seorang gadis dari kampung yang lugu bernama Niken putri, dia selalu mendapat perlakuan yang kejam dari teman-teman nya.
tetapi setelah berapa tahun, Orang-orang yang merundungnya kaget setelah melihat perubahan yang ada dalam gadis itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yumi wie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
masih tentang pria malang
setelah selesai memakamkan ibu-Nya Sarah tidak beranjak sedikitpun dari tempat tanah Merah yang menimbun tubuh ibu-Nya tadi, isak tangisnya semakin memilukan untuk Anderson.
dia tidak tega melihat putri kesayangannya itu terus saja menangis.
sudahlah nak" jangan salahkan dirimu"! Anderson menepuk pundak putrinya dan mengelus rambut nya.
sekarang ayah senang ibuku sudah tidak bisa kembali kepada ayah kan" jawaban Sarah membuat Anderson terkejut.
Sarah beranjak pergi dan berlari meninggalkan ayahnya yang masih syock dengn perkataan putri kesayangannya itu.
Sarah tunggu"! teriakan Anderson.
tapi Sarah tidak menghiraukan teriakan ayah nya tersebut. di aterus berlari ke arah kendaraannya yang terparkir tidak jauh dari tempat pemakaman tersebut, dia dengan cepat masuk dan menyalakan mesin mobilnya tersebut menancap pedal gas dengan kecepatan yang tinggi, membuat Anderson berteriak kepada beberapa anak buahnya, cegat dia"! teriaknya.
beberapa orang berusaha menghalangi mobil Sarah tetapi Sarah tidak mengentikan laju kendaraannya itu, sehingga membuat bebrapa anak buah Anderson terpental ke sisi trotoar.
dasar bodoh kalian semua"! cepat ikutin mobilnya"! teriak Anderson lagi memerintah anak buahnya untuk mengikuti mobil putrinya.
Sarah yang sudah sangat kecewa dengan ayahnya dan terlebih dia sangat terluka atas kepergian ibu-Nya dia tidak bisa berpikir jernih dia terus melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, yang akan membahayakan keselamatan dirinya sendiri dan orang lain, aksi kejar kejaran pun tidak bisa di hindari.
Anderson yang masih bingung dengan sikap putrinya dia berniat ingin menyusul putrinya, tapi sebelum dia masuk ke dalam kendaraannya seseorang memanggilnya.
tuan tunggu"! teriaknya dari arah pemakaman yang di mana istrinya di makamkan tadi.
Anderson melirik arah suara yang Memanggilnya, terlihat Fathur dan ibunya yang ternyata mereka mengikuti acara pemakanan tersebut.
kalian"! gumam Anderson
kenapa kalian ada di pemakaman isteriku "! tanya Anderson kepada ibu-Nya Fathur.
tidak tuan kami hanya ingin mengantarkan Nyonya Metta ketempat peristirahatan nya terakhir"! jawab ibu-Nya Fathur menundukkan wajahnya.
aku ingin bicara berdua denganmu" ucap Anderson sambil menarik tangan ibu-Nya Fathur sedikit menjauh dari putranya.
Fathur yang melihat gelagat dua orang di hadapannya mengernyitkan kedua alis nya.
dengarkan aku baik-baik Jeny" anak kita tidak boleh berpacaran kamu tau itu kan"! ucap Anderson sambil menepis tangan wanita malang tersebut.
apa maksud tuan"! Fathur dan Sarah berpacaran "! Jeny kaget mendengar ucapan yang baru saja di dengarnya.
Iyah"! apa kau benar-benar tidak tau"! jawab Anderson pun kaget.
tidak tuan saya tidak tau" ini tidak boleh terjadi tuan"! mereka kan... n"! ucapan Jeny terhenti karena tangannya Anderson menutup mulutnya.
Fathur yang tidak tau maslah sesungguhnya dia hanya bertanya-tanya dalam hati-Nya, dia berpikir ini pasti Ayahnya Sarah tidak menginginkan dirinya memacari putrinya.
dia sangat bersedih atas itu, karena dia begitu menyayangi Sarah dengan tulus.
pria malang itu tidak tau hal besar yang terjadi antara ibu-Nya dengan Anderson, itu sebuah rahasia yang mereka tutupi mati-matian sampai sekarang, tapi sepertinya rahasia itu akan segera terungkap.
Anderson yang melupakan putrinya sejenak dia mendapati kabar dari anak buahnya melalui pesan whatsapp, dia melihat putrinya berdiri di atas tebing seperti ingin meloncat dari sana.
astaga" aku hampir melupakannya"! gerutunya kesal.
diapun pergi meninggalkan Jeny yang masih syock atas berita yang di sampaikan Anderson tadi, Anderson pergi memasuki kendaraannya tanpa menoleh sedikitpun kepada wanita malang tadi.
Fathur berjalan perlahan sambil memandang mobil Anderson yang melaju kencang meninggalkan tempat tersebut.
ibu"! matanya beralih melihat ibu-Nya yang berdiri menatap dirinya.
sesampainya di hadapan ibu-Nya Fathur kaget karena mendapatkan telapak tangan ibu-Nya sudah mendarat di pipi kanan nya,, PLAK"! Fathur melongo tanpa ada kata yang terucap dari bibirnya, dia hanya reflex memegang pipinya sambil menatap ibu-Nya berharap ibu-Nya memberinya penjelasan atas sikapnya itu.
jauhi gadis itu"! teriak ibu-Nya dengan nada yang putus asa.
Fathur merunduk berlutut memegang tangan Ibunda nya tersayang.
ku mohon bu jangan marah dengan Fathur bu"! ucapnya..
ibu-Nya menangis sejadi-jadinya dia pun memeluk putranya dengan hati di penuhi rasa takut, takut yang teramat jika saja putranya yang amat dia sayangi akan membencinya kelak di saat dia mengetahui hal yang sebenarnya..
bersambung..
semoga karya2 yg lain lebih oke y🥰
novak dan ken selamat walopun luka