NovelToon NovelToon
The Alpha

The Alpha

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / System / Tamat
Popularitas:154.4k
Nilai: 5
Nama Author: Valheinz Z.H

Sejak menjadi menantu keluarga Handoko, kehidupan Daniel langsung berubah total, masalah terus saja datang silih berganti, mulai dari masalah dengan ibu mertuanya, sampai masalah dengan orang-orang disekitarnya.

Meski begitu, Daniel tetap menghadapi semuanya dengan tenang, karena dia sebenarnya adalah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Valheinz Z.H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bangunlah sebuah perusahaan

Keesokan harinya.

"Selamat pagi Tuan!"

Daniel yang baru saja membuka pintu benar-benar dikejutkan oleh beberapa orang yang berdiri dengan rapi didepannya, "Siapa kalian?" tanya Daniel.

"Tuan, nama saya Heru, saya adalah kepala pelayan dan mereka semua adalah pelayan yang akan melayani Anda dan Nona" pria berumur sekitar 50 tahun memperkenalkan dirinya pada Daniel.

"Baiklah, apa kalian bekerja pada Sebastian? Maksudku, apakah kalian digaji olehnya?" tanya Daniel.

Heru mengangguk pelan, "Benar sekali Tuan, kami digaji oleh Tuan Sebastian untuk melayani Anda dan Nona."

"Karena sekarang kalian bekerja di rumahku, maka aku sendiri yang akan memberikan kalian gaji, dan tenang saja, aku akan memberikan gaji yang lebih besar daripada gaji kalian biasanya."

"Tuan, kami sudah dikontrak oleh Tuan Sebastian dan tidak bisa keluar sebelum kontrak berakhir" sahut Heru.

"Tenang saja, aku akan mengurus semuanya dan aku jamin, Sebastian tidak akan mempersulit kalian" ucap Daniel.

"Ya sudah, sekarang lakukan tugas kalian, tapi jangan terlalu berisik, karena istriku masih tidur" lanjutnya.

"Baik Tuan!" jawab mereka semua serempak.

Setelah Heru dan para pelayan itu masuk ke rumah untuk melakukan tugas mereka, Daniel kemudian melanjutkan tujuannya yang ingin lari pagi, kegiatan ini memang sudah biasa dilakukan oleh Daniel, apalagi jika dia tidak memiliki kegiatan lain untuk dilakukan, dan terkadang, ia melanjutkannya dengan melakukan beberapa olahraga ringan.

"Omega, tampilkan statusku!" perintah Daniel.

"Baik Tuan!" Setelah itu, didepan Daniel muncul sebuah layar biru transparan yang menunjukkan informasi mengenai dirinya.

[Status.

- Nama: Daniel

- Kesehatan: 100 (Sangat sehat)

- Kekuatan: 75

- Kecepatan: 75

- Saldo: Rp. 9.400.000.000

Kemampuan:

Seni bela diri (Master)

Menguasai 10 bahasa (Ahli)]

- Penyimpanan: -]

"Uangku tersisa sembilan miliar, harus aku gunakan untuk apa uang ini?" gumam Daniel.

Jika membicarakan tentang uang, bisa dikatakan bahwa Daniel adalah orang yang tidak akan pernah kehabisan uang, bahkan terkadang ia sampai bingung harus bagaimana menghabiskan uang yang sangat banyak itu.

Misalnya seperti satu tahun yang lalu, pada saat itu Daniel memiliki saldo sebanyak satu triliun rupiah dan karena tidak tahu harus melakukan apa dengan uang sebanyak itu, ia akhirnya memutuskan untuk mengupgrade sistem sampai ke level yang lebih tinggi.

Keputusannya untuk mengupgrade sistem ke level yang lebih tinggi lagi membuatnya harus kehilangan hampir seluruh saldonya, dan butuh waktu satu tahun bagi sistem untuk menyelesaikan peningkatan sampai ke level yang diinginkan oleh Daniel, padahal, saat itu sistemnya sudah berada di level 10 dan sudah cukup tinggi hingga membuat sistem bisa berkomunikasi dengannya secara langsung.

Akan tetapi, Daniel yang bingung dan tidak tahu harus melakukan apa dengan uang sebanyak itu, akhirnya memutuskan untuk meningkatkan sistem ke level yang lebih tinggi lagi, dan satu-satunya alasan dia melakukan hal itu adalah karena tidak terlalu membutuhkan uang, apalagi jumlah uangnya saat itu sangatlah banyak.

"Omega, apa kau punya saran untukku?" tanya Daniel.

"Tuan, bagaimana jika Anda membangun sebuah perusahaan?"

"Hah" Daniel menghela napas panjang, "Omega, kita sudah bersama selama lima tahun, jadi aku rasa kau sudah mengetahui bagaimana diriku" ucap Daniel.

Memang benar jika Daniel sudah didampingi oleh sistem selama lima tahun, dan selama itu pula, sudah berbagai macam manfaat dan keuntungan yang didapatkan oleh Daniel dari sistem, salah satunya adalah uang yang ia dapatkan sebagai hadiah dari menjalankan misi.

Selain itu, sistem juga sudah dianggap sebagai teman terbaik oleh Daniel, apalagi setelah dia mengetahui jika sistem bisa berkomunikasi dengannya secara langsung, dan sejak saat itulah Daniel memberikan nama Omega kepada sistem.

"Apa tidak ada saran lain?" tanya Daniel.

"Sistem sangat menyarankan Tuan untuk membangun sebuah perusahaan."

"Baiklah, akan aku pikirkan lagi" sahut Daniel sembari meneruskan aktivitasnya.

***

Sementara itu, di dalam kamar.

Cahaya mentari yang hangat menerpa wajah Alisha dan berhasil membuat istri Daniel itu membuka matanya, dan hal pertama yang ia lakukan saat membuka matanya adalah menoleh ke sampingnya untuk melihat Daniel, namun ia tidak menemukannya di sana.

Ya! Untuk pertama kalinya Alisha mengizinkan Daniel untuk tidur satu ranjang dengannya, meski begitu, mereka masih dibatasi oleh guling yang berada tepat diantara mereka berdua.

"Kemana perginya dia sepagi ini?"

Karena tidak menemukan Daniel di kamarnya, Alisha kemudian beranjak dari tempat tidur dan langsung menuju ke lantai bawah, karena menurutnya Daniel sedang berada di sana. Tapi, setelah tiba di lantai bawah, ia masih tidak menemukan Daniel, dan hanya ada beberapa pelayan yang sedang mengerjakan tugas mereka masing-masing.

"Selamat pagi, Nyonya" sapa Heru.

"Anda siapa?" tanya Alisha.

"Nama saya Heru, saya adalah kepala pelayan di rumah ini" jawab Heru dengan ramah.

Alisha mengangguk pelan, "Apa kau tahu dimana Daniel?" tanya Alisha.

"Tuan Daniel sedang keluar, mungkin akan kembali sebentar lagi" jawab Heru.

"Nyonya, apa Anda ingin sarapan sekarang atau menunggu Tuan kembali?"

"Nanti saja saat Daniel kembali."

Karena Daniel sedang tidak ada di rumah, Alisha kemudian memutuskan untuk kembali ke kamarnya, namun langkah kakinya tiba-tiba terhenti ketika mengingat sesuatu, "Heru, siapa yang memberikan kalian gaji?" tanya Alisha.

"Sebelumnya, kami bekerja untuk Tuan Sebastian dan dialah yang memberikan kami gaji, tapi untuk saat ini, kami bekerja untuk Tuan Daniel dan dialah yang akan menggaji kami semua" jawab Sebastian.

Alisha nampak kaget ketika mendengar perkataan Heru, ia tentu mengetahui jika Heru dan seluruh pelayan di rumah itu adalah pelayan profesional, apalagi mereka bekerja untuk Tuan Sebastian, sudah pasti kinerja mereka tidak perlu diragukan lagi, dan yang sudah pasti, gaji mereka cukup besar dan berada di atas rata-rata gaji pelayan biasa.

Masalahnya sekarang adalah, Heru baru saja mengatakan bahwa mereka bekerja untuk Daniel, yang artinya Daniel lah yang akan memberikan mereka gaji dan setahu Alisha, Daniel bukanlah orang kaya yang bisa mempekerjakan seorang pelayan profesional seperti Heru ataupun yang lainnya.

"Apa jangan-jangan dia meminta bantuan temannya itu? Tapi apa Daniel benar-benar punya teman di kota ini?" Ada sedikit keraguan dalam diri Alisha, dan entah mengapa ia merasa seperti sedang dibohongi oleh Daniel, hanya saja, ia sendiri tidak tahu kebohongan apa yang sedang dilakukan oleh Daniel.

"Heru, apa kau tahu siapa pemilik rumah ini?" tanya Alisha.

Heru nampak mengerutkan alisnya ketika mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Alisha, "Bukankah rumah ini milik Tuan dan Nyonya?"

"Itu... sudahlah, sebaiknya kau lanjutkan saja pekerjaanmu!" ucap Alisha, kemudian kembali ke kamarnya.

Setibanya di kamar, Alisha kemudian mencari kartu nama yang diberikan oleh Sebastian kepada Daniel, ia berniat untuk menghubungi Sebastian dan menanyakannya secara langsung, karena tidak mungkin Sebastian tidak mengetahui siapa nama pemilik rumah yang sedang ia tempati sekarang ini.

1
NA•Aiz242
udah dua tahun lebih tapi ceritanya ngegantung gak ada niatan buat lanjutin nih Thor 😕😕
Ari Se
2022
Mkh 18
Luar biasa
Mkh 18
Lumayan
mochamad taufan
kesel gua kalau ada karakter mertua kayak gini kliatan banget buatan penulis cupu rasa copas novel sana sini . pake logika dikitlah kalau bentuk karakter.. sebodoh2 orangtua mana ada sm yg sebodoh karakter ciptaan lu Tor . kliatan banget cuma fokus supaya orang yg baca benci tp lupa bahwa sebejat2 nya manusia punya hati .. Jd ilfil bacanya
Nabil Peratama
ultramen bre
baby
Alisha apa ibu ?
baby
Koq david ..?
イチコ
yuuhuu
masmomo
semoga othor baik2 sj ditunggu up-nya nih
Hanna Nerwan
mana nih kelanjutannya?
Fahrizal Pakpahan
syg bget pdhal ni ceritanya keren...
Fahrizal Pakpahan
thor teruskan cerita dnk....kan lin feng udh tamat ceritanya...
Hiu Kali
yooklaah thor.. gaassss upnya..
HaqyNurfalahFauzan 000
thorrrr updateeee dongggg
Ruhaida Nayan
best...
Ruhaida Nayan
ini ceritanya hebat ,please teruskan...
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 1 replies
Nur Sisi
kapan update???
HAQ101 GAMING
min up lagi lah masa update nya macet terus
HaqyNurfalahFauzan 000
sama aku juga cemburu gila :-)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!