NovelToon NovelToon
Pembalasan Athena

Pembalasan Athena

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sandhyaruntala

Athena clarisa mahendra. Adalah sosok gadis tangguh yang hidupnya penuh dengan siksaan yang ia dapat justru dari keluarganya sendiri. Di tindas oleh abang kembarnya dan selalu di siksa oleh ayahnya sendiri. Selama hidupnya bahkan tak pernah sedikit pun merasakan hidup bahagia. Keluarganya justru lebih menyayangi anak angkatnya yang memiliki sifat lembut,pintar dan baik hati.tanpa mereka tahu jika dibalik wajah lugu anak angkatnya itu tersimpan sifat licik dan maipulatif. Karna perlakuan keluarganya itu sudah mencapai batas sabar dan membuat Athena memiliki dendam dan janji untuk menghancurkan keluarga gilanya itu. Lalu bagaimana dengan kelanjutan hidup Athena?,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandhyaruntala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: ATHENA CLARISSA

Ayusita yang mendengar kedua orang tua angkatnya membela dirinya habis-habisan—bahkan langsung terpengaruh oleh provokasi halusnya untuk menyudutkan Athena—tersenyum kemenangan di dalam hati.

Semuanya berjalan persis seperti skenario yang ia inginkan.

***

Sementara itu di luar mansion, suara raungan mesin motor sport ber-cc besar tiba-tiba memekakkan keheningan malam. Deru sangar itu menggema begitu keras hingga terdengar jelas sampai ke ruang tengah, membuat seisi ruangan seketika terdiam dibungkus rasa heran.

‘Siapa yang datang malam-malam begini menggunakan motor sekencang itu?’ pikir mereka semua serempak.

Tak berselang lama, pintu utama mansion terbuka. Athena melangkah masuk ke dalam ruang tengah dengan santai. Tubuh rampingnya dibalut hoodie oversized hitam longgar, sementara tangan kanannya menenteng sebuah helm full-face.

Rambut pendek sebahunya yang berwarna pirang dengan gradasi ombre biru sewarna manik matanya terayun ringan, membingkai wajahnya yang luar biasa cantik namun sedingin es.

Tatapan semua orang di ruang tengah langsung tertegun seketika. Tuan dan Nyonya Mahendra bahkan menatap putri kandung mereka dari atas ke bawah tanpa berkedip.

Perubahan visual yang begitu drastis, bersih, dan edgy itu entah mengapa memancarkan aura mahal yang mampu memikat siapa saja yang melihatnya.

Namun, keterpukauan itu hanya bertahan beberapa saat, sampai suara ketus Kenan kembali memecah keheningan.

"Bagus ya, jam segini baru pulang. Dapet berapa lo malam ini?!" sindir Kenan sarkas, sengaja memantik kembali sumbu amarah para tetua Mahendra di sana.

‘Hah... males banget. Drama lagi,’ batin Athena mendesah lelah. Tatapan birunya menatap malas ke arah kepungan keluarga toxic tersebut.

"Anak memalukan! Apa selama ini kami mengajarkanmu untuk menj*al diri, hah?!" Amarah Tuan Mahendra seketika menggelegar, urat-urat di lehernya menegang.

"Menjijikkan," tambah Nyonya Arina dengan satu kata yang menusuk.

Athena tetap bergeming di tempatnya berdiri. Ia hanya diam dengan pandangan sedingin es, menatap lurus ke depan seolah sedang menonton pertunjukan drama murahan dari manusia-manusia di hadapannya.

Melihat Athena yang hanya diam, Ayusita langsung mengambil kesempatan untuk berakting.

Tubuhnya mendadak bergetar ketakutan saat menatap sang kakak. "Ka-Kakak dari mana saja? Ini sudah larut malam dan Kakak baru pulang... Kami semua di sini sangat mengkhawatirkan Kakak," ucapnya dengan suara parau yang dibuat-buat, memosisikan diri sebagai malaikat yang teraniaya.

Melihat ketakutan adik kesayangannya, emosi Kenan langsung mencapai puncak. Tanpa peringatan, ia melangkah lebar dan melayangkan tamparannya pada Athena.

Plakk!

Bunyi nyaring telapak tangan yang beradu keras dengan kulit wajah bergema di ruangan itu. Pipi mulus Athena seketika memerah, dan kepalanya terpaksa menoleh ke samping akibat hantaman tersebut.

Sudut bibirnya sedikit robek, meneteskan setitik darah segar.

Bukannya menangis ketakutan seperti biasa, Athena justru terkekeh pelan. Ia menjilat darah di sudut bibirnya sendiri dengan ekspresi yang teramat santai.

“Lo nakutin sita cewek sialan” ucap Kenan marah. Tapi Athena tetap diam.

Detik berikutnya, ia memutar kepalanya kembali ke depan. Sebuah senyuman iblis yang mengerikan terukir di wajah cantiknya, dibarengi dengan tatapan mata biru yang begitu tajam dan menusuk, sanggup membekukan darah siapa pun yang menatapnya.

"Dasar sekumpulan keluarga bodoh," kekeh Athena geli, mengalihkan pandangannya dari Kenan menuju Tuan Mahendra.

Di sisi lain, Kenzie yang menyaksikan Athena ditampar secara langsung merasakan ulu hatinya mendadak berdenyut nyeri. Ada rasa bersalah yang teramat sangat yang tiba-tiba mengurungnya.

"Anak kurang ajar! Apa kau sudah tidak memiliki sopan santun sama sekali pada orang yang lebih tua, hah?!" bentak Tuan Mahendra lagi, murka melihat reaksi meremehkan dari putrinya.

"Sopan santun? Apa Anda pernah mengajarkan hal itu kepada saya, Tuan Mahendra dan Nyonya Arina yang terhormat?!" tanya Athena datar, menekan setiap kata dengan penekanan yang sarat akan sarkasme.

Nyuttt...

Tuan Mahendra dan Nyonya Arina seketika terdiam membeku. Pertanyaan yang dilontarkan Athena entah mengapa berhasil menghantam dada mereka, menyisakan rasa sesak yang menyakitkan.

"Apa ini yang kau pelajari di sekolah?! Sampai-sampai tidak bisa menjaga bicaramu di depan orang tuamu sendiri!" sergah Nyonya Arina, mencoba mengalihkan rasa bersalahnya.

"Orang tua?" Athena memiringkan kepalanya sedikit, mengulang kata itu dengan nada mengejek. "Sejak kapan kalian menganggapku sebagai anak?" desisnya tajam.

"Apa kalian pernah—bahkan sekali saja—memperhatikan dan menyayangi saya? Yang kalian lakukan dari dulu hanyalah memaki, menghina, dan memukul saya. Dan tebak apa? Itulah yang saya pelajari dari kalian semua selama hidup di rumah ini. Bukan sopan santun yang kalian agung-agungkan itu, Tuan Mahendra," ucap Athena meremehkan.

"Kakak... jangan bicara seperti itu sama Ayah dan Mama. Itu tidak baik," potong Ayusita tiba-tiba. Gadis itu menyela pembicaraan dengan suara manja yang dibuat sehalus dan selembut mungkin, mencoba memosisikan diri sebagai penengah yang bijak.

"Kau lihat Ayusita? Seperti itu cara menghormati orang tua! Bukan arogan dan sombong seperti dirimu!" puji Nyonya Arina bangga pada anak angkatnya.

Athena mengalihkan netra birunya pada Ayusita, menatapnya dengan pandangan jengah yang kentara. "Orang luar lebih baik diam."

"Siapa yang kau sebut orang luar, sialan?!" teriak Kenan tidak terima, maju satu langkah hendak kembali memberi pelajaran pada Athena.

"Maju selangkah lagi... jangan salahin gue kalau gue bakal hajar lo habis-habisan di sini," desis Athena, suaranya merendah, menandakan kesabarannya telah habis.

"Dasar cewek jal—"

Bugh! Bugh! Krakkk!

"ARGHHHHHHH!"

Belum sempat Kenan menyelesaikan makiannya, Athena yang sudah teramat lelah dan muak akhirnya lepas kendali. Gerakannya secepat kilat. Ia maju, mencengkeram lengan Kenan, lalu melayangkan dua pukulan telak sebelum memuntir tangan cowok itu berlawanan arah dengan kekuatan penuh.

Suara nyaring dari hantaman fisik dan patahnya tulang lengan Kenan menggema mengerikan di ruang tengah. Ruangan luas itu seketika hening mencekam. Hanya ada suara rintihan dan erangan kesakitan dari Kenan yang langsung jatuh terduduk di lantai sambil memegangi tangannya yang terasa remuk.

"Kenan!"

"Abang!"

Teriakan histeris dari Nyonya Arina dan Ayusita seketika memecah ketegangan, menyadarkan Kenzie dan Tuan Mahendra dari keterpukauan mereka. Kenzie buru-buru berlutut untuk membantu kembarannya duduk.

"Bukankah sudah kuperingatkan untuk tidak maju selangkah pun?!" desis Athena dingin.

Aura membunuh yang sangat pekat dan menyesakkan tiba-tiba menguar hebat dari tubuhnya, menekan atmosfer di dalam mansion hingga terasa begitu mencekam.

Athena mengarahkan jari telunjuknya tepat ke wajah Kenan yang pucat menahan sakit.

"Kau...” tunjuknya pada kenan. “jaga mulutmu jika berbicara. Kalian semua hanya belum tahu bagaimana kelakuan adik dan putri tercinta kalian ini di luar sana," ucapnya beralih menatap tajam ke arah Ayusita.

"Dan kau... anak gundik!" tunjuk Athena langsung pada Ayusita.

Yang seketika menegang di tempatnya berdiri, wajahnya memucat.

"Jaga kelakuanmu jika tak ingin hidupmu menderita. Bukankah gue sudah cukup baik hati dengan memberikan para babuitu untukmu.”ucapnya penuh penekanan

Mengusik ku? Sama dengan mati di tanganku” ucap Athena dengan sorot mata biru yang berkilat kejam, membekukan nyali siapa pun yang melihatnya.

Tuan Mahendra yang sedari tadi syok, akhirnya berhasil menguasai diri melihat kondisi Kenan yang semakin memprihatinkan.

"Bawa Kenan ke rumah sakit sekarang!" perintah Tuan Mahendra dengan suara bergetar menahan amarah yang meledak-ledak. Ia kemudian menunjuk Athena.

"Dan kau... tunggu hukumanmu setelah ini!"

"Hmmm,"

Gumam Athena acuh tak acuh.

Ia membalikkan badannya, bersiap melangkah menuju tangga. Namun sebelum benar-benar pergi, Athena menghentikan langkahnya sejenak tanpa menoleh ke belakang.

"Benci aku sesuka kalian bahkan sampai ke tulang. Siksa aku sepuas kalian sampai saat aku membalas perbuatan kalian. Tak akan ada lagi kata kasihan," ucap Athena dingin, lalu melanjutkan langkah kakinya menaiki tangga dengan tegas, meninggalkan ruang tengah yang dipenuhi kekacauan.

Malam itu juga, dengan kepanikan yang luar biasa, mereka segera melarikan Kenan ke rumah sakit.

...----------------...

WELCOME TO MY 2ND BOOK! ✨

Mari kita temani Athena membalaskan dendamnya pada keluarga yang selalu menyiksanya.🔥

STAY TUNE TERUS SETIAP HARI YA GUYS! Karena bab baru akan selalu UP SETIAP PAGI DAN MALAM jam 07.00 dan 17.00 😙

JANGAN LUPA YAAA

LIKE 👍🏻 DAN KOMENNYA 💬, KARENA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DAN BUAT AKU SEMANGAT BERKARYA. THANK YOU! 🥰

1
Noey Aprilia
Aku mh brhrapnya athena bkn ank kndung mreka,jd kl kau bls dndam pun ga ada prsaan ksihn....lgian aku heran,ada y orng tua sm kk yg mlah bnci sm ank dn saudra kndung...trs mlah lbh syng sm ank pungut....😠😠😠
Sandhyaruntala: Ahahaha, biar makin mantep kalo mau bunuh ye 🤭
total 1 replies
partini
aku kalau part sita aku skpu jujurly males bacanya kalau Thea aku baca nanti part pembalasan ke sita baru aku baca
Sandhyaruntala: Justru itu letak serunya😂
total 3 replies
Noey Aprilia
Cieee...yg salting....
orng mh malu2 meong,ni mlah malu2 setan....🤣🤣🤣
Sandhyaruntala: Ahahaha malu malu setan😂
total 1 replies
partini
lovely doply ❤️❤️❤️ Ama bunda nya 👍👍👍 , nanti ada part kaya gitu pas di depan mata ibu nya thea
Sandhyaruntala: Biar panasss🔥🔥
total 1 replies
Noey Aprilia
Yg mode mnja ga sdar kl ada yg pg gemeshhhh......😁😁😁....
fatmawati (pipit)
kenzo klau kamu mencintai Athena bawahlah Athena pergi jauh tapi jangan sama keluarga angkatnya ya
fatmawati (pipit): 🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
fatmawati (pipit)
ditunggu lanjutannya
Noey Aprilia
Hhhmm....
mau blang dia bdoh,tp dia ky gt ada alasannya....tp mlai skrng,jgn jd pngmis lg y thea....luka saat ini jd luka trakhir untkmu,abs tu ksih mreka blsan yg stimpal.....gemes aku tuuhh....pgn nabok....😠😠😠😡
fatmawati (pipit)
buat keluarga kandung Athena hidup dalam penyesalan dan pengahlikan perusahaan keluarga nya buat diambang kebangkrutan nanti athena membeli perusahaan tersebut tanpa membuka identitas asli athena
fatmawati (pipit): OK aku terima
total 9 replies
james
akak folow back, pengen join grup gak kak?/Smile/
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Sandhyaruntala: Crazy up takut authornya yang tipes kak😭😭
total 1 replies
Opacraphile
tampol aja sih thor sitanya, ini tangan nganggur siap nampol💢
Opacraphile
idih najis si pick me so imut🤮
Opacraphile
nah kan plinplan sihh
Noey Aprilia
Hai kk....
Aku udh mmpir,slm knal....
btw,mskpn aku udh prnh bca crta yg sma tp aku ttp bca ko....aku suka cwek kuat dn tgas,ga yg ratu drama ky yg onoh....😁😁😁....
Aku tnggu up'ny y....smngttt....
Sandhyaruntala: Haloo, thank you sudah mampir. Semoga sesuai ekspetasi mu ya🫶
total 1 replies
partini
bunda?
Aisyah Suyuti
good
Sandhyaruntala: Thank you kak🔥
total 1 replies
Nongnong 🦩
Kalo begini kan jadi bingung, mau ngeshipin Athena sama siapa
Sandhyaruntala: Hayooooo
total 1 replies
Nongnong 🦩
pedas juga ya mulutnya Arga 😭
Sandhyaruntala: Ahahaha pedes bener dong🔥
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!