NovelToon NovelToon
Sibeban Keluarga Mendapatkan Sistem

Sibeban Keluarga Mendapatkan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

seorang pemuda berusia 25 tahun tampak sedang rebahan dengan posisi super tidak estetis di atas bangku kayu panjang.
Dia adalah Kevin Wahyu Wijaya. Lulusan sarjana manajemen dari salah satu universitas swasta di Depok yang gelarnya saat ini hanya berguna sebagai alas tikar saat piknik keluarga.

"Kevin! Lu kagak ada niat nyari kerja apa? Itu si Doni anak RT sebelah udah keterima kerja di SCBD, tiap hari pake kemeja rapi. Lah lu? Dari pagi sampai ketemu pagi lagi kerjaan lu cuma mabar Mobile Legends sambil ngetek di warkop gua!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter: 9

Seminggu berlalu secepat kilat.

Kevin menghabiskan waktu beberapa hari untuk merenovasi ruko barunya di Margonda menjadi sebuah aset pasif yang menjanjikan.

Namun, waktu santainya harus berakhir tepat di hari Senin pukul 00:01.

Ding!

[Profesi Minggu 2 Resmi Diaktifkan: Guru Honorer SMA Garuda Depok.]

[Sinkronisasi Kemampuan: Otak Ensiklopedia Dewa & Aura Karisma 'Husbandu' dimulai...]

Malam itu, Kevin merasa kepalanya mendadak dingin dan segar.

Jutaan rumus matematika, teori fisika kuantum, sejarah peradaban dunia, hingga trik psikologi remaja mengalir masuk ke otaknya seperti diunduh lewat kabel fiber optik.

Tak hanya itu, saat dia berkaca di cermin pagi harinya, ada yang berbeda.

Wajahnya tetap sama, tapi sorot matanya, cara berdirinya, bahkan cara dia tersenyum mendadak memancarkan daya pikat yang sangat berbahaya.

"Kevin, kamu beneran mau ngajar?"

"Ini baju seragam guru dari mana lagi?"

tanya Bu Sri kebingungan melihat anaknya keluar kamar dengan kemeja batik PGRI rapi, celana bahan hitam, dan rambut yang tertata klimis.

"Ini dari yayasan, Bu."

"Kevin keterima jadi guru honorer pengganti di SMA Garuda."

"Doain ya, Bu, biar anak-anaknya gak bandel,"

pamit Kevin sambil mencium tangan ibunya, lalu berangkat menggunakan motor NMAX-nya yang kali ini mode kecepatannya sudah disesuaikan Sistem agar ramah lingkungan sekolah.

Sesampainya di SMA Garuda Depok, salah satu sekolah swasta paling elite di kawasan tersebut, Kevin langsung melangkah menuju ruang kepala sekolah untuk menyerahkan berkas

"palsu tapi legal" yang telah disisipkan Sistem ke dalam tasnya.

Di sepanjang koridor, fenomena aneh mulai terjadi.

Beberapa siswi yang sedang mengobrol di depan kelas mendadak menghentikan tawa mereka.

Mata mereka terpaku pada sosok guru muda yang baru saja lewat.

"Eh... eh... itu siapa? Guru magang ya? Kok ganteng banget,"

"kayak aktor drakor yang menyamar jadi PNS!"

bisik seorang siswi berambut pendek dengan wajah merona.

"Aura-nya... gila, karismatik banget! Gak kuat gue ditatap begitu!"

sahut temannya yang mendadak pura-pura membetulkan tali sepatu agar bisa melihat Kevin lebih lama.

Kevin hanya tersenyum tipis, dalam hati dia mengutuk Sistem. 'Aura Husbandu Maksimal' ini beneran bekerja.

Jangan sampai gue dikeroyok satu sekolah nih.

Setelah menyelesaikan administrasi singkat dengan Kepala Sekolah yang juga tampak sangat ramah (efek karisma Sistem), Kevin langsung diberikan jadwal mengajar pertamanya: Kelas XI-IPA 1, mata pelajaran Matematika Peminatan, menggantikan guru lama yang sedang cuti melahirkan.

Dengan langkah mantap, Kevin berjalan menuju kelas tersebut.

Begitu dia membuka pintu kelas yang tadinya bising mirip pasar tumpah Citayam, suasana mendadak hening seketika.

Puluhan pasang mata murid langsung tertuju padanya.

Kevin meletakkan spidol dan buku absen di meja guru, lalu berbalik menghadap papan tulis.

"Selamat pagi semuanya."

"Nama saya Kevin Wijaya, panggil saja Pak Kevin."

"Selama sebulan ke depan, saya yang akan mengajar Matematika Peminatan di kelas ini,"

ucap Kevin dengan suara bariton yang terdengar sangat berwibawa namun lembut di telinga.

Terdengar suara helaan napas tertahan dari barisan murid perempuan.

Namun, di barisan kursi nomor dua dari depan, seorang gadis dengan rambut dikuncir kuda langsung menegakkan punggungnya.

Matanya membelalak sempurna menatap sosok di depan kelas.

Gadis itu adalah Viola.

Viola mengerjapkan matanya berkali-kali.

Dia mengucek matanya dengan kasar, mengira dirinya sedang berhalusinasi karena kurang tidur akibat belajar semalaman.

Wajah itu, struktur rahang itu, bahkan suara itu... sangat mirip dengan driver ojol misterius yang membawanya menembus kemacetan Margonda dengan kecepatan roket seminggu lalu!

"Gak mungkin... Masa Bang Ojol kemarin sekarang berubah jadi Pak Kevin guru matematika?!"

batin Viola berteriak histeris, jantungnya mendadak berdegup kencang secara tidak beraturan.

Kevin yang sedang mengedarkan pandangan ke seluruh kelas akhirnya menangkap basah tatapan syok dari Viola.

Kevin memberikan senyuman tipis yang sarat akan arti, seolah menyapa penumpang setianya.

Ding!

[Target Harem 'Viola' Terdeteksi dalam Jarak Dekat.]

[Kondisi Mental Target: Bingung, Syok, dan Detak Jantung Meningkat 40%. Score Kedekatan: +5!]

"Nah loh, baru hari pertama udah ketahuan,"

batin Kevin mulai memikirkan taktik agar identitas gandanya tidak memicu gosip pesugihan di kalangan remaja SMA.

#NOTE

Pesan Author:

Bagaimana cara Kevin menghadapi Viola yang mulai menaruh curiga tinggi padanya setelah jam pelajaran usai?

1
Tri Wahyuni
iya maaf kak ada kesalahan untuk penamaan karakternya, Skrang sudah di perbaiki,makasih udah ngasih tau ya kak👍
ラマSkuy
wait bukannya di bab sebelumnya nama ayahnya Viola itu Herman ya kok dibab ini jadi Wijaya 🤔🤔
ラマSkuy
awalan yang menarik untuk di baca Thor semangat terus berkarya 👍
Hentri Gunawan
lanjut Thor walupun beda dr yg kemarin
Tri Wahyuni: iya maaf ya soalnya kak soalnya kena revisi total
total 1 replies
Tri Wahyuni
jangan lupa kasih likenya ya kak
Hentri Gunawan
lanjut lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!