Askia amora putri, dia gadis sederhana dan lugu yang tak mudah jatuh cinta.
Tapi apakah pemuda yang bernama Bagas Adi Sanjaya ini dapat membuka hati Askia untuknya???
Mari kita saksikan kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenty Akira Zuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cas 10
Keesokan harinya sesuai keinginan Kiran, sepulang sekolah Bagas pun langsung mengendarai motornya untuk menjemput Kiran di sekolah.
Namun di persimpangan jalan, Bagas seperti melihat orang yang dikenal sedang memilih - milih sesuatu.Bagas pun menghampiri orang tersebut dan lupa akan janjinya pada Kiran.
" Lo ngapain disini?? sendirian lagi???
" Kok lo bisa ada disini juga, sama siapa???sambil clingak clinguk mencari orang yang bersama Bagas
" Orang ditanya malah ganti nanya, gue sendiri ga sengaja pas lewat sini liat lo jadi gue samperin deh ", tutur Bagas
" Hehehe....gue lagi mau beli bahan persediaan dapur soalnya udah pada habis semua ",
" Kok lo si yang beli, ga ibu lo aja???tanya Bagas heran
" Ibu gue mana sempet, diakan kerja pulangnya udah sore, lagian gue kasian udah seharian kerja pasti capek, " tutur Askia
Gue salut sama lo Kia, udah cantik, baik terus pengertian dan sayang lagi sama orang tua lo, "batin Bagas yang mengagumi wanita yang di sebelahnya sekarang ini.
" Sini gue bantuin bawa, sekalian gue temenin lo sampai puas belanjanya ",
" Apa ga ngerepotin lo, katanya tadi lo ada urusan sama temen lo ",
Oiya....gue sampai lupa sama Kiran, tapi gue juga ga tega ninggalin Askia belanja sendiri apa lagi tadi gue yang nawarin diri buat temenin dia, "ucap Bagas dalam hati
" Ga kok, gue malah seneng bisa temenin lo, soal urusan gue bisa lain waktu kok, soalnya ga penting-penting amat"
" Ya udah kalau gitu, ayo masih banyak yang harus gue beli soalnya,"
Bagas dan Askia sedang ayik berbelanja, tapi tidak dengan wanita yang sedang ada ditempat dimana Bagas janji ingin menjemputnya.
" Mana sih bebeb Bagas, kok sampai sekarang belum juga jemput aku ", udah ditelpon ga diangkat, di chat juga ga dibalas, boro-boro balas, baca aja belum", jengkel campur gelisah hati Kiran saat ini
Hingga tak terasa udah sore, dan suasana sekolahpun telah sepi, karena hari mau petang, Kiran memutuskan untuk pulang saja kerumahnya karena orang yang ditunggu ga datang juga.
" Udahlah, mending gue pulang aja ", ntar sampai rumah baru hubungi bebeb lagi aja,
Diperjalanan pulang, pas lampu merah, Kiran ga sengaja liat Bagas yang sedang berboncengan dengan cewek yang memakai seragam sekolah yang sama dengan Bagas pakai saat ini.
Hati Kiran jadi panas karena terbakar api cemburu.
"Jadi ini alasan kamu ga jadi jemput aku dan ingkari janji kamu sendiri beb, sampai - sampai kamu ga angkat telpon dari aku dan ga ngabarin aku, " geram Kiran di dalam mobil yang ditumpanginya
Karena sudah sore, Kiran tadi minta sopir untuk menjemputnya di sekolah. Sebab Kiran adalah anak dari pengusaha kaya, tapi tidak sekaya keluarga Bagas tentunya.
Di kediaman Askia
" Makasih ya udah mau nemenin belanja terus anterin gue pulang ",
" Ya...gue seneng kok bisa nemenin lo belanja tadi, ya udah kalau gitu gue pamit
" Ga mau masuk minum dulu, kan capek dari tadi jalan mulu ",
" Ga usah makasih, lain kali aja, lagian udah sore juga, ntar ditanyain mamah lagi ribet jawabnya, hehehe"
" Oke thanks, hati-hati ya"
Di tempat lain sedang ada keributan, karena orang itu lagi marah-marah dan menghancurkan semua barang yang ada di dalam kamarnya.
" Kamu udah berubah Bagas, kamu udah ga sayang sama aku lagi ", geram Kiran sambil membanting barang
" Ini semua gara-gara cewek tadi, gue harus tau siapa dia, beraninya dia rebut Bagas dari gue, bakal gue kasih pelajaran ntar", ucap Kiran sambil menghubungi seseorang
dalam cerita ini sudah jelas . kia dan bagas sepasang kekasih.