NovelToon NovelToon
Psikopat Tampan, & Kaya Raya

Psikopat Tampan, & Kaya Raya

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Badboy / Pembunuhan / Kriminal / Tamat
Popularitas:650k
Nilai: 5
Nama Author: Auraliv

Warning! Terdapat adegan kekerasan!

[SEASON 1]
Yudha Antariksa adalah anak dari pembunuh pasangan tersadis. Dia merupakan penerus resmi Elang Satan, kelompok mafia paling ditakuti.

Suatu hari sebuah tragedi mengerikan terjadi. Hingga rumah Yudha beserta markas Elang Satan hancur dilalap sang jago merah. Yudha dianggap mati oleh semua orang. Padahal kenyataannya dia masih hidup. Diselamatkan oleh bawahan setia ayahnya.

Tragedi mengerikan itu membuat hidup Yudha berubah drastis. Iblis psikopat dalam diri Yudha bangkit. Tidak hanya terpacu untuk melakukan balas dendam, tetapi dia juga mendapat harta warisan fantastis dari sang ayah.

[SEASON 2]
Yudha menjadi pembunuh bayaran bersama kekasihnya Elisha. Awalnya pekerjaan mereka berjalan dengan mulus. Namun segalanya berubah, saat Yudha tidak sengaja berurusan kembali dengan orang tua angkat Elisha.

Yudha dicebloskan ke penjara. Sementara Elisha kembali kepada kedua orang tua tirinya.

Bukannya sadar, sisi psikopat Yudha justru membar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auraliv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 - Menculik Elisha

...✪✪✪...

Tanpa pikir panjang, Yudha segera bersiap untuk menemui Elisha. Dia mengenakan kemeja kotak-kotak hitam. Bercelana jeans hitam serta memakai masker untuk menutupi bagian hidung dan mulut. Pucuk kepalanya sendiri ditutupi dengan sebuah topi.

Yudha tidak ingin ditemani Deny. Dirinya pergi sendiri dengan menggunakan mobil. Tujuan utamanya adalah panti asuhan Pelita. Tempat yang telah menjadi kediaman Elisha selama bertahun-tahun.

Setibanya di panti asuhan Pelita, Yudha segera melepas masker dan menemui pengurus panti, yang bernama Mirna.

"Maaf ya Dik, Elisha sudah di adopsi oleh dua suami istri dua bulan yang lalu. Dia tidak tinggal di sini lagi," ucap Mirna memberitahu dengan lembut.

Yudha menghela nafas kesal. Dia lantas menanyakan alamat Elisha sekarang. Yudha mengatakan kalau dirinya adalah teman dekat Elisha. Meskipun begitu, dia memperkenalkan nama palsu kepada Mirna.

"Terima kasih, Bu..." Yudha sedikit membungkuk hormat.

"Sama-sama Dik," balas Mirna sambil melambaikan salah satu tangannya. Yudha lalu beranjak pergi, langsung menuju ke alamat yang sudah diberitahukan oleh Mirna.

'Harusnya dari awal aku meminta nomor telepon Elisha!' batin Yudha dengan wajah masam. Matanya tertuju ke arah depan. Berusaha fokus mengemudi.

Setelah memakan waktu setengah jam, Yudha akhirnya sampai di kediaman baru Elisha. Sebuah rumah yang lumayan besar dan berada di komplek perumahan orang-orang kaya. Yudha yakin Elisha di adopsi oleh keluarga yang terbilang mampu.

Yudha mengamati rumah Elisha baik-baik. Mencoba mencari celah, kalau-kalau dirinya bisa menyusup. Akan tetapi sepertinya mustahil, karena Yudha menyadari adanya CCTV di setiap sudut rumah. Alhasil lelaki itu tidak punya pilihan selain melakukan strategi yang sama seperti tadi.

Yudha menekan bell pintu rumah Elisha. Dia masih dengan penampilan sama. Tanpa masker, dan hanya mengenakan topi.

Ceklek...

Pintu perlahan terbuka. Sosok wanita paruh baya menyambut kedatangan Yudha. Dia tersenyum canggung. Dahinya sedikit mengernyit. Sebab dirinya sama sekali tidak mengenali Yudha.

"Halo Tante, Elisha-nya ada?" tanya Yudha dengan nada lembut. Badannya membungkuk sopan. Membuat sang wanita paruh baya yang tadinya sempat meragukan sosoknya, langsung tersenyum lebar. Mengenai akting, Yudha memang adalah jagonya. Andai kehidupan palsunya direkam oleh kamera, kemungkinan aktingnya mampu membawanya menjadi kandidat aktor terbaik dalam ajang Oscar.

Wanita paruh baya yang ternyata adalah ibu tiri Elisha itu, segera mempersilahkan Yudha masuk ke rumah. Namanya adalah Gita Safira. Setelah menyuruh Yudha duduk di sofa, Gita lantas memanggilkan Elisha ke kamar.

Yudha mengamati benda-benda yang ada di sekelilingnya. Figura-figura foto yang ada dinding menarik perhatiannya. Selain itu ada juga beberapa sertifikat penghargaan beserta piala di atas lemari kecil. Dari pengamatannya, Yudha mengetahui satu hal, kalau ayah tirinya Elisha adalah seorang detektif. Hal itu membuatnya harus mengatur ulang rencana yang akan dilakukannya.

Tak! Tak! Tak!

Suara langkah kaki terdengar mendekat. Dia ternyata Elisha, yang tengah menyipitkan mata untuk mengenali sosok lelaki di ruang tamu.

"Siapa ya?..." tanya Elisha enggan. Dia sedikit menundukkan kepala agar mampu melihat dengan jelas wajah tamu-nya. Sebab sedari tadi Yudha hanya menunduk.

Yudha sebenarnya sengaja menyembunyikan wajahnya. Dia berniat akan memperlihatkannya saat Elisha benar-benar sudah dekat.

"Hai, El!" sapa Yudha. Dia kini melepaskan topi dan menampakkan parasnya. Tersenyum lebar, entah hanya sandiwara atau sebagai bentuk ancaman untuk gadis di depannya.

"Yu-yud--" ucapan Elisha terpotong ketika tangan Yudha dengan sigap menutup mulutnya. Yudha melakukannya karena melihat Gita berjalan kian mendekat. Ibu sambung dari Elisha tersebut membawakan nampan berisikan minuman dan kue.

"Nah ini Dek Andre, diminum dan makan ya," ujar Gita ramah. Dia memanggil nama palsu Yudha. Bola matanya perlahan melirik ke arah Elisha. Seakan seperti kode bahwa dirinya menyukai sosok lelaki yang menemui Elisha.

"Terima kasih, Tante..." balas Yudha yang tak kalah ramah. Dia bergegas mengambil gelas yang berisikan es jeruk.

"Ya sudah, kalian bicara saja ya. Tante mau masak dulu," ujar Gita. Kemudian berlalu pergi ke dapur.

Kini hanya tinggal Yudha dan Elisha yang ada di ruang tamu.

"Ada apa?" tanya Elisha menatap lurus ke arah Yudha.

"Ikutlah denganku El. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan..." jawab Yudha memasang raut wajah memohon.

"Tapi kau bisa--"

"Aku tidak bisa membicarakannya di sini." Yudha sengaja memotong ucapan Elisha. Satu tangannya reflek menyentuh jari-jemari gadis tersebut.

"Tidak!" Elisha menggeleng tegas. Dia lekas-lekas menarik tangannya. Menolak tegas sentuhan Yudha. "Bicarakan saja di sini!" lanjutnya. Dahinya mengerut dalam.

"Kalau kamu tidak mau, ya sudah. Aku akan meminta izin kepada ibumu saja. Dia pasti mengizinkan bukan?" Yudha bergegas bangkit dari tempat duduk. Baru menggerakkan kaki satu langkah, Elisha langsung mencegatnya.

"Baiklah!" Elisha terpaksa setuju. Dia segera meminta izin kepada Gita. Gadis itu berbohong kalau dirinya dan Yudha harus mengurus berkas-berkas kuliah.

Sekarang Elisha berada di mobil bersama Yudha. Dia terlihat memainkan jari-jemarinya tanpa alasan. Menghimpitkan badan ke ujung, seakan merasa takut pada lelaki di sampingnya.

"Kau tampak ketakutan, kenapa?" tanya Yudha. Berseringai sambil menatap Elisha selintas.

"Aku tahu apa yang kau lakukan kepada Anton! kau beruntung aku tidak melaporkanmu ke polisi!" ungkap Elisha, ketus. Namun Yudha malah tertawa terbahak-bahak. Sampai salah satu tangannya memukul-mukul ke bagian setir mobil.

Elisha sontak menatap sinis. Dia tidak percaya Yudha akan merespon seperti itu.

"Kau kenapa tertawa?! ini sama sekali tidak lucu!" Elisha meninggikan nada suaranya. Kalimatnya yang terdengar seperti omelan, membuat Yudha reflek menginjak remnya. Sehinga mobil pun berhenti secara mendadak. Dia tak peduli dengan omelan Elisha. Yudha sebenarnya berhenti di lokasi tujuannya, yaitu apotek. Dia menyuruh Elisha menunggu di mobil.

Di apotek Yudha membeli obat bius dan tisu. Selanjutnya dia bergegas masuk ke dalam toilet. Di sana Yudha mengambil dua helai tisu, kemudian mengolesinya dengan obat bius.

'Ughh... aku benar-benar kelupaan melakukan hal ini tadi. Harusnya aku melakukannya sebelum bertemu dengan Elisha," ucap Yudha dalam hati. Selanjutnya dia segera kembali masuk ke mobil.

Yudha belum beraksi, karena dia dan Elisha masih berada di lingkungan yang cukup ramai. Dia berniat membius Elisha di waktu dan tempat yang tepat.

"El, apa kau masih mencintaiku?" tanya Yudha sembari memfokuskan dirinya untuk menyetir.

Elisha hanya membisu. Dia tidak tahu harus menjawab bagaimana. Sebab jujur saja, dirinya masih mencintai Yudha. Dari lubuk hatinya, Elisha sebenarnya merasa senang bisa melihat wajah Yudha lagi. Tetapi segala apa yang diberitahukan Anton kepadanya, seketika membuatnya berusaha membuang perasaan cintanya jauh-jauh.

"Kenapa kau diam saja? ragu? pffft... aaaah... kau selalu berhasil membuatku gemas!" Yudha tiba-tiba mencubit pipi Elisha. Terkekeh girang yang terlihat cenderung dipaksakan.

Yudha kini memarkirkan mobil, yang lokasinya kebetulan berada di basement. Sepi dan senyap.

"El, aku mau hadiah lagi..." Yudha mendekatkan dirinya ke arah Elisha. Dia membaui rambut Elisha seolah bernafsu. Tangannya menyingkap dress selutut yang dikenakan gadis itu. Sementara satu tangannya diam-diam sudah memegang tisu yang sudah di olesi obat bius.

1
Al Fatih
alur cerita yang ga biasa,, tapi keren abis....,, baru kali ini mendukung pasangan psyco
Al Fatih
aq mampir kaka
de~javu. {° ~ °}
mampir thor
kavena ayunda
maless bgt brengsekk gini kasian elisa
Karno Alvin
the best
Rocky
Cerita yang menarik & simple
Ruk Mini
beneran sadizzz..aq fikir d akhir sadar thorr..kesian turunan y ye..ya Allah smoga kite2 d beri Hidayah untuk slalu d jln Y.Aamiin .. walo cm crita tpi aq baper thorr ..kesian klo memang ada d dunia nyata ye..ok tq thorr d tgg karya2 mu lgi
Auraliv: Aamiin... makasih udah baca kak😁🤗
total 1 replies
IG: _anipri
sangatlah tidak normal memang. agak laen emang keluarga harmonis ini
Khsna Wati
😂😂🤣🤣
Nana Nainggolan
Thor,klo sosok ny Yudha seorang pemuda pintar dan pemberani aku setuju,tpi jangan buat penjahat kelamin y Thor,
putri rahman
sangat sangat seruu
Chaa
Eh novelnya udh sampe cucu"kubaca wkwkww
Mantap thor untuk novel sisi gelap anak SMA
Elly Watty
klw q suka ma cerita ini, q tergolong psycho g y🤔
Elly Watty
bagus si yanto nempatin elisha di luar negeri dr pda jd budak cintanya yudha yg egois
Elly Watty
g seru klw elisha bucinnya kebangetan...... g da harga diri bnget thor, baru kli ini q g suka karakter ceweknya diceritamu sorry
Auraliv: iya gk pp kak, skip aja😆
total 1 replies
Candra Adir
bagus
Billa🐒
Thor season 2 novel ini ad g ? masalahnya di dskrpsi itu season 1 mybe ad lnjutannya donggg ??
Billa🐒: yahh, pdhl bgs loh
total 5 replies
z
up dong thor
Asep Setianto
ini kpn up lg hmm😫
Suzana Miramin
nak tanya ayah tiri ke ayah angkat???? baca dari tadi ayah tiri dan emak tiri...lepas tu keluarga angkat??? katA El tu yatim piatu
Auraliv: ayah dan ibu angkat😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!