NovelToon NovelToon
BOUND BY BLOOD, LOCKED BY LOVE

BOUND BY BLOOD, LOCKED BY LOVE

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan
Popularitas:941
Nilai: 5
Nama Author: indri novianti

Siap, ini deskripsi singkat yang diambil dari naskah yang kamu kirim (lebih sesuai dengan konflik, karakter, dan tensinya):

Dalam sebuah perjanjian yang tak bisa dihindari, Talia harus menerima takdirnya untuk menikah dengan Etnan—pria dingin, penuh kuasa, dan menyimpan banyak sisi yang tak terduga.

Di balik hubungan yang terlihat formal, terselip ketegangan, kecemburuan, dan rahasia yang perlahan terungkap. Kehadiran Sophia yang obsesif, serta perasaan tersembunyi dari orang-orang di sekitar mereka, membuat hubungan itu semakin rumit.

Namun di antara sindiran, sentuhan yang tak diinginkan, dan emosi yang saling ditahan—perlahan tumbuh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kewajiban.

Cinta yang seharusnya tidak ada… justru mulai mengikat mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indri novianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 : TIGA PERISAI

Sophia melihat itu dan mulai mendekat ke arah Ethan, tanpa ia sadari bahwa pria itu sedang berada dalam suasana hati yang sangat buruk—seolah siap menerkam siapa saja. Terlebih lagi, ia tahu bahwa Talia sudah mengetahui kejadian di apartemennya.

“Ethan…” sapa Sophia pelan.

“Kenapa kau kemari? Mau merekamku lagi?” balas Ethan dingin.

“Et… Ethan, aku—”

“Kenapa kau lakukan itu?” potong Ethan tajam.

“Aku tidak rela melepaskanmu, Ethan. Aku mencintaimu,” ungkap Sophia, kini menggenggam tangan pria itu.

“Sophia, Aku padamu hanya—”

“Tidak! Aku tidak mau mendengarnya, Ethan. Sungguh, aku tidak ingin mendengarnya. Ethan, bisakah kau—”

“Ikut kami pulang.”

Suara Bariton Adam menginterupsi Sophia sebelum ia melangkah lebih jauh. Bahkan, Adam sempat mendapat tatapan tajam dari Noah akibat ulah anaknya.

“Maafkan kami, kami harus pulang lebih dulu,” ujar Adam, yang dibalas anggukan oleh Noah dan Bella. Keduanya menatap Sophia yang kini ditarik paksa.

Sophia diseret keluar dari ballroom. Masih terdengar bisik-bisik para tamu tentang dirinya yang menjadi pusat perhatian malam itu.

“Pa, lepaskan aku!” teriak Sophia, berusaha melepaskan diri.

“Diam, dan ikut pulang!”

“Mam!”

“Turuti kata papamu. Kau sudah keterlaluan,” ujar Amelia, mengingat pengakuan anaknya yang telah mencium Ethan.

Sesampainya di dalam mobil, Sophia tak henti menangis.

“Diamlah, Sophia. Kau membuatku pusing,” ucap Adam kesal.

“Aku mencintai Ethan, Pa!”

“Sudah kubilang, kubur perasaanmu itu.”

“Aku tidak bisa!”

“Itu sebabnya kau mencium Ethan?” tanya Amelia tajam.

“Iya. Dan aku tidak ditolak oleh Ethan. Dia juga menerimanya.”

“Apa?” Amelia terkejut.

“Iya, Ma. Ethan tidak menolakku atau mendorongku. Itu sebabnya aku mengirim video itu pada wanita itu.”

Sophia langsung menutup mulutnya, menyadari ia telah keceplosan. Adam dan Amelia menatap tajam putri mereka. Sementara sopir hanya diam, seolah tidak mendengar apa pun.

“Talia melihatnya? Ya Tuhan… kau benar-benar sudah di luar batas. Papa akan mencabut semua fasilitasmu.”

“Papa…”

“Diam!”

Ballroom.

Sepeninggal Sophia, Ethan tidak beranjak sedikit pun dari kursinya. Ia hanya menatap interaksi antara Talia, Rey, Alex, dan seorang pria yang sangat mirip dengan Alex.

“Nak…” sapa Bella lembut.

“Kenapa kau pergi bersama Sophia?”

“Dia datang ke apartemenku.”

“Dia tahu apartemen pribadimu?”

“Ya.”

“Apa kalian sangat dekat?”

“Bisa dibilang begitu.”

“Kau mencintainya?”

“Tidak.”

“Lalu kenapa?”

“Ma… aku memang bersedia menikah dengan wanita perjanjian itu, bukan berarti aku harus menceritakan semua masalah pribadiku,” jawab Ethan dingin.

Bella terdiam. Ia tahu, meskipun Ethan sangat menyayanginya, pria itu tidak suka diinterogasi tentang kehidupan pribadinya.

“Baiklah… mama tidak akan bertanya lagi.”

Bella pun beranjak pergi.

Dari kejauhan, Talia melihat Bella pergi dengan wajah yang tampak sedih. Ia yakin, baru saja terjadi percakapan yang tidak menyenangkan.

“Ada apa dengan wajahmu?” tanya Noah saat Bella kembali menghampirinya.

“Anakmu itu—”

Ucapan Bella terhenti saat ponselnya bergetar. Sebuah pesan masuk, berisi informasi bahwa Ethan dan Sophia berciuman—dan Talia mengetahui hal itu.

Bella menyodorkan ponselnya pada Noah.

Noah membaca pesan itu, lalu menatap istrinya. Setelah itu, pandangannya beralih pada Ethan yang masih duduk di tempatnya, dengan tatapan gelap yang sulit ditebak.

"Aku harap kau mau menceritakannya kepada kami jika pria itu memperlakukanmu dengan kasar," ujar Elex, tatapannya menuntut kepastian.

"Ya, Elex benar, Tata. Kau memiliki kami. Kami yang akan berdiri di gardu terdepan untuk melindungimu," sambung Alex, mengukuhkan janji persaudaraan mereka.

"Dan jangan pernah lupa, kau juga memilikiku sebagai orang terdekatmu, Talia. Panggil aku kapan saja, aku akan selalu menjadi perisaimu," ungkap Rey, suaranya melembut, menyiratkan ketulusan yang mendalam.

Talia merasakan kehangatan menjalar di dadanya. "Terima kasih, semuanya. Aku benar-benar beruntung memiliki kalian," bisiknya penuh haru, sambil melingkarkan lengannya, memeluk sang kakak.

Melihat momen emosional itu, Alex dan Elex tidak tinggal diam; mereka melangkah maju, ikut mendekap Talia dan Rey dalam satu pelukan keluarga yang erat.

1
Amila FM,IG:amilaeditslife
seruuu, recommended kalau yang suka cerita pasangan powerful
Amila FM,IG:amilaeditslife
tolong itu si Ethan jgn plin plan, nggak usah kebanyakan ngeles dan sandiwara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!