NovelToon NovelToon
Pangeran KW Salah Server

Pangeran KW Salah Server

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Fantasi Isekai / Komedi
Popularitas:749
Nilai: 5
Nama Author: Soobin Chan

Kiano (18), remaja narsis asal era 2050, apes total! Tersesat di stasiun kuburan tua, ia malah mencabut golok pusaka dan membebaskan Tengkorak Hideung, jin buronan yang kini menempel padanya.

Niatnya mau pulang ke Jakarta Barat, Kiano malah terdampar di Kerajaan Bunian dan dikira Pangeran Wirasada yang kabur. Alhasil, kaus mewahnya disita, menyisakan kolor kuning Upin-Ipin, dan ia dipaksa ikut Kencan Buta Maraton dengan ratusan putri jin yang wajahnya bikin jantungan! Tanpa sinyal 6G dan dikepung dedemit Sunda kuno, mampukah pangeran KW ini selamat dari kejaran dan penyihir peminum darah, Nini Kalingking?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Soobin Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Kencan Buta Berujung Uji Nyali Part 2

Kiano sontak tertegun di tempat. Waduh, berarti dia saudaraan sama yang hidung jantung pisang tadi dong? Tapi kok muka yang ini aman-aman aja ya? batin Kiano mulai gelisah.

Buku kuduknya mendadak meremang karena takut kalau-kalau wajah wanita cantik di depannya ini mendadak berubah menjadi monster yang lebih seram. Namun, sejauh ini penampilannya masih sangat normal, aman, dan estetik.

"Senang bisa mengenal Anda, Putri Rasmita. Nampaknya saya penasaran dengan keahlian Anda, atau mungkin... keistimewaan apa yang Anda miliki sebagai pelengkap takhta?" tanya Kiano, mencoba menggali informasi.

"Tentu saja. Sebagai putri dari Kerajaan Wulung, saya sangat mahir menghabisi musuh dalam sekejap mata, Pangeran," jawab Rasmita sembari melempar senyum manis yang memikat.

"Wah, rupanya Anda jago bela diri atau memiliki kekuatan sihir tingkat tinggi, ya?" puji Kiano, sedikit takjub.

"Tidak. Saya tidak butuh sihir. Saya hanya perlu melilit tubuh mereka, lalu meremukkannya sampai semua tulangnya hancur saja," jawab sang putri santai, seolah sedang membahas resep meremukkan kerupuk.

Jawaban itu sukses membuat Kiano kebingungan sekaligus merinding hebat.

Melilit? Meremukkan? Ini konsep bela diri macam apa? pikir Kiano bergidik.

Tiba-tiba, dari balik kolong meja, sebuah benda bersuhu sedingin es dan bertekstur sisik kasar merayap pelan, menyentuh pergelangan kaki Kiano. Sensasi dingin dan menggelitik itu sukses membuat Kiano meremang seketika dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Ia memberanikan diri untuk sedikit menyingkap taplak meja sutra tersebut dan mengintip apa yang sedang terjadi di bawah sana.

Allahuakbar! pekiknya histeris dalam hati.

Di bawah meja, sepasang kaki jenjang sang putri ternyata sudah berubah wujud menjadi ekor ular raksasa berwarna hitam mengkilap yang tengah menggeliat bebas! Kiano tertegun lemas, jiwanya serasa melayang keluar dari raga.

Ia baru sadar sepenuhnya jika nama tengah sang putri adalah "Sanca", yang di dunia fana alias dunia manusia berarti ular piton pembelit raksasa. Pantas saja putri cantik itu mengatakan hal yang di luar nalar tadi!

Buru-buru Kiano menurunkan kembali taplak mejanya, lalu berusaha sekuat tenaga menetralkan ekspresi wajahnya yang sudah pucat pasrah menjadi sebuah senyuman palsu yang dipaksakan.

"Sepertinya... saya tidak cocok dengan Anda yang terlihat begitu kuat, Putri," ucap Kiano dengan suara bergetar menahan pipis. "Saya merasa minder sebagai cowok. Takutnya nanti saya malah tidak bisa melindungi Anda dengan baik. Jadi, mohon maaf sekali, saya harus menolak Anda."

"Tapi Pangeran, saya sama sekali tidak peduli! Saya sendiri yang akan melindungi Anda dari bahaya apa pun, jika itu memang diperlukan!" desak Rasmita. Sepasang matanya yang cantik kini menatap tajam ke arah Kiano, berkilat lapar bak predator yang mendapati mangsanya hendak kabur.

Kiano buru-buru berdiri dari kursinya sebelum ia benar-benar dijadikan hidangan makan siang yang dililit dan diremukkan di dalam ruang kencan ini.

"Dharma! Cepat bawa kandidat lain masuk! Sekarang!" teriak Kiano histeris dengan keringat dingin yang mulai bercucuran deras di pelipis.

Putri Rasmita akhirnya ikut bangkit berdiri. Namun kali ini, ia sengaja memperlihatkan wujud asli tubuh setengah ularnya yang meliuk-liuk besar di atas lantai, menggeser kursi kayu hingga berdecit nyaring.

"Baik, saya akan pergi," ucap Rasmita dingin, lalu melosot keluar ruangan dengan kecepatan yang membuat bulu kuduk Kiano berdiri tegak.

"Lama-lama gue bisa mati jantungan beneran kalau kelamaan di dimensi dedemit ini," keluh Kiano sembari kembali mengempaskan bokongnya di kursi dengan lemas, meratapi nasibnya yang malang.

"Gue harus kabur dari tempat ini gimana pun caranya. Sebelum gue berakhir jadi pakan sanca!" gumamnya dengan tekad yang sudah bulat mutlak.

Tak lama kemudian, pintu ruangan kembali berderit. Kandidat ketiga pun melangkah masuk.

Sosok itu adalah putri anggun yang memakai cadar sutra berwarna hitam legam.

Karena mentalnya sudah di ambang batas kewajaran, Kiano tidak mau membuang waktu lagi dengan formalitas istana. Ia langsung angkat suara dengan nada ngegas, "Silakan perkenalkan diri Anda, Putri. Dan tolong, please banget, langsung lepas aja cadarnya di awal!"

Sang putri tampak mengangguk patuh melihat keagresifan sang pangeran KW. Ia duduk dengan gerakan anggun yang teramat gemulai. "Baik, Pangeran..."

Jemari lentiknya dengan cepat menurunkan kain cadar hitam tersebut ke bawah dagu.

DEG!

Kiano seketika terlonjak kaget sampai hampir terjungkal dari kursi jatinya. Jantungnya serasa copot lalu melorot sampai ke jempol kaki. Wajah putri di depannya ini benar-benar definisi mimpi buruk visual! Bibirnya robek lebar dari ujung kiri ke kanan hingga menyentuh daun telinga.

Deretan giginya tidak ada yang rata, semuanya berbentuk taring tajam yang mencuat mengerikan mirip kera purba versi film horor Hollywood.

Ngerinya lagi, bulu-bulu halus berwarna hitam pekat mendadak mulai tumbuh subur di sekitar pipi, rahang, hingga punggung tangannya.

Sang putri baru saja membuka mulut robeknya, bersiap untuk memperkenalkan nama indahnya. Namun, belum sempat sepotong huruf pun lolos dari tenggorokan mistis itu, Kiano yang sudah panik tingkat dewa langsung refleks mengambil sikap siaga satu. Ia mengangkat kedua tangannya ke depan dada, lalu merapalkan ayat suci sekencang-kencangnya dengan mata merem melek ketakutan.

"ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUUM! LAA TA'KHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUUM...!" cerocos Kiano dengan vokal bergetar, merudal sang putri dengan bacaan Ayat Kursi versi tarawih kilat.

Mendengar lantunan super heboh itu, sang putri seketika melongo lebar hingga robek di bibirnya makin melebar horizontal.

Di tengah kepasrahannya yang terus komat-kamit, Kiano sedikit mengintip dari balik sela-sela jarinya. Ia mengernyitkan dahi heran.

Loh, kok nih setan kagak mempan? Kenapa dia gak hilang-hilang jadi asap, kepanasan, atau minimal mukanya gosong gitu? batin Kiano panik mampus, tapi tangannya tetap gemetaran membentuk gestur menangkis santet.

"Pangeran... Maaf, kenapa Anda malah mengaji di tengah-tengah acara kencan begini?" tanya putri bernama Melati itu dengan nada sangat kalem dan sopan.

Tampaknya, Kiano yang merupakan remaja fana tahun 2050 tidak tahu satu fakta fundamental: sebagian besar bangsa jin di Kerajaan Mandala Hyang ini beragama Islam. Bahkan di wilayah asal Putri Melati, seluruh penduduknya adalah rombongan jin muslim yang taat beribadah. Ayat Kursi yang dibaca Kiano dengan nada ketakutan itu justru terdengar seperti lantunan merdu di kupingnya.

Kiano spontan menghentikan bacaannya. Mulutnya mangap kuadrat. "Hah? Maksudnya gimana, Mbak?"

Putri Melati membetulkan posisi duduknya, menatap Kiano dengan pandangan teduh bercampur bingung. "Kita kan lagi kencan buta, Pangeran. Kenapa Anda malah membaca Ayat Kursi dengan khusyuk begitu? Apakah... Anda sedang mengetes hafalan saya? Atau sebenarnya Anda berniat mengajak saya pergi blind date ke acara pengajian majelis taklim akbar?"

1
Protocetus
Wuih cepet amat nulisnya Thor 💪
Soobin Chan: lumayan, udah hampir setahun juga nangkring di lapak sebelah. dari jaman bapaknya kiano SMA sampai punya anak. dan anaknya sekarang pindah kesini😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!