tiba muncul di sampingnya
"Bagaimana menurut mu dengan kota Shang Hai?" tanya Zheng Yuan sambil melihat pemandangan tanpa menoleh ke arah Xiang Li
"Indah" jawab Xiang Lin dengan singkat
"Di hiasi lampu yang berwarna warni, seperti kehidupan manusia yang di penuhi warna warni, terkadang terang dan juga gelap, hanya tergantung kita untuk membuatnya lebih terang" ujar Zheng Yuan
"Maaf" ucap Xiang Li
"Kenapa harus minta maaf?" tanya Zheng Yuan yang menoleh ke arah Xiang Li
"Kejadian di Qing Dao, aku salah menyalahkan mu, aku kira?"
"Kau mengira jika aku adalah dia, oleh karena itu kau sangat terluka"
"Aku tidak seharusnya menampar mu, maaf" ucap Xiang Li dengan merasa bersalah
"Katakan tentang dia, aku penasaran kenapa kau bisa mengira aku adalah dia"
"Tuan Li, dia adalah pacar ku, dan kami akan segera menikah, tapi dia meninggal di saat 3 tahun yang lalu"
"Kenapa dia bisa meninggal?"
"Akibat kecelakaan pesawat dari Shang Hai ke Qing Dao" jawab Xiang Li dengan merasa sedih
"Lalu apa aku mirip dengannya? sehingga diri mu salah mengenal"
"Benar, kemarin setelah Su La memberitahu jika Anda adalah atasan kami aku baru sadar aku sudah salah faham"
"Oleh sebab itu kau ingin mundurkan diri?"
"Benar"
"Alasan mu adalah karena salah faham pada ku atau karena aku mirip dengannya?"
"Keduanya"
"Shu Xiang Li, aku tidak tahu kami seberapa mirip, aku hanya ingin kau ingat satu hal yang berdiri di depan mu ini adalah Li Zheng Yuan, mengelak bukan jalan keluar dan hanya akan membuat mu semakin terpuruk, menghadapi adalah jalan keluar terbaik" kata Zheng Yuan
"Aku mengerti"
"Masalah di Qing Dao aku sudah tidak mengingatnya lagi, ke depannya kau adalah karyawan Li Yuan Group jadi jangan mengecewakan ku"
"Baik. Tuan Li, aku akan berusaha yang terbaik"
"Aku akan ingat janji mu di malam ini"
"Iya"
Setelah selesai makan dan minum mereka semua pun meninggalkan restoran Jin Xuan.
Dalam perjalanan pulang Zheng Yuan memikirkan kembali perkataan Xiang Li
"Fa Wei"
"Iya Tuan" jawab Fa Wei yang sedang mengendarai mobilnya
"3 tahun yang lalu apakah ada kecelakaan pesawat dari Shang Hai ke Qing Dao?"
"Kecelakaan pesawat?" gumam Fa Wei yang berusaha mengingat
"Ada, di saat itu banyak korban, para korban semuanya tidak bisa di temukan lagi" jawab Fa Wei telah mengingat kembali
"Selidiki nama Fan Lian Cheng, salah satu korban kecelakaan di saat itu"
"Baik Tuan"
"Aneh! kenapa Tuan Li ingin menyelidikinya? Fan Lian Cheng bukankah ada hubungan dengan Shu Xiang Li?" batin Fa Wei
Keesokan harinya
Li Yuan Group
"Tuan Li, mengenai daftar korban kecelakaan pesawat itu tidak nama Fan Lian Cheng" jelas Fa Wei
"Tidak ada namanya?" tanya Zheng Yuan yang duduk bersandar di kursinya itu
"Benar"
"Apakah kau sudah menyelidikinya dengan teliti?" tanya Zheng Yuan dengan penasaran
"Sudah, aku membaca semua nama korban, tapi tidak ada nama Fan Lian Cheng" jawab Fa Wei dengan yakin
"Bukankah dia mengatakan jika Fan Lian Cheng telah menjadi korban di saat itu, jadi kenapa tidak ada namanya?" ujar Zheng Yuan dengan penuh tanda tanya
"Kecuali Fan Lian Cheng masih hidup" kata Fa Wei
"Apakah mereka ada mengatakan jika di saat itu ada korban yang terselamat?"
"Tidak ada, semua korban hilang begitu saja, tidak bisa di temukan karena pesawat jatuh ke lautan besar"
"Fa Wei, selidiki ulang semua daftar nama penumpang, jika tidak ada namanya itu berarti Fan Lian Cheng sama sekali tidak menaiki pesawat itu"
"Baik Tuan" jawab Fa Wei dengan sopan
"Ini akan menjadi aneh jika Fan Lian Cheng masih hidup, lalu kenapa dia tidak mencari Xiang Li? jika dia tidak menaiki pesawat itu maka ke mana dia pergi? apa mungkin dia ada masalah lain atau di berniat meninggalkan Xiang Li?" batin Zheng Yuan dengan merasa penasaran
Setelah beberapa jam kemudian Fa Wei kembali ke Li Yuan Group dan menuju ke kantor atasannya itu dengan berjalan terburu-buru
Klek
"Tuan Li" sapa Fa Wei yang menghampiri meja kerja atasannya
"Bagaimana?" tanya Zheng Yuan dengan penasaran
"Seperti yang anda katakan Fan Lian Cheng sama sekali tidak menaiki pesawat itu, dan itu tandanya dia masih hidup" jelas Fa Wei
Mendengar laporan Fa Wei, Zheng Yuan meletakan pena di meja dan menyandarkan dirinya.
"Dia masih hidup akan tetapi menghilang, jika dia tidak menaiki pesawat di saat itu lalu kenapa Xiang Li mengira dia sudah menjadi korban?" ujar Zheng Yuan dengan heran
"Apakah dia hanya membohongi Nona Shu?"
"Selama 3 tahun bukan jangka waktu yang pendek, dan dia menghilang begitu saja, bukankah ini sangat aneh?" ucap Zheng Yuan