NovelToon NovelToon
Secret Of The Kingdom

Secret Of The Kingdom

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Cintapertama / Balas Dendam / Chicklit / Tamat
Popularitas:59k
Nilai: 5
Nama Author: Kazuma_Hans

Yukari adalah seorang puteri yang dituntut untuk menjadi seorang pangeran oleh sang ayah..!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kazuma_Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengirim Surat

Pangeran Yuuren termenung setelah kembali dari kediaman sang Raja, tatapannya kosong seperti boneka. Beberapa kali juga ia menghela nafas lelah, bahunya terasa sangat berat padahal dirinya tak membawa apapun.

Yuuren mulai mencari cara agar dapat menyelesaikan semua masalah yang ada. Masalah yang cukup rumit baginya, kemudian Yuuren teringat pada rencana perjodohan Yukatta yang dibahas oleh ayahnya tadi.

Yukatta memang pernah membahas soal perjodohan dengannya, namun adiknya itu tidak memberi tahu jika dia ingin berpergian.

Saudara kembarnya itu tengah melakukan perjalanan terjauhnya selama menjadi seorang Putri, ia mendengus samar. Bagaimana bisa dirinya tidak diberi tahu? Padahal kedudukannya kini adalah putra mahkota. Mengenai putra mahkota, ia belum menyelelesaikan tugasnya.

Netranya menatap tumpukan perkamen malas. Namun ternyata otak dan tubuhnya tidak sejalan. Yuuren mendekati meja yang dipenuhi perkamen itu, kemudian mulai membacanya satu persatu.

Wajahnya terlihat sangat serius saat membaca dokumen kerajaan, sesekali bibirnya menggumam saat ada yang tidak bisa ia pahami. Hazel nya merotasi, ia cukup pening. Baru juga ia membaca beberapa perkamen tentang perdagangan, tapi tiba-tiba saja ada hal yang melintas di pikirannya.

Yuuren khawatir mengenai perjalanan adiknya, apakah keselamatannya terjamin? Lalu siapa yang mendampinginya?

"Haruskah aku menyusulnya?" Tenzo bergumam lirih.

Khawatir, tentu saja. Mereka kembar, ikatan batin mereka saling terhubung satu sama lain.

Dalam pikirannya menerka-nerka apa yang akan dikatakan olehnya nanti saat sampai disana jika memang dirinya pergi menyusul. Mengingat calon adik iparnya adalah orang yang dicintainya dulu, tepatnya cinta pertama.

Selama Yuuren bergumam dan bergelut dengan pikirannya, ia sampai tidak menyadari kedatangan Kurenai di kediamannya.

Kurenai menggelengkan kepala melihat putrinya yang sibuk dengan pikirannya sendiri. Sampai kehadirannya pun ia hiraukan.

"Ehhem!" dehemnya pelan.

Yuuren menoleh, ia terkejut karena melihat kedatangan sang Ibunda ke kediamannya.

"Kaa-sama?" panggil nya sedikit ragu.

"Hmm?" Kurenai menjawab dengan senyuman.

"Sejak kapan?" tanya Yuuren heran.

"Baru saja, kau terlalu serius dengan pikiranmu sendiri sampai tak menyadari kedatanganku." jawab Kurenai kalem.

"Gomennasai Okaa-sama." ucapnya tak enak.

"Hm, tak masalah"

Hening

"Kaa-san lihat, sepertinya kau banyak melamun akhir-akhir ini. Ada apa? Apa ada masalah? Jika ya, setidaknya ceritakan. Jangan kau pendam sendiri." ucap Kurenai tenang.

Yukari menatap sang ibu, ia ingin mengutarakannya  namun hatinya menolak. Alhasil hanya gelengan dan senyum manis yang menjadi jawabannya.

Kurenai mengerti dengan jawaban putrinya dan ia menghargai itu. Sebenarnya Kurenai kurang menyukai sikap Yukari yang satu ini. Memendam perasaan atau masalah untuk dirinya sendiri.

Yukari kembali membaca perkamen yang sempat tertunda karena kedatangan sang ibu, sebenarnya hanya membuka. Tak sepenuhnya membaca, sebab tatapannya kosong dan Kurenai menyadari semua itu.

"Ah ya, kemarin Kaa-san mendapat surat dari kerajaan Takahashi." ujar Kurenai memberitahu.

Mendengar nama kerajaan sahabat merahnya Tenten menolehkan wajahnya dengan cepat, ia menatap sang ibu dengan raut tak terbaca. Namun irisnya memancarkan sarat ingin tahu, dilihat ada sedikit binar disana.

Kurenai tersenyum tipis, ucapannya sedikit menarik perhatian putri sulungnya.

"Kaa-san belum membacanya, karena surat itu ditujukan padamu." ucap Kurenai tenang sambil menyerahkan surat itu pada putrinya.

Yukari mengambil surat itu, ia menatap sang ibu dengan tatapan lembut. Seolah menyampaikan rasa terimakasih nya. Kemudian tatapannya beralih pada surat yang ditujukan padanya.

Jika dilihat dari segi manapun surat itu biasa saja, malah terkesan formal dengan hadirnya sebuah stempel kerajaan di pojok kanan Sampul serta nama dirinya dibawah stempel tersebut. Yukari membalik sampul suratnya, ternyata sahabat merahnya mengguanakan segel lilin (Seal wax) untuk penutup sampul. Rasa penasaran hadir di benaknya, namun kehadiran sang ibu nembuatnya enggan membuka surat tersebut.

"Kenapa tidak segera dibaca?" tanya Kurenai heran, meski dirinya tahu tapi Kurenai tetap bertanya.

"Nanti saja kaa-sama, masih banyak yang belum kuselesaikan." jawab Yukari ringan sambil melirik tumpukan perkamen yang tampak berkurang dari sebelumnya.

Kurenai melirik kearah

pandangan putrinya, sedikit ada rasa iba dihatinya. Sebenarnya ia tidak tega melihat Yukari bekerja keras seperti ini. Namun ia tak bisa melakukan apapun, terlebih rencananya sudah hampir selesai.

'Bertahanlah sedikit lagi putriku, kumohon' batinnya lirih.

"Kaa-san akan mengunjungimu lagi nanti." ucap Kurenai sambil beranjak.

"Hai" Yuakri membalas lirih, ia tahu apa yang di pikirkan ibunya. Namun ia memilih diam, setelah sosok ibunya tak lagi terlihat dengan segera ia membuka surat dari sahabat merahnya.

Kepada Sahabatku

Aku mengundangmu secara pribadi untuk datang ke acara jamuan kerajaan, dalam hal pertunangan kakakku Temari yang dilaksanakan minggu depan.

Kuharap kau datang memenuhi undanganku, bila kau datang. Aku akan sangat berterima kasih padamu.

Dari

Takahashi Gaara

Singkat dan jelas, ia hampir tertawa ketika membacanya. Meski ia mengakui tulisan kanji sahabat merahnya memang bagus dan rapih untuk ukuran seorang laki-laki. Kemudian ia meraih kertas serta tinta, untuk membalas surat sahabatnya.

Yukari mulai menulis kata demi kata, senyum manis terulas dibibirnya ketika selesai menulis suratnya. Hazelnya membaca isi surat, untuk memastikan tak ada kata yang salah dalam suratnya. Balasannya pun tak kalah singkat.

Untuk Sahabatku Gaara

Sebelumnya, aku sangat berterima kasih atas undangan yang kau berikan. Terlebih secara pribadi. Aku sangat menghargainya dan tentu saja aku akan datang, boleh ku bertanya? Apa aku boleh membawa calon istriku sahabatku?

Tertanda

Tachibana Yuuren

Yukari tersenyum sambil melipat surat itu kemudian ia mengambil sampul berwarna coklat muda, yang sama seperti warna matanya.

Ia mengambil kuas serta tinta untuk kembali menuliskan nama sang penerima surat, persis dibawah stempel namanya.

Yukari beranjak menuju jendela kamarnya, kemudian bertepuk tangan sebanyak dua kali dan datanglah sang elang putih kebanggaan nya.

"Kirimkan untuk sahabatku Pangeran Gaara di kerajaan Takahashi , kau mengerti kan?" bisiknya lirih, sang elang menatapnya sebelum terbang ke tempat tujuannya.

"Semoga kau sampai tepat waktu" gumam Yukari pelan.

*****

Kurenai melirik suaminya heran, sedari tadi dirinya mengajak bicara namun Raido diam saja.

"Yang mulia" panggil Kurenai lirih, Raido menoleh.

"Bagaimana menurut anda?" ia bertanya kembali.

"Apanya yang bagaimana?" Raido menjawab dengan raut bingung. Ia tidak mengerti arah pembicaraan sang istri.

"Jadi anda tak mendengarkan saya?" tanya Kurenai sambil menaikan sebelah alisnya.

"Tidak, bukan begitu maksudku." sanggah Raido, ia ingin menyanggahnya namun Raido tidak mempunyai kata yang tepat.

"Lalu?"

"Baiklah, katakan lagi apa yang kau katakan tadi." ucapnya menyerah.

"Akhir-akhir ini Yukari sering melamun, aku hawatir padanya. Kau tidak memberikan tugas yang berat untuknya kan?" tanya Kurenai lirih, ia berusaha menyampaikan apa yang ada dipikirannya.

"Kurasa kau terlalu khawatir, menurutku tugas itu masih wajar. Bahkan dia pernah melakukan tugas tersulit, percayalah padanya" jawab Raido tenang, setidaknya bukan hanya dirinya yang menghawatirkan Tenten.

Kurenai terdiam, ia memikirkan kata-kata suaminya. Memang benar, Yukari pernah mengemban hal yang sulit. Bahkan bukan hanya sekali, tapi Yukari selalu berhasil mengatasinya. Menghela nafas pelan,  Kurenai mencoba untuk percaya pada Yukari.

****

Di kerajaan tetangga sang pangeran tengah menatap elang putih yang sedari tadi menatap dirinya.

Pangeran tersenyum tipis, mengingat dirinya mengenal elang putih tersebut.

Pangeran menepuk tangannya sebanyak dua kali, seperti kebiasaan sang pemilik elang. Dan yah, ternyata berhasil. Elang itu mendarat dan hinggap di tangannya.

Pangeran mengambil alih surat yang bertengger manis di leher si elang kemudian berkata.

"Kuterima suratnya, sekarang kembalilah padanya."

Sang elang menerbangkan diri kembali pada tempatnya.

Pangeran membuka surat itu, senyum tulus terpasang di bibirnya setelah membaca isi surat tersebut.

Untuk sahabatku Gaara

Sebelumnya, aku sangat berterima kasih atas undangan yang kau berikan.

Terlebih secara pribadi. Aku sangat menghargainya dan tentu saja aku akan datang, boleh ku bertanya? Apa aku boleh membawa calon istriku sahabatku?

Tertanda

Tachibana Yuuren

Pangeran membalas surat itu dengan cepat, kemudian melangkah menuju jendela pandangannya beralih pada seekor rakun yang tengah terlentang di bawah pohon.

Pangeran menjentikan jarinya rakun itu langsung menoleh dan berlari kearahnya.

Setelah rakun ada di dekatnya, sang pangeran langsung mengelus bulunya yang lebat.

"Shukaku, antarkan ini pada Yuuren. Hati-hati, ingat jangan sampai salah orang." tegasnya.

Si rakun mengangguk patuh dan berangkat untuk menjalankan tugasnya.

"Semoga kau tak ada halangan Shukaku." ucapnya pelan.

Bersambung..

Segel lilin atau Seal wax, adalah segel yang terbuat dari lilin. Segel ini digunakan saat masa Willem 111.

Pada masa itu digunakan untuk melindungi surat agar tidak di buka oleh sembarang orang.

1
astri kurniasari
ini keereeeeen banget lain dari pada yg lain thor😘😘
di awal emang ceritanya membingunkan tpi mkin masuk terus gak mau berenti aq, akhirnya baru komen sekarang,,,, keren abis,,, kasian hidan bunuh diri akhirnya....
Kazuma Hans: Wah makasih.. btw.. Makasih juga sudah mampir..🙏😉
total 1 replies
Fatin Ashydqiah
terimakasih kembali 😁😍😘
yuliana.manggala
yah udah tamat aja,tapi makasi thor ceritanya aku suka dan aku sangat terhibur semangat thor,lahirkan karya lain yang lebih bagus dari sebwlumnya
Kazuma Hans: Terimakasih kembali, terimakasih sudah mendukung karya saya sejauh ini. Aamiin..
total 1 replies
Arib Haikal Malik
1thn lgi mngkin bru pnulis slesai mikirin klnjutnx
Fatin Ashydqiah
selalu dtunggu up nya thor
yuliana.manggala
akhirnya nikah juga sama gara,bikin raja hidan menyesal semenyesal2 nya thor,lanjuut
Trise Anggraeni
cinta sejatinya yureen bukan hildan
Ayu
bagus bagusss
Ayu
semanggattttt kak ☺️
Ayu: sama sama kak
total 2 replies
Trise Anggraeni
berat ya yuuren. thor kpn terbuka rahasia yuuren
Kazuma Hans: kapan² 🤭
total 1 replies
Nurujima Dypari
Yakin semoga bagus

Jangan lupa untuk mengunjungi karyaku juga ya

Seorang pemuda yang hanya ingin menyelesaikan tugasnya, namun ia harus menghadapi permasalahan demi permasalahan yang ada
Mampukah ia menyelesaikan permasalahan yang ada?
Baca kisahnya di : Hantaran Rahasia, Tinggal buka profil dan lihat dengan judul yang sama

Trims untuk jempol dan Kunjungannya
Itu sangat berarti untukku 😊
Arib Haikal Malik
yg nulis ini msih mikir alurx mngkin...lma skli nunngu lnjutanx
Kazuma Hans: Harap bersabar, saya sudah update dari kemarin. Ini juga saya ngga tau kenapa belum berhasil di review dari pihak NovelToon 🙏
total 1 replies
Trise Anggraeni
hildan buat yureen kl begitu.
Arib Haikal Malik: lnjut
total 1 replies
Helvia Irani Umar
i give u vote.. S. E. M. G. A. N. G. A. T
Kazuma Hans: Thanks 🙏
total 1 replies
Fithria Sulaeman
mantap bagus ceritanya.
aku hadir kak, jempol ku mendarat di karya mu baru sampai sini 😜😜
Fithria Sulaeman: terima kasih kembali 😎
udah mau mau mampir juga di ceritaku yg masih recehan 😜
total 2 replies
Emma The@
Keren kak.Cinta CEO untuk Gadis Butik datang membawa like
Nadia Fitri
bnnugrr
yuliana.manggala
ah aku maunya garaa berjodoh sama yuuren
yuliana.manggala
semoga garaa berjodoh sama kknya yukatta
yuliana.manggala
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!