"Mengapa wajahmu selalu merasuki pikiranku setelah mencuri ciuman pertama darimu" Kim Charlos Antony
"Sialan wajah laki-laki itu merusak pikiranku setelah ia mencuri ciuman ini" Puput Fernandez
"Mengapa hati ini begitu sulit mengungkapkan perasaan padanya" Devander
Kisah cinta segitiga antara seorang anggota TNI dengan seorang agen rahasia yang memperebutkan sebuah hati beku dari wanita tomboy
Dapatkan mereka memperjuangkan cinta & juga akan mengulik masa lalu dari agen rahasia yang di panggil jendral tersebut yang merupakan anak dari ketua mafia yang berjaya pada masanya.
cuss baca aja cerita lengkapnya.
SILAKAN PROMO DI LAPAKKU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon othor_si_tomboi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 7
Setelah konflik ini akan ada masuk bab baru ya 😘😘
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Plakkkk
“Dasar lu. Wanita perebut pacar orang,” ucapnya serta menampar pipi Mia dengan keras dan meninggalkan bekas yang sangat perih.
“Heh Alice dengar ini baik-baik. Gua sama sekali pun gak pernah menjadi perebut pacar orang. Seharusnya lu ngaca diri lu itu, apa perlu gua beliin selusin kaca. Hariansyah cuman masa lalu lu,” sahut Mia dengan menahan sakit akibat tamparan keras yang mendarat di pipi.
Namun hal itu tak luput dari pandangan sang suami yang membuat Hari sekaligus suami dari Mia tak terima atas perlakuan yang di dapat dari Alice.
“Apa-apaan kau Alice. Beraninya kau menampar istriku,” ucap Hari dengan nada tinggi pada Alice.
“Apa kamu lupa sayang yang pernah kita lakukan bersama. Aku kesini hanya ingin mengatakan padamu. Bahwa aku hamil anak kamu,” kata Alice dengan memainkan drama yang mulai ia buat.
Hal itu sukses membuat para tamu berbisik serta bertanya-tanya tentang seorang wanita yang mengacaukan sebuah pesta yang sedang berlangsung.
“Apa maksud lu mengatakan hal konyol begini?” ucap Mia dengan nada amarah.
Namun dengan cepat Hari membisikkan kata-kata yang membuat sang istri sedikit tenang.
“Ingat ini sayang jangan pernah percaya sedikit pun yang di lontarkan dari mulut Alice. Apa kamu paham?” sahut Hari dengan berbisik di telinga sang istri.
Tapi tidak dengan satu orang yang sangat santai dan tenang. Karena hanya dia lah yang mengenal Hari secara luar dan dalam.
Sebelum Alice melanjutkan apa yang ia bicara kan. Ada seseorang yang lebih dulu menyela perkataannya itu.
“Apa sudah puas bermain-mainnya?”
“Lu siapa ikut campur urusan gua hah!”
“Tak perlu tahu soal gua. Yang jelas gua udah muak ngelihat lu yang selalu berusaha memisahkan mereka”
Dengan emosi yang menggebu-nggebu Alice berusaha menampar orang yang mencampuri urusannya
Namun tak berhasil.
Karena tangannya terlebih dahulu di cengkram dengan kuat, hingga meninggalkan bekas merah sama seperti yang ada di pipi Mia.
“Gua gak ada urusan dengan lu. Gua hanya ingin Hari mempertanggung jawabkan tentang anak yang gua kandung”
“Apa lu yakin itu anak dari Hariansyah?”
“Ya gua hamil anak dari Hariansyah Tunggal Winata”
Pernyataan dari Alice membuat tamu lainnya di buat penasaran.
“Alice oh Alice jangan naif. Kisah cinta lu sama Hari sudah lama berakhir. Apa lu yakin Hari punya perasaan yang sama dengan lu sampai sekarang?”
Perkataan dari Puput sukses membuat Alice bungkam. Tak tahu harus berkata lagi dengan rencana yang ia mainkan.
“Sekali lagi gua katakan. Bahwa Hariansyah hanya pantas buat gua bukan buat dia,” ucapnya dengan nada tinggi serta menunjuk Mia yang tengah menangis di pelukkan sang suami tercinta.
“Alice lu itu hanya terobsesi semata. Bukan cinta yang kau bawa. Lu hanya ingin memanfaatkan Hari kan?”
“Sial darimana dia tahu” Batin Alice dengan berteriak marah dan tak terima kekalahan yang terjadi padanya.
Sebelum Alice mengatakan lebih lanjut ia menghubungi preman tersebut.
Namun ia tak menyadari preman tersebut telah di lumpuhkan oleh pengawal pribadi orang tua Mia dan Hari serta di bantu oleh anggota dari Puput yang telah ia tugaskan mengamankan jalannya pesta itu.
“Sial dimana mereka seharusnya mereka sudah datang sekarang,” Lirihnya dengan mengepalkan tangannya.
“Mencari siapa hm? Apakah itu mereka yang lu maksud?” sahutnya seraya menunjuk ke arah preman bayaran ia yang telah tertangkap.
Alice pun terkejut mendapati para preman yang ia sewa untuk mengacaukan tempat pesta yang berlangsung dengan mudah di tangkap oleh anggota di balik layar dari Puput.
.
.
.
.
.
.
Di waktu yang sama seorang pria terlihat seperti orang bodoh. Karena ia sangat kebingungan mencari keberaan orang tuanya.
Namun mata netranya tetap berkeliling mencari ke dua orang tuanya.
“Papa sama mama mana sih. Tahu gini mending tidur aja di rumah. Ngajak-ngajak malah ngilang,” Gerutunya.
Hingga secara tak sadar ia netra mata bersibrobrok dengan seseorang yang tengah berdebat dengan hebat.
Di tambah pesta yang berlangsung dalam keadaan tegang. Karena ada beberapa preman yang berusaha mengacaukannya.
Mau tak mau ia segera membantu beberapa orang untuk mengamankan para preman bayaran yang akan berbuat kacau.
“Permisi boleh tahu apa yang terjadi? Kenapa ada preman di luar?” tanya Chars pada seseorang yang akan mengamankan para preman tersebut.
“Maaf pak saya tidak bisa memberitahu. Saya hanya di tugaskan untuk mengamankan mereka”
“Ya sudah kalau begitu. Apa saya boleh ikut membantu?” Tawarnya pada pengawal-pengawal tersebut.
Para pengawal dan anggota inti itu memberinya ijin untuk di bantu mengamankan para preman tersebut.
Beberapa kemudian preman bayaran tersebut berhasil di amankan.
Karena mereka tidak menyadari bahwa yang mereka lawan bukan lah pengawal biasa.
Yang mereka lawan adalah sebuah agen rahasia yang di pimpin oleh Puput dengan nama samaran si MRZ.
Alice pun benar-benar merasa terpojok karena kartu as yang ia milikki akhirnya ia keluarkan dengan segera ia mengambil dan mengarahkan pistol itu pada kedua pengantin
Namun justru hal tersebut mengarah ke seseorang yang melindunginya.
Sementara itu seorang pria yang membantu mereka pun terkejut bukan main dengan keahlian yang di miliki oleh anggota inti dari agen tersebut yang di tugaskan oleh ketua mereka.
“Siapa mereka sebenarnya?” Monolognya seraya melamun.
Namun saat ia melamun tanpa sadar ada suara letusan yang berasal dari pistol.
Dor....
Ia pun sangat terkejut dan syok melihat seseorang yang tertembak itu adalah orang yang selalu menggangu pikirannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Salam cinta dari author yang kece nan imut
pas koma nengoin pas udah sadar lupa ruangan nya...
MAAF YA ALUR YANG KU BUAT INI SANGAT MEMBAGONGKAN KARENA INI MURNI HASIL PEMIKIRANKU SENDIRI
JADI BILA KALIAN TAK KUAT DENGAN ALUR YANG BERTELE-TELE SILAKAN SKIP AJA LAGIAN GAK NGARUH JUGA D AKU YANG PENTING AKU TETAP BUAT NERUSIN ALUR SAYANG KAN KALAU GAK D TERUSIN JADI NIKMATIN AJA YA ALUR YANG SANGAT MEMBAGONGKAN DAN TERIMA KASIH BUAT YANG SUDAH MAU MAMPIR MAAF BILA AKU TAK MEMBALAS KOMEN KALIAN BUKAN BERARTI AKU SOMBONG KARENA KALIAN NGOMEN JELEK DI KARYA INI PUN GAK NGARUH BUAT AKU KITA KETEMU LAGI UNTUK BAB BARU YA TERIMA KASIH SALAM LITERASI 😊😊😊